
Sampailah di kontrakan setelah menempuh 15 menit dengan berjalan kaki .
"Sya kenapa itu muka ko di tekuk begitu,? bukanya kamu tadi ceria banget " tanya Syahana kepada sahabat nya itu
"Gue di selingkuhin HanðŸ˜"
"Kamu tau dari mana dia selingkuh?"
"Gue tadi lihat sendiri dia bergandengan mesra,,," dengan muka di tekuk lemas .
"Kenapa engga langsung samperin aja, biasanya maen labrak viral deh " kekeh Syahana
"Gue engga mau viralnya kaya gitu, sejak kapan Lo pr biasanya Lo nenangin gue kenapa sekarang Lo jadi kompor ?" ujar Sasya
"Palingan nanti kalau di ingetin Lo engga ngerasain kaya gue " ujar Syahana terkekeh .
"Kamu mah "
"Udah sih laki - laki gitu mah engga usah di tangisin sayang air matanya keluar sia - sia, harusnya kamu bersyukur Allah sudah perlihatkan kejelekannya" ucap Syahana menenangkan sahabatnya .
"Iya juga ya ngapain gue nangisin kutu kupret kaya dia " ujar Sasya sambil mengelap air matanya pake tangan .
"Nah gitu dong baru sahabat aku, oh iya emang dia minta apa sama kamu ?"
"Aku ah aku malu ngomongnya "
"Ya udah kalau malu mah eh tapi aku kepo deh " ungkap Syahana sambil tersenyum.
"Sejak kapan Lo kepo urusan orang ? "
"Ini aja ko" Syahana nyengir kuda .
"A,,aku pernah mau di ajakin selayaknya hubungan suami istri " ucap Sasya sambil tertunduk malu .
"Astagfirullah bagus kamu mending tinggali dia, lelaki seperti itu hanya mau kesenangan semata "
"Pas dia meminta itu aku langsung menolak karena aku pernah dengar zinah itu dosa besar yang aku tau dosa zinah itu melakukan hubungan badan di luar nikah, setelah itu dia jadi beda " ucap Sasya .
Syahana tidak kaget mendengar cerita sahabat nya ada yang lebih parah lagi dia sampai menggugurkan kandungannya karena takut ketahuan orangtuanya, miris sekali dunia ini .
"Itu sangat tepat Sya ada juga zinah mata melihat seperti berbau fornografi, makanya dalam Islam sangat menjaga antara lawan jenis jangan sampai mendekati zinah salah satunya berpacaran karena Islam hadir untuk mehargai perempuan bukan hanya perempuan juga sih tapi semuanya, dulu sebelum Islam hadir wanita seperti tidak ada harga dirinya , di jadikan bagaikan budak nafsu , dengan hadirnya agama dan berkewajiban berhijab wanita semakin di hormati, cara menutup aurat menjaga pandangan dengan lawan jenis itulah cara agama untuk menjaga kita sebagai perempuan bahkan rosululloh berkata wanita adalah madrasah yang paling pertama, kalau kita menghargai diri kita sendiri insyaAlloh orang lain juga akan menghargai kita" ujar Syahana panjang lebar
__ADS_1
"Ya Alloh banyak banget dosaku ya? aku juga belum siap menutup aurat "
"Terus kapan siapnya? "
"Iya ya kapan aku siapnya, kalau enggak di paksain engga siap -siap dong " fikir Sasya
"Ya udah pelan - Pelan mulai kalau ke kerjaan aja dulu " ujar Syahana .
"Tapi akhlak aku belum sebaik kamu Han "
"Kamu mah banyak banget alasannya, setidaknya mendapatkan pahala karena sudah melaksanakan kewajiban kita, kalau akhlaknya pelan - pelan yang penting tidak merendahkan orang lain apa lagi merendahkan diri sendiri tetap menghargai orang lain "
"Iya bismillah aja, aku juga mau belajar baca Al'quran" ujar Sasya
"Nanti belajar nya dari iqro aja dulu ya?, nah gitu dong mendingan belajar yang bermanfaat aja jangan mikirin yang kurang manfaatnya gi mana kalau hari libur aja ya belajarnya?"
"Okay bestie "
"Ok kalau gitu kita tidur aja biar bisa bangun buat solat subuh" mereka berduapun mengakhiri percakapannya .
Sedangkan Syahana seperti biasa sebelum tidur baca surat Al Mulk keutamaan membaca surat Al Mulk Alloh akan menghindarkan kita dari siksa kubur (HR nas'i ) dan akan pemberi syafaat di dalam kubur nanti
Ada suatu surat dari Al-Qur'an yang terdiri dari 30 ayat dan dapat memberikan syafa'at bagi yang membacanya samapai dia di ampuni yaitu tabaarakalladzi biyadihil mulk (surat al-mulk )(HR Tirmidzi).
Seminggu setelah kejadian di pasar malem Sasya pun mengakhir dengan kekasihnya walaupun penuh dengan drama untuk mengakhirinya, Sasyapun sengaja memutuskannya di hadapan teman yang merebut kekasihnya .
"Gue sekarang sudah menjadi jomblo berkualitas bye masa lalu menyongsong welcome masa depan " Sasya bercerita kepada sahabatnya dengan menggebu - gebu .
"Good job my best friend " ujar Syahana .
"Tenang masih ada Kak Alfian, selagi masih single masih ada harapan walupun harus bersaing sama Nene lampir tapi kalau sudah bersaing sama lo, gue mundur alon-alon haha" kekeh Sasya .
"Dih ngapain bawa -bawa aku, enggak ada hubungannya keles " ujar Syahana sambil memanyunkan bibirnya .
"Siapa tau Kak Alfian naksir sama Lo kalau nanya sama Lo tuh beda "
"Ah sama aja kalau kata kumah "
"Lo kan enggak peka makanya si Nene lampir suka kelojotan kalau Kak Alfian sudah nyapa Lo kaya cacing kepanasan nempel Mulu dan Kak Alfian suka risih " Sasyapun nyengir sambil membayangkan muka Alfian kalau lagi di Pepet sama Selly.
"Ah biasa aja kali , engga mungkin Kak Alfian suka sama Aku, jangan Ngadi - Ngadi deh sama kamu juga Kak Alfian ramah "
__ADS_1
"Iya sih Kak Alfian sama siapa juga ramah kecuali sama si Nene lampir kaya ada musuh bebuyutan " kekeh Sasya .
"Udah ih malah gibahin orang dosa tau, mendingan kita cari rujakan yu nanti kita ngerujak sama Bu sum dan tetangga yang lain kayana seru ni ?"
mereka berduapun pergi ke pasar kaget kalau hari Minggu suka ada sampai duhur setelah" membeli bahan untuk ngerujak Syahana pun mengajak Bu sum dan tetangga yang dekat dengan kontrakanya.
Sudah tiga bulan Syahana bekerja usaha yang di geluti Syhana pun sudah mulai banyak perkembangan Sasya sahabatnya sudah berhijab dan bacaan iqronya sudah mau selesai mungkin karena keseriusannya dalam belajar kadang kalau malam hari sebelum tidur dia belajar dari vidio call , setiap dua Minggu sekali Syahanapun pulang ke rumah Kaka nya, suka banyak yang pesan baju juga .
"Sepertinya aku bakal kewalahan ni kalau ngelakuin sendirian usaha ini kalau aku di kerjaan maen hp mulu kan engga mungkin bisa - bisa dapet teguran " gumam Syahana
Seperti biasa sebelum tidur promosi jualannya di berbagai sosmetnya dan pemberitahuan ada respon balasan pagi sebelum jam 9 dan malam hari dan itu cukup efektif.
Syahana juga sudah mulai mengajar ngaji anak-anak di sekitaran itu, awalnya anak - anak Bu sum karena Bu sum suka denger Syahana mengaji jadi dia meminta syahana untuk mengajari anak-anaknya dengan senang hati menerima tawaran Bu sum.
Tidak ada rasa lelah di wajah cantik syahana walaupun banyak kegiatan yang ia lakukan dia melakukannya dengan ikhlas dan senang hati karena orang yang sukses adalah orang yang selalu memberi manfaat untuk orang lain .
Pagi ini cukup mendung tapi tidak turun hujan .
"Han ko kak Alfian beberapa hari ini engga
keliatan ya? " ujar Sasya kepada sahabatnya
sambil menikmati makan siang di taman belakang tempat paforit mereka berdua, sekarang sudah punya teman baru seorang Ob namanya Friska .
"Aku dengar kak Alfian sudah di pindahin tempat kerjanya ke Korsel " ujar Friska teman barunya .
"What ,,,!? ko aku engga tahu ?" angkat Sasya kaget dan lesu
"Kan kamu engga nanya? " ucap Syahana enteng
"Dih harusnya kasih tahu gue kan Han!!" ujar Sasya .
"Lah kamu siapanya ka Alfian " Syahana memicingkan matanya .
" Iya ya aku bukan siapa-siapanya ka alfian, eh tapi kan gue fans beratnya emang kamu tahu " ujar Sasya ngikik .
"Tau , orang-orang juga pas tahu kamunya aja sibuk .
"Iya gue kemaren - kemaren sibuk mau tutup buku bulanan pusing gue "
terimakasi readers yang sudah mau mampir di karya receh ini, konfliknya yang ringan saja gak berat - berat karena beban hidup juga sudah berat hehe happy reading
__ADS_1