
Part 127(Dijenguk Temen)(sesion 2)
Sore harinya, tampak partner kerja Lusi datang menjenguknya. Tidak lain tidak bukan itu adalah intan dan Mba Sinta. Mereka pun datang sengaja ingin menjenguk. Karena mendapatkan berita kalau Lusi masuk rumah sakit. Intan datang dengan sedikit membawa keramaian. Bukannya tenang di rumah sakit. Dia malah cengar-cengir melihat dokter tampan yang ada di rumah sakit. Mba Mela pun hanya menggelengkan kepalanya melihat kelakukan Intan.
Sesampainya intan dan Mba Sinta di ruang rawat Lusi.
"Aduh, Intan daritadi matanya jelalatan Mulu. Liatin dokter disini" keluh Mba Sinta.
"Kenapa sih mba, namanya juga anak muda" jawab Intan.
"Anak muda sih anak muda. Tapi gak gitu juga kali. Jaim dikit kek jadi perempuan" ucap Sinta.
"Heheh, mba saya agresif aja gak dapet-dapet jodoh apalagi saya diem-diem Bae. Nanti gak ada yang tahu kalau saya ini jomblo"
"Makanya bikin deh tuh pengumuman, kasih tahu kepada seluruh dunia. Bahwa wanita yang bernama Intan ini jomblo selama 26 tahun"
"Yey, mba umur aku aja 24, masa jomblo nya 26 tahun"
"Mba kasih bonus dua tahun. Sekalian sama piring dan gelas cantik"
Lusi pun hanya tertawa melihat Mba Sinta dan Intan berdebat, namun terlihat Lucu. Dan berhasil menjadi hiburan untu Lusi.
"Hmm.. ini sebenarnya mau jenguk. Atau mau membahas berapa lamanya Intan jomblo nih" ucap Lusi menatap keduanya.
__ADS_1
"Jenguk kamu dong Lusi. Intan mah gak usah di peduliin" ucap Sinta.
"Hah, jangan salah. Aku membawa banyak makanan. Aku tahu Lusi pasti Kamu mau kan" ucap Intan. Memberikan buah-buahan dan kue bolu yang di tangannya, lalu diletakkannya diatas meja. "Kamu mau yang mana Lusi?"
"kue bolu tan, kayanya enak. Btw makasih ya kalian mau menjenguk aku" ucap Lusi.
Lalu Intan pun memberikannya. Dan Lusi pun tampak memakannya dengan perlahan namun pasti.
"btw Kalau buah-buahan ini dari kita Lusi. Tapi kalau yang bolu itu dari pak Adit"
Seketika Lusi pun langsung tersedak saat memakannya.
"Uhuk..uhuk.. apa kamu bilang Tan, dari Pak Adit" ucap Lusi kaget.
Lusi pun menghela napasnya.
"Buat kamu aja Tan kue bolu itu. Aku mendadak kenyang" ucap Lusi.
"Gak ah itu kan buat kamu. Aku gak mau, udah simpen aja sih. Pasti kalau kamu laper lagi langsung kamu makan kan"
"Terserah kamu lah" jawab Lusi yang kesal karena memakan bolu dari Adit. Kalau saja Lusi tahu dari Adit sudah pasti ia tidak mau memakannya sama sekali.
"Oia di kantor lagi rame banget.. kamu jadi bahan omongan anak-anak. Dibilangnya kamu hamil diluar nikah" ucap Intan.
__ADS_1
Lusi pun tampak terdiam..
"Emang bener ya?" Tanya Intan lagi kepada Lusi.
Lalu mba Sinta pun mengalihkan suasana disaat Lusi mendadak diam.
"Udahlah, kita gak usah bahas omongan orang. Yang penting kamu Lusi jaga kesehatan aja ya" ucap Mba Sinta, "kapan kamu boleh pulang"
"Besok udah boleh mba"
"Oh syukurlah"
Lalu setelah itu Intan dan Mba Sinta pun pulang.
Lalu Lusi pun menghubungi Lisa dengan hp bututnya. Menghubungi adiknya bahwa dirinya kini sedang berada di rumah sakit. Semenjak kejadian kelam dirinya dengan Adit. Membuat Lusi harus terima bahwa handphone, tas dan dompetnya masih disimpan oleh Adit. Dan sampai saat ini belum dikembalikan. Kalau harus membeli handphone baru Lusi merasa sayang. Sehingga membeli handphone yang murah saja yang penting bisa buat SMS dan telepon. Maklum saja Lusi kan harus nabung untuk persiapan melahirkan calon buah hatinya nanti. Namun Lisa tidak bisa menemani dirinya. Karena ia sedang sibuk. Lusi pun terpaksa sendiri di rumah sakit.
*******
Jaga diri kita dan keluarga kita guys. ini covid sudah benar-benar. semoga kita semua selalu sehat.
jangan...
like like like
__ADS_1