King Of Universe

King Of Universe
Bab 90


__ADS_3

Keesokan harinya, Bima terbangun dari tidurnya karena mendengar sebuah ledakan dahsyat yang sampai mengguncang tubuhnya.


"Ledakan apa itu?" gumam Bima dengan wajah kaget.


[Portal Dewa telah meledak bos, Poseidon yang keluar dari portal dengan ribuan Beast Spiritual tingkat tinggi sebagai pasukannya]


"Ck! ganggu aja!" ucap Bima kesal.


Bruakkk...


"Bima! bangunnnn!" teriak Zoya dengan wajah super panik.


"Kenapa?" tanya Bima kaget.


"David! David hilang!" teriak Zoya.


'Di culik tuan, anakmu di culik Poseidon tadi pagi pagi buta. Aku tidak bisa menolong karena tembok super tebal di alam ini.' ucap Anubis.


'Bajingannnnn!' teriak Bima dalam hati.


Tubuh paling dalam Bima yang berisi sebuah kekuatan Iblis yang sangat amat besar pun bangkit. Kekuatan super dahsyat ini belum mau keluar karena ingin Bima sendiri yang mengizinkannya.


Bima yang di selimuti amarah langsung berlari keluar kamar dengan topeng dan jubah yang otomatis terpakai.


"Gasss!" teriak Riski langsung mengikuti Bima yang melesat menuju lokasi.


"Ayo ri!" ajak Julian.


Mereka pun menyusul Bima yang sudah terbang menuju lokasi tempat portal Dewa meledak.


Di lokasi, saat ini terjadi pembantaian hunter yang di lakukan oleh para Beast Spiritual dan Dewa Poseidon dengan sangat brutal dan sadis.


Andi, Billy, Berliana, Briam, Jhon, Diana, pilar negara, dan guild The Sky God dibuat sangat kewalahan melawan para Beast yang sangat kuat itu.


Diana pun dibuat terluka parah di lengannya karena terkena tombak es dari Naga Es yang mengamuk.


"Mundur!" teriak Andi.


Booommmm...


Tiba tiba tembok raksasa yang sangat tebal muncul mengelilingi lokasi terjadinya portal break.


"Mau kabur? hahahaha....dasar manusia rendahan! menjijikkan!" teriak Poseidon.


"Kenapa anda melakukan ini tuan Poseidon? apa kami melakukan kesalahan?" tanya Andi.


"Bukan kalian! tapi Ashura! dia telah membunuh salah satu Dewa yang memiliki kekuasaan besar di pemerintahan pusat! Ashura Neilson Nara! Dewa bejat yang telah membuat seluruh alam semesta terganggu!" teriak Poseidon penuh kebencian.


"Bunuh mereka semua!!!" teriak Poseidon.


Woshhh..


Booommm..


Boommm..


Peperangan kembali pecah, para hunter berusaha keras supaya pasukan Poseidon ini tidak membunuh masyarakat sekitar yang belum seluruhnya di evakuasi.


Ledakan demi ledakan terus terjadi, para hunter dibuat terdesak karena besar dan banyaknya pasukan Poseidon. Diana yang telah terluka di lengannya pun menjadi incaran para pasukan Poseidon.


Woshhh...


woshhh...


Woshhh..


Duarrrr...


"Arghhhhh..." teriak Jhon saat sebuah tombak cahaya menancap di perutnya ketika melindungi sang istri.


"Ayahhh!!!" teriak Diana histeris.


Jhon terduduk lemah dengan senyum lebar di wajahnya. Dia menatap Diana sangat dalam, Diana langsung memeluk Jhon dan mencoba memberikan pertolongan supaya nyawanya tertolong.


"Maafkan aku belum bisa menjagamu." ucap Jhon membelai pipi Diana.


"Enggak! jangan pergi!" teriak Diana histeris.


"Hahahaha....dasar manusia rendahan! mengorbankan nyawa demi seonggok sampah tak berguna! dasar rendahan! menjijikkan!" teriak Poseidon.


Booommmm.....


Woshhhhh....


Groahhhhhhhhhhh......


"Poseidon bajingannnnn!!!!!" teriak seseorang dengan aura kebencian yang sangat amat pekat yang bergabung dengan aura iblis yang kemurniannya melebihi Anubis.


'Tuan...' ucap Anubis melotot.


"Groahhhhhhh...." auman Drago yang sangat keras membuat para pasukan Poseidon melangkah mundur secara perlahan dengan wajah ketakutan.


"Dewa rendahan! kalian telah melenceng dari jalan yang sudah di tentukan!" ucap Drago dengan aura penguasa yang sangat mengerikan.


Woshh...


Boommm...

__ADS_1


Bima yang sudah diliputi dendam langsung melesat menyerang Poseidon dengan dukungan Drago yang menjadi tunggangannya.


Woshhh..


Arie, Riski, dan Julian pun datang, Arie dan Riski langsung melesat menyerang para pasukan Poseidon dengan beringas. Sedangkan Julian menghampiri tubuh Jhon dan meminumkan sebuah potion kelas Dewa.


"Tunggu efeknya." ucap Julian dingin lalu melesat ikut menyerang para Beast spiritual yang sudah pecah dari barisannya.


Duarrrr...


Sebuah ledakan super dahsyat yang berasal dari serangan Bima membuat bumi bergetar hebat.


"Hahaha...serangan rendahan!" teriak Poseidon dengan sombongnya karena bisa lolos dari serangan maut Bima.


Namun yang tidak dia ketahui adalah Kong yang tiba tiba muncul di belakangnya dengan mode Berserker sudah siap untuk membunuhnya.


Buaghhhh....


Woshhh...


duarrrr...


Poseidon terpental menabrak dinding benteng dengan lengan kiri yang sudah putus karena kerasnya pukulan tongkat sakti milik Kong.


Groahhhhhhh....


Woshhhh..


Aura milik Kong langsung membuat para Beast Spiritual menjadi kaku tidak bisa bergerak sedikitpun.


"Sial!" teriak Poseidon marah.


Tangan Poseidon mengarah ke langit, dia merapalkan mantra yang tidak Bima ketahui.


Boommm...


"Papah!!!" teriak David yang berada di dalam dekapan Poseidon.


Ternyata Poseidon merapalkan mantra untuk mengambil David dari penjara gunung Olympia. Poseidon menyeringai lalu mencekik David dengan kuat dan dia angkat tubuh bocah itu.


"Lihat! anakmu sudah ada di cengkraman ku! hahahaha.....serahkan dirimu atau anak ini mati!" teriak Poseidon penuh kemenangan.


Bima yang tak mau anaknya kenapa kenapa langsung turun dari kepala Drago dan duduk bersimpuh dengan tubuh terjerat rantai emas.


"Aku menyerah!" ucap Bima.


[Bos!]


"Boss!" teriak Kong kaget.


"Tuan! aku bisa membunuhnya saat ini juga!" teriak Drago.


"Hahahaha...." Poseidon tertawa puas.


Dia berjalan ke depan sekaligus meregenerasi tubuhnya. Setelah tangannya kembali sempurna, dia langsung memanggil sang kakak yaitu Zeus untuk datang.


Woshhhhh...


Boommm...


Seorang pria dengan jenggot putih dan berpakaian serba putih datang dengan aura yang sangat kuat. Hal ini membuat Arie, Riski, dan Julian melompat ke tempat Diana dan yang lain berdiri.


"Sial!" gumam Julian sedikit takut.


"Hahahaha...adikku! kau memang hebat! hahahaha...curut penghalang kesenangan kita ini ternyata mudah menyerah ya!" ucap Zeus tertawa keras.


"Kau terlalu meremehkan ku!" teriak Poseidon menyeringai.


"Lepaskan anakku!" teriak Bima.


"Lepaskan? hahahaha....." teriak Zeus.


Jlebbbb....


"Papaa..." teriak David saat pedang menusuk perutnya.


"David!!!!" teriak Bima histeris.


Woshhhhh....


Bughhhh...


"Ucapkan kata kata terakhimu sialan!" teriak Zeus menyeringai penuh kemenangan.


"Papa..." ucap David lirih dengan air mata mengalir deras.


"Maafkan papa nak!" ucap Bima menangis histeris.


"Papa tidak salah, David yang lemah pah. Mereka memang dewa, tapi hatinya iblis, David minta supaya papah membalaskan apa yang sudah David dapatkan. David sayang papah dan mamah." ucap David membelai pipi Bima lalu menghembuskan nafas terakhirnya di hadapan Bima.


"Hiks...David! Arghhhhhhhhhh.....bangkitlah!!!!!!!" teriak Bima keras.


Gluduk...gluduk....


Jederrrr....


Woshhhhhh....

__ADS_1


Langit yang sebelumnya biru cerah, kini berubah menjadi merah darah dengan aura iblis yang menyebar ke seluruh alam semesta.


"Sayang! jangan lakukan!" teriak Silvia berlari ingin memeluk Bima.


Buaghhh....


"Jangan mendekat!!!!" teriak sosok pria tampan dengan aura super dahsyat yang keluar dari tubuh Bima.


"Dia akan di segel ribuan tahun!" teriak Silvia.


"Diam!!!!!" teriak pria itu yang ternyata adalah sistem.


"Kau tak berhak atas hidupnya setelah menyakitinya!" teriak sistem penuh amarah.


"Jaga ucapanmu!" teriak Silvia tak terima.


"Apa?! derajatku jauh lebih tinggi darimu yang hanyalah seorang pamomong! aku adalah pendamping yang melekat pada jiwanya sampai kapanpun! di pemerintahan juga aku jauh memiliki jabatan yang lebih tinggi darimu!" teriak sistem penuh kebencian.


"Diam!" teriak Drago marah.


"Kalian telah membangkitkan iblis yang sudah aku pendam selama miliaran tahun!" ucap Bima dengan wujud iblis murni yang membuat Poseidon dan Zeus ketakutan.



"Kalian mau melihat kekejamanku kan? hahahahahaha...." ucap Bima tertawa.


"Bahkan Budha pun akan aku bunuh jika berani menghalangkiku!" teriak Bima lalu melesat menyerang kakak beradik itu dengan sangat bringas.


Bboommm..


Booommm..


Bima benar-benar menyiksa keduanya dengan cara di serang bertubi-tubi tanpa ada jeda sama sekali. Zeus dan Poseidon pun tidak bisa melakukan apa apa selain menunggu ajalnya.


Booommmm...


booommmm...


duarrrrr....


Saat tubuh keduanya terlempar jauh, barulah mereka memanfaatkan waktu singkat itu dengan membuka portal ke gunung Olympia.


Woshhh...


Seketika tubuh keduanya menghilang dari hadapan Bima dan hanya menyisakan pasukan Beast spiritual yang bergetar ketakutan melihat Bima.


"Arghhhhhh! Bajingannnnn! akan aku bunuh kalian semua!!!!" teriak Bima langsung melesat menembus awan.


Woshhhhh...


Hades yang datang memenuhi panggilan Sistem bersama Lexsus dibuat kebingungan dengan situasi saat ini.


"Dimana tuan besar?!" tanya Hades.


"Ke khayangan! ayo cepat!" jawab Sistem langsung melesat menyusul Bima diikuti Hades, Lexsus, Kong, dan Drago.


Julian yang pertama kalinya melihat kemarahan Bima dibuat ketakutan.


"Sial! dia sangat mengerikan!" gumam Julian merinding.


"David gimana ini jul?" tanya Riski yang sangat sedih melihat jasad David yang perutnya tertancap pedang.


"Sayang sekali, bakat luar biasa sepertinya harus gugur demi kesenangan para dewa. Hubungi kak Zoya sekarang juga." ucap Julian menutup jasad David dengan kain putih.


"Baiklah." jawab Riski menghela nafas berat.


"Om Jhon bagaimana?" tanya Arie pada Jhon yang sudah sadar.


"Sudah sudah, aku baik baik saja." jawab Jhon.


"Syukurlah om." ucap Arie lega.


Woshhhh...


Tiba tiba sebuah portal muncul di sana dan keluarlah Zoya, Aurora, Lidia, dan Indah.


"David!!!" teriak Zoya langsung berlari memeluk tubuh David yang terbujur kaku.


"Astaga..." ucap Lidia menutup mulutnya karena tidak menyangka dengan takdir David.


"Dimana kak Bima?" tanya Indah memeluk Julian.


"Dia menembus langit, entah apa yang sedang dia lakukan." jawab Julian.


"Lihat!" seru Arie menunjuk langit yang menunjukkan bayangan sosok iblis yang sedang membantai banyak manusia dengan sadis.


Menebas, menusuk, membelah, semua iblis itu lakukan seperti meluapkan dendam, amarah, dan kebencian pada mereka.


"Bunda! ikut via!" seru Silvia langsung membuka portal.


Aurora dan Silvia langsung memasuki portal meninggalkan mereka semua.


"Loh! para Beast kemana cok?" teriak Riski kaget melihat para Beast yang telah hilang.


"Biarin lah ris." jawab Julian.


Mereka terus melihat bayangan yang terlihat di langit, takut, mual, dan sebagainya mereka alami. Kejadian ini terjadi di seluruh alam semesta, semua makhluk hidup melihat dengan jelas pembantaian ini.

__ADS_1


Bersambung....


__ADS_2