
Seminggu sudah terlewatkan usai kejadian di ruang teraphi, semua nampak sama, hanya saja para kaum hawa mulai menjaga jarak pada Eggy dan Almira pun sudah pulang ke rumah mereka. Dokter Dika juga sudah minta maaf pada Eggy dan Almira.
Dokter Tari yang masih menjadi rekan tim nya berusaha untuk profesional.
Jam makan siang Eggy kali ini tidak bersama Almira di ruangan Vvip 1 melainkan di taman. Eggy lebih memilih makan di taman sendiri ketimbang makan di kantin atau di ruangan dengan keriuhan mereka.
Dokter Tari melihat Eggy duduk sendiri di taman sambil menyantap makanan yang di pegang nya. Dokter Tari menghampiri nya.
"Sendiri aja dok ". Dokter Tari mengejut kan Eggy dan menoleh ke arah Tari.
Eggy/ "ehh iya dok . . . ".
Tari/ "Boleh duduk? ".
"Oh iya silahkan ". Eggy menggeser kan diri nya ke sudut kursi taman. Dokter Tari pun duduk di samping Eggy yang sedikit berjarak.
"Makan dok ". Eggy mengangkat tempat makan nya.
Tari/ "Iya makasi, silahkan. Gimana kabar buk Almira? ".
Eggy/ "Alhamdulillah semakin membaik ".
Tari/ "bagus lah kalau gitu, semoga buk Almira cepat sembuh total ".
Eggy/ "Aamiin, makasi ya dok atas doa nya ".
Tari/ "Iya . . . Oh ya hmm . . . Sebenar nya aku mau mengembalikan ini sama dokter Eggy ". Tari menyodorkan boneka helikopter berwarna biru.
Eggy mengerutkan dahi nya dan bingung dengan mainan yang di sodorkan dokter Tari.
Tari/ "Ini boneka helikopter punya dokter Eggy yang pernah dokter kasi ke saya waktu 20 tahun yang lalu, waktu itu aku lagi sakit dan di bawa berobat di rumah sakit ini, waktu itu aku takut di bawa ke rumah sakit karna aku takut di suntik, trus karna aku takut aku nangis minta pulang, pada saat itu dokter Eggy menghampiri aku dan ngasi boneka ini biar aku enggak takut lagi, setelah ngasi ini dokter Eggy langsung pergi padahal belum sempat aku tau siapa nama dokter Eggy, tapi karna ada bordiran nama di sayap pesawat ini aku jadi tau siapa dokter Eggy dan sejak itu aku berusaha mencari tau tentang dokter Eggy, sampek aku tau semua tentang dokter apa lagi soal pemilik rumah sakit ini aku tau kalau dokter Eggy anak pemilik rumah sakit ini dan akan di waris kan untuk dokter Eggy. Aku tau semua kecuali pernikahan dokter, maka nya aku berpikir ternyata aku salah tidak semua yang ku ketahui tentang dokter. Sebenar nya tujuan aku jadi dokter ya karna dokter Eggy ".
Eggy hanya diam mendengarkan cerita dokter Tari yang sama sekali Eggy tak ingat.
Tari/ "Mungkin dokter Eggy udah enggak ingat lagi soal boneka ini, apa lagi itu udah lama banget he he he, tapi jujur selama ini aku mencari dokter Eggy dan menantikan hal ini terjadi tapi sayang nya dalam kondisi yang berbeda, dokter Eggy udah memiliki buk Almira yang jauh lebih dari aku ".
Tari tersenyum lega karna udah menceritakan semua nya ke Eggy.
"Hmm . . Ya udah aku permisi dulu dan terimakasi udah menghilangkan rasa takut ku selama ini ". Tari pergi meninggalkan Eggy yang masih bingung dan mengingat masa di 20 tahun yang lalu sembari menatap boneka itu.
Di rumah, Eggy masih menyimpan rasa penasaran nya. Eggy berdiri di pinggir bibir balkon kamar nya memandangi pemandangan gelap nya malam hari yang di terangi dengan lampu - lampu jalan.
Dengan tergopoh - gopoh Almira mendekati Eggy dan memeluk nya dari belakang.
Almira/ "Lagi mikirin apa? ".
Eggy membalikan badan nya dan bersandar di tiang pagar balkon serta melingkarkan tangan nya ke pinggang Almira yang mungil.
Eggy/ "hmm . . . Lagi mikirin Istku ". Gombal nya.
Almira/ "Huft bohong ".
"Ha ha ha . . . ". Eggy menggendong Almira dengan spontan Almira menjerit.
"Aaaaaaa ".
Eggy/ "Sssst jangan teriak - teriak ini udah malam ntar di kira ntahapa lagi sama tetangga sebelah ".
__ADS_1
"Abis nya Suamku tiba - tiba ngegendong Istmu, ya tekejot lah ". Almira memukul pelan badan Eggy.
"Masa udah sering kek gini masih belum terbiasa juga ". Eggy mendekati wajah nya ke wajah Almira.
Almira/ "hmm . . . Ya udah kita masuk yok, kayak nya bentar lagi mau hujan ".
Eggy/ "Kan enggak apa - apa biar kita mandi ujan ".
Almira/ "Hmm ya ya ya Pak Dokter ganteng genius kali rencana nya, abis itu kita 2 2 nya sakit trus siapa yang bakal ngerawat siapa hmm ?". Almira memplototi Eggy.
Eggy/ "Ha ha ha . . . Ya udah kita saling merawat ".
"Hmm good idea ". Almira menepuk jidad nya.
Eggy tertawa puas menggoda istri nya dan menggendong nya masuk ke dalam kamar sembari menutupi pintu teras kamar nya.
"Oh iya itu boneka siapa ?". Almira menunjukan ke arah boneka helikopter yang Eggy letak di atas meja rias Almira.
Eggy/ "Mm . . Itu boneka Suammu waktu kecil dulu ".
Almira/ "Seriusan ?, cak lihat donk ".
Eggy menurukan Almira dari gendongan nya dan menduduki Almira di atas tempat tidur lalu mengambil boneka tersebut.
Eggy menyodorkan boneka itu dan di sambut Almira.
"Ma Sya ALLAH . . . Enggak nyangka Suamku masih nyimpan barang - barang Suamku waktu kecil ". Almira terpukau sambil memperhatikan boneka itu.
"Sebenar nya itu bukan Suammu yang nyimpan tapi orang lain ". Eggy duduk di samping Almira tapi saling berhadapan.
"Sebenar nya . . . ". Eggy menjelaskan apa yang di ceritakan dokter Tari. Almira hanya mendengarkan nya dengan seksama.
Eggy/ "Tapi Suammu enggak pernah ngerasa kalau Suammu pernah ngasi boneka ini ke siapa pun karna ini boneka yang paling Suammu sayang waktu kecil, bahkan Suammu juga enggak pernah ngerasa kalau Suammu pernah ketemu dokter Tari di rumah sakit karna waktu kecil Suammu paling jarang ke rumah sakit, Suammu hafal dengan bordiran di sayap nya karna dulu nenek yang buat bordiran ini tapi seingat Suammu boneka ini dulu ilang di buat Bang Egga ".
"Hmm . . Mungkin boneka ini di jumpai sama orang lain trus di kasi sama dokter Tari karna dokter Tari enggak tau sama nama yang ngasi maka nya ngira kalau itu Suamku karna ada nama Suamku ". Itu masih dugaan Almira.
"Mm . . . Mungkin juga kali ya, atau jangan - jangan . . . . . ". Eggy berpiki sejenak dan menghubungi Egga yang berada di Jakarta.
Eggy nge - VC Egga . . .
Sedang kan Almira sibuk memakai hijab nya.
Mereka pun face to face di hp.
Eggy/ "Assalamualaikum bang ".
Egga/ "Waalaikumsalam, ada apa nih kau nge - VC aku tengah malam gini?".
Eggy/ "Ada yang mau aku tanyak sama kau ".
Egga/ "Nanyak apa?, eh . . Adek ipar belum tidur ". Egga memotong pembicaraan mereka setelah melihat Almira di sebelah Eggy.
Almira/ "he he he belum bang ".
Egga/ "kenapa?, si Eggy gangguin kamu tidur ya?".
Almira/ "He he he iya nih bang, emang kerjaan nya gitu suka ganggu ".
__ADS_1
Eggy/ "Eeh . . . Kok malah ngegosipi saya kalian ini hah".
Egga/ "ha ha ha maka nya kau tuh jangan sukak kali gangguin tidur nyenyak orang".
"Mau cemana tak di ganggu bang, orang tiap hari bikin gemes aja ha ha ". Eggy mencubit pipi Almira.
Egga/ "dah teros teros kelen ngumbar kemesraan kelen ". Cibir nya.
"Ha ha ha sorry bang sorry ". Eggy dan Almira tertawa.
Egga/ "Sebenar nya kau mau ngapain VC an sama aku, kalau mau ngumbar kemesraan kelen mending ku tutup aja ini ".
"Eh eh eh jangan, apaan kau, aku mau nanyak ini, kau masih ingat enggak sama boneka ini ". Eggy menunjukan boneka itu mengarah ke kamera hp nya.
Egga memperhatikan nya, sentak Egga terkejut.
Eggy/ "Masih ingat enggak kau? ".
Egga/ "Kau dapat dari mana boneka itu? ".
Eggy menjelaskan semua nya, Egga hanya diam.
Eggy/ "Sebetul nya boneka ini dulu kau ilangin atau enggak sih bang?
Egga/ "Mmm . . . Sebenar nya aku enggak ngilangi boneka itu, tapi aku kasih sama anak perempuan di rumah sakit, karna takut Papa Mama dan kau marah maka nya aku bilang ilang boneka nya ".
"Udah aku duga ". Eggy mengusap wajah nya.
"Sorry ". Egga merasa bersalah.
Eggy/ "Huft . . Aku udah enggak masalahin boneka ini bang, yang masalah nya dokter Tari salah faham sama aku, orang yang dia carik bukan aku tapi kau bang, itu berarti orang yang di sukai dokter Tari itu Kau bang ".
Egga/ "Ahh enggak lah lagian itu kan kita sama - sama masih kecil masa iya udah bisa sukak - suka 'an ".
Eggy/ "Ya kita kan enggak tau bang, bisa jadi dokter Tari jodoh kau lagi bang ".
Egga/ "ah ha ha ha ngacok kau ngomong ".
Eggy/ "Udah bang, pulang kau, kau jumpain orang yang udah nyarik kau selama 20 tahun ini, enggak kasian apa kau sama dia, lagian kan kalau emang jodoh kau kan Alhamdulillah bang, biar kau enggak jadi bujang lapok terus ha ha ".
Egga/ "hmm . . . Sompret kau, harus nya kau tuh kasian sama istri kau, lihat tuh sampek ketiduran gitu dia ".
Egga melihat Almira udah tetidur di bahu Eggy dan Eggy baru sadar karna di kasi tau Egga. Eggy menepuk jidad nya.
Eggy/ "Ya udah lah . . Besok kita sambung lagi, ingat pulang kau cepat jangan sibuk aja sama kerjaan kau ".
Egga/ "Iya iya , udah kayak emak emak kau, ya udah , Assalamualaikum, titip salam buat Papa sama Mama".
Eggy/ "In Sya ALLAH Aku sampein, waalaikumsalam ".
Eggy mematikan hp nya dan meletakkan nya di atas meja bopet.
Eggy merapikan posisi Almira tidur, tak lupa melepaskan hijab yang di kenakan Almira.
"Emang kebiasaan banget ninggalin suami nya tidur ". Eggy memandang wajah Almira yang tertidur pulas dan mencium kening nya.
Sedang kan keadaan Egga yang terdiam di ruang kerja nya sembari mengingat kejadian 20 tahun yang lalu.
__ADS_1