Kak Lusi (Kakakku Malang)

Kak Lusi (Kakakku Malang)
Makan sahur bersama keluarga


__ADS_3

Part 46 (Makan sahur bersama Keluarga) (sesion 2)


Jam sudah menunjukan jam 02.30 terdengar suara membangunkan sahur dari luar sana itu berhasil membuat Lusi terbangun.


Sahur...2x Sahur...2x di barengi dengan musik perkusi. Entah itu gendang atau galon kosong yang dipukul. Atau apalah itu sehingga terdengar ramai.


Lalu terlihat Lusi yang beranjak dan segera ke kamar mandi untuk cuci muka.


Setelah itu Lusi menemui ayah dan ibunya di meja makan.


"Lusi kamu sudah bangun" ucap Ibu.


"Baru aja bu.."


"Kamu mau sahur apa" tanya Ibu.


"Kolak" jawab Lusi


"Masa sahur makannya kolak. Ada-ada aja sih kamu" ucap Ibu sambil menyiapkan piring di meja makan.


"Habis aku kesel. Masa kemarin aku beli kolak. Aku yang gak kebagian"


"Yaudah nanti buka puasa kita buat kolak ya" ucap Ibu.


"Ya bu.. "


Lalu Lusi pun duduk di meja makan sambil memandang satu persatu masakan Ibu. Ada Ayam goreng, sayur asem, perkedel kentang, ikan asin dan sambal.


"Aduh kangen banget sama masakan Ibu" ucap Lusi menyendok nasi dan lauk.


Dan terlihat ayah juga yang sudah duduk di meja makan.


"Bu.. Lisa bangunin bu" ucap Ayah.


"Iya" jawab Ibu.


Lalu tak lama terlihat Lisa yang baru saja bangun dan duduk di meja makan. Namun matanya masih merem melek.


Lalu ibu pun menyendokan makan untuk Lisa.


"Nih makan cepetan nanti imsak jangan lupa berdoa" ucap ibu.


Lusi pun hanya lucu memandang adiknya seperti itu.


Sambil merem dan sedikit melek Lisa menyantap makan sahur.


Karena Lisa masih ngantuk. Lisa pun tidak sengaja memakan sambal super pedas buatan Ibu tanpa melihatnya lagi. Sontak itu membuatnya kaget dan membuat Lisa kepedesan.


Lisa pun langsung melek dan mencari air minum.


"Fuf hah... Fuf hah.. Aduhh pedes banget sumpah" ucap Lisa langsung minum dengan cepat.


Lusi pun mentertawai adiknya itu.


"Puas Banget ya kak Lusi ketawain aku" ucap Lisa.


"Makanya kalau makan tuh pakai mata" ucap Lusi


"salah kalau makan pake mulut" ucap Lisa


"Salah juga, makan itu pake nasi ama lauk" ucap Lusi


"Ya ampun.. mulai deh rame" ucap Ibu.


Lalu Lisa dan Lusi pun tertawa.

__ADS_1


"Maaf ya bu. Kalau ngomong sama kak Lusi harus dua atau tiga kali baru paham dia" ucap Lisa


"Laah ngomong sama kamu. Ribuan kali baru paham" ucap Lusi


"Mana ada orang ngomong ampe ribuan kali. Dower dah tuh bibir" ucap Lisa.


"Ah sudahlah kita hentikan pertemanan ini" ucap Lusi


"Perkelahian kali kak" ucap Lisa.


"Kalau ada kalian berdua berasa ramai rumah ini" ucap Ibu.


"Iya bu.. Apalagi kalau nanti ibu punya cucu" ucap Lisa melirik kakaknya. "Ya gak kak??!"


"Apaan sih Lisa. Nikah aja belum udah ngarep" ucap Lusi


"Ya.. emang nanti kalau udah nikah punya anaknya. Bukan sekarang juga kali.. Dia sih gitu pikirannya udah ngebet aja pengen buru-buru"


"Lisaa?!?! Kamu ngeselin" ucap Lusi


"sudah.. Sudah.. Sana kalian siap-siap ambil wudhu kita solat subuh berjamaah" ucap Ayah.


"Iya.. "


Lalu mereka pun solat shubuh berjamaah.. Dan setelah solat tidak lupa juga tadarus Al-quran.


Paginya sekitar jam 06.00 pagi. Lusi di ajak ibu ke pasar untuk membeli beberapa kebutuhan untuk buka puasa nanti.


Sesampainya di pasar...


Lusi tanpa sadar menghampiri tukang cilok dan membelinya.


Udah lama banget aku gak makan cilok. Jadi pengen. dalam hati Lusi.


"Kang beli satu pedes ya" ucap Lusi


Lalu Lusi memakannya. Ibu pun menghampirinya dan heran melihat Lusi makan cilok.


"Kamu kan puasa kok makan" ucap Ibu.


"Astagfirullahaladzim, kok aku lupa ya" ucap Lusi.


Haduh mana udah dimakan satu. Hemmpp ini pedes banget lagi. Pengen minum udah keburu inget kalau lagi puasa. Benak Lusi sambil kepedesan.


"Kenapa kamu" tanya Ibu.


"Kepedesan bu. Kayanya tadi aku kualat nih ama Lisa. Abis ketawain dia kepedesan. Sekarang gantian malah aku. mau minum tapi lagi puasa.. tahan ajalah" ucap Lusi dengan wajah yang memerah menahan pedas.


Ibu pun tersenyum melihat putrinya itu.


"Tahan ya orang puasa emang banyak ujian"


"Iya bu"


Lalu Lusi dan Ibu pun masuk ke dalam pasar. Sudah lama sekali Lusi ini tidak ikut kepasar bersama Ibunya. Sesampainya benar saja Lusi di goda pedagang sayur, pedagang ikan, dan pedagang lainnya.


"Bu ini anaknya" ucap akang tukang sayur


"iya" jawab Ibu.


"Baru tahu kalau punya anak perempuan yang cantik gini" ucapnya


"Anak gadis saya ada dua. Satu lagi dirumah"


Apa?!? Ibu masih anggap aku anak gadis.. benak Lusi dalam hati.

__ADS_1


"Boleh dong buat saya satu. udah punya pacar belum neng. Kalau belum ama akang aja"


"Doain ya.. InsyaAllah tahun ini mau menikah" ucap ibu


"Ah akang telat dong neng" ucapnya.


Lusi pun hanya diam sambil tersenyum.


Lalu setelah itu Ibu dan Lusi ke tukang kelapa parut.


"Mau masak apa bu?" tanya akang tukang kelapa.


"Biasa kolak"


"Nanti bikinnya jangan pakai gula ya"


"Loh kenapa" tanya ibu.


"Kan neng nya dah manis" ucapnya sambil melirik ke arah Lusi.


Lagi-lagi Lusi hanya tersenyum.


Kalau itu temennya mungkin Lusi udah menjawab gombalan si akang tadi. Cuma karena bukan teman akrab Lusi hanya diam.


Lalu setelahnya Lusi dan ibu pun pulang. Dengan naik mobil milik Lisa. Mumpung ada mobil nganggur. Sayang kalau cuma buat nampang doang. Mending di pake.


Sesampainya rumah..


Lusi pun membantu ibu merapihkan barang belanjaan yang baru saja di beli di pasar. Dan menyiapkan beberapa bahan yang akan di buat nanti sore, untuk buka puasa.


Saat di dapur..


"Rian tahu gak kalau kamu di Bandung. Kok dia gak kesini-sini" tanya Ibu.


Lusi pun menarik nafasnya.


"Rian sibuk kerja bu"


"Oh .. Mungkin nanti kali ya pas idul fitri dia kesini"


"Ya.. Gak tahu juga sih bu kita lihat aja nanti"


"Iya mungkin dia sibuk. Biarin aja. Yang penting dia sehat-sehat disana"


"Iya bu.. "


"Kamu lagi gak berantem kan sama Rian"


"Gak bu.. "


"Selama ini dia baik kan sama kamu" tanya ibu lagi.


"Iya bu. Dia baik sama Lusi" ucap Lusi.


Lusi terpaksa berbohong karena ia tidak ingin membuat ibunya sedih seperti dirinya.


.


.


.


(Terimakasih..)


(mohon maaf klo kepanjangan)

__ADS_1


(Like jangan lupa ya.. )


__ADS_2