
Chapter 58
Malam hari setelah satu harian lelah dengan drama yang di lalui hingga pada akhir nya happy ending.
"Hoaaaaam . . . ". Terdengar suara wanita menguap yang tak lain suara Almira yang sedang duduk di depan meja rias kamar sambil menghapus sisa make - up di wajah nya.
"Kamu udah ngantuk ?". Dengan lemah lembut Eggy bertanya pada istri nya alias Almira dan membuyarkan diri nya yang dari tadi duduk di atas tempat tidur sambil memandang Almira.
"Iya ". Jawab nya sembari membalikan badan nya ke arah pusat suara dengan tampang muka lesu plus ngantuk.
"Sini . . . . " . Eggy tersenyum dan menyuruh Almira duduk di samping nya. Dengan sigap Almira pun duduk di samping nya.
Eggy menghadap kesamping tepat berhadapan Almira. Pandangan nya pun tak lepas dari wajah sang istri.
Di lihat nya wajah yang cantik namun sedikit lesu karna kelelahan, perlahan Eggy mengangkat tangan nya ingin menyentuh wajah Almira.
Almira yang terlihat lesu merasa gugup spontan dia memejamkan mata nya seperti orang ketakutan. Eggy tersenyum gemes melihat wajah Almira yang terlihat jelas gugup nya dan memahami kalau Almira belum siap untuk di sentuh oleh nya.
Tangan yang ingin menyentuh wajah Almira beralih mengusap kepala Almira yang di lapisi hijab yang di kenakan nya.
"ya udah yuk kita tidur, aku juga udah ngantuk kali, tapi aku mau ke kamar mandi dulu ". Ujar nya dan Almira pun membuka mata nya sembari menganggukan kepala nya.
Hanya beberapa menit Eggy kembali dari kamar mandi di lihat nya Almira sudah tertidur pulas tanpa melepaskan hijab nya. Eggy tertawa kecil dan mendekati nya sambil menarik selimut untuk menyelimuti Almira. Eggy memandangi wajah Almira hingga tertidur.
Almira terbangun dari tidur nya dan terkejut di lihat nya sosok lelaki yang duduk terlelap di samping nya tepat di atas lantai sambil menggenggam tangan nya.
Almira mendadak terpaku karna untuk pertama kali nya Eggy menggenggam tangan nya.
Tak lama Eggy pun terbangun. "Shhh Ahh Au . . . Sakit nya pinggang ". Eggy merintih sedang kan tangan kiri nya memegang pinggang nya yang pegal.
"ALLAHHU AKBAR ". Eggy terperanjat karna terkejut di saat dia menoleh ke arah Almira yang terbaring dengan mata terbuka alias sudah bangun.
"Huuuh . . . Kamu udah bangun ternyata " . Ujar nya sambil meletakan tangan nya ke dada nya karna terkejut.
Almira menganggukan kepala nga dan bangkit dari berbaring.
"Sholat yuk . . " . "Iya . . ".
Mereka pun sholat secara bergabtian karna kamar nya kecil dan enggak bisa untuk sholat berjamaah.
Usai sholat dan merapikan seperangkat alat sholat, mereka pun duduk di atas tempat tidur.
Eggy/ "Huufft . . Padahal aku mau banguni kamu ala - ala pengantin baru trus ngucapin selamat pagi istri ku trus ngasi kecupan selamat pagi, ehh kamu nya udah bangun duluan, jadi gagal deh rencana aku, padahal udah bela - belain terjaga tapi ketiduran juga".
Melihat tampang Eggy yang menggemaskan ngebuat Almira tertawa yang di kulum - kulum.
"Ini masih jam setengah 3 lho belum subuh hi hi hi ". Sembari menunjukan ke arah jam dinding, spontan Eggy terpelongo melihat jarum jam yang ada di dinding kamar.
__ADS_1
"Ya ALLAH . . Aku kira udah subuh, malah tadi aku sholat subuh " . Sambil menepuk jidad nya.
Almira tertawa geli.
"ha ha ha Astaghfirullah . . Kamu itu lucu sangat lah, Almira tadi ngajak sholat tahajud bukan sholat subuh ha ha ".
"Abis nya kamu enggak bilang sih, kamu cuma bilang sholat yuk, jadi ya aku kira sholat subuh ". Eggy tertunduk malu sedang kan Almira semakin ngakak.
Eggy melirik Almira, ia pun tersenyum simpul menatap Almira yang tertawa lepas.
Dengan tiba - tiba mendekati Almira bahkan sangat dekat sehingga Almira spontan membatu tak mampu berkutik. Wajah saling berhadapan, mata yang saling beradu hening tanpa suara namun sesekali terdengar suara Almira menelan ludah nya karna gugup.
Kali ini Eggy enggak mampu untuk menahan nya ,dengan lembut dia memegang dan menggenggam tangan Almira yang sedikit membeku, perlahan namun pasti dia mengangkat tangan kanan nya yang ingin mewujud kan keinginan nya, tersentuh lah wajah Almira yang putih nan lembut itu. Almira hanya terpaku menatap Eggy yang akan memburu diri nya, nafas bekerja tak seperti biasa nya, jantung berdegup sangat kencang.
Di rasakan nya sentuhan tangan Eggy yang begitu lembut mengelus pipi nya.
Eggy pun mencium dahi nya lalu saling bertatapan begitu dekat sambil tersenyum.
Nafas yang mengegebu - gebu begitu terasa di wajah satu sama lain.
Pelan - pelan tangan Eggy meraba ke arah meja yang di atas nya terletak lampu tidur lalu mematikan nya sehingga seisi ruangan gelap gulita karna melanjut kan indah nya malam ini dimana itu adalah malam pertama mereka.
Pagi nya usai sholat subuh.
"Assalamualaikum istri ku tercinta ". Pria tampan yang memakai setelan teluk belanga plus peci nya yang baru pulang dari mesjid untuk sholat subuh, ia tersenyum begitu bahagia melihat sang istri yang sudah terlihat cantik mengenakan setelan syari berwarna pink dan menutup pintu kamar nya
"Waalaikumussalam suami ku tercinta ". Dengan lembut Almira menyambut dan mencium tangan Eggy.
"Iiiiissssh lebay . . " . Almira mendorong tubuh Eggy, dengan cekatan Eggy menyambar tangan Almira dan memeluk nya dari belakang. Almira pun tak berkutik.
"Kalau aku lebay tapi kamu suka kan . . ?". Eggy membisikan di telinga Almira.
"Hmm . . . Enggak . . " . Almira malah meledek sambil tersenyum.
"Iih . . . Enggak ? ". Dan membalikan tubuh Almira agar berhadapan, Almira menganggukan kepala nya dan menaik turun kan alis mata nya.
"Yakin enggak . . ? ". Menatap Almira dan semakin erat pelukan nya.
"I . . . Mmmn ". Belum siap Almira berucap Eggy sudah menciumi Almira.
Eggy pun melepaskan nya dan tersenyum melihat tampang Almira yang tanpa expresi.
"Masih mau bilang enggak suka lagi ?". Eggy menatap Almira dengan pandangan genit nya.
"Iiihhh . . . Jahat . . Curang kali lah . . . ". Almira memukulin badan Eggy, Eggy pun langsung memeluk Almira dan tertawa.
Eggy/ "Ha ha ha . . Maka nya jangan sok - sok an enggak suka sama aku ".
__ADS_1
Almira memonyongkan bibir nya kesal.
"Iih apa itu bibir nya di monyong - monyongi, mau aku cium lagi ?". Eggy menggoda nya dan mendekati wajah Almira.
"Ah udah ah, kemarok kali ". Almira menutup wajah Eggy dengan tangan nya.
Eggy/ "Biarin, nama nya udah suami istri, pengantin baru malah, kalau bisa enggak usah keluar kamar sekalian hi hi hi ".
Almira/ "Iih apaan, ingat bentar lagi Eggy kuliah "
Eggy/ "Ish ngeselin kali lah, udag lah bolos kuliah aja kalau gitu ".
Almira/ "Enggak ada enggak ada , apa pulak mau bolos kuliah, kata nya mau sukses masa malas - malasan ".
Eggy/ "Aiiih keluar jiwa emmak - emmak cerewet nya, iya baik deh istri ku tercinta. Gini yah rasa nya nikah yang tak di sangka - sangka, mau libur mendadak pun enggak di kasi hiks hiks ".
Almira/ "Resiko, pokok nya jangab pakek bolos - bolosan, trus status kita harus di rahasia kan sampek Eggy wisuda".
Eggy/ "Lho kok gitu ?".
Almira / "Iya . . Biar kuliah Eggy enggak terganggu, pokok nya siapa pun yang berurusan sama kuliah Eggy, enggak boleh ada yang tau status Eggy yang udah nikah, tapi bukan berarti Eggy bisa genit - genitan sama cewek lain, genit nya cukup sama Almira seorang ".
Eggy/ "Huuuh . . . Ya ALLAH gini amat ya, binik sendiri nyuruh ngerahasiain hububgan nya sama suami nya, biasa nya rata - rata cewek itu pada minta pengakuan, ini malah dia yang minta di rahasiain 😠".
Almira/ "Maka nya cepat lulus jadi biar diakui, lagian ini persyaratan yang mudah kok ketimbang Almira minta persyaratan kita enggak boleh tinggal bareng sampek Eggy lulus, gimana ?".
Eggy/ "Apa . . ?, Ya ALLAH . . Jangan ya sayang ya, ya udah aku bakal ngerahasiain status kita sampek aku lulus, janji bakal cepat lulus kalau bisa tahun ini juga lulus nya, tapi jangan kasih persyaratan yang enggak boleh bareng ya sayang, aku udah enggak bisa jauh dari kamu sayang ".
"He he he iyaaaa ". Almira tertawa kecil dan mencium Eggy dengan cepat, ngebuat mata Eggy terbelalak.
"Ihh . . Udah mulai berani yaaa ". Eggt menggoda Almira dengan menggelitik pinggang nya.
"Aduh geli . . . ". Almira mencoba mengelak.
"Sekali lagi lah sayang ". Eggy memonyongkan bibir nya.
"Enggak . . . Liat itu jam udah jam berapa ". Almira menjauh dan meraih pintu kamar.
"Kamu tega ".
Almira menjulur kan lidah nya alias mengejek Eggy dan keluar dari kamar meninggal kan Eggy yang tertawa melihat tingkah Almira.
Di banding kan Eggy dan Almira yang sedang berbahagia.
Egga sedang duduk termenung sembari melihat undangan pernikahan nya dengan Almira yang gagal. Diam - diam ia sudah berada di rumah milik nya yang terletak di Jakarta Selatan usai pernikahan adik nya kemarin.
Teringat kenangan nya waktu bersama dengan Almira di mulai awal pertemuan.
__ADS_1
Perasaan bercampur menjadi satu antara bahagia dan sedih.
Egga mencoba untuk mengikhlas kan takdir yang telah ALLAH berikan untuk nya dan berharap ALLAH akan memberikan Takdir yang akan berakhir bahagia.