Kak Lusi (Kakakku Malang)

Kak Lusi (Kakakku Malang)
Belum mandi tapi tetap wangi


__ADS_3

Part 32 (meskipun belum mandi tapi tetap wangi)


Keesokan harinya..


jam 06.00 pagi. Terlihat Lusi yang sibuk memberikan pupuk dan menyiram semua tanamannya di pekarangan rumah.


Lalu setelahnya, Lusi mencabut rumput liar.


Dan Lisa pun menghampiri kakaknya. Meskipun terbilang jarang, namun kali ini kakak beradik ini mengbrol dengan bahasa sunda.


"Nuju naon kak?" tanya Lisa.


"Sok atuh ditingal" jawab Lusi sambil menyabut rumput.


"Euleuh-euleuh. Siga tukang kebon" ucap Lisa


"Teu nanaon" ucap Lusi.


"Sok wae ari kitu mah. Tong hilap ibak nya" ucap Lisa.


"Muhun" jawab Lusi.


Lalu Lisa pun masuk kedalam.


Beberapa selang kemudian..


Tidak terasa sampai 08.00 pagi, Lusi baru menyelsaikannya.


Setelah selesai Lusi pun memandang sebuah pohon Anggrek milik Ibunya sambil melamun..


Tiba-tiba saja..


"Kamu suka bunga itu?" ucap Rian.


Lalu Lusi pun sedikit kaget dan menoleh ke kebelakang.


"Sejak kapan kamu disitu" ucap Lusi jutek.


"Sejak hari ini" ucap Rian.


"Sejak kapan kamu peduli dengan apa yang aku suka" ucap Luso


"Sejak aku sadar bahwa yang kamu suka itu aku"


"Mana mungkin aku menyukai orang yang merampas kebahagiaan aku sendiri"


"Aku bisa kasih kebahagian lebih. Asal kamu buka hati kamu"


"Hatiku selalu terbuka buat siapa pun. Hanya saja kamu yang menutup sendiri pintu hati aku" ucap Lusi.


Lalu Lusi menghela nafas dan masuk kedalam rumah.


Rian pun mengikuti Lusi. Dan masuk ke dalam rumah.


"Aku belum mandi. Sebaiknya kamu pulang. Aku sedang tidak menerima tamu saat ini" ucap Lusi.


Lalu Rian pun mendekati Lusi.


"Kamu belum mandi pun, bagiku kamu tetap wangi dan seksi. Harum tubuhmu masih terasa dan teringat terus di hati. Dan aku ingin mencium wangi mu lagi" ucap Rian sambil membelai wajah Lusi.


"Jangan sentuh aku" ucap Lusi menghindar.

__ADS_1


"Aku mau ajak kamu pergi hari ini, kamu harus ikut"


"Gak bisa! Lain kali aja"


"Kali ini aku janji gak bakal ngapa-ngapain kamu" ucap Rian


"Aku belom siap! Aku belum mandi dan belom ganti baju. Liat nih tangan aku kotor" ucap Lusi.


"Gak usah. Aku gak butuh baju kamu. Tangan kamu yang kotor pun bisa dicuci kan. Aku butuh kamu sekarang" ucap Rian menarik Lusi keluar.


Tiba-tiba saja Juna datang. Dan Lusi kaget melihat Juna baru datang.


"Juna!!" ucap Lusi kaget.


"Aduh ngapain lagi nih romeo kesiangan datang kesini. Gangguin orang aja" ucap Rian.


Lalu Rian langsung bawa masuk Lusi ke mobil miliknya. Dan tanpa basa basi mobil itu berangkat dan langsung melaju kencang.


"Eh. Kamu mau ajak aku kemana?" tanya Lusi.


"Udah ikut aja" ucap Rian.


....


Selama di perjalanan. Lusi pun memberi pesan singkat kepada Lisa untuk mengikutinya. Karena perasaan takut Lusi pada Rian masih menyelimuti hatinya.


.


.


.


.


.


"Eh ada lu jun, Lu mau ikut gue gak" tanya Lisa.


"Kemana?" tanya Juna


"Ngikutin kakak gue" jawab Lisa


"Mau.. Mau! " ucap Juna. "Sini gue aja yang bawa mobil. Biar gak ketinggalan."


Lalu mobil Lisa pun mengikuti mobil Rian. Juna mengendarai mobil dengan cepat agar tidak kehilangan jejak.


Selama di perjalanan..


"Sabar ya Jun. Cinta itu emang butuh pengorbanan" ucap Lisa.


"Mulai deh" ucap Juna.


"Gue harap setelah ini lu gak nangis Jun. Apalagi sampe bunuh diri" ucap Lisa.


"Gak ada ya, dalam kamus gue. Ada juga elu, secara Rian kan mantan lu"


"Halah.. Dia cintanya sama Lusi kok. Gue ikhlas ridho Rian sama kakak gue. Lagi juga kaya gak ada cowok lain aja"


"Lusi mau di bawa kemana ya. Ini kan arah Lembang" ucap Juna.


"Gak tahu ikutin aja" ucap Lisa.

__ADS_1


.


.


.


.


.


Sementara itu..


Terlihat Lusi yang menekuk wajahnya. Karena kesal pada Rian yang seenaknya saja membawa dirinya.


Beberapa selang kemudian. Mereka pun sampailah di sebuah tempat. Dan Lusi kaget ternyata ia dibawa ke tempat wisata. Dan itu adalah Tangkuban Perahu.


"Rian. Ini kan tempat wisata. Dan aku masih pakai piyama ke tempat ini. Ya ampun!?!" ucap Lusi.


"Berisik!! Turun!!!." ucap Rian.


Lusi pun turun. Ia sedikit malu karena masih mengenakan baju tidur. Dan beberapa orang disekitarnya memandangnya. Lalu terlihat Rian, mengbrol dengan beberapa temannya yang membawa kamera. Yang sepertinya akan ada pemotretan.


Lalu seorang wanita menghapirinya.


"Gimana kak, siap kan hari ini?" ucapnya.


"Siap untuk apa ya? " tanya Lusi heran.


"Kenalin nama saya Rosa. Kita akan melaksanakan sesi foto untuk prewed. Saya adalah make up artis yang akan membuat kakak jadi tambah cantik" ucapnya sambil tersenyum.


"Apa!?!" ucap Lusi kaget. "Tapi kok saya gak tahu ya"


"Iya sengaja. Katanya biar jadi kejutan" ucap Rosa.


Lalu Lusi pun menarik napas panjangnya mendengar apa yang di ucapkan wanita tadi. Lalu Lusi pun menghampiri Rian.


"Kita nikah masih setahun lagi!! buat apa prewed sekarang?!?" ucap Lusi kesal.


"Mau prewed sekarang atau pun nanti sama aja kan. Intinya kamu harus mau." ucap Rian.


Lalu Lusi pun menarik napas berulang-ulang dengan cepat karena sangat kesalnya dengan Rian.


"Aduh mana belum mandi lagi" ucap Lusi kesal.


Tiba-tiba Rosa menghampiri.


"Gak apa-apa, kalau mau mandi dulu. Saya tungguin kok, santai aja. Saya juga bawa sabun dan handuk bersih. Pakai aja kalau mau"


Lusi pun dengan perasaan kesal ke toilet dan mandi.


Setelah itu...


Rosa pun memakaikan make up ke wajah Lusi. Lusi terlihat sangat cantik dan menawan hati. Lalu Lusi pun dipakaikan gaun putih panjang. Ditambah lagi dengan tatanan rambut yang sanggul nan indah. Kulitnya yang putih. Serta wajahnya yang cantik dan ayu Lusi terlihat sangat anggun dan mempesona bagi siapa saja yang memandangnya.


"Selesai, kak! Rileks aja gak usah tegang ya" ucap Rosa.


(Next part selanjutnya ya)


(soalnya kalau numpuk dalam satu part. Kepanjangan.. !! pasti jadi males bacanya)


(jangan lupa dilike atau coment ya guys😊)

__ADS_1


__ADS_2