King Of Universe

King Of Universe
Bab 21


__ADS_3

Keesokan harinya, berita tentang gugurnya guild The Destroyer pun menyebar dengan cepat. Guild The Beast, guild The Beatles pimpinan Billy, dan keluarga besar Diana di panggil ke Asosiasi.


Bima yang belum melihat berita hanya nurut saja, berbeda dengan Zoya, dia memaksa ikut supaya menetralisir amarah Bima nanti.


"Ikut? tumben." tanya Bima bingung.


"Ck! banyak tanya deh ah!" jawab Zoya kesal.


"Iya dehh, ya udah ayok." ucap Bima.


Bima dan Zoya pergi ke basecamp untuk menghampiri teman teman lain. Bima dan Zoya masuk ke dalam basecamp menghampiri teman temannya yang sedang menunggu di ruang tengah.


Karena Zoya baru pertama kali datang, Riski dan kawan-kawan pun di buat kagum dengan kecantikan Zoya dan di buat segan sekaligus karena aura Zoya yang sangat mendominasi dan tegas.


"Ini Zoya, taulah kalian." ucap Bima.


"Panggil kak saja, umurku terlalu jauh deri kalian." ucap Zoya datar.


"Baik kak." jawab Kevin canggung.


"Ehh, ada tamu, duduk mbak." ucap Lina ramah.


Zoya tersenyum manis dan duduk di samping Bima.


"Namanya siapa? ini istrinya Bima ya?" tanya Lina ramah.


"Iya, aku Zoya." jawab Zoya tersenyum ramah.


"Aku Lina, salam kenal ya, sering sering main ke sini, aku kesepian gak ada temen ngobrol." ucap Lina.


"Iya, besok main lagi deh, aku juga ngerasa sepi di rumah." jawab Zoya.


"Bella, ayo salim sama tante, kenalan." ucap Lina pada anak perempuannya.


"Hallo tante, aku Bella, umur aku 8 tahun, kemarin aku dapat ranking 2 loh di sekolah! hebatkan!" ucap Bella memperkenalkan diri sambil sedikit sombong.


"Hebat! siapa yang ajarin?" tanya Zoya.


"Om Bima! om Bima kalau main ke sini sering ngajarin Bella! om Bima juga sering bantu bikin PR kalau lagi free! om Bima paling baik pokoknya!" jawab Bella semangat.


"Papamu bodoh soalnya Bella!" ucap Bima dengan wajah sombongnya.


"Heyy!" ucap Doni kesal.


"Hahaha...mau berangkat kapan?" tanya Bima.


"Sekarang aja yok." jawab Rizal.


"Ya udah ayok." ucap Bima.


"Bella sama Lina ikut mobilmu ya." ucap Doni.


"Iyaa.." jawab Bima.


Mereka pun berangkat ke Asosiasi bersama-sama, sesampainya di Asosiasi Bima dibuat bingung dengan ramainya Asosiasi tak seperti biasanya.


"Ini ada acara apa si? tumben rame banget." tanya Bima pada Rizal.


Rizal menengok ke Zoya dengan penuh keheranan, Zoya memberikan kode untuk tutup mulut.


"Gak tau bim, ntar tanya ke nyonya Stella aja." jawab Rizal.


Mereka berjalan dengan tatapan segan orang-orang dan tatapan kagum orang-orang pada kecantikan Zoya yang berjalan memeluk lengan Bima.


Mereka masuk ke gedung pusat Asosiasi dan di sambut oleh Tommy, mereka di arahkan ke ruangan Stella yang sudah di tunggu Guild The Beatles dan keluarga Diana.


Sesampainya di ruangan Stella, Bima langsung di suguhi tangisan histeris Diana dan Brian, serta tatapan sedih Billy dan Alena beserta Andi dan kedua adik laki-laki nya.


"Apa apa?" tanya Bima bingung.


"Bima, maafkan aku, guild The Destroyer gugur di portal misterius itu." ucap Stella deg degan.

__ADS_1


"Hah?" tanya Bima bingung.


"Nak, papamu gugur!" ucap Diana menangis histeris.


[Lihat ponselmu bos]


Bima langsung membuka ponselnya dan menemukan pesan perpisahan Austin.


'Bima anakku, maafkan papah ya kalau selama ini sudah membuat kamu menderita akibat perceraian papah dan mamah. Papah pamit ya, ada misi dari Asosiasi untuk mencegah portal break. Papah titip mamah Diana sama Brian ya nak, jaga mereka untuk papah. Sebentar lagi Brian menikah, tolong kamu gantikan papah untuk jadi wali ya. Papah sayang kamu nak, selamat tinggal.'


Itulah pesan dari Austin yang belum Bima baca dari pagi tadi.


"Bodoh! bodoh!!! kenapa kau tidak menyuruh guildku!!!!" teriak Bima penuh amarah.


"M-maafkan aku, aku pikir tingkat portal itu hanya ilusi." ucap Stella ketakutan.


"Bajingan!!!!" teriak Bima sangat amat marah mendengar ayahnya mati konyol.


"Sebodoh itukau sialan!!" teriak Zoya mengeluarkan aura Ratu Neraka.


Woshhhhh....


Semua orang di ruangan itu langsung terduduk lemah tak berdaya merasakan aura luar biasa milik Zoya.


"Kau mengorbankan hidup orang demi sebuah informasi? biadab sekali kau sialan!" teriak Zoya.


"Aku salah, maafkan aku..." ucap Stella menangis ketakutan.


Kyakkkk.....


Seekor gagak berukuran 2x dari gagal normal, bermata merah dengan 6 titik, masuk kedalam ruangan dan bertengger di pundak Bima yang sedang terpuruk.


"Hentikan." ucap Bima lirih yang membuat Zoya langsung menarik auranya dan memendam amarahnya dalam dalam.


"Pesan dari tuan Austin yang mulia." ucap gagak tersebut.


"Pesan apa?" tanya Bima.


"Jumlah?" tanya Bima.


"Jutaan yang mulia, saya tidak bisa mengatakan jumlah pastinya." jawab sang Gagak.


'Datang kemari dan bawa title ku! balaskan apa yang Austin terima! cepat!' teriak Adrian penuh penekanan.


"Masuk ke dalam alam Surgawi, kau jadi bawahanku sekarang." ucap Bima.


"Baik yang mulia!" ucap sang gagak lalu menghilang begitu saja.


"Sore ini portal akan meledak, kau urus sendiri! bajingan!" ucap Bima penuh penekanan.


"T-tapi..." ucap Stella tak bisa berkata-kata lagi karena tatapan tajam Zoya yang membuat kaku lidahnya.


"Balik ke basecamp, aku punya acara penting!" ucap Bima berjalan pergi.


Bruakkkk....


Bima menendang pintu ruangan hingga hancur lalu pergi begitu saja diikuti Zoya dan teman-temannya.


"Apa saya bilang nyonya? sekarang nyonya yang harus menyelesaikan semuanya sendirian. Kalau semalam nyonya membatalkan misi, guild The Beast saya yakin akan membantu dengan senang hati." ucap Tommy.


"Sialan! persiapkan semua guild! kalau musuh meminta perang, kita kerahkan semua kekuatan kita!" ucap Stella.


"Baiklah nyonya." jawab Tommy.


"Diana, ayo ikut ibu ke rumah, kita bicara di rumah." ucap Alena.


"Iya bu." jawab Diana menurut saja.


Mereka pun berpisah, Bima dan kawan-kawan kembali ke basecamp dengan perasaan Riski dan yang lainnya deg deg ser.


"Sore ini kita perang, siapkan diri kalian, musuh bukan monster biasa, tapi Iblis. Aku mau buka segel kekuatanku dulu. Guild The Destroyer bukan di bawah kita, mereka ada di atas kita dengan kehormatan luar biasa!" ucap Bima.

__ADS_1


"Baik!" jawab mereka tegas.


"Nanti kamu ikut." ucap Bima pada Zoya lalu menghilang begitu saja.


"Kita main di belakang aja sayang, papah sama om om ini lagi mau fokus." ucap Lina.


"Iya mah!" jawab Bella nurut saja.


"Keluarkan kekuatan kalian, jangan di tahan lagi, aku mau ritual dulu." ucap Zoya dingin.


"Baik kak." jawab Julian.


Zoya pun menghilang dari tempatnya meninggalkan mereka yang merasa kagum.


"Dia tante Zoya bukan vin? kek kenal *** auranya tadi." tanya Julian.


"Mungkin, tapi biarin lah, bukan urusan kita juga. Sekarang ayo ritual buka segel." jawab Kevin.


"Gass!" ucap Julian.


Mereka langsung duduk melingkar dan melakukan ritual pembukaan segel kekuatan seperti apa yang Bima ajarkan. Sedangkan Bima, dia pergi ke alam Surgawi untuk melakukan ritual pengangkatan tahtanya dari Penguasa Jagat Raya menjadi Kaisar Jagat Raya.


"Tahan, setelah terserap semua langsung lakukan evolusi! setelah itu kita latihan! aku sudah atur waktunya!" ucap Adrian tegas.


"Baik ayah!" jawab Bima tegas.


Adrian menyentuh kening Bima lalu mengalirkan energi Kaisar Jagat Raya. Ritual pun di mulai, Bima merasakan sebuah bola energi raksasa muncul di ruang hampa miliknya.


[Lanjutkan saja tuan, saya yang urus ruang hampanya]


"Baik!" jawab Adrian.


Setelah mendengar ucapan sistem Adrian langsung melakukan pengangkatan title di tubuh Bima.


Woshhhh....


Aura Kaisar Jagat Raya yang sangat agung dan kuat menyebar ke semua sudut alam Surgawi. Kong, Dexter, Bao, Leo, Gagak legendaris, dan Grock di buat terpental jauh hingga memuntahkan banyak sekali darah.


"Lakukan evolusi! Bob bantu Bima! ruang hampa aku yang urus! ayo Amral!" ucap Bima.


"Baik guru!" jawab Dewa Amral.


[Baik tuan!]


Bima pun melakukan ritual evolusi, seketika tubuhnya berubah menjadi wujud dewanya yang lebih besar 2x lipat dan terdapat tambahan empat sayap di belakangnya. Aura Dewa Agung yang membuat para bawahan Bima takjub sekaligus ketakutan menyebar.


Duarrrrr....


Ledakan luar biasa dari tubuh Bima membuat tanah alam Surgawi bergetar hebat. Para bawahan Bima di buat kaget karena tiba tiba statistik nya naik 10 ranah sekaligus dan duduk di tingkat maksimal.


"Yang mulia tuan besar! salam kami aturkan!" ucap Leo bersujud.


[Yang mulia tuan besar! salamku ucapkan!]


"Salam kalian aku terima!" jawab Bima penuh wibawa.


"Yang mulia!" ucap Dewa Amral menunduk memberi hormat.


"Ayo kembali ke wujud manusia! kita tak punya banyak waktu!" ucap Adrian.


Woshhhh...


Bima kembali ke wujud manusia dan mencium tangan Adrian.


"Ayo berlatih!" ucap Adrian.


"Baik ayah!" jawab Bima.


Bima pun berlatih dengan Adrian sangat keras dan di penuhi penyiksaan demi saya tahan tubuh Bima.


Bersambung...

__ADS_1


__ADS_2