
#Batas aurat wanita itu jika sudah baligh tidak boleh terlihat dari diri nya kecuali wajah nya dan kedua telapak tangan nya. Ada pun di dalam Qur'an Surah An-Nur ayat 31, yang arti nya "Kata kan lah kepada wanita yang beriman : hendak lah mereka menahan pandangan mereka, dan memelihara **** mereka. Dan jangan lah mereka memukul kan kaki mereka agar di ketahui perhiasan yang mereka sembunyi kan". Dan ada pun juga di dalam Qur'an Surah Al - Ahzab ayat 59 "Hendak lah mereka mengulur kan jilbab nya ke seluruh tubuh mereka". Jadi ibu - ibu berhijab itu kewajiban bagi kita sebagai wanita muslimah, bukan menunggu hati dulu lah yang di hijab 'in baru diri di hijab 'in, salah . . Itu salah ibu - ibu, kalau kita udah menghijab 'in diri kita otomatis hati kita juga . . . .
Almira begitu fokus mendengar kan ceramah Ustadzah yang berdiri di tengah - tengah antara sekumpulan ibu - ibu. Tak lama kemudian kajian pun di akhiri dengan membaca doa kafaratul majelis serta salam yang di jawab dengan serentak oleh peserta kajian tak ketinggalan Almira.
Kini Almira tak lagi lalai dengan kegiatan kajian rutin nya, bahkan dia juga sering mengikuti kajian - kajian di waktu lain. Usai kembali, Almira masuk ke dalam kamar nya. Ia termenung memandangi diri nya di depan cermin sembari mengingat ceramah sang Ustadzah barusan.
.
.
Ustadzah / "ALLAH memerintah kan kita seperti itu untuk kita sendiri buk, untuk melindungi kita dari godaan godaan syahwat para ajnabi (lawan jenis/bukan makhram) buk. Menghindari agar mereka tidak berbuat buruk pada kita. Tau ibu - ibu selangkah kaki kita keluar rumah tanpa menutupi aurat kita, itu kita sudah menolak orang tua kita langsung ke dalam neraka, Nauzubillahhiminzaliq".
.
.
Bulu kuduk Almira berdiri merinding mengingat hal itu, dan membuat nya takut. Memang dia adalah wanita berhijab akan tetapi dia berhijab jika dia sedang berada di luar rumah saja. Jika di rumah dia melepas kan hijab nya bahkan jika kedatangan tamu yang isi nya laki - laki yang bukan makhram nya dia tanpa mengenakan hijab. Dan cara dia berhijab pun hijab fashion, belum syar'i.
Almira merasa diri nya belum lah menjadi wanita muslimah yang sebenar nya. Dia belum menjalan kan syari'at islam sepenuh nya.
__ADS_1
Butuh berhari - hari Almira berpikir serta mendengar kan kajian - kajian tentang aurat wanita, ia mendengar kan nya baik secara langsung mau pun melalui sosial media, dan dia juga membaca buku - buku tentang wanita muslimah serta mentadabbur isi dari Al - Qur'an.
Pas mantap dan siap di hati akhir nya kini Almira berhijrah dari yang tadi nya penampilan nya mengenakan hijab fashion kini dia berpenampilan mengena kan hijab syar'i yang orang - orang lain mengatakan seperti Ibu - ibu pengajian atau ibu - ibu perwiritan.
Yang tadi nya dia membuka tutup kini dia benar - benar tertutup bahkan hanya untuk mengangkat pakaian nya di jemuran pun dia mengena kan hijab nya dan tak ketinggalan kaos kaki nya (Karena kaki adalah salah satu aurat bagi wanita muslimah).
.
.
#"Dari Ma’qil bin Yasar, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,
“Di tusuk nya kepala seseorang dengan pasak dari besi, sungguh lebih baik bagi nya dari pada menyentuh wanita yang bukan mahram nya.” (HR. Thobroni dalam Mu’jam Al Kabir 20: 211. Syaikh Al Albani mengatakan bahwa hadits ini shahih).
Hadits ini sudah menunjuk kan keras nya ancaman perbuatan tersebut. Coba lah ibuk - ibuk bapak - bapak berpikir, baginda Rasulullah shallallahu alaihi wa sallam berkata lebih bagus kepala di tusuk pakai besi ketimbang bersentuhan dengan lawan jenis, lebih bagus kata nya Buk Pak, berarti kan ngeri kali ini azab yang bakal di terima jika kita bersentuhan. Jadi buat bapak - bapak dan ibuk - ibuk haram hukum nya bila kita bersentuhan dengan lawan jenis kita yang bukan mahram nya. Kalau ada yang pegang sana pegang sini, sentuh sana sentuh sini udah lah tuh siap - siap aja lah itu ntar kenak azab dari ALLAH Subhana Wata'ala. Nuuzubillahiminzaliq Iiihh . . . Merinding saya buk, merinding saya pak. Tapi bapak - bapak dan ibuk - ibuk di sini In Sya ALLAH tak kan lah kenak azab, karna saya tengok tampang - tampang nya bagus - bagus, alim - alim tak nak nyentuh sana nyentuh sini yang di sentuh suami nya yang di sentuh istri nya apa lagi kalau pakek manja - manja, iiih abang lah, iiih adek lah . . ".
Yang tadi nya fokus serta merinding kini Semua para jamaah riuh tertawa mendengar kan dan melihat ke jenaka'an sang Ustadz kondang yang sedang berceramah di mesjid di dekat rumah Almira.
Almira **** tawa nya sembari dia mengingat perbuatan nya di masa lalu. Jangan kan bersentuhan bahkan berpelukan serta di cium pun dia sudah pernah mengalami nya. Dan meski dia sudah hijrah dari segi penampilan pun dia masih sering menyambut berjabatan tangan dengan lawan jenis yang bukan mahram nya. Apa lagi di saat dia mengikuti kelas model dan kontes hijab nya, sudah pasti dia akan berinteraksi dengan lawan jenis .
__ADS_1
Almira berpikir bahwa diri nya hanya lah hijrah palsu alias manusia setengah hijrah. Dia belum totalitas berhijrah di jalan ALLAH. Dan Almira tak ingin diri nya di anggap yang terlihat sempurna di mata manusia namun di anggap hanya sebuah cashing yang bisa di gonta - ganti di mata ALLAH Subhana Wa Ta'alaa.
Pada akhir nya Almira pun meninggal kan kegiatan kelas model nya dan lebih memilih banyak mengikuti kajian dari mesjid ke mesjid. Bahkan dia juga memanggil guru mengaji ke rumah nya untuk memperbaikin dan membenar kan baca' an nya dalam bertilawah Al - Qur'an.
Kini Almira tak lagi memikir kan hal yang enggak penting salah satu utama nya adalah seseorang yang pernah membuat nya terluka yakni Ari.
Almira lebih fokus pada diri nya dan keluarga nya sendiri.
Tanpa memikir kan soal perasaan cinta pada lelaki mana pun dan tak ada lagi interaksi dengan lawan jenis yang bukan mahram nya meski pun terkadang ada interaksi bersama lawan jenis namun dia tetap menjaga diri nya untuk tidak terlalu dekat dan hanya seperlu nya saja. Hal yang dia lakukan sekarang membuat nya menjadi manusia yang paling bahagia.
#Satu per satu ku hapus noda hitam kelam yang ada di hidup ku.
Perlahan namun pasti, step by step aku meninggal kan apa yang Engkau (ALLAH) larang.
Bukan karena rasa sakit yang pernah tertoreh di hati, bukan.
Tapi karena rasa rindu Mu (ALLAH) kepada diri ku yang begitu besar.
Aku yang masih tertatih dalam langkah di jalan Mu, tolong tuntun lah dan terangi lah secerca cahaya yang akan menerangi langkah kaki ku ke jalan Mu menuju syurga Mu.
__ADS_1
Dan beri kan lah aku kekuatan dan keteguhan hati untuk tetap selalu istiqomah di jalan Mu.