
Keesokan harinya, Bima pergi ke basecamp untuk memberikan oleh-oleh yang dia beli kemarin.
"Wuihhh! cookkk! jersey City original!" ucap Riski sangat bahagia.
"Lancar di sana?" tanya Diana.
"Lancar, walaupun portalnya di luar ekspetasi, tapi tetap lancar kok bun." jawab Bima.
"Syukur deh." ucap Diana lega.
"Dah aku balik dulu, mau latihan." ucap Bima.
"Tumben mau latihan." ucap Rizal.
"Kaku banget aku kemarin." jawab Bima.
"Itu dua orang kemarin siapa bim?" tanya Kevin.
"Adik sama saudara satu clan ku." jawab Bima.
"Clan Nara masih ada tiga orang dong?" tanya Julian.
"Iya, sisa itu doang." jawab Bima.
"Pantes kemarin pada pake patung legendaris." ucap Julian.
"Dah ya, balik dulu." ucap Bima beranjak pergi.
Bima pun pergi dari basecamp, dia pulang ke rumah untuk memulai rutinitas latihannya yang sudah lama berhenti.
[Latihan reflek dulu bos, reflekmu busuk kemarin]
'Iya, aku sadar.' jawab Bima.
Bima, Albert, dan Tigers pun memulai latihan yang sangat keras demi mendapatkan hasil yang maksimal. Berbulan-bulan mereka mereka berlatih, mengevaluasi gerakan satu sama lain, melatih skill, fisik, dan reflek.
Bima tak hanya berlatih di luar, tapi dia juga berlatih di alam jiwa, siang dia berlatih bersama dua saudaranya, malam dia bukan beristirahat tapi lanjut berlatih di alam Surgawi.
Hingga akhirnya genap di bulan ke 7 mereka menyudahi latihan kerasnya karena merasa sudah mendapatkan sesuatu yang mereka idam idamkan. Albert yang berhasil membangkitkan RinneSharingan, Tiger yang berhasil membangkitkan mata Rinnegan, dan Bima yang berhasil membangkitkan God Of Susano'o yang sama seperti milik Adrian.
[Bos, kau terlalu keras, beristirahat lah]
"Sebelum aku menemukan titik primaku dulu, aku tak akan berhenti." ucap Bima yang sedang berlatih mati matian di alam Surgawi.
[Ayolah bos! tubuhmu sudah melampaui batas! kau bisa drop!]
"Berhenti sejenak tidak ada ruginya bos." ucap Zhong.
"Ya! aku setuju! istirahat tidak merugikanmu." ucap Kong.
"Baiklah! cerewet sekali!" ucap Bima kesal.
Bima duduk di bawah pohon, memakan makanan yang dia beli dari toko sistem.
"Bob, cek status." ucap Bima.
[Status
Nama: Abimanyu Abraham (Ashura Neilson Nara)
Usia: 29 Tahun
Title: Pemilik Sistem, Kaisar Neraka
Job: All Mastered
Kultivasi: Kaisar Alam Semesta
Level Hunter: Max (Bebas memakai kelas apapun)
STR: ∞
AGI: ∞
DEF: ∞
VIT: ∞
Elemen: Api, Air, Angin, Tanah, Petir, Kayu, Cahaya, Kegelapan
Teknik:
-Karate
-Taekwondo
-Void Sword
-Dual Sword
Skill:
-Giant Wood Man
-Spesial Giant Wood Man
-Destroyer Giant
-Susano'o
-Perfect Susano'o
-Special Susano'o
-Ashura Susano'o
-Indra Susano'o
Beast Spirit:
-Naga Penguasa Elemen
Titan:
__ADS_1
-Lexsus
Mode:
-Mode Chakra (Energi)
-Mode Six Path
-Mode Abyss
Roh Spiritual:-
Total persentase kekuatan: 5000%
Kekayaan: Rp 1.000.000 triliun
Inventori:
-Pedang Kaisar Neraka
-Pedang Raja Surgawi
-Trisula Naga Azure
\=>Shop
\=>Gacha]
"Kapan kita bebas bos?" tanya Kong bosan.
"Entah." jawab Bima.
"Ayolah! aku mau memamerkan jurus baruku!" ucap Kong merengek.
"Bagaimana? coba aku mau lihat." tanya Zhong penasaran.
"Ini jurus rahasia, nanti aku ajari, kita bisa combo saat bertarung nanti!" jawab Kong.
"Tiga! tiga combo!" teriak Grock heboh.
"Ya! combo tiga serangkai!" ucap Zhong.
"Tiga hewan bodoh itu baru cocok." ucap Dexter mengejek.
"Woy! jangan asal bicara ya kau kelinci!" teriak Kong tak terima.
"Kelinci percobaan! mau kami gulai?!" ucap Zhong.
"Pakai nasi hangat sama kerupuk mantap tuh!" ucap Grock.
"Aku tak ikut ikut ya." ucap Bao.
"Kau teman kami!" ucap Zhong di ikuti anggukan Kong dan Grock.
"Binatang-binatang ini sangat konyol! telingaku panas sialan!" gumam Bima kesal.
"Kapan kau bebaskan kami bos?! lihat di ruang hampamu! biji biji sapi itu sudah memberontak!" ucap Kong.
"Belum saatnya bodoh! tunggu saja waktunya! cerewet sekali!" ucap Bima kesal.
Bima yang sudah muak di tanyai terus menerus oleh mereka pun memilih keluar dari sana untuk mengistirahatkan tubuhnya.
Baru saja memejamkan mata, tiba tiba pintu kamarnya di dobrak oleh Albert.
"Kak!!!!!! Naga Penguasa Langit ke 7 mengamukkk!!!!" teriak Albert heboh.
'Dia jelek sekali kalau heboh.' ucap Kong.
'Ya, mukanya seperti pantat bekantan.' ucap Zhong.
Bima yang mendengar teriakan Albert langsung melotot dan dengan cepat berganti pakaian.
"Ayo berangkat!" ucap Bima cepat.
Mereka berangkat ke lokasi membawa beberapa pasukan untuk membantu para hunter mengevakuasi warga.
Terlihat di lokasi para pilar negara, hunter kelas atas, Kevin dan kawan-kawan termasuk Zoya sedang berusaha melawan Naga penguasa langit ke 7 berwarna hitam dengan seorang wanita bertopeng di atas kepalanya.
Terlihat juga para hunter kelas menengah kebawah berusaha dengan keras mengevakuasi warga yang terdampak kejadian tiba tiba ini.
(Ilustrasi Drago/Naga Penguasa Langit ke 7)
Terlihat Kevin berusaha keras meredam setiap serangan yang Drago lancarkan, dia tak mau ada korban jiwa di bencana ini.
Boomm....
"Groahhhhhhh....." auman yang menggetarkan jiwa semua orang karena ketakutan yang sangat besar.
"Kuat gak vin?" tanya Julian dengan tubuh gemetaran karena rasa ketakutan yang tak pernah dia rasakan seumur hidup.
"Gak bisa jul! terlalu kuat anjink!" jawab Kevin yang suah kehabisan banyak energi.
"Sorry gak bisa bantu, gak bisa kendalikan tubuh!" ucap Julian.
"Kita fokus evakuasi sama cegah monster monster kecilnya bunuh orang! gak bisa kita tandingi Naga itu!" ucap Kevin.
"Baik!" jawab semua hunter dan pilar negara.
Mereka berpencar menghiraukan sang Naga yang terus mengaum penuh amarah dan dendam.
"Bantu evakuasi warga!" teriak seseorang dengan suara sangat keras.
Woshhh...
Woshhh...
Woshhh...
Ratusan orang dengan jubah hitam terbang membantu para hunter mengevakuasi warga sekitar dan menahan para monster supaya tidak memakan korban jiwa.
Boommm..
__ADS_1
Boommm...
Boommm...
Tiga orang dengan jubah hitam bertuliskan guild The Beast mendarat tepat di depan Drago berjarak 100 meter.
"Siapa kau tikus kecil!" ucap Drago dengan suara berat yang pernah Bima dengar dulu.
[Oooo, jadi dia yang menawarkan bantuan waktu itu bos!]
'Sialan!' ucap Bima.
"Kalian habiskan monster monsternya! cepat!" ucap Bima.
Woshhhhh...
Albert dan Tigers langsung melesat mengeluarkan Susano'o nya membunuh para monster yang berkeliaran.
"Kau lupa denganku?" tanya Bima membuka topengnya yang membuat publik kaget bukan main.
Woshhhhhh....
Aura penguasa jagat raya langsung menyebar luas menimbulkan luka serius pada setiap monster.
"Cih! ternyata kau! kalahkan aku jika kau mau aku bergabung!" ucap Drago dengan tatapan penuh kebencian.
"Sudah kak!" teriak Albert di barengi siluet putih bertandakan misi berhasil.
"Baiklah kalau itu maumu." ucap Bima langsung mengeluarkan God Of Susano'o.
Woshhhhh....
"Groahhhhhh..." Drago mengaum keras tanda pertarungan yang sebenarnya di mulai.
Duarrrrr.....
Pertarungan super dahsyat pun pecah, aura super mengerikan dari kedua makhluk itu berasa sedang di adu. Aura keegoisan, aura kebencian, aura dendam, aura kesepian, dan aura kehampaan menimbulkan siluet sedang bertarung hebat.
Publik di kagetkan dengan kemunculan legenda dari sebuah kekuatan yaitu Bima Abraham yang di anggap sudah mati. Dia muncul dengan patung legendaris yang super duper dahsyat kekuatannya.
Terbongkar sudah siapa bos besar dari Organisasi paling di takuti itu. Bima Abraham sang icon dari sebuah kekuatan lah bos sekaligus otak di balik pemberontakan yang di lakukan Billy.
Bammmm.....
God Of Susano'o terpaksa Bima tarik karena dia tak mau mengambil resiko besar.
"Mana kekuatanmu sialan! mana titlemu! sampah tetaplah sampah! lebih baik mati dari pada menanggung banyak hinaan!" teriak Drago dengan amarah menguasai otaknya.
"Kau mau lihat kekuatan?" tanya Bima dengan amarah yang terpancing.
[Dahlah! di kasih gampang malah milih bos terakhir!]
'Bodoh sekali cicak gosong itu.' ucap Kong di sambut anggukan Zhong.
Duarrrrrrr.....
Ledakan super duper dahsyat dari tubuh Bima membuat bumi bergetar hebat dan banyak bangunan roboh karena tak sanggup lagi.
Bima membuka 5000% segel kekuatannya, Bima menggunakan mode Six Path yang membuat penampilannya full putih dengan 6 gudodama berputar di punggungnya.
Aura yang sangat mengerikan membuat semua orang yang merasakan akan langsung terduduk lemas dengan tubuh bergetar. Itu yang di rasakan semua hunter yang menonton pertarungan kedua makhluk itu, bahkan Albert pun dibuat muntah darah karena tak sanggup menahan aura yang sangat mengerikan itu.
Bima menyeringai lalu melesat dengan kecepatan cahaya menyerang Drago. Drago dengan senyuman lebar menyambut serangan Bima, keduanya melakukan adu kekuatan yang sangat dahsyat.
Bumi di buat berguncang berkali kali akibat serangan keduanya yang beradu. Tidak ada Dewa maupun Dewi yang berani melerai keduanya, semuanya di buat ketakutan karena pertarungan aura yang mampu menghanguskan apapun yang mendekat.
Adu kekuatan yang berlangsung sangat lama itu membuat keduanya mulai kelelahan dan kehabisan energi. Bima terus tertawa keras merasakan rasa sakit yang telah lama tidak dia rasakan.
Lengan kiri yang hampir putus, dada yang tertusuk besi baja sepanjang 2 meter, dan kaki yang lemas karena tak sanggup menopang kekuatan super dahsyat nya.
Sedangkan Drago mendapatkan banyak sekali luka parah di sekujur tubuhnya, sayatan yang dalam, ekor yang hampir putus, setengah wajah yang berlumuran darah, dan yang paling parah adalah sepanjang punggungnya remuk.
[Tubuhmu drop bos! hentikan semua ini!]
'Bosss!!!' teriak Kong panik.
"Kau meminta kekuatanku?! maka makanlah ini sialan!!!!" teriak Bima membuat cakram api putih yang sangat besar dan kekuatannya yang tak bisa di kira kira.
Woshhhhhhh....
Duarrrrrrrrrrrrr.....
Ledakan super yang tak pernah di bayangkan pun terjadi, seluruh alam semesta berguncang hebat merasakan ledakan super ini.
Ratusan petir dari petir biasa sampai petir emas terus menerus menyambar, angin kencang berhembus tak seperti biasanya, gelombang lau yang mengamuk, dan rasa panas yang tiba tiba muncul membuat semua orang merinding ketakutan.
5 menit berlalu, akhirnya debu yang menutupi area pertempuran menghilang, terlihatlah Bima yang sedang menyender di pundak kanan sosok wanita super cantik dengan air mata mengalir deras.
"Jadilah istriku." ucap Bima lirih sebelum terjatuh dengan luka sangat parah.
[Sialan! bos bodoh!!!!]
'Ada apa ini hoeyyyy!' teriak Kong panik karena seketika pandangannya menjadi hitam.
'Mati lampu!!! tolong!!!' teriak Zhong panik.
Kevin dan kawan-kawan langsung bergegas menghampiri tubuh Bima untuk melakukan pertolongan pertama.
"Bantu aku!" ucap Albert dengan cepat menyalurkan energi kehidupan pada tubuh Bima.
"Siapa yang punya alemen tanah?" tanya Tigers cepat.
"Jul! buat tandu berjalan! cepattt!" teriak Kevin.
Julian membuat batu melayang dari tanah tempat Bima tergeletak. Dia dan yang lainnya naik ke atas baru itu dan melesat menuju rumah sakit terdekat.
"Maafkan aku...." ucap wanita tadi yang ternyata adalah Linda dengan menangis sesenggukan memegangi kepala Bima.
"Cepetan jul anjink!" teriak Kevin.
"Ini udah pol su!" teriak Julian kesal.
3 menit perjalanan, akhirnya mereka sampai di rumah sakit dan tubuh Bima langsung di tangani oleh pihak rumah sakit.
__ADS_1
Bersambung.....