
Mama, Eggy dan Almira/ "Assalamualaikum ". Seru nya setiba nya di rumah kediaman Wijaya.
Papa dan Egga/ "Waalaikumsalam".
Papa dan Egga terkejut melihat pemandangan yang pernah hilang dulu sekarang telah kembali, melihat Eggy dan Mama bisa bersama bahkan Eggy merangkul pinggang Mama dengan manja.
Egga/ "Kalian dari mana?, kok bisa bersamaan ?, pakek enggak bilang - bilang". Heran nya.
Mama/ "Iya kami tadi belanja karna bahan - bahan yang mau di masak pada kurang sekalian juga belanja bulanan ".
Egga/ "Ouh . . . ".
Eggy/ "Elleh . . . Bang bang, mentang - mentang kami bawa Almira teros kau merajok enggak bagi tau kalau kami pigi keluar ". Ledek nya.
Egga/ "Apaan kau . . Mana ada aku merajok ". Wajah Egga memerah.
Mama/ "Udah . . . Udah . . . Jangan ribut sekarang bantuin ini bawain ke dapur biar kami masak untuk makan siang, emang nya kalian enggak lapar apa ?".
Egga dan Eggy/ "Lapeeeeeeer . . . . ".
Sedang kan Papa dan Almira hanya tersenyum melihat dua abang beradik yang manja. Terlebih lagi Papa yang masih tak percaya melihat Eggy yang dulu tlah kembali.
Makanan yang di masak oleh Bu Hanna, Almira dan di bantu dengan Bu Atik pun sudah tersusun cantik dan mengiurkan di atas meja makan.
__ADS_1
Eggy dan Egga yang sudah tak sabar ingin menyantap makanan tersebut tanpa segan mengambil piring dan makanan nya masing - masing, menyusul Papa, Mama dan Almira.
Mama/ "Ternyata kamu jago masak ya Ra, masakan kamu lebih enak dari masakan Mama ". Bu Hanna memuji masakan Almira setelah menyuapi sendok nasi plus lauk ke dalam mulut nya.
Almira/ "Ehe . . Enggak kok buk, enakan masakan ibu lagi lah, lagian kan tadi kita masak sama - sama he he ".
Mama/ "Mana masak sama - sama rang Mama cuma metik - metik sayuran nya aja kok, ehh iya . . Kamu jangan manggil Om dan Ibu donk, kamu manggil nya Mama Papa, kan kamu bakal jadi mantu nya Mama Papa, iya kan Pa . . ? ".
"Uhuuuuk . . . Uhuuuk . . . . Uhuuuuk . . . ". Almira serta Eggy dan Egga yang dari tadi hanya diam menikmati makanan yang mereka lahap spontan tersedak karna ucapan Mama. Dan menyambar minuman mereka masing - masing.
Papa/ "Lho kok kalian bertiga kompakan terkejut nya ?".
Mama/ "Iya, emang Mama salah ngomong ya ?".
Sedang kan Eggy hanya terdiam melihat expresi mereka satu per satu terutama melihat expresi Almira.
Usai makan siang mereka lanjut duduk bersama sambil ngopi dan ngemil di halaman belakang yang terdapat taman yang di tengah - tengah nya sebuah pondok yang mereka dudukin, dan kolam renang yang berada tak jauh dari pondok itu.
"Gimana kuliah kamu Gy . . ?". Dengan lembut Papa nya mulai membuka suara untuk anak bungsu nya yang sudah jarang berkomunikasi dengan nya.
Eggy/ "Emm . . . Masih ngejar mata kuliah yang ketinggalan Pa ". Jawab nya tanpa ragu dan canggung.
__ADS_1
Papa/ "Ouhmm . . . Dengar - dengar tante Maya lagi ngajar kan di kampus kamu ?".
Eggy/ "Iya Pa . . Tante Maya jadi dosen pembimbing di kampus, dan kebetulan Tante Maya dosen pembimbing Eggy ".
Papa/ "Iya Papa tau itu, tante Maya udah ngasi tau juga soal itu, kamu kalau butuh apa - apa kamu tinggal bilang ke Papa atau Tante Maya ya ".
Eggy/ "Iya Pa In Sya ALLAH . . . ". Senyum nya.
Semua mata tertuju pada sang Papa dan Eggy yang sedang mengobrol serius tapi santai.
Suasana mencair pada saat itu. Masa lalu kelam bye bye . . .
"Nak Eggy ada teman nya datang lagi nunggu di luar, ibu suruh masuk dia enggak mau masuk ". Di tengah - tengah canda tawa keluarga itu, tiba - tiba bu Atik menghampiri Eggy sebab ada tamu untuk nya.
Eggy/ "Siapa buk ?". Eggy menaikan alis nya dan beranjak dari tempat duduk nya.
Bu Atik/ "Enggak tau Ibu, dia perempuan orang nya cantik banget kayak orang bule ". Tutur nya.
Eggy terdiam dan tau siapa yang di maksud bu Atik. Dan bergegas menemui orang tersebut.
Almira diam - diam memperhatikan gerak - gerik Eggy yang meninggalkan mereka.
Eggy berjalan menuju pintu utama untuk menemui wanita tersebut dan terlihat lah wanita itu sedang berdiri membelakangi dan berbalik ketika mengetahui Eggy menghampiri nya.
Wanita itu yang tak lain adalah Karien menyambar memeluk tubuh Eggy dan membuat Eggy terpaku mendengar ucapan nya.
__ADS_1
"Beib . . . . Aku hamil . . . ".