Legenda Li Yuan

Legenda Li Yuan
Kemarahan Kaisar Langit


__ADS_3

Keesokan paginya pihak dari Klan Li sudah tiba di bangunan mirip Istana Jenderal Wan Sui. Jejak pertarungan yang ditinggalkan baru saja selesai dibersihkan oleh para prajurit dan pelayan.


"Apakah kita datang terlalu awal?"ucap Li Ching kepada Li Dan.


"Hahaha.. Sepertinya demikian. Tetapi ada baiknya jika kita bisa melihat bekas pertempuran, anak-anak kita sudah mulai dewasa sekarang. Pencapaian Klan Li benar-benar milik mereka" ucap Li Dan sambil menepuk bahu Li Ching.


"Kamu benar, mereka adalah generasi muda terbaik keluarga kita" sahut Li Ching dengan tersenyum bahagia.


Kedatangan orang-orang Klan Li sudah diinformasikan oleh Li Tong sebelumnya. Mereka memasuki bekas tempat tinggal Jenderal Wan Sui dengan lancar, bahkan seluruh penjaga menaruh rasa hormat kepada orang-orang yang berasal dari Klan Li.


Fan Chi juga ikut hadir bersama rombongan Klan Li, ia mengkhawatirkan Li Tong setelah mendengar kabar tentang penaklukan Jenderal Langit Kota Qinghai. Tetapi setelah ia melihat kondisi yang sebenarnya, perasaannya mengalami perubahan. Fan Chi kini merasakan kebahagiaan, ia dan Li Tong adalah pasangan kekasih yang baru saja direstui oleh keluarga Li Tong.


"Ayah, paman.. Kalian sudah tiba" ucap Li Yuan dengan senyum cerah saat menyambut kedatangan keluarganya.


"Bagaimana ceritanya bisa seperti ini?" tanya Li Dan dengan terburu-buru.


Ada pancaran kebahagiaan di wajah Patriark Li Dan saat menatap putranya. Ia benar-benar tidak menduga jika Li Yuan berani menyinggung Kaisar Langit.


"Dulu prestasi leluhur Klan Li adalah menjadi Jenderal Langit. Kini prestasi tersebut hampir terlampaui" ucap Tetua Li Tianshu dengan senang.


"Semuanya ini terjadi secara kebetulan dan tidak direncanakan, mereka mencari gara-gara dengan cara ingin membunuhku. Selebihnya aku dan Li Tong membereskan hingga ke akarnya" ujar Li Yuan merespon pertanyaan ayahnya.


"Aku juga akan meningkatkan pengaruh Klan Li tidak hanya di Provinsi Naga Biru, lusa aku akan pergi bersama Tetua Li Tianshu menuju Ibukota Rajawali Emas" ucap Li Yuan menyampaikan rencananya.


"Benarkah?" tanya Li Tianshu dengan ekspresi senang.

__ADS_1


"Betul Tetua, namun sepertinya di sana akan banyak masalah yang perlu diselesaikan. Setidaknya bawalah beberapa keluarga lainnya untuk menghilangkan kejenuhan Tetua" ujar Li Yuan dengan sopan.


"Ya.. Ya.. Kamu tenang saja" jawab Tetua Li Tianshu tampak sedang berpikir.


Tidak beberapa lama kemudian Gubernur Provinsi tiba, pada kesempatan ini Fang Yin juga datang. Setelah mendengar berita dari ayahnya, ia sangat terkejut. Li Yuan tidak menceritakan rencana besarnya ini kepada dirinya, membuatnya sedikit cemberut.


"Selamat datang tuan Fang" ucap orang-orang Klan Li.


"Tidak perlu sungkan, sebentar lagi kita akan menjadi keluarga" jawab Fang Jin sambil tersenyum lebar.


Wajah Fang Yin tampak memerah, sedangkan ekspresi Li Yuan sedikit tegang.


"Iya benar, lihatlah anak-anak kita sudah sangat luar biasa" ucap Li Dan tanpa sungkan lagi.


"Tuan Fang, ada yang ingin aku bicarakan kepadamu" ucap Li Yuan dengan tenang.


Saat berikutnya, Li Yuan dan tokoh-tokoh Klan Li menuju sebuah ruangan untuk berbicara. Sedangkan Fang Yin dan Fan Chi tidak ikut serta, ia ditemani Li Baojia berkeliling di tempat yang sangat luas ini.


Di sebuah ruangan, Li Yuan dan ayahnya tengah berbisik dengan ekspresi serius. Mereka berdua membicarakan sesuatu hal yang akan disampaikan kepada Gubernur Provinsi. Tetua Li Tianshu juga tampak menimpali, lalu mengangguk beberapa kali.


"Tuan Fang, izinkan aku berbicara mewakili Klan Li untuk menunjuk paman Li Ching sebagai penanggung jawab tempat ini. Asosiasi Sumber Kehidupan akan mengatur ribuan tentara serta akomodasinya sebagai pelindung Provinsi Naga Biru. Mereka tetap berada di bawah pengawasan anda sebagai penguasa wilayah, secara sederhana bisa diartikan jika Paman Li Ching adalah Kepala Keamanan Provinsi Naga Biru" ucap Li Yuan dengan mantap.


"Jika itu masalahnya aku tentu saja setuju, selama otori keamanan wilayah Naga Biru dimiliki oleh orang-orang kita, maka aku akan mendukungnya" jawab Fang Jing dengan mata berbinar.


Sebagai Gubernur Provinsi Naga Biru, ia tidak menduga jika Li Yuan sudah berpikir sangat jauh. Hal ini tentu saja sangat menguntungkan Provinsi Naga Biru, dengan dukungan pasukan yang dikuasai secara mutlak maka secara tidak langsung akan mengubah peta kekuatan wilayah Kekaisaran Langit.

__ADS_1


"Adapun tentang kematian Jenderal Wan Sui aku akan bertanggung jawab, aku juga sudah menyampaikan kepada pesan kepada Kaisar Langit" ucap Li Yuan dengan mantap tanpa ragu sedikitpun.


"Baiklah jika begitu, akupun tidak akan tinggal diam jika orang dari Istana Langit membuat kebijakan sepihak lagi" ucap Fang Jin dengan senang.


Sementara Li Ching tidak bisa berkata apa-apa, dengan pengukuhannya sebagai kepala keamanan Provinsi Naga Biru secara otomatis ia adalah pengganti Jenderal Wan Sui. Dalam waktu singkat ia harus mengkonsolidasikan seluruh kekuatan di bawah Asosiasi Sumber Kehidupan, Asosiasi yang memang khusus didirikan oleh Li Dan.


Dengan dukungan Gubernur Provinsi serta Klan Li dan Sekte Laohu, sudah cukup bagi ayah Li Tong untuk menunjukkan kinerja terbaiknya di masa mendatang.


Setelah mengatakan hal yang perlu ia sampaikan, Li Yuan mohon pamit undur diri. Ia dan Li Tong tidak mau ikut campur urusan teknis. Mereka berdua jelas lebih memilih memanfaatkan waktu bersama teman wanitanya.


Sementara itu, di Kota Jincheng telah terjadi kehebohan yang sangat luar biasa. Peti mati yang membawa jenazah Wang Sui telah tiba. Orang-orang yang mengenal Wan Sui sangat geram dibuatnya, kematian Wan Sui adalah pukulan telak bagi Kaisar Tang Shiji.


"Kurang ajar, siapa yang berani melakukan hal terkutuk seperti ini" ucap Yang Shiji sambil meraung marah.


Walau bagaimanapun ia adalah yang memberi penugasan kepada Wan Sui untuk menjadi Jenderal Langit Provinsi Naga Biru.


"Lapor Kaisar, pelakunya adalah Pendekar Pedang Tiga Elemen" jawab seorang komandan pasukan.


"Apa? Dia lagi??" bola mata Tang Shiji melotot keluar, ia benar-benar sangat marah setelah mendengar ucapan dari komandan pasukan.


"Bahkan ia berpesan, jika Istana Langit masih menunjuk orang selain dari Provinsi Naga Biru untuk ditugaskan menjadi Jenderal Langit, maka ia akan mengobrak-abrik Ibukota Kekaisaran" ungkap Kepala Pasukan tersebut dengan hati-hati.


Setelah mendengar ancaman dari Pendekar Pedang Tiga Elemen, membuat Kaisar Tang Shiji semakin murka.


"Aku tidak peduli dengan ancaman murahan seperti itu, ini adalah kedua kalinya orang-orang ku tewas di sana. Segera kirimkan pendekar ahli dari pasukan bayangan" ucap Kaisar Tang Shiji memberi perintah.

__ADS_1


"Baik yang mulia" jawab kepala pasukan tersebut dengan patuh.


Para pejabat Istana tidak ada yang berani menyela keputusan Kaisa Tang Shiji, kondisi seperti ini memang sangat wajar jika ia bertindak demikian. Kematian dua orang Jenderal Langit memang sudah mencoreng wajah Istana Langit, dalam alasan apapun sulit untuk ditoleransi.


__ADS_2