
Tak terasa sudah satu bulan Syahana bekerja di perusahan internasional grouf, bekerja sambil berbisnis itu menyenangkan Syahana membagi waktu dengan efisien dan selalu menyempatkan untuk tetap mengingat hapalannya tapi dia juga tetap profesional dengan kerjaannya , sesekali saja untuk membalas pesanan kalau waktu senggang, minggu ke dua aku jadi reseller cukup lumayan ada yang mesan jadi Syahanapun semakin bersemangat dia juga selalu promosikan ke setiap group jualan yang ada di FB "Alhamdulillah hari ini ada 10 pesanan," Syahanapun langsung transfer ke LC lewat E-banking
Sasya juga sudah mulai ikut solat di mushola walaupun belum berhijab, ada banyak perkembangan di diri Sasya, Syahanapun gak pernah memaksakan pelan - pelan saja untuk berubah melihat perkembangan sahabatnya cukup signifikan Syahana sangat bahagia
"Han hari ini kita kan gajian gimana nanti malam kita jalan - jalan? Kalau gak salah gak jauh dari kontrakan ada pasar malem deh , lagian kan kamu belum kemana - mana semenjak kamu di sini terus besoknya kan libur " ucap Sasya pada sahabatnya setelah melaksanakan solat duhur .
"Kuy lah, habis isya ya ? " Jawab Syahana.
"Asiaap bos" sambil menghormatkan tangannya seperti menghormati bendera .
"Yu ah kita kebawah Sya, kita makan siang "
pas keluar dari lif sasya melihat Alfian .
"Ya Alloh Han nikmat apa lagi yang engkau dustakan jir ganteng banget pulang jumatan kayanya ya jadi berkali lipat gantengnya " Sasya dengan heboh karena melihat Alfian yang baru masuk dari luar sambil mengguncang - guncangkan bahu Syahana .
"Sakit tau kenceng banget kamu " Syahana mengingatkan sahabatnya karena Sasya terlalu kuat mengguncangkannya .
"Maaf - maaf habis kenapa Alloh menciptakan makhluk sesempurna dia sih, aah meleyot kan gue, pantesan si nenek lampir Sampai kesem sem sama pak Alfian, coba pacar gue seganteng dia tapi manis sih pacar gue juga " Ucap sasya dengan kehebohannya .
"Siapa nenek lampir ?" Tanya Syahana .
"Siapa lagi kalau bukan Mbak Selly dia sama gue kalau ketemu sinis Mulu kaya ngajakin,
gelud " Jawab Sasya sambil misuh - misuh
"Iya sama aku juga kalau ketemu sinis banget , eh kok aku jadi gibahin dia sih" Ucap Syahana
"Gapapa kali - kalimah Lo kan sudah banyak amalannya " Ucapa Sasya
"Ih gak boleh ngangap remeh dosa kita gak tau amal mana yang Alloh terima kalau kita gibahin dia kita yang rugi " Syahana menjelaskan pada sahabatnya itu
"Kok bisa dia yang jahat sama kita gak ada angin gak ada hujan ngajak gelud Mulu mukanya kalau bukan atasan gue sudah gue cakar tuh mukanya " Sasya misuh - misuh dengan geramnya .
"Iyalah kita yang rugi dosa dia kita yang ngambil jadi dia berkurang dosanya, jadi dosa dia di transfer ke kita " ucap Syahan menjelaskan .
" Oh gitu ya enak di dia gak enak di kita astagfirullah " ucap Sasya sambil beristigfar, lagi asik ngobrol Sasya melihat pak Alfian tersenyum kepada mereka .
" pak " mereka berdua menyapa sambil mengangukan kepalanya, Alfian balas mengangguk .
__ADS_1
"Aduuh Han kenapa dia harus tersenyum sih jadikan neng meleyot tambah melumer" Ucap Sasya semakin heboh .
"Awas jangan kdp "
"Apaan tuh kdp ?" Tanya Sasya bingung .
" Kekerasan dalam pertemanan"
" Hahaha ada ada aja kau, yang penting belum gue smackdown sama cekik kaya yang lagi viral " ucap Sasya sambil ketawa - ketawa .
"Waah itu mah cowo pengecut yang berani nyiksa istrinya, yu ah makan siang dulu sebelum habis istirahatnya "
"Iya ih parah bangat emang gue geregetan sama cowok kaya begituan gue rasa itu gimmik deh , ada tuh waktu itu juga temen gue Pacarnya ringan tangan tapi anehnya mau bertahan alesannya cinta jiir kalau gue mah dah gue tinggalin sebucin - bucinnya gue kalau dah maen fisik mah bye masih pacaran juga sudah gitu gi mana nanti " Sasya bercerita temannya yang menggebu gebu
"Masa kdrt gimmik udah ah malah ngomongin gosip kita hanya penonton saja, gak tau apa yang sebenarnya terjadi kamu mau ke kantin atau kita makan bareng di taman belakang kantor ? "ucap Syahana
"Iya di temanin angin sepoy - sepoy " Jawab Sasya juga
"Emang kamu bawa bekal banyak ? "
"Iya cukup buat berdua mah" Syahana dan Sasya pun makan dengan lahap .
Hari semakin sore semua karyawan tengah bersiap untuk pulang .
"Ok " Syahana dan Sasya pun berpisah di depan gerbang .
Di parkiran Alfian yang baru datang di sambut oleh Selly .
"Al malam ini Lo ada acara ?" tanya Selly ke Alfian yang baru datang
"kenapa emang ?" Jawab Alfian dingin .
"Gue pengen makan bareng sama Lo , dah lama kan kita gak jalan bareng " jawab Selly .
flash back off
Selly dan Alfian berteman dari jaman SMA, Selly menjadi primadona di sekolahnya sedangkan Alfian menjadi ketua OSIS sehingga Alfian mempunyai perasaan dan menjalin hubungan, setelah lulus sekolah Selly melanjutkan setudynya ke luar negri tanpa kabar dan hubunganpun tanpa kejelasan membuat Alfian kecewa karena mungkin cinta pertamanya dan lagi bucin - bucinnya setelah menunggu 3 tahun lamanya tanpa kepastian kabarpun tidak ada dari Selly, setelah lulus kuliah yang lebih cepat dari biasanya dan mendapatkan nilai coumloud Alfian langsung di rekrut oleh Perusahaan ternama karena prestasinya yang gemilang, diapun sudah melupakan masa lalu nya dengan kesibukannya dalam bekerja setahun lebih bekerja di perusahaan internasional grouf tak heran sudah mendapatkan posisi tinggi karena dedikasinya yang tinggi dan jujur totalitas royal terhadap perusahaan.
Alfin pun menjalin hubungan dengan seorang sekertaris dari Perusahaan sejahtera, karena seringnya bertemu merasa ada kecocokan dan adanya kenyamanan akhirnya berpacaran dan memutuskan kejenjang lebih serius dan bertunangan 3 bulan lagi akan menikah cinta lamanya hadir, dua hari Alfian dapet tugas ke Korsel untuk membahas sebuah produk kecantikan dan cabang di sana dari perusahaan untuk berkerja sama dengan salah satu perusahaan besar.
__ADS_1
"Al udah balik " tanya rekan kerjanya .
"Tadi kemaren sore gue sampai " jawab Alfian
"Lo dah baca di groufkan kita akan ada pertemuan sekalian mau perkenala manager keuangan baru, "ucap rekan kerjanya
"Iya gue udah baca sekalian juga mau kasih laporan selama di sana " mereka berdua bergegas pergi ke ruang meeting lantai 10.
semuanya sudah berkumpul termasuk Daniel sang direktur.
"Perkenalkan ini manager baru di perusahaan kita, karena saya akan pensiun dan beliau lah yang akan menggantikan posisi saya, ucap Pak Lukman Selly merupakan lulusan terbaik di salah satu universitas di Amerika serikat dia juga mempunyai pengalaman bekerja di perusahaan besar di New York selama setahun lebih maka itu alesan perusahaan menerima Selly "penjelasan Pak Lukman tentang perjalanan karir Selly . Alfian merasa kaget Melihat perempuan yang sudah membuatnya kecewa sekarang berada di hadapannya.
Setelah perkenalan dan laporan masing - masing devisi sudah selesai semuanya keluar dan kembali ke ruangannya masing - masing .
Sudah waktunya istirahat semua para karyawan berhamburan untuk sekedar mengisi perut untuk menambah tenaga dan melanjutkan aktifitasnya kembali .
Termasuk Alfian dia memilih makan di cafe paforitnya yang tidak jauh dari kantor tempat ia bekerja sambil menetralkan pikirannya setelah bertemu dengan mantan kekasih nya .
"Al, ?" seseorang memanggil pria yang sedang menikmati makan siangnya , Alfian tidak bergeming mendengar suara perempua yang selama ini sudah mencoba untuk melupakannya ketika sudah melupakannya dia hadir kembali dan membuka hati untuk wanita lain dan sebentar lagi akan menikah .
" Kenapa kau hadir setelah memberi luka kepada ku!?" sarkas Alfian dengan wajah datarnya .
"Maafkan aku Al aku tidak bermaksud seperti itu kamu sudah melupakanku ?"ucap Selly dengan wajah penuh penyesalan .
"Kamu yang telah melupakanku selama tiga tahun kamu tidak memberi ku kabar, kamupun pergi tanpa pamit!" ucap Alfian dengan nada dingin .
"Waktu itu aku buru - buru jadi gak sempat mengabarin kamu Momy dan Dady ku ngedadak ajak aku untuk kuliah di sana Al" ucap Selly sungguh - sungguh
"Terus setelah kamu di sana gak sempet juga untuk ngabarin aku gitu !"
"Bukan gitu Al, aku gak sempet untuk hubungi kamu Al, kamu mau maafin aku kan Al? " ucap Selly .
"Aku sudah memafkanmu " ucap Alfian masih dengan nada dingin .
"Berarti ada kesempatan untuk memulai lagi dari awal dong Al?" ucap Selly penuh harap
"Kalau untuk itu aku nggak bisa Ly"
"Kenapa Al bukannya waktu itu kita belum ada kata putus " ucap Selly .
__ADS_1
"Maaf Ly aku sebentar lagi akan menikah " ucap Alfian .
terimakasi readers yang sudah mau mampir di karya receh ini, konfliknya yang ringan saja gak berat - berat karena beban hidup juga sudah berat hehe happy reading