
Sebulan sudah mereka mejalani hidup baru berstatus Suami dan Istri.
Eggy/ "Sayang . . ". Sambil membelai - belai rambut Almira yang sejak tadi rebahan di tempat tidur dan Almira berada di dekapan nya.
"Hmmm . . . ".
Eggy/ "Kalau kita pindah, kamu mau enggak ?". Almira hanya diam.
Eggy/ "Soal nya capek juga ternyata harus bolak - balik dari sini ke rumah Mama Papa trus ke kampus, dari kamus ke rumah trus balik lagi kesini, belum lagi ntar kalau ada urusan ke rumah sakit dan ke studio. kalau kita pindah kan aku enggak payah bolak - balik dari ujung ke ujung, gimana Yang, mau enggak ?".
Almira mendongakkan kepala nya untuk melihat wajah sang suami alias Eggy.
"Kalau Almira kemana pun mau kamu bawa Almira ngikut aja, asal kan slalu sama kamu ". Jawab nya dengan tersenyum sambil menarik gemes hidung Eggy yang mancung.
"Makasi ya Sayang, kamu selalu ngertiin aku ". Eggy tersenyum dan mencium kening Almira.
Eggy/ "Ya udah besok aku langsung kasi tau ke Ayah Mamak biar lusa kita langsung pindah, kebetulan 2 hari ini aku lagi enggak ada jadwal kuliah atau pun photo shoot trus di tambah lagi sama sabtu minggu jadi pas waktu nya, biar lebih cepat lebih baik. Oh . . Ya kita enggak usah bawa barang - barang yang ada disini karna di rumah udah lengkap semua nya, yang disini biari aja jadi kalau kita nginap disini udah ada perlengkapan nya, kita cukup bawa perlengkapan yang rasa penting aja ".
Almira/ "Iya terserah kamu, Almira ngikut aja ".
Eggy/ "Oh ya mulai sekarang kita manggil nya jangan pakek aku kamu atau nama lagi ya . . . ".
Almira/ "Jadi . . . ? ".
Eggy/ "Hmm . . . Gimana kalau kota pakek panggilan Suamku Istmu dan Istku Suammu?".
"Panggilan apaan itu ha ha ha ". Almira merasa geli dengan panggilan tersebut.
Eggy/ "Kalau Suamku dan Istmu itu untuk kamu, kalau Istku dan Suammu itu untuk aku, gimana lucu enggak ?".
Almira/ "Rasa aneh sih tapi ya udah lah, terserah Suamku aja ha ha ha ".
"Ngejek niiiiih ".
Almira/ "Enggak lho Suamku sayang ". Kali ini Almira mencubit manja pipi Eggy.
Eggy/ "Oh iya lupa, ada lagi ".
Almira/ "Apa lagi sih Suamku ?".
Eggy mendekatkan wajah nya pada telinga Almira.
"I Love You Istku ". Bisik nya.
Almira tersenyum . .
__ADS_1
"I Love You too Suamku ". Jawab nya menatap Eggy.
Tanpa basa - basi Eggy langsung mencium Almira dengan lembut dan di sambut Almira begitu juga.
Setelah meminta persetujuan dari Orang tua Almira dan di setujui. Mereka pun bersiap - siap berkemas untuk pindah.
Dan mereka berdua berangkat meninggalkan rumah orang tua nya tanpa di temani 1 orang pun dari keluarga Almira karna mereka sudah memiliki janji masing - masing pada saat itu.
"Maaf ya nak, kami enggak bisa nemeni kalian pindahan, lagian kalian mendadak kali mau pindah nya, coba dari awal di bilang pasti kami ikut kalian ". Dengan rasa sedih buk Imah karna mereka tidak bisa ikut mengantar mereka.
"Enggak apa - apa mak, besok - besok mamak ayah sama yang lain nya kan masih bisa kerumah Eggy, lagian paling ntar kami sering - sering kesini, ini kan biar Eggy enggak jauh ke kampus nya ". Ujar nya sembari memeluk tubuh sang mamak.
"Iya, ya udah Ra kamu bagus - bagus disana, nurut apa kata suami ".
"Iya Mak, pasti itu he he ".
Almira menciumi kedua pipi Mamak dan Ayah nya, di susul dengan Eggy yang menciumi tangan kedua mertua nya.
"Kamu jaga Almira baik - baik ". Pesan sang Ayah sembari menepuk pelan bahu Eggy.
Eggy/ "Iya In Sya ALLAH Yah . ., kami pamit ya Yah, nanti kalau mau ke rumah hubungi kami jadi biar Eggy jemput ".
Ayah/ "Iya, ya udah kalian hati - hati ".
Eggy dan Almira/ "Iya Yah, Assalamualaikum ".
Di dalam mobil di perjalanan Almira hanya terdiam memandangi jalanan yang riuh dengan lalu lalang nya kendaraan.
Eggy yang sedang menyetir melirik ke arah Almira, tangan kiri Eggy meraih tangan kanan Almira dan menggenggam nya sembari menciumi nya. Almira menoleh ke arah Eggy dan tersenyum.
"Ini kita mau kemana ?, kok kita masuk ke perumahan ini, rumah Papa Mama kan bukan disini ". Almira meresa heran sejak mereka memasuki kawasan perumahan mewah yang setau Almira bukan perumahan diamana mertua nya tinggal.
"Emank bukan . . ". Jawab nya dan menghentikan mobil nya pas di depan gerbang rumah gedungan berwarna putih yang mewah nya Ma Sya ALLAH.
"Trus kenapa kita kesini ?, kita mau ke rumah siapa ?". Almira makin bingung.
Eggy keluar dari mobil dan membukakan pintu gerbang rumah dan memarkirkan nya di dalam. Lalu keluar membuka kan pintu mobil untuk Almira dan turun lah Almira dengan tampang yang terheran - heran.
"Selamat datang di kediaman Tuan Eggy dan Nyonya Almira ". Eggy mempersembahkan nya dengan ala - ala apa lah tuh nama nya.
Almira terpelongo dan enggak percaya rumah mewah yang ada di hadapan nya rumah yang akan mereka berdua tinggalin.
"Istku kenapa ?, Istku enggak suka ya sama rumah nya ?". Eggy memandang wajah Almira yang masih tercengang.
Almira/ "Ha . . ?, Ini beneran rumah kita ?".
__ADS_1
"Iya Istku . . . Yok kita masuk ". Eggy menggandeng tangan Almira menuntun nya masuk ke dalam rumah yang sudah di buka kan oleh nya.
Eggy dan Almira / "Assalamualaikum ".
Almira masih merasa Ma Sya ALLAH melihat sekeliling rumah yang sudah tersusun rapi dengan perabot rumah tangga yang mewah dan lengkap.
Almira melihat di setiap dinding rumah nya pun sudah terpampang rapi dan indah foto - foto mereka berdua.
"Istku . . . ". Eggy menarik tangan Almira menuju ke halaman belakang yang lebih bagus dari ruang tamu dan ruang tv nya. Almira melihat sekeliling halaman belakang rumah yang ada kolam renang, taman bunga yang di penuhi dengan bunga mawar dan 1 sisi yang menjadi penarik perhatian Almira, dimana sisi tersebut Almira melihat hewan peliharaan nya beserta kandang sudah tersusun rapi. Almira menoleh ke arah Eggy.
"Kapan Suamku bawa mereka semua kesini ?, bukan nya tadi pagi mereka masih ada ya di rumah ". Almira menatap Eggy.
"Itu lah hebat nya Suammu, tinggal Suammu hembus aja udah tersusun mereka disini ha ha ha ". Belagak.
"Serius Suamku . . ". Almira memutar bola mata nya.
"Ha ha ha, itu enggak penting, yang penting mereka sehat disini daaaaan Istku suka sama rumah kita ". Eggy merangkul pinggang Almira.
Almira/ "Huffft . . Suamku kenapa enggak pernah cerita soal rumah ini ?".
Eggy/ " Surepise . . . ". Bisik nya.
"Huuuuft ". Manyun.
"Udah enggak usah manyun kek gitu, sekarang ayok kita lihat kamar kita ". Eggy menggendong Almira, sentak Almira teriak karna terkejut.
Almira/ "Aaaa . . . Iiish ngapain pakek di gendong ntar jatoh ".
"Sssst diam . . . Jangan cerewet ntar kita jatoh beneran lho ". Eggy memplototi Almira sembari berjalan menggendong Almira ke lantai 2 tepat ke kamar mereka.
Eggy membuka pintu kamar itu dan masuk.
"Ini dia kamar pengantin baru kita ". Eggy yang masih menggendong Almira mempersembahkan kamar tersebut. Mata Almira berbinar - binar melihat sekeliling kamar yang di penuhi dengan taburan bunga mawar putih, se isi kamar tersebar wangi bunga mawar yang harum nya semerbak yang menambahkan suasana romantis.
Dan Almira melihat di setiap dinding tersusun foto - foto All about Almira yang dulu nya berada di dalam kamar Eggy yang di rumah Papa Mama.
"Itu . . . ". Almira menunjukan ke arah dinding tersebut.
Eggy yang masih menggendong nya berjalan menuju dinding yang berisi foto - foto tersebut. Almira melihat satu per satu foto - foto itu dan membaca tulisan yang berada di belakang foto. Mata Almira berkaca - kaca dan terharu mengetahui betapa cinta nya Eggy kepada nya.
Almira tersenyum menatap Eggy yang tersenyum sedikit malu - malu.
"I Love You Suamku ".
"Me Too Istku ".
__ADS_1
Almira tersenyum bahagia dan bangga menjadi orang yang paling di cibtai Eggy.