Keikhlasan Hati

Keikhlasan Hati
episode 29


__ADS_3

Enam bulan sebelum membawanya ke Uni emirat Arab Zyn merawatnya dengan telaten sampai semua urusannya dia serahkan kepada sang asisten kepercayaannya beruntung juga mempunyai asisten yang loyal dan jujur


"Zidan maaf ya selama saya merawat mommy tolong kamu handel semua proyek yang di Uni emirat Arab, kalau di sini aku masih bisa handel , apa tuan membutuhkan seorang suster untuk merawat Momy ? " ucap zidan memberi saran kepada bosnya yang sudah di anggap keluarga karena sudah menolong dia dari kematian, Zidan juga sudah menganggap Momy Isbal seperti Ibu kandung sendiri karena Momy Isabel sangat lembut orangnya.


"Mungkin untuk sementara biar aku ajah yang ngurusin Mommy sampai benar sikisnya stabil karena merasa di perhatikan oleh putranya dan selalu ada untuk beliau, sambil mendapatkan suster yang bisa di percaya "ungkap Zyn .


"Aku akan selalu mendukung tuan, dan aku akan bekerja semaksimal mungkin " ucap Zydan


"Terimakasih Zydan kalau memang ada yang urgent di sana tolong kabarin aku atau memang aku yang harus turun tangan "


"Baik tuan, tuan jangan khawatir biar itu jadi urusan saya tuan fokus saja untuk merawat Momy , kalau gitu aku pamit sepertinya akan langsung terbang ke sana " ucap Zydan dan pergi menuju bandara karena ada masalah di sana tapi tidak memberi tahukan Zyn karena melihat keadaan Zyn sedang tidak baik-baik saja .


Sesampainya di Dubai Zidan langsung menuju kantor Zyn grouf dan memanggil orang yang menggelapkan dana sampai triliunan dan itu akan merugikan perusahaan yang sudah di bangun oleh Zyn dari nol .


"Pak Adrian bagai mana sudah Bapak temukan siapa di balik semua ini? " ucap Zydan dengan tegas dan wajah nya yang siap menerkam selama 3 bulan terakhir Zydan terus mencari bukti dan mengerahkan seluruh orang kepercayaannya untuk mencari siapa dalang di balik penghianatan ini tanpa sepengetahuan Zyn, Zydan berusaha menyelesaikan semuanya tanpa sepengetahuan Zyn karena dia tahu Zyn harus fokus dengan kesembuhan sang mommy zydan hanya memberi tahu ada masalah tapi masih bisa di atasi dan Zyn sepenuhnya serahakan pada Zydan .


Adrian pun membawa tersangka kehadapan Zydan.


"Oh bapak Lukas yang mengacaukan semua ini sampai bisa merugikan perusahaan ? saya akan menyita semua yang sudah Bapak ambil dari perusahaan kecuali hak Bapak karena perusahaan masih punya kebijakan melihat anak dan istri bapak dan itu tidak lepas dari kebaikan pemilik perusahaan, saya bisa saja membunuh Bapak tapi saya tidak akan melakukannya karena saya tahu hukum di Dubai ini sangat berat karena saya masih punya tugas untuk menjaga tuan Zyn, siap - siap tangan bapak akan hilang dengan semua bukti - bukti ini ,taukan hukum di Dubai seperti itu? " ucap Zydan dingin dan penuh penekanan, sedangkan Pak Lukman pucat pasi tidak berkata apapun hanya menyesali semuanya.


"Tenang Pak Lukman anak dan istri anda tidak bersalah jadi kita akan memberikan tunjangan kepada keluarga anda " ucap Zydan sebenarnya Zydan enggan memberikan tunjangan sepeserpun karena keserakahan bawahannya itu tapi ada pertimbangan lain setelah melihat dan meneliti beberapa bulan bahwa anak dan istrinya tidak terlibat .


Zydanpun menyelesaikan semua kekacauan di perusahaan Zyn grouf dengan lancar dan menyita semua kerugian yang di alami perusahaan tidak mengambil hak Pak Lukman dan pak Lukman di hukum sesuai hukum yang berlaku di Dubai yaitu hukum Islam


Di Eropa Zyn dengan setianya merawat Ibundanya selama seminggu ini sang Bunda di rawat di rumah sakit terbagus di Negara tersebut , Zyn memandikannya pagi dan sore dan memberi terapi yang di anjurkan oleh dokter terhebat tapi Bunda seperti tidak ada perubahan.

__ADS_1


"Dok bagai mana keadaan Mommy saya ? " tanya Zyn pada dokter yang sudah memeriksa Mommynya .


"Perkembangannya tidak terlalu banyak sepertinya Mommy anda belum menerima keadaan jadi semangat untuk sembuhnya tidak ada kami akan terus berusaha yang terbaik terus memberika supportnya buat Mommy anda " ucap dokter dan pergi sambil menepuk bahu Zyn untuk memberikan semangat .


" Mom ayok semangat untuk sembuh ayo kita berjuang sama -sama Mom,,,, karena Mommylah satu - satunya yang Zyn punya kalau Momy tidak semangat untuk sembuh sia-sia perjuangan Zyn selama ini, Mom Zyn juga masih putra Mommy terimalah semuanya karena ini semua kehendak Alloh " Ucap Zyn sambil menangis di samping sang Momy yang terbaring hanya kedipan mata karena setengah badannya lumpuh .


Sekuatnya seorang Zyn dia akan lemah melihat keluarganya satu per satu di ambil dan sekarang sang Bunda dalam keadaan tidak berdaya tapi Zyn terus bangkit kuat bagaikan batu karang dia ingat perkataan mendiang Deddy nya .


"Zyn kamu adalah putra Deddy satu- satunya jaga adik dan kaka perempuan mu juga Mommy lindungi mereka sebisa yang kamu mampu, kamu harus kuat sebagai seorang lelaki tangguh bagaikan karang di lautan kelak kalau Deddy tidak ada kamu lah pengganti Deddy Kalau memang kamu butuh menangis menangis lah lelaki pun berhak untuk menangis kalau memang dengan menangis kamu merasa lega tapi kamu jangan terlalu larut dalam masalahmu cari solusinya dan bangkit kembali " ucap Deddy Ibrahim .


Lamunannya tersadar ketika sang bunda memanggilnya walaupun tidak jelas .


"Zyn ma af kan Mo my " ucap Momy Isabel terbata - bata sambil mwngeluarka air mata .


"Mommy, Momy maukan berjuang bersama - sama ?" tanya Zyn senang akhirnya Mommynya berbicara selama seminggu ini sang Mommy tidak bergerak apa lagi berbicara seperti mayat hidup .


Di pintu masuk ada seorang suster yang sedang melihat interaksi antara anak dan Ibunya sungguh terharu dia dari tadi hanya memperhatika karena dia mau mengecek keadaan sang pasien setip berapa jam sekali .


"Maaf tuan saya mau periksa NYonya Isabel " ucap suster yang baru di tugaskan di tempat vvip ini mah usinya tidak jauh beda dari Isbel .


"Oh iya sus silahkan, Mom Zyn mau keluar dulu ya ? mau ada perlu " ucap Zyn pun keluar dan tersenyum pada suster sopan .


"Nyonya bagai mana kabarnya ? " ucap suster tersebut sambil memeriksa tensi darah dan menggerakkan tangannya untuk tidak terlalu kaku


"Ba ik sus " samb terbata Bata

__ADS_1


"Kamu beruntung sekali Nyonya mempunyai putra yang sangat perhatian dan sangat hebat , Nyonya harus semangat sembuh untuk putra anda " ucap suster tersebut menyemangati .


"I ya sus te ri ma ka sih " jawab Isabel sambil tersenyum .


Setelah hari itu Momy Isabel mulai melakukan terapi akupuntur dan banyak lagi sekarang dia lebih semangat karena suster Aisya selalu menyemangati begitupun Zyn .


Hari demi hari di lalui sudah banyak perkembangan pada Isabel 6 bulan sudah berlalu tidak gampang melalui semua itu di dampingi suster Aisyah yang telaten Zyn sekarang merasa senang melihat perkembangan Mommy Isbel sekarang wajahnyapun mulai normal kembali, mulai dari pemulihan mental walaupun terkadang masih ada rasa sedih tapi tidak berlebihan sudah mulai menerim takdir berkat pengorbanan dan kasih sayang putranya .


"Mommy bagi mana kalau ikut aku ke Dubai ? jadi kita bisa berobat di sana ? ucap Zyn


"Apakah suster Aisyah akan di ajak ? Mommy sudah nyaman bersama beliau " ujar Mommy Isabel .


"Ya kalau memang itu mau Mommy Zyn akan minta suster Aisya untuk ikut bersama kita " jawab Zyn .


"Jangan lupa Esmeralda juga di ajak sama Pedro " ucap Mommy Isabel mereka berdua lah yang selalu setia bekerja di keluarga Ibrahim di saat terpurukpun .


" Iya Mom itu pasti, mungkin dua sampai tiga hari untuk memastika Mommy bisa di bawa ke Dubai setelah ada izin dari dokter " jawab Zyn


Ini masih cerita masa lalu nya Zyn ya .


terima kasih untuk semua reader yang masih setia membaca karya receh ini .


Kira - kira Syahana bakal bakal mengingat Zyn ya ?


UPS emang kapan ya ketemunya ?

__ADS_1


Ah sudah ya kita di lanjut aja ya ceritanya


__ADS_2