King Of Universe

King Of Universe
Bab 86


__ADS_3

Keesokan harinya, Bima memutuskan untuk mulai melatih mereka dengan keras. Memaksimalkan semua potensi yang ada di tubuh mereka.


Tidak hanya fokus pada ketiga temannya, Bima juga melatih dirinya sendiri. Pagi sampai sore melatih ketiga temannya, malam sampai pagi Bima berlatih sangat keras di alam Surgawi.


Dua bulan penuh Bima melatih ketiga temannya tanpa mengambil misi, Bima tidak melatih mereka di halaman belakang, tapi di sebuah dimensi khusus yang jarak waktunya adalah 7 hari di dalam dimensi sama dengan satu hari di luar.


Dalam dua bulan saja, mereka bertiga sudah ada di puncak kekuatannya, 3x lipat lebih kuat dari kelas Kaisar Alam Semesta biasa. Mode Bankai mereka bahkan bisa dengan mudah membunuh seekor Beast Spiritual kelas Dewa.


Ketiganya juga Bima latih membunuh dengan brutal dan sangat sadis. Bima mendidik mereka bertiga menjadi sosok tanpa ampun dan tidak berperasaan terhadap musuh, tapi bersikap lembut dan dewasa jika bersama keluarganya.


Kini mereka sudah bebas mengambil misi kapan pun mereka mau, Bima juga sudah membooking beberapa portal kelas Dewa sebagai akhir dari pelatihan mereka.


Malam hari sebelum mereka melakukan pembersihan 10 portal kelas Dewa, Bima mengajak mereka untuk BBQ an di halaman belakang sebagai perayaan hari special ini.


Mereka memanggil beberapa orang seperti orang tua Arie serta saudaranya, Berliana, Diana, Jhon, Bram, Bian serta kedua adiknya, Brian serta sang istri, Albert, dan Tigers beserta keluarga.


"Tiga hari ya, batas waktu maksimal!" ucap Bima pada Arie, Riski dan Julian di gazebo mengenai 10 portal yang sudah dia pesan.


"Berapa portal si? di kelas apa?" tanya Julian.


"10 portal kelas Dewa." jawab Bima.


"Dua hari selesai itu kaka." ucap Arie.


"Hooh, dua hari selesai itu bim." tambah Riski.


"Sehari 5 ya berarti." ucap Bima memastikan.


"Iyalah, biar imbang." jawab Riski.


"Ya udah, besok kita gas 5 portal langsung." ucap Bima.


"Mau coba gila gak?" tanya Julian memiliki ide gila.


"Apa?" tanya Riski penasaran.


"Sehari selesai, gimana?" jawab Julian.


"Heeee...boleh juga itu." ucap Arie.


"Gimana bim? boleh boleh tu." tanya Riski.


"Coba ya, kalau bisa juga keknya keren." jawab Bima mengangguk cepat.


"Gass!" ucap Riski semangat.


"Kita buat sejarah hahahaha..." ucap Julian tak sabar.


Malam itu mereka bersenang-senang, memuntahkan semua rasa stress yang sudah menumpuk di dalam otaknya. Berliana dan Diana juga berbincang-bincang banyak dengan Indah mengenai kehamilannya.


Albert dan Tigers juga ngobrol banyak bersama Bima dan Riski, mereka juga di kenalkan pada Arie yang sangat malu malu.


Tengah malam akhirnya acara selesai dengan hati yang bahagia, mereka memutuskan untuk menginap di sana dan pulang keesokan harinya.


Keesokan harinya, pagi pagi buta Bima, Riski, Julian, dan Arie berangkat ke Asosiasi untuk langsung mengambil misi yang sudah Bima pesan beberapa hari yang lalu.


"Brrrr! dingin banget anjink!" ucap Riski menggigil.


"Dinginlah! jam 4 anjink!" ucap Bima.

__ADS_1


"Buruan bim!" ucap Riski.


Bima langsung memasuki gedung Asosiasi yang terlihat sepi namun lampu di dalam gedung masih menyala terang.


"Misi, bisa aku ambil misi yang tiga hari lalu aku pesan?" tanya Bima pada resepsionis yang sedang sibuk bermain komputer.


"Seluruhnya atau setengah?" tanya resepsionis itu.


"Semua saja." jawab Bima.


Kemudian resepsionis itu langsung pergi menyiapkan berkas berkas mengenai 10 portal yang sudah Bima pesan. 10 menit kemudian resepsionis itu kembali dengan 10 map di tangannya.


"Batas pengumpulan 1 minggu ya." ucap resepsionis.


"Nanti malam juga sudah selesai, kalau begitu aku pamit ya." ucap Bima lalu berlalu pergi.


"Kita tunggu saja, mana mungkin 10 portal kelas Dewa bisa selesai sehari! tuan Andi pun mustahil!" gumam resepsionis sembari menatap punggung Bima yang semakin menjauh.


Bima berjalan menghampiri ketiga temannya yang duduk melingkar dengan api dari tangan Julian menyala di tengah.


"Ayo cok!" ajak Bima terus berjalan.


"Gass!" ucap Riski.


Mereka pun berangkat ke lokasi pertama, di portal pertama ini mereka tidak menemukan kesulitan apapun dan hanya membutuhkan waktu 1 jam lebih dikit utuk menyelesaikan nya.


Portal kedua sampai ke empat juga sama, namun di portal kelima ini, energi mereka benar-benar di kuras. Yang menghuni portal ke lima ini adalah ribuan monster kelas Dewa Neraka, bukan kelas Dewa Monster atau Dewa Iblis.


"Cover!" teriak Julian bergerak dengan sebuah bola energi besar di tangannya.


Woshhh...


Bomm..


Duarrrrrr....


Cover dari Riski dan Arie pun berhasil mengamankan jalan Julian, sampai akhirnya Julian melompat tinggi dan melemparkan bola energi yang menimbulkan ledakan dahsyat.


"Woooo!!!" teriak Riski heboh ketika melihat hampir setengah monster di sana habis mati.


Bima tersenyum bangga lalu mengaktifkan Perfect Susano'o yang membuat Arie melongo melihat ukuran dan aura yang di keluarkan oleh Bima.


"Bantai bim!!!" teriak Julian semangat.


Boomm..


Boomm..


Duarrrr....


Hanya dalam waktu 10 menit saja, Bima berhasil membasmi seluruh monster yang tersisa tanpa ada kesulitan sama sekali.


"Hahhhhhh!" teriak Bima lega.


"Istirahat dulu!" ucap Julian terkapar dengan nafas ngos-ngosan.


"Anjink! salah pilih kita cok! harusnya ini yang pertama!" ucap Riski ngos-ngosan.


"Kaka Riski yang memutuskan, kenapa bawa nama saya!" ucap Arie kesal.

__ADS_1


"Iyakah? aku lupa." tanya Riski.


"Terserah kaka saja!" jawab Arie malas.


30 menit mereka beristirahat memulihkan seluruh tenaga dan energinya, setelah puas beristirahat, mereka keluar portal dan meminta cap tuntas pada tentara yang menjaga area sana.


Setelah itu mereka lanjut ke portal selanjutnya, yaitu portal ke enam di hari minggu yang cerah ini. Di portal ke enam sampai sepuluh mereka benar-benar tidak menemukan kesulitan sama sekali.


Sangat mudah, satu satunya kendala mereka adalah kurang fokus karena belum makan siang. Setelah kesepuluh portal yang Bima pesan selesai, mereka pun memutuskan untuk istirahat di warung makan pecel lele pinggir jalan.


Karena hari sudah larut malam dan tidak ada restoran yang buka.


"Anjink! langsung gak enak badan aku cok!" ucap Riski merasa meriang dan pilek.


"Besok puas puasin istirahat lah." jawab Bima sambil memakan makanannya.


"Iya e! langsung meriang saya ini." ucap Arie memijat pundaknya.


"Kalian duluan aja, biar aku sendiri yang serahin misinya." ucap Bima.


"Yakin kau?" tanya Julian tidak enak.


"Santai, dah biasa aku keluyuran malem malem gini." jawab Bima.


"Ya udah deh kalau gitu." ucap Julian setuju.


Selesai makan, Riski, Julian dan Arie langsung pulang ke basecamp, sedangkan Bima lanjut ke Asosiasi untuk mengumpulkan berkas penyelesaian misinya.


"Aku mau mengumpulkan misi." ucap Bima pada resepsionis yang sama seperti pagi tadi.


"Hah?!" seru resepsionis kaget.


Bima memberikan 10 map yang sudah lengkap dengan cap tuntas dari tentara yang berjaga. Bima juga menjual semua inti core dan mayat monster pada Asosiasi.


Malam itu semua pekerja di Asosiasi dibuat sibuk menghitung jumlah inti core dan mayat monster. Sedangkan Bima duduk menunggu di lobby sambil merokok santai.


"M-maaf, penghitungan baru di selesaikan esok hari, tuan bisa pulang terlebih dahulu." ucap seorang pelayan wanita.


"Ohh, baiklah, hubungi aku saja besok." jawab Bima santai.


"B-baik tuan, oh iya, atas nama guild apa?" tanya pelayan.


"The Devil's Crew." jawab Bima lalu berjalan pergi.


Bima memasuki mobilnya dan tancap gas kembali ke basecamp yang sudah di tunggu yang lainnya dengan perasaan khawatir.


"Haihhh....capek." gumam Bima merasakan pegal di seluruh tubuhnya.


"Astaga nak, kenapa sampai larut malam?" ucap Aurora sangat khawatir.


"Biar sekalian bunda." jawab Bima menggaruk tengkuknya.


"Kamu sudah makan?" tanya Diana.


"Udah tadi sama yang lain, Bima mau langsung ke kamar aja. Besok masih harus ke Asosiasi lagi soalnya." jawab Bima.


"Sudah sudah, sana istirahat, jangan tidur kemaleman." ucap Aurora.


Bima menganggukkan kepala dan berlalu pergi ke kamarnya, sesampainya di kamar, Bima langsung pergi mandi. Selesai mandi Bima langsung tidur pulas.

__ADS_1


Bersambung....


__ADS_2