Kak Lusi (Kakakku Malang)

Kak Lusi (Kakakku Malang)
Pertunangan rasa pertikaian


__ADS_3

Part 35 (Pertunangan rasa pertikaian)(sesion 2)


Seminggu kemudian.


Hingga tibalah sampai hari


dimana pertunangan Lusi dan Rian. Pertunangannya di langsungkan dengan sederhana dan hanya keluarga dari Lusi saja yang datang. Tidak nampak seorang pun yang datang dari keluarga Rian. Sedangkan Ayah dan Ibu terlihat sibuk menyambut dan menjamu tamu yang datang.


Kali ini terlihat Lusi dandan dengan make up sederhana. Dan dengan memakai setelan kebaya warna senada dengan batik yang di pakai Rian. Lusi terlihat sangat cantik dan anggun. Dan Rian terlihat juga sangat gagah dan tampan. Mereka begitu tampak serasi nan elegan.


Acara di laksanakan di sebuah gedung milik kelurga. Dan diiringi dengan live music dan seorangnya lagi sebagai pembawa acara. Namun entah mengapa lagu yang dinyanyikan seolah bukannya membawa kebahagian malah kesedihan. Sontak itu malah membuat hati Lusi semakin perih. Mengingat Rian adalah sesosok pria yang paling ia benci dalam hidupnya.


Lalu hingga tibalah dimana mereka saling memakaikan cincin satu sama lain. Terlihat Lusi yang hatinya berdegup kencang saat itu.


Aku gak menyangka sama sekali. Orang yang berdiri di hadapanku kini. Menjadi tunangan ku. Dunia serasa hancur bagiku. Orang yang paling ku benci dan telah membuat hidup ku menderita. Menjadi pasangan hidup ku. Betapa beratnya, dimana aku harus belajar mencintai dia. benak Lusi sambil memandang Rian.


.


.


.


Lalu setelah selesai. Banyak sebagian anggota keluarga, yang memberi selamat pada mereka. Termasuk Lisa.


"Kak selamat ya" ucap Lisa mencium pipi kiri dan kanan sang kakak.


Lalu Lisa pun menghampiri Rian. dan memberikannya selamat.


"Buat Rian selamat juga ya. Akhirnya kamu jadi juga sama kucing peliharaan kamu!" ucap Lisa tersenyum.


Lalu Rian pun tertunduk.


"Apa?!? kucing peliharaan?!?" ucap Lusi sedkit kaget dan heran.


"Ah. Bukan apa-apa kok kak" ucap Lisa.


Dan pergi meninggalkan mereka.


Apa maksudnya Lisa ya..benak Lusi sambil memandang sinis Rian.


.


.


.


Lalu Nila juga datang memberi selamat pada mereka.


"Alhamdulillah Lusi akhirnya kamu jadi juga ya. Selamat ya" ucap Nila sambil menjabat tangan Lusi dan Rian.


"Rencananya kapan tanggal pernikahannya?" tanya Nila.


Bukannya di jawab oleh pasangan ini. Lusi dan Rian malah saling berdebat.

__ADS_1


"Aku belum bisa kasih tahu Nila, karena aku takut tidak sampai pelaminan" ucap Lusi sambil memandang mata ke arah Rian. seolah ingin menyindirnya.


"Kita bukan cuma sampai pelaminan tapi sampai maut yang memisahkan" ucap Rian menangkis ucapan Lusi.


"Aduh serem juga ya. Jangan-jangan aku yang akan mati duluan di hadapan kamu Rian"


"Tidak akan ada kematian kecuali kamu yang memintanya duluan"


"Ya kita lihat saja keegoisan siapa yang akan menimbulkan perpisahan" ucap Lusi yang semakin memanas.


"Bukannya selama ini perempuan yang suka egois" ucap Rian


"Bukannya selama ini laki-laki sering berbuat kasar" ucap Lusi kesal.


Lalu Nila pun heran melihat keduanya yang seperti ingin mengajak perang.


"Sudah, sudah.. Ini sebenarnya bahas apa sih. Kalian pasangan tapi kaya musuhan" ucap Nila.


Lalu mereka pun diam.


pandangan Lusi pun terpecah saat suami dari Nila datang. Dan membawa serta baby Alena.


"Hallo cantik. Main sama tante yuk" ucap Lusi.


"kamu mau gendong. Nih gak apa-apa" ucap Nila memberikan baby Alena pada Lusi.


Lalu Lusi pun menerimanya dan menggendongnya sambil mengajaknya main.


"Kamu suka ya. Sama anak kecil" tanya Rian pada Lusi.


"Nanti kita akan buat ya yang seperti ini. Jadi gak sabar" ucap Rian sambil berbisik.


Lalu Lusi pun menginjak kaki Rian dengan kencang..


"Awww..."


sejenak Lusi pun tertawa saat melihat Rian kesakitan atas tindakannya.


"Jangan coba macem-macem ya" ucap Lusi.


"Ga akan macem-macem, tenang."


"Bagus.." ucap Lusi.


"Untuk saat ini sih. tapi gak tahu kalao nanti"


"hissss.." ucap Lusi geram.


.


.


.

__ADS_1


Lalu tak lama berselang terlihat Juna datang. Lalu tiba-tiba saja penyanyi itu menyanyikan lagu sedih tentang perpisahan.


Dan Juna pun memberikan selamat pada Lusi. Namun tidak memberi selamat pada Rian.


"Selamat untukmu Lusi. Dan aku siap menunggumu, sampai kapan pun kamu siap"


Lusi pun kaget mendengar dengan apa yang diucapkan Juna.


"Dia punya aku Juna, sadar diri! " ucap Rian.


"Aku sadar, makanya aku siap sekalipun aku hanya mendapatkan jandanya" ucap Juna.


Lalu terlihat Rian ingin memukul Juna. Namun Lusi langsung menarik tangan Rian.


"Kamu jangan malu-maluin aku. Ingat banyak tamu, tolong kendalikan emosi kamu"


"Makasih kamu udah datang jauh-jauh dari jakarta ke Bandung Jun" ucap Lusi tersenyum.


"Jangankan cuma Bandung, ujung dunia pun akan kudatangi. Tapi sayang acara berjalan lancar" ucap Juna langsung pergi.


Lalu tak lama waktu berselang, Lusi melihat adiknya di belakang panggung.


Ah.. Sudah ku duga. Ini pasti kerjaan Lisa yang menyuruh penyanyi itu menyanyikan lagu-lagu sedih dari tadi benak Lusi dalam hati.


.


.


.


Acara pun selesai. Lalu Rian pun berpamitan pada Lusi. Mengingat Lusi seminggu lagi akan kembali ke Jogja, untuk melanjutkan kuliahnya yang tertinggal.


"aku harap kamu disana, bisa jaga apa yang seharusnya kamu jaga!"


" jaga apa!?! kehormatan aku?!? Kehormatan aku yang mana. Aku udah gagal Rian. Udah gak ada lagi yang bisa aku jaga" ucap sindirian Lusi.


"Aku akan memerintahkan orang kepercayaan aku. Untuk jadi mata-mata di setiap pergerakan kamu. Jadi aku gak mau kalau sampai ada berita, kamu ketahuan selingkuh"


"Uuuuh takut?!?" ucap Lusi. "Apakah keliatan dari muka aku ini?!?, kalau aku tukang selingkuh?!?" ucap Lusi kesal.


.


(bersambung guys...)


....


(mohon maaf seblumnya untuk pembaca, pada dasarnya aku bukan tipe orang yang suka membaca sinetron dan menonton novel)


(Terkadang aku lebih suka denger musik sama nton film upin ipin. maklum aja keterbatasan waktu yang kadang aku enggan untuk memulai sesuatu)


(Jadi kosa kata aku tidak seluas orang2)


(Namun setelah novel aku ini tamat, aku mau coba belajar dan membaca novel lain. krn selama ini novel yang aku baca cuma punya mba aline chan😊hehehehe)

__ADS_1


(sebenernya sih suka suka aja baca novel. cuma blom terbiasa)


(terimkasih🙏)


__ADS_2