
Chapter 63
"Siapa Kamu ?" . . .
Eggy/ "Sayang . . Kok Istku kek gitu sama Suammu ?, Masa Istku ngasi pertanyaan itu sama suami nya sendiri ?, enggak mungkin kan Istku lupa sama Suammu".
Almira/ "Kalau kamu suami saya, kamu enggak mungkin enggak ngasi tau saya soal tadi pagi ". Almira membalikan badan nya membelakangi Eggy.
Eggy sedikit lega ternyata istri nya sedang merajok bukan ilang ingatan beneran. Dia naik ke atas tempat tidur duduk di sebelah Almira.
"Sayang . . Maaf karna Suammu enggak cerita soal tadi pagi, bukan nya enggak mau ngasi tau Istku tapi beneran tadi malam Suammu mau ngasi tau nya tapi Istku udah tidur luan, trus sebelum - sebelum nya kan Istku tau gimana kondisi kita maka nya Suammu enggak sempat mau ngasi tau ". Dengan lembut Eggy menjelaskan nya sembari memeluk tubuh Almira dari belakang, tapi Almira hanya diam.
"Sayang . . Jangan lah merajok, janji cuma kali ini aja, abis ini Suammu bakal ceritain apa pun yang mau Istku dengar, karna hidup, dunia, cerita dan apa pun milik Suammu itu milik Istku juga ". Eggy membalikan tubuh Almira agar bisa berhadapan dan menatap mata sang Istri.
"Janji ya . . Enggak bakal ngulangi lagi ". Almira memasang wajah manja nya menatap wajah Eggy yang memelas dan sedikit kelelahan.
"Janji sayang . . . janji sehidup sesyurga ". Eggy menyambar tubuh Almira, memeluk di dalam dekapan nya.
Almira/ "Maafin Istmu juga ya ".
Eggy/ "Hmm ?, maaf kenapa ?".
Almira/ "Maaf gara - gara Istmu, Suamku jadi nunda jadwal KOAS yang harus nya di hari setelah Istmu tabrakan dan ngebuat Suamku kerepotan ".
Eggy/ "Enggak kok sayang, Istku enggak perlu minta maaf, harus nya Suammu yang minta maaf karna enggak ngejaga Istku dengan baik lagi ".
Almira/ "Bagi Istmu, Suamku itu nomor 2 lelaki terbaik dalam hidup Istmu ".
Eggy/ "Kok nomor 2 ?, bukan nya nomor 1 ".
Almira/ "Yeeeey . . . Yang nomor 1 itu enggak akan tergantikan posisi nya ".
Eggy/ "Haiiih . . . Jadi Suammu di nomor 2 kan nih ". Eggy melepaskan pelukan nya.
Almira menganggukan kepala nya.
"Iya . . . Karna yang nomor 1 itu Ayah maka nya Suamku nomor 2 ".
Eggy/ "Fuuuht Suammu kira yang nomor 1 laki - laki lain, kalau itu sih Suammu angkat tangan mau di kasi nomor berapa pun Suammu rela hi hi hi ".
Almira/ "Lebay . . . . ". Kedua Tangan nya mencubit kedua pipi Eggy dan langsung di sambar sama tangan Eggy menggenggam tangan Almira dan mencium nya.
Eggy/ "love you Istku ".
Almira/ "Love you too Suamku ".
Eggy/ "Ya udah kita makan ya sekarang ntar Istku telat makan obat nya ".
Almira menganggukan kepala nya mengiyakan Eggy.
Eggy menyiapkan makanan yang akan di makan oleh Almira dan untuk nya.
Sembari menyantap makan malam mereka.
Almira/ "Oh ya . . . Suamku Koas berapa lama ?".
Eggy/ "Hmm . . . Paling cepat 6 bulan paling lama bisa sampek ntah berapa tahun, tergantung kemampuan belajar nya, tapi Suammu ngambil target In Sya ALLAH 6 bulan biar dapat pengakuan sama Istku ". Memencet hidung kecil Almira.
__ADS_1
Almira/ "Umm . . . Aamiin mudah - mudahan bisa tercapai ".
Eggy/ "Aamiin . . . ".
Almira/ "Pasti dokter - dokter atau perawat disini cantik - cantik ".
Eggy/ "Kalau cantik emang nya kenapa ?". Eggy menaikan alis mata nya.
Almira/ "Ya . . . Enggak apa - apa ".
Eggy/ "Cemburu? . . ".
Almira/ "Enggak kok ".
Eggy/ "he he he keliatan tauk . . . Secantik apa pun mereka enggak akan bisa menandingi kecantikan Istku tercinta di hati Suammu ".
Almira/ "Gombal " .
Eggy/ "Seriusan lho tak ada gombal - gombal ".
Almira/ "Hmm . . . "
Eggy/ "Oh ya . . . Hm . . Suammu juga belum pernah cerita soal rumah sakit ini ".
Almira/ "Emang kenapa sama rumah sakit ini ?".
Eggy/ "Sebenar nya rumah sakit ini punya Papa, yang ngurus Tante Maya ".
Almira/ "Ouhmm pantesan Istmu di istimewakan disini ".
Eggy/ "Iya . . . Tapi enggak ada 1 pun yang tau kok kalau Suammu anak pemilik rumah sakit ini dan enggak tau juga Istku istri nya Suammu ".
Eggy/ "Iya Suammu enggak mau ntar di istimewakan apa lagi kalau orang itu tau Suammu ini siapa bisa - bisa mereka dekati Suammu karna Suammu itu siapa bukan emang dekat karna Suammu apa ada nya, dari dulu Suammu emang enggak pernah mau mengatas nama kan Papa, dulu waktu SD sama SMP kawan - kawan Suammu tau kalau Suammu anak orang kaya semua nya ngedekati karna ada mau nya bahkan sampek sak orang tua mereka pun ngedekati Suammu biar bisa manfaati Suammu untuk kenal sama Papa dan Mama, trus pas SMA Suammu sadar kalau mereka memang cuma manfaati Suammu aja, sejak itu lah Suammu kalau bekawan hanya sekedar kecuali Omen yang memang tulus bersahabat sama Suammu sampek sekarang, trus enggak pernah lagi mengatas nama kan Papa, pokok nya apa - apa sendiri tanpa koneksi Papa ".
Almira meraih tangan kiri Eggy dan menggenggam nya sembari tersenyum.
"Istmu faham kenapa Suamku selama ini ngerasa kesepian ".
Eggy tersenyum dan menyambut genggaman tangan Almira.
"Tapi sekarang sejak ketemu sama Istku, Suammu enggak pernah kesepian lagi, Istku tercinta yang slalu ada buat Suammu. Emmmmuach . . . ".
Eggy memonyongkan bibir nya sedangkan mata nya kedap - kedip genit dan di sambut Almira dengan senyum malu - malu plus geli. "Lebay ".
Keesokan pagi nya Eggy sedang sibuk besiap untuk KOAS nya, Almira yang tak bisa membantu hanya memperhatikan nya sambil tersenyum.
Eggy menghampiri Almira dan mengusap kepala nya. Tangan Almira melingkar ke pinggang Eggy yang sesekali menciumi ubun - ubun Almira.
Almira/ "Hmm . . . Ganteng nya Suamku ini, bisa - bisa pasien disini pada betah dan enggak mau pulang karna di rawat sama dokter ganteng kek gini he he ".
Eggy/ "Iya . . . Salah satu nya Istku pasien nya he he he ". Menarik hidung Almira.
Almira/ "Hufft . . . Kesel ". Cemberut.
Eggy/ "Kesel kenapa?". Mengerut kan dahi nya.
Almira/ "Kesel lah, kenapa mesti Suamku yang jadi dokter Istmu ".
__ADS_1
Eggy/ "Lho Istku enggak sukak kalau Suammu yang ngerawat Istku ".
Almira/ "Bukan gitu . . Masalah nya kalau Suamku yang ngerawat bisa - bisa Istmu enggak mau pulang dari rumah sakit ".
Eggy/ "Ha ha ha . . . Dasaaaaaar ngegemesiiiiin banget ya Istku ". Kali ini tangan Eggy menarik bibir Almira, gemes dan siap - siap ingin mencium nya tapi di elak sama Almira.
Almira/ "Udah pigi sanah beli sarapan di kantin ". Mendorong pelan tubuh Eggy.
Eggy/ "Enggak sempat sayang kalau pagi gini kantin rame ".
Almira/ "Jangan gitu lah sayang, Suamku harus sarapan ".
Eggy/ "Ya udah kalau gitu sarapan nya Kiss dari Istku aja ". Manja nya sembari memonyongkan bibir nya ke arah Almira.
Almira/ "Iiiish . . . Itu mah mau nya Suamku aja, Udah sanah nanti aja, nanti tiba - tiba Ayah sama Mamak datang gimana hayo ".
"Iiish . . . Gitu kali, lakik nya minta kiss pun enggak dikasi, gimana mau semangat ntar koas nya ". Eggy merengutkan wajah nya tapi masih tetap cute.
Almira/ "Ha ha ha . . . Ya udah sini - sini sekali aja ya ".
"Aseeeeeek . . . ". Dengan gerak cepat Eggy mendekati Almira dan ingin menyambar bibir Almira. Belum sempat mendarat ehh . . .
Tok . . . Tok . . . Tok . . .
Kletek . .
Mamak dan Ayah/ "Assalamualaikum".
Spontan Eggy dan Almira bubar. Almira tersenyum di kulum - kulum melihat Eggy berdiri kikuk. "Waalaikumsalam".
Ayah/ "Udah mau berangkat Gy ?".
Eggy/ "I . . Iya Yah . . . ". Menyalami kedua mertua nya dan menyusul Almira menyalami orang tua nya.
Mamak/ "Kok lama berangkat nya ?".
Eggy/ "Iya Mak, semalem Eggy udah bawa persiapan untuk hari ini biar hari ini enggak balik lagi kerumah jadi tinggal besiap disini aja ".
Mamak/ "Ouh . . . Kalian udah sarapan ".
Almira/ "Belum Mak, makanan Ra juga belum datang, kalau Eggy kata nya enggak sempat mau sarapan ".
Mamak/ "Lho kenapa enggak sempat sarapan, kan udah di bilang sesibuk apa pun harus di sempat - sempat kan untuk makan ".
Almira/ "Lantak kenak repet kan ". Almira memeletkan lidah nya ke arah Eggy yang kenak sama Mamak nya.
Eggy/ "Iya Mak . . . ". Memasang wajah bersalah dan memicing kan mata sinis nya untuk Almira.
Mamak/ "Ya udah ini untuk kamu sarapan, kalau enggak sempat sarapan disini, kamu bawa aja sarapan di ruangan kamu ". Mamak menyodorkan sebungkus nasi lemak yang beliau bawa dari rumah memang di siap kan untuk nya.
Eggy/ "Iya Mak, makasi ya Mak ". Eggy menyambut bungkusan tersebut.
Eggy/ "Eggy pamit dulu ya Mak Yah ". Eggy pamit dan tak lupa menyalami mertua nya.
Eggy hanya melambaikan tangan untuk Almira dan sesekali mengambil kesempatan untuk berkiss bye ria ketika mertua nya tidak memperhatikan tingkah mereka berdua.
Dan Eggy mengisyaratkan mulut nya tanpa suara.
__ADS_1
"Nanti malam kita lanjuti yang tadi "