Keikhlasan Hati

Keikhlasan Hati
Chapter 5 #S2


__ADS_3

"Yank . . . Aku ngapel nih?, aku enggak pande ngapel lah, soal nya udah lama pacaran pakek ngapel ngapel ha ha ha". Isi chat dari Ari untuk Almira.


Almira tertawa geli membaca isi chat nya.


"Ya iya lah, harus ngapel, nama nya juga pacaran jadi kalau malam minggu mesti ngapel, ngitung ngitung belajar lagi ngapelin pacar ha ha ha". Send.


"Ha ha ha, ya udah aku gerak kerumah nih". Jawab nya.


"Yoi hati hati di jalan yooo".


"Yoooo".


5 menit, dia pun tiba.


"Assalamualaikum . . . ".


"Waalaikumsalam". Almira yang sudah menunggu nya di ruang tamu melihat sosok Ari berdiri di depan pintu.


"Masuk pak masuk, nyarik siapa ya?". Almira tertawa di kulum kulum nge ledek Ari.


"Nyarik pemilik hati aku ada enggak?". Ari membalas nya dan duduk di kursi ruang tamu.


Almira/ "Uweeek lebay ha ha ha, ciye . . . Yang mau ngapelin pacar nya nih yeee, ganteng kali aah wangi pulak lagi tuh, jadi terpesona adek bang ha ha ha". Ledek nya.


"Iya lah, kamu lagi tuh, mau kemana hayo kok cantik kali, aku aja gembel gini perasaan mau di ajak keluar ha ha ha". Dia enggak mau kalah.


Almira/ "Kayak gini ganteng nya di bilang gembel, lagian aku kan mau nyambut pacar aku yang pertama kali ngapelin pacar nya ha ha ha".


Ari/ "Ha ha ha sialan kau yank, ngejek aja teros ya".


Almira/ "ha ha ha, aku menang".


Ari/ "hmm ya ya ya, oh ya yang lain mana? (maksud nya Ayah, Mamak dan Kak Aira)".

__ADS_1


Almira/ "Ada, Mamak sama Ayah di dalam kamar, kalau kak Aira keluar sama cowok nya dari tadi sore".


Ari/ "Ouhmm . . . Kita keluar yok".


Almira/ "Enggak mau aah, lagian mungkin enggak di kasi keluar, ini udah jam setengah 9".


Ari/ "Hmm . . Iya juga sih, ya udah lah kita di rumah aja, tapi aku keluar bentar ya".


"Mau kemana?".


"Bentaaar". Ari bangkit dari duduk nya sembari tangan nya mengusap kelapa Almira yang berlapis hijab dan keluar meninggal kan Almira.


Setengah jam sudah berlalu, Almira mulai gelisah.


"Ini anak kemana sih?, kata nya bentar haiiiih". Gumam nya sembari melihat hp nya.


"Assalamualaikum". Ari pun tiba dengan bungkusan yang dia tenteng.


Ari menyodor kan bungkusan tersebut.


"Aku beli cemilan untuk kita".


"Ouh . . Sebanyak ini?". Almira menyambut nya dan memeriksa isi bungkusan itu yang berupa snack, Kacang, keripik, minuman dingin dan tak lupa ice cream.


Ari/ "Iya, kenapa?, kan bisa di bagiin sama Ayah dan Mamak".


Almira/ "Ini banyak kali, kayak mau piknik aja ha ha ha".


Ari/ "Ya udah kalau banyak, sisa nya di simpan untuk ngapel yang berikut nya ha ha ha".


Almira/ "Ha ha ha ada ada aja".


Ari/ "Abis nya kamu tuh takut kali, paling sekejab aja abis aku buat hi hi hi".

__ADS_1


Almira/ " Betul ya?, awas kalau enggak di habis kan".


Ari/ "Ha ha ha, ya udah kasi sana untuk Ayah Mamak".


"Iyaaaa". Almira pun bangkit menuju kamar orang tua nya tak lupa membawa beberapa cemilan yang di beli Ari.


.


.


Mereka mengobrol ria sambil menikmati cemilan cemilan yang udah tergeletak di atas meja. Ari menyuapi Ice Cream coklat ke mulut Almira dan sesekali Ari iseng menyelemoti ice cream itu ke hidung dan pipi Almira. Karna tak terima Almira pun membalas nemplokin Ice cream nya ke pipi Ari. Wajah Ari yang penuh dengan Ice Cream dengan sigap melengket kan pipi nya ke pipi dan jidat Almira. Perang Ice cream pun terjadi bukan nya di makan malah di celepoti ke muka sembari tertawa bahagia.


"Ha ha ha Abis kan, kayak pakek masker ice cream aku nya". Almira mencomot secarik tissue untuk membersih kan wajah nya.


"Ha ha ha, ehh ehh jangan di lap dulu, kita foto dulu". Ari mendekatkan diri nya dan melengket kan pipi nya ke pipi Almira, mereka pun berpose ala ala an lah sembari tersenyum.


#Ckreeek . . Ckreek . .


Almira pun membersih kan wajah nya dengan tissue yang sudah dia pegang sejak tadi, wajah sudah setengah bersih alamat Ari malah melengket kan wajah nya yang masih berlumuran ice cream ke pipi Almira.


"Aaaaa . . . Kaaaaan, kotor lagi". Almira merengek, tangan nya memukuli tangan Ari.


"Ha ha ha, sini sini aku bersihi". Ari mengambil tissue dari tangan Almira dan mendekat, bukan nya malah ngebersihi pipi Almira, malah mencium pipi nya.


Sentak mata Almira terbelalak, jantung Almira berdegup kencang. Ari tertawa kecil melihat expresi Almira yang shock dan mematung seperti orang bodoh.


#Apa kah aku sedang bermimpi?.


Untuk pertama kali nya aku merasa kan sesuatu yang seperti di setrum aliran listrik.


Darah ku mengalir dengan deras. Jantung ku berdegup berkali lipat. Mereka bekerja tak beraturan seperti biasa nya.


Perasaan apa kah ini?, kenapa begitu indah?.

__ADS_1


__ADS_2