
Keesokan harinya pagi - pagi Zyn dan zydanpun seperti biasa selalu berolah raga di udara yang dingin sekedar berlari pagi di sekitara swezheland yang di kelilingi Bukit-bukit tinggi.
Setelah berolahraga dan kembali ke rumah om Andrew sudah di siapkan roti bakar yang di isi beef dan segelas susu asli .
"Om tolong hubungi kembali orang-orang yang dulu bekerja di perusahaan Deddy yang masih setia dan tidak berkhianat, kalau mereka mau kembali aku akan memfasilitasi semu kebutuhan mereka dan memberi pekerjaan lagi untuk meneruskan perusahaan Deddy " ucap Zyn panjang lebar .
"Baik tuan muda, masih banyak yang selalu setia kepada tuan besar sampai saat ini " jawab om Andrew .
"Kalau Om Andrew akan gabung kembali aku sangat senang " ucap Zyn .
"Nanti om di pikirkan lagi, sepertinya om lebih nyaman disini " ucap Om Andrew.
"Tapi aku berharap om bisa gabung kembali bersama kami karena aku bisa belajar untuk menbangkan kembali perusahaan Dedy saya berencana akan berkolaborasi perusahaan aku dan Deddy " ucap Zyn
Setelah obrolan di rasa sudah cukup Zyn dan Zydan pun berpamitan karena hari ini akan menyelesaikan semua masalah sampai ke akar-akarnya
"Om ,Tante kami berdua pamit pulang dulu terimakasih untuk jamuannya " ucap Zyn meminta izin untuk pulang kepada tuan rumah .
"Iya terima kasih sudah mau mampir di rumah kami, seringlah mampir kemari " ujar Om Andrew
"Iya om mungkin lain waktu di sini suasananya sangat indah ,saya juga sepertinya betah untuk tinggal di sini om " jawab Zyn sambil tersenyum ramah
"Semoga cepat selesai masalahnya tuan muda sangat kami tunggu kedatangan tuan muda "ucap om Andrew .
Zyn dan zydanpun Pergi meninggalkan tempat Om Andrew .
"Zydan kita ke hotel dulu di sana sudah di tunggu para korban,,," ucap Zyn dalam mobil
"Ok siap, sekalian kita akan bekerja sama dengan pihak yang berwajib" jawab Zydan yang sedang menyetir mobil.
"Ok langsung ke kantor polisi untuk memberikan semua bukti tentang kejahatan mereka, tapi sebelumnya semua korban harus bisa di kembalikan semua hak mereka " ucap Zyn dan zydanpun menganggukan kepalanya .
"Tuan muda itu sangat baik sampai memikirkan kehidupan dan masa depan orang lain juga " dalam hati Zydan .
"Aku berjanji akan selalu melindungi dan menjaga beliau walaupun nyawa taruhanku, siapapun yang menyenggol dia sedikitpun aku akan menghabisinya, karena aku yakin orang sebaik tuan muda akan banyak yang memanfaatkan dengan kebaikannya , walaupun aku yakin beliau akan selalu hati-hati " masih dalam hati Zydan sudah bertekad dan berjanji .
Tidak terasa mobil pun sampai menuju hotel di mana para korban sudah menunggunya .
Zyn melihat ada gurat kebahagiaan dan harapan harta mereka akan kembali lagi di wajah para korban .
__ADS_1
Pria yang gagah dan berparas rupawan bagaikan dewa Yunani itu turu dari mobil mewahnya dengan menggunakan kacamata hitam, dengan menggunakan jas berwarna hitam semakin berkali lipat kegantengannya dan berkarism .
Zyn dan Zydan pun langsung ke ruangan yang sudah di sediakan .
"Tuan saya sudah kirim email kepada Tuan Robert pemilik perusahaan Dynamid grouf m kalau dalam 1 jam tidak mengembalikan semua perusahaan tuan besar dan yang lainya aku akan menghancurkan semua sistem databes mereka dengan virus drak black " ucap Zydan
"Aku akan menelepon dia " ucap Zyn dengan tegas .
"Iya tuan " ucap Zydan .
Tut Tut
"Hallo tuan Robert apakah kamu kenal dengan tuan Malik Ibrahim? perusahaan yang sudah Tuan ambil alih dengan liciknya !dan menghancurkannya !" sarkas Zyn lewat telepon penuh dengan penekanan
"Apakah anda putra dari Malik Ibrahim ?" Tanya Robert di sebrang telepon dengan nada meremehkannya
"Ya dan aku akan membuat anda menyesal karena sudah salah lawan! " sarkas Zyn .
"Haha anak muda apa ada bukti kalau saya yang mengambil perusahan Ibrahim grouf? " jawab Robert dengan penuh kesombongan .
"Ya pasti karena semua yang di tanda oleh Paman Remon adalah tanda tangan palsu Deddy ku, anda juga sudah di kelabui oleh Paman Remon " jawab Zyn dan tertawa .
"Saya sedang menuju perusahaan anda tuan Robert kamu sudah baca email yang saya kirim, kalau dalam satu jam belum di persiapkan semuanya atau aset tuan akan menghilang semuanya dalam hitungan menit"
Sarkas Zyn dalam perjalanan menuju perusahaan Robert Zyn pun mengakhiri sepihak .
Sedangkan di Dinamid grouf sedang tegang-tegangnya .
"Tuan Robert sistem kita sedang di serang the black "ucap salah satu tim IT Dinamid grouf.
"What...?" jawab Robert tegang mukanya mulai memerah marah
"Yang saya tau the black bisa melumpuhkan sistem dan data kita akan hilang total tuan " ucap salah satu tim IT menjelaskan .
" Brengsek ,,,!" ungkap Robert marah dan menggebrak meja yang ada .
"Hallo, mau apa kamu brengsek ?"ucap Robert setelah dapat panggilan dari Zyn .
"Haha tidak salah bukankah anda yang lebih brengsek tuan Robert !, kembalikan perusahaan Ibrahim grouf kalau anda tetap mempertahankannya siap - siap saja perusahaan anda akan hancur dan semua milik anda " sarkas Zyn penuh penekanan.
__ADS_1
"Ok ok saya akan kembalikan perusahaan Ibrahim grouf, tapi hentikan dulu virusnya ! " ucap Robert prustasi .
"Saya sekarang sudah berada di depan kantor anda Tuan Robert !" ucap Zyn .
" Tuan di bawah ada putra dari tuan Ibrahim "ucap sang sekertaris yang sudah di kasih tau resepsionis .
"suruh dia langsung keruangan saya " ucap Robert tegang, dan menahan marah .
"Bram hubungi Leo,,,!" perintah Robert masih dalam keadaan panik kepada asisten pribadi.
"Hpnya mati tuan tidak bisa di hubungi" jawab Bram .
"Sial,,,! bagaimana tim IT kita ?" tanya Robert
"Mereka sedang berusaha menahan serangan virus the black, tapi kemungkinan sangat kecil karena virus itu sangat berbahaya " ucap tim IT dari sambungan telepon karena posisi Robert sedang menunggu kedatangan Zyn .
"Hai tuan Robert ,apa kabar tuan ?senang bertemu dengan anda ,,," sarkas Zyn sambil menyunggingkan bibir .
"Tuan Zyn ,,,,?"Robert semakin kaget karena dia salah satu rekan sekaligus rivalnya "( bingngkan?, sama otor juga bingung !"
" Bagai mana tuan? masih ingat sama mereka ?, saya juga membawa pengacara, untuk kamu tandatangani surat yang kami buat ,dan mengembalikan kembali perusahaan Deddy saya !" ucap Zyn penuh penekanan dengan wajah dingin seolah ingin menerkamnya .
Sontak Robert juga kaget dan tercengang melihat kedatangan tiga orang yang pernah jadi korbannya juga , Robert terlihat prustasi
"Kenapa anda masih banyak berfikir tuan? apa anda mau menjadi seorang gelandangan tuan Robert yang terhormat?"sarkas Zyn , karena Zyn tau bahwa seorang robert sangat gila harta dan serakah, apapun caranya untuk mendapatkannya dengan cara licik .
"Tuan data kita 30 % sudah mulai terhapus" ucap salah satu tim IT lewat sambungan
"Tuan saham Dinamid juga mulai anjlok " ucap asistennya yang baru dapat kabar dari seseorang .
" Ok baik - baik, saya akan tanda tangani !, tapi hentikan semua ini " ucap Robert dengan lesunya yang tadinya sangat sombong dan angkuh .
"Bagai mana dengan hak mereka ? " ucap Zyn .
" Iya saya akan tanda tangani juga, tapi hentikan semua ini " dengan terpaksa Robert mendatatangani surat perjanjian yang bermaterai dan di saksikan oleh pengacara pribadi Zyn .
"Hentikan semuanya! " ucap Zyn menelepon seseorang .
"Saya sudah menepati janjinya " Zyn pun pergi bersama yang lain untuk meninggalkan kantor Robert .
__ADS_1