
"Apa yang kalian lakukan di sini" tanya seorang pekerja yang melihat kedatangan Li Yuan dan yang lainnya.
"Kami sedang jalan-jalan saja" jawab Li Yuan santai.
"Apakah kalian tidak tahu jika kawasan ini tertutup dari warga umum?" ucap pekerja tersebut lagi.
Pada saat ini beberapa orang pekerja tampak berhenti dari aktivitasnya.
"Tuan tolong kami" ucap seorang pekerja lain dengan tubuhnya yang berwarna kecoklatan.
Suaranya cukup kencang dan berhasil mendapatkan perhatian Li Yuan.
Li Yuan mengangkat kedua alisnya dengan tatapan bingung, lalu menatap pria yang baru saja berteriak.
Tanah dan keringat telah menyatu ke dalam tubuhnya, tampaknya sudah beberapa hari ia tidak membersihkan diri.
Pria yang sebelumnya menegur Li Yuan segera memberikan kode khusus untuk memanggil kelompoknya. Sementara beberapa orang pekerja mulai ketakutan dan memisahkan diri bersama orang yang berteriak meminta tolong.
Tidak lama kemudian ada belasan aura pendekar langit mendekat. Detik berikutnya gelombang panas mulai menaikkan suhu lingkungan dan membuat udara di sekitarnya menjadi panas.
Namun hal tersebut tidak berpengaruh sama sekali bagi Li Yuan, dengan karekteristik es dan angin ia menciptakan lapisan penghalang yang tak kasat mata.
Li Yuan mengerutkan dahinya, lalu melirik ke arah belasan pendekar langit yang datang secara bergerombol.
"Bunuh dia! Sisakan kedua wanita itu untukku" ucap seorang pria dengan tatapan membunuh.
Beberapa orang yang sudah siap, segera bergerak terlebih dahulu menyabetkan pedangnya ke arah Li Yuan.
"Braak"
Tubrukan sabetan pedang bertabrakan dengan energi perlindungan yang diciptakan oleh Li Yuan. Perisai perlindungan yang di buat Li Yuan tidak sedikitpun mengalami kerusakan.
"Sebaiknya kalian maju bersamaan, aku terlalu malas untuk menghadapi kalian" ucap Li Yuan sambil mencibir.
"Ciiih" ekspresi seorang dari pihak pendekar langit tampak mendengus sombong.
Namun pria tersebut sedikit bingung dengan lapisan pelindung yang menyelimuti tubuh Li Yuan.
__ADS_1
"Ayo kita serang bersama" ucap pendekar tersebut dengan keras.
Detik berikutnya sekelompok orang tersebut memasang kuda-kuda, sambil mengarahkan Qi yang sangat besar mereka memfokuskan sebuah serangan tunggal ke arah Li Yuan.
Pukulan Phoenix Api! ucap belasan orang Pendekar Langit tersebut bersamaan.
Sebuah gelombang panas tercipta sangat mengerikan, beberapa orang pekerja yang bersembunyi menjadi ketakutan.
'Booom"
Benturan energi yang sangat besar tercipta, ada gelombang kejut yang mereka rasakan di sekitar pusat serangan.
Ekspresi belasan pendekar langit tersebut terlihat buruk, tatapan yang dihantui rasa ketakutan menyelimuti wajah mereka.
"Ini tidak baik" ucap seorang diantara mereka.
Pria tersebut memandang ke arah Li Yuan dengan dengan ekspresi terkejut, jelas ia merasakan jika kekuatan Li Yuan berada pada tingkatan yang menakutkan.
Dari jurus yang baru saja dikeluarkan oleh orang-orang tersebut, Li Yuan bertembah yakin jika mereka memang berasal dari Sekte Api Abadi. Teknik yang mereka gunakan sama persis dengan yang digunakan oleh Jenderal Wan Sui.
Setelah mengatakan hal tersebut Li Yuan mengangkat telapak tangannya. Setelah melakukan beberapa gerakan di udara sebuah kubah tercipta dari lapisan angin yang tebal, dalam sekejap belasan orang pendekar langit tersebut terkurung.
'Teknik manipulasi atribut" gumam Li Tong saat melihat sebuah kubah transparan.
Ia jelas mengingat teknik yang diajarkan oleh Tetua Bao Zi, hanya saja Li Yuan tidak menggunakan media tanah untuk membuat kubah tersebut.
Pada saat bersamaan, Li Yuan menyuntikkan karekteristik petir dari tangan kirinya. Cahaya pekat berwarna ungu bergerak dengan cepat di dalam kubah transparan tersebut.
"Dhuaar"
"Dhuaar"
"Dhuaar"
Gelombang petir bersahutan memecahkan kesunyian, suaranya yang memekakkan telinga membuat Fang Yin sedikit ngeri.
Meskipun ini kedua kalinya ia menyaksikan kekuatan Li Yuan, namun kali ini jumlah petir yang menyambar lebih besar dan lebih banyak. Bahkan ada kilat kecil yang menyambar di tubuh Li Yuan sebagai pusat kekuatan.
__ADS_1
Dalam hitungan detik, orang-orang yang berada di dalam kubah tersebut sudah berubah menjadi potongan-potongan kecil. Belum hilang keterkejutan Li Tong dan Fan Chi kini energi yang sangat panas mengalir dari dalam tubuh Li Yuan. Energi magma bergejolak dengan sangat panas dan bergerak ke arah potongan mayat tersebut.
"Booomm"
Getaran tanah dan udara menyelimuti tempat tersebut yang berpusat pada lingkaran kubah. Ada asap yang mengepul di dalam kubah tersebut dan meninggalkan seonggok debu. Kepulan magma yang tercipta sangat panas, meski berada di dalam lapisan perlindungan tubuh Fang Yin dan yang lainnya masih mengalami dampak energi yang baru saja melebur.
Angin kencang yang bertiup di ngarai menerbangkan debu yang baru saja tercipta, pemandangan ini mirip tubuh Xie Taizong yang berubah menjadi kabut darah dan mengering menjadi debu.
Li Tong tidak menyangka jika ia akan melihat pemandangan seperti ini, membunuh belasan pendekar langit hanya dalam satu tempo waktu.
Teknik ini sangat barbar, namun sangat efektif untuk menghindari kerusakan di sekitarnya. Dalam teknik tersebut, Li Yuan sudah mengerahkan tiga karekteristik yang ia miliki. Kombinasi ketiganya mampu membuat kemusnahan yang sangat menakutkan.
"Kelihatannya jika Ketua Sekte Laohu sekalipun berhadapan dengan Li Yuan, tetap akan ada perbedaan diantara mereka" ucap Fan Chi berbicara pelan kepada Li Tong.
Li Tong hanya mengangguk pelan, kekuatan saudaranya itu memang sudah berada di luar batas kewajaran.
"Sekarang kau mengerti kan mengapa Sekte Laohu mendukung Klan Li?" ucap Li Tong pelan kepada Fan Chi.
Namun suara Li Tong tersebut masih dapat didengar oleh Fang Yin dengan baik.
Fang Yin yang sudah menyelidiki tentang kekuatan pria yang ia cintai hanya menggeleng tidak berdaya lalu berkata.
"Yuan Gege, sebenarnya berapa jumlah karekteristik yang kamu miliki?" tanya Fang sesaat setelah Li Yuan menstabilkan kekuatannya.
Li Yuan mengangkat telapak tangannya ke udara, sambil menunjukkan lima jarinya.
"Apa? Lima karekteristik?" namun bukan Fang Yin yang menanggapi, justru Li Tong yang tersentak kaget melihat pengakuan saudaranya itu.
Li Yuan mengangguk pelan lalu berkata. "Sebaiknya kita segera memeriksa ke dalam, tampaknya tempat ini memang tidak biasa" ujar Li Yuan kepada Li Tong dan yang lainnya.
"Baiklah jika begitu" kata Li Tong yang mulai pulih dari keterkejutannya.
Sebelumnya ia beranggapan jika Li Yuan hanya memiliki tiga elemen saja, tetapi pada saat ini anggapannya sudah tidak tepat lagi. Li Yuan masih sangat muda, namun tidak menutup kemungkinan jika kekuatannya akan berkembang lebih besar lagi.
"Kalian segera tuntun jalan dan jelaskan tentang kalian saat di dalam sana" ucap Li Yuan kepada beberapa orang pekerja yang terlihat ketakutan.
Tanpa ragu sejumlah pekerja menuntun Li Yuan dan yang lainnya untuk masuk ke dalam Gua. Mulut Gua tersebut tidak terlalu besar, hanya cukup untuk dua orang masuk berbarengan.
__ADS_1