Journal Of Triplet 07

Journal Of Triplet 07
Season 2 : Harus Malam Ini Selesai!


__ADS_3

Erick menunggu Via pulang dan lagi-lagi ketiduran. Via pun tidak berani mengganggu Erick yang sudah terlelap. Via pun kembali menyelesaikan berkas - berkas yang harus di upload hari ini dan menunggu hingga ketiduran lagi.


Pagi-pagi Erick bangun melihat Via yang sedang tertidur dengan pulas akhirnya memesan room service. Erick makan sendirian dan menuliskan note untuk Via


Dear sayang,


Sorry aku kemarin berangkat duluan dan lupa pesanin kamu makan. Kali ini please jangan sampai lupa breakfast yah.


Love Erick.


Pergi ke kantor kali ini lebih baik dan merasa sedikit lebih lega. Alarm Via berdering dan kembali Via di buru-buru untuk mengejar ke konfrensi. Sehingga lupa melihat makanan yang Erick sudah siapkan.


Saat sore hari ketika Erick pulang dan melihat makanan sama sekali tidak di sentuh sama Via. Erick membuka pesan dan tidak menemukan pesan dari Via.


Drrrrtttt... Drrrttt...


WhatsApp Darrell bergetar dan melihat pesan dari Erick.


Erick : Via dimana?


Darrell : Send Picture IMG-7222


Erick : Via kenapa?


Darrell : Karena 2 hari berturut-turut makan nya gak benar, akhirnya jatuh saat sedang istirahat di ruang istirahat.


Erick : Aku boleh kesana tidak?


Darrell : Boleh, nanti saya jemput di lobby.


Erick bergegas ke tempat konfrensi dan menuju tempat yang disuruh oleh Darrell. Tidak lama Erick juga melihat Yudha, Gerry dan Jerias yang sepertinya baru datang sebagai undangan.


Ruang istirahat Via begitu sepi, beberapa kali Erick melihat WhatsApp, beruntung Gerry dan Jerias tidak menanyakan Via ada dimana. Erick masuk dan menemukan Via sedang beristirahat, lalu membuka telephone seluler Via. Layar telephone selulernya banyak panggilan dari Erick, Yudha, Gerry dan Jerias yang tidak di jawab Via.


Begitu juga pesan-pesan yang masuk ke WhatsApp Via. Namun sama seperti yang lain tidak dibalas juga.


"Viii... Kamu kenapa?"Panggil Erick saat melihat Via membuka matanya.


"Aku harus ke ruangan lagi, mengejar Antonio Guterrez. Biar bisa cepat di tanda tangan oleh beliau."Jawab Via yang mencari-cari sepatu heels nya.


"Aku suami mu.."Kata Erick dan tidak di dengarkan Via dengan membawa infus di tangan lalu keluar menuju ruangan Sekertaris United Nations.


Erick menunggu Via lalu meminta Darren mengambilkan makanan. Selesai bersama dengan Antonio Guterrez, Via ke ruangan istirahat dan menemui Erick.


"Piduth..." Teriak Gerry dan Via kaget langsung reflek memeluk Gerry dan Jerias. Kedua orang tersebut langsung dibawa ke ruangan istirahat dan bertemu dengan Erick.

__ADS_1


Gerry dan Jerias memeluk Erick yang sedang sibuk menata makanan untuk Via. Kali ini Via sudah lebih longgar.


"Makan dulu, baru boleh kerja lagi." Perintah Erick ke Via saat selesai menata makanan.


"Rick, ntar ajah. Mumpung ada Gerry dan Jerias, aku biar selesai urusan." Elak Via yang membicarakan perdamaian untuk pengungsi Rohingya.


Gerry menggelengkan kepala saat melihat infus di tangan kiri Via dan makanan yang Erick tata buat Via. Dengan cepat tangan Gerry menjewer kuping Via dan...


"Kebiasaan makan di telat-telatin. Mau gue yang suapin apa makan?"Oceh Gerry dan Via meringis kesakitan akhirnya mengambil makanan nya tanpa komando lagi.


Bukan Via namanya kalau makan sambil membicarakan kesepakatan perdamaian. Erick merasa aneh karena dunia Via berbeda dengan nya. Tidak lama menyusul ada Yudha dengan tenang ikutan bergabung membicarkan keadaan pengungsi. Muka Erick berubah berkerut karena mendengar masalah semakin pelik.


Lalu membuat Erick merasa bersalah saat menuduh Via menghindar. Dua hari lagi Via lebih longgar dan bisa diajak bicara. Erick menunggu hari itu agar bisa menyelesaikan masalah.


...----------------...


Pagi-pagi setelah pekerjaan Via, akhirnya bisa kembali normal. Setelah melewati panas nya negosiasi antara 2 negara yang sedang berseteru.


Kayak pagi ini Via bersama Erick makan pagi di restaurant. Melihat Erick yang sedang mengambil makanan di buffet salad. Margaret berusaha mendekati Erick.


"Pagi pak, apa kabar?" Sapa Margaret yang berusaha baik sama Erick.


"Pagi, baik." Jawab Erick ala kadarnya dan sepertinya Erick mencium gelagat tidak menyenangkan.


"Oh duduk disana sama istri saya." Jawab Erick yang membiarkan Margaret bertemu dengan Via.


Seketika muka Margaret berubah menjadi sedikit panik. Karena Margaret mengira Erick akan makan sendirian. Berjalan menuju meja dimana Via duduk Margaret mulai menunjukan rasa harga dirinya.


Melihat Margaret dan Erick berjalan bersama - sama, Via mulai cemburu. Dalam hati Via sudah mulai panas dan sudah bersumpah jika membahas Vika lagi. Kali ini Via akan berulah lebih parah dari yang sebelum nya.


"Pagi Bu Novia, apa kabar?" Sapa Margaret dengan penuh kepalsuan.


"Pagi..." Jawab Via dan pindah tempat duduk sebelah Erick.


"Tadi sepertinya pak Erick keribetan, jadi saya bantu."Kata Margaret mengalihkan pembicaraan.


"Oh, yah sayang. Ini pengganti ku di hotel ini, dan bu Margaret perkenalkan ini istri saya." Kata Erick mencoba memecahkan keheningan.


Margaret mengulurkan tangan dan berharap Via tidak mengulurkan tangan. Ternyata dugaan Margaret salah karena dengan senyum manis nya Via mengulurkan tangan nya dan memperkenalkan diri sebagai istri Erick.


"Kalah telak kamu, saya sudah jadi drama queen sejak dari kecil." Kata Via dalam hati.


Nampaknya persaingan Margaret bakalan susah karena Via mencium gelagat tidak menyenangkan dari tindakan Margaret. Kali ini Via mempersilahkan lawan nya untuk duduk makan pagi bersama.


Erick merasa senang jika Via tidak merasa terancam. Selesai makan pagi Via meminta Margaret untuk foto Via dan Erick di dekat pintu keluar restaurant.

__ADS_1



Margaret kaget dengan tingkah pasangan konyol ini. Selesai di foto Via mengucapkan terima kasih, dan meninggalkan Margaret untuk balik ke kamar. Seperti biasa Erick menggandeng tangan Via dan menaruhnya di dada Erick.


Vika melihat wajah Margaret yang menjadi kusut membuat Vika semakin semangat untuk meledek Margaret.


"Mereka memang mesra dari zaman pacaran juga. Belum lihat ajah keromantisan mereka ketika saling bertatap muka." Ledek Vika didekat Margaret yang ternyata sukses membuat Margaret kesal.


"Jadi elu kalah dong dari Via?" Balas Margaret yang tidak mau kalah.


"Setidaknya gue sudah tidur bareng sama suaminya selama 2 tahun. Lalu apa yang dirugikan?"Kata Vika yang membuat Margaret semakin kesal.


Sekembalinya Margaret ke ruangan nya yang mengingat perlakuan Erick ke Via sepanjang makan pagi, dan bagaimana Via menjawab semua pertanyaan Margaret dengan tenang. Membuat Margaret memutar otak agar Erick bisa melirik Margaret.


Namun berbeda dengan Erick yang duduk di kursi ruang tamu kamar hotel dan memoerhatikan Via.


"Kamu masih lapar atau mau pergi kerja?" Tanya Via merasa heran.


"Hari ini kan hari sabtu, kenapa kita tidak kencan?" Kata Erick membuat Via kaget dan merasa baru sadar kalau hari ini adalah hari libur nya.


Via mengiyakan ajakan Erick untuk kencan di kota Tokyo. Menganti baju nya lebih casual dan membuat Erick tersenyum ketika melihat nya.



Baju Via yang berwarna kuning cerah dipadu padankan dengan celana jeans dan sepatu heels yang senada dengan jeans nya. Menambah kesan manis Via. Erick dengan kemeja biru lengan pendek dan dipadupadan kan dengan celana jeans hitam dan sepatu keds putih besutan Nike Air x Dior.


Pasangan ini membuat banyak orang iri saat melihat nya. Well, Erick membawa Via makan di Akihabara dimana tempat tersebut terkenal dengan Wisata Vending Machine yang berbagai macam.



Wajah Via memancarkan kegembiraan ketika ramainya Akihabara. Melihat Vending machine yang banyak membuat mata Via terlihat berbinar - binar.


"Kamu suka kah?" Tanya Erick saat melihat Via terkagum-kagum.


"Suka, itu bisa di mainin?" Pertanyaan Via membuat Erick tertawa terbahak - bahak dan mengeluarkan kartu SUICA, kartu uang electronic seperti kartu Flazz.


Setelah mengaktivkan Erick menuju tombol tap untuk menggunakan Vending machines tersebut.


°


°


°


Yuhuuu, terima kasih semuanya teman-teman online. Terus yuk dukung aku sebagai author di kompetisi You are writer volume 4 dengan memberikan vote. Lalu komen yah buat cerita ini, love buat nunggu update an nya. Sama di like juga biar terus di posisi rangking. Terima kasih yah...

__ADS_1


__ADS_2