
"Yaah idola gue engga ada ,,,," Sasya dengan lemasnya
"Harusnya datang sesudah kepergian Pak Alfian, yang akan menggantikan pak Alfian tapi belum Dateng " ujar Friska .
"Ko bisa ngedadak ya ? " ucap Sasya .
"Engga juga sudah jauh-jauh hari dia rencananya mau di pindahin ke Korsel " ujar Friska yang sudah cukup lama kerja di internasional grouf .
" Ko kamu bisa tau ? kamu ngidolain juga ? " ujar Sasya kepada teman barunya Syhana hanya menyimak .
"Pak Alfian orangnya ramah udah baik ganteng lagi ya pasti semua perempuan mengagumi beliau " ujar Friska .
"Iya juga si,,, tapi engga berlaku buat Syahana, kamu sudah lama ya kerja di sini?" tanya Sasya .
"Sudah tiga tahun gue kerja di sini , makanya gue tahu banget Pak Alfian dia orangnya tegas disiplin makanya engga heran dapet posisi seperti ini kalau nyuruh bawahannya tuh sopan banget orangnya " ujar Friska
"Tapi ko sama Mba Selly kayanya ilfil banget " ujar Sasya dianggukin Syahana
"Aku denger sih Pak Alfian gagal nikah karena Mba Selly, sepertinya Pak Alfian engga bisa moveon dari calon istrinya harus nya beliau sudah nikah 6 bulan yang lalu " ujar Friska panjang lebar .
"Wah parah si Mak Lampir bikin rusuh and ribet orang hidupnya " ujar Sasya misuh - misuh Syahana dan Friska ketawa mendengar ucapan Sasya
"Eh sudah yu? sebentar lagi mau masuk " ajak Syahana di anggukan kedua temannya .
Keesokan harinya hari ini akan kedatangan manager baru untuk menggantikan posisi Alfian harusnya beberapa hari yang lalu karena sesuatu hal yang belum di selesaikan jadi baru bisa sekarang
Keesokan harinya di kantor internasional grouf hari ini kedatangan manager baru yang menggantikan Alfian .
Seorang pria bertubuh tegap berwajah rupawan memasuki gedung yang menjulang, Syahanapun menyambut kedatangan pria tersebut melihat siapa yang datang Syahana cukup kaget begitupun pria tersebut
"Syahana ,,,,,?"
"Ka Rafael ,,,? "
Berbarengan
"Kamu kerja di sini ? " tanya Rafael
"Ya ka mau 4 bulan, kaka sekarang kerja di sini untuk menggantikan ka Alfian ?" Syahana bertanya .
"Nanti ya Han di lanjut ngobrolnya ada banyak yang harus aku obrolin, aku mau ke atas dulu " ucap Rafael
"Iya ka sepertinya sudah di tunggu di lantai15 "
Syahana dan rafaelpun mengakhiri pembincangannya dan Rafaelpun segera bergegas pergi dan masuk lift untuk menuju lantai 15 .
__ADS_1
Semua karyawan seperti biasa melakukan aktifitasnya sesuai tugas dan tanggung jawab masing - masing waktu sudah menunjukan pukul 12 karyawan pun mulai berhamburan karena sudah istirahat .
Syahanapun menuju lantai 15 untuk melaksanakan solat duhur biasanya bersama kedua sahabatnya tapi kali ini engga karena lagi Dateng bulan sekarng musola pun sudah lumayan penuh banyak yang beragama Islam yang sudah mulai melaksanakan kewajibannya sebelum kedatangan Syahana cuma dua atau tiga orang saja yang melaksanakan solat .
"Eh ka Rafael mau solat ka?" tanya Syahana yang baru keluar dari ruangannya .
"Iya han, kamu sudah makan siang ?" jawab Rafael
"Belum ka, aku mau solat dulu biar tenang lagian belum begitu laper juga " jawab Syahana.
"Ya udah nanti kita bareng sama kaka makan siangnya ?" Syahana hanya mengangguk dan
mereka berduapun berpisah ke tempat solat khusus laki - laki .
Setelah solat Rafael lebih duluan menunggu di depan musola
"Hai Han " tanya Rafael yang melihat Syahana baru keluar dari musola.
"Hai kak" jawab Syahana .
"Sudah lama kita engga ketemu ya ? kapan ya terakhir berkumpul ?" tanya Rafael kepada Syahan sambil berjalan ke arah lift .
"Kalau enggak salah setahun yang lalu deh kak" jawab Syahana pintu lift pun terbuka mereka berdua dan beberapa karyawan lainpun ikut masuk .
"Bapa baru ya di sini sepertinya baru liat ?" ucap seorang karyawan yang cukup berumur di bagian IT.
"Yang menggantikan pa Alfian ya?tapi kaya sudah kenal lama sama neng Hana ?"tanya bapa Anwar .
"Iya kami sudah lama kenal Pak " jawab Rafael
"Neng Hana emang gadis baik semua orang juga pasti senang dekat neng Hana , bapak juga kalau punya anak bujang sudah Bapak jadohin sama Neng Hana " ujar Bapak Anwar sambil tertawa renyah .
"Ah Bapak ini ada -ada aja " ucap Syahana sambil tertunduk malu
"Ya sudah bapak duluan ya ? " bapak Anwar pun keluar dari lift karena sudah sampai lantai yang di tuju begitupun Syahana dan Rafael .
"Hana kita makan di kantin apa di cafe? " tanya Rafael
"Di kantin aja ka " jawab Syahana
"Ya udah ayo " Syahana dan Rafaelpun berjalan beriringan tapi ada jarak
"Eh liat itu kan pa Rafael - Rafael itu kan yang gantiin Pa Alfian " ucap salah satu karyawati .
"Oh iya lumayan juga lebih ke manis sih cowo banget " ucap salah satu karyawati lagi .
__ADS_1
"Itu perempuan keganjenan banget dulu si Alfian sekarang si Rafael yang mau di embat " ujar Selly
" Emang Syahana cantik ya pantes banyak laki - laki suka, bukan hanya cantik tapi hatinya juga cantik " ucap Raya teman nya Selly bisa di bilang satu geng tapi dia yang paling waras .
"Wah parah lu Ray bisa ngamuk tuh si Selly lu belain Syahana pake muji lagi " ucap intan, kalau intan gampang emosi dan di pengaruhi engga jauh beda sama Selly cuman aga sedikit bisa di bilangin .
"Apaan cantikan gue,seksian gue buktinya si Alfian pernah bucin sana gue , ah si Rafael mah engga ada apa nya sama Alfian " ucap Selly dengan sombongnya .
"Tapi buktinya si Alfian pergi dari sini memilih ke Korea gara - gara Lo " ujar Raya engga mau kalah .
"Ah sudah lah gue mau ke ruangan gue sumpek gue liat dia " ucap Selly ngomel - ngomel .
Selly pun meninggalkan kantin dan kembali ke ruangannya
Sedangkan Syahana dan Rafael sedang menikmati makan siangnya satu meja bareng Syahana tapi berhadapan .
"Neng kamu masih ada kontekan sama Ilham?" tanya Rafael .
"Engga ada tuh Ka, terakhir ya itu di mall 7 bulan yang lalu katanya dia mau Kalimantan kalau engga salah " jawab Syahana
"Engga sama sekali berkabar " tanya Rafael .
"Engga dari situ lostcontek, emang sama ka Rafael juga engga ngabarin?" tanya Syahana .
"Engga ada juga kaya di telan bumi tuh bocah , padahal dia suka loh sama kamu neng ,,," ujar Rafael .
"Ah masa sih dia juga biasa aja ko, terus kabar yang lainnya gimana ka?"
"Oh kalau si Dion sudah married kalau Marsel AU dia mah sudah dengan dunianya sendiri tapi masih di Jakarta katnya, kalau si Ilham beneran loh dia suka sama kamu neng cuman kamunya aja engga peka " .
"Kalau emang ka Ilham suka Dateng aja langsung ke orang tuaku buktinya dia engga ngomong apa-apa malah ngasih kabar juga engga " ucap Syahana datar .
"Dia itu sungkan sama neng karena belum berani langsung nikahin neng karena dia tau kalau kamu engga mau pacaran mungkin lagi memantapkan " ucap Rafael sambil terkekeh .
Syahana hanya tersenyum sambil meninggikan bahunya
"Eh sudah mau habis waktu istirahatnya, biar Kaka saja yang bayarnya sekalian "
"Eh engga usah Kak aku aja " ucap Syahana
"Udah engga apa -apa inikan hari pertemuan pertama setelah lama tidak bertemu jadi Kaka yang traktir ok" ucap Rafael dan memberikan lembaran merah .
"Terimakasih kak, aku tinggal ya kak"
"Iya sama-sama " mereka berduapun bergegas pergi ke tempatnya masing - masing
__ADS_1
terimakasi readers yang sudah mau mampir di karya receh ini, konfliknya yang ringan saja gak berat - berat karena beban hidup juga sudah berat hehe happy reading