Legenda Li Yuan

Legenda Li Yuan
Putri Tuan Kota Qinghai


__ADS_3

Transformasi Hei Bao membuat Li Yuan semakin senang, ini menandakan petualangannya akan lebih cepat dari waktu yang ia rencanakan sebelumnya.


"Baojia, kelak jika aku sedang tidak berada di luar tolong jaga keluargaku" ucap Li Yuan dengan tatapan serius.


"Tentu saja tuan, aku tidak akan mengecewakan anda" jawab Baojia yang kini telah berada di tingkat Dewa Bumi.


Meski demikian Teknik Pengekang Jiwa yang Li Yuan gunakan, tidak dapat ia lepas begitu saja meski secara tingkatan kultivasi jarak keduanya cukup jauh. Salah satu kelebihan Teknik Pengekang dan Pelebur Jiwa adalah bisa mengikat jiwa kultivator yang berada dua atau tiga tingkat di atas penggunanya.


Seminggu telah berlalu, Li Yuan sudah melakukan hal-hal yang dikira cukup untuk menjaga keluarganya. Menurut pendapatnya, di bawah pimpinan Ayahnya keluarga Li akan mencapai kejayaan. Li Yuan juga yakin jika keluarga Li kubu Patriark Li Cuan lambat laun akan bergabung dengan ayahnya.


Keberadaan Li Baojia dan Tetua Mo Cau sudah merupakan ancaman bagi orang-orang yang tidak berniat baik kepada keluarganya. Asosiasi Sumber Kehidupan akan jauh melesat lebih sukses ke depannya.


Li Yuan merasakan sudah waktunya ia pergi, setelah memberitahu jika keluarganya ingin menanyakan kabar tentangnya bisa melalui tetua Mo Cau atau Li Baojia. Pada satu kesempatan, Li Yuan mengatakan tentang kontrak jiwa antara mereka bertiga.


Hal tersebut juga yang menjadi pertanyaan besar Li Dan, tetapi setelah Li Yuan menjelaskannya, barulah ia merasa tenang sekaligus bangga kepada putranya tersebut.


Hari itu Li Yuan berpamitan kepada orang tua dan adiknya, lalu ia berkata, "Aku akan menunggu kalian di Ibukota Kekaisaran" pungkas Li Yuan setelah berpamitan dan meninggalkan manor keluarganya.


Ia melangkah dengan tatapan penuh tekad dan harapan, menjemput masa depannya yang lebih baik untuk menjadi orang baik seperti janjinya kepada gurunya.


Li Yuan adalah pemuda yang sangat rupawan, tubuhnya maskulin dengan tampilan rahangnya yang begitu sempurna membuat wanita manapun akan terpesona. Tetapi saat ini ia menutupi penampilannya dengan pakaian sederhana dan memakai topi caping.


Ia ingin melanjutkan perjalanannya kembali ke Sekte Laohu, dengan kekuatannya saat ini ia ingin melihat dunia yang lebih luas. Apalagi ia juga mengetahui bahwa kekuatannya harus meningkat ke ranah berikutnya yang lebih tinggi.


Li Yuan mengeluarkan Pedang pemberian gurunya, merasakan bahwa pedang tersebut sangat luar biasa. Li Yuan memutuskan menggunakan pedang untuk menyamarkan keahlian yang sesungguhnya sebagai pendekar tangan kosong.


Saat ini Li Yuan melakukan proses pengakuan pedang, sama seperti Cincin Spiritual. Tidak ada kesulitan baginya untuk berhasil diakui sebagai tuan pedang yang baru, kemudian ia menaruh pedang di punggungnya.

__ADS_1


Setelah dirasa cukup, Li Yuan memutuskan untuk kembali ke Sekte Laohu, ia sudah merindukan sahabat terbaiknya, Lin Tong. Li Yuan tidak menggunakan kemampuan terbangnya, saat ini ia memilih menggunakan perahu terbang dari Asosiasi keluarga Fang.


Harga yang ditawarkan masih sama dengan tiga tahun lalu yakni Dua Buah Batu Energi Tingkat Menengah. Hanya saja kali ini Li Yuan memesan kamar khusus dengan harga yang lebih mahal yakni Dua Batu Energi Tingkat Tinggi.


Li Yuan berangkat pada malam hari, karena perahu terbang yang akan dinaiki sedang menunggu kedatangan seseorang yang penting. Hal tersebut diabaikan oleh Li Yuan, ia tidak peduli dengan siapa orang yang sedang ditunggu. Hanya saja kebetulan dirinya ingin menikmati perjalanan malam sembari menutupi identitasnya.


Menurut perhitungan, Li Yuan akan tiba di Kota Qinghai dalam waktu sepuluh jam, waktu yang lumayan lama. Saat ini Li Yuan sudah mulai menaiki perahu terbang, ia sengaja minta untuk tidak diantar oleh Keluarga Li ataupun Tetua Mo Cau.


Di atas perahu, di atas geladak tempat dimana Li Yuan pernah berada pada saat keberangkatan ke Sekte Laohu, ia melihat seorang wanita yang sangat cantik tengah meminum sebotol arak. Tampangnya yang cantik sedikit terusik oleh kegalauan di wajahnya. Li Yuan menghampirinya hendak memperingatinya agar berhati-hati saat berada di atas perahu terbang.


"Nona, hati-hati jangan terlalu berada di tepi" ucap Li Yuan dengan sopan.


Wanita tersebut memandang Li Yuan dengan ekspresi tidak suka dan berkata "Sebaiknya kamu tidak mencampuri urusanku. Setidaknya dengan mengenal statusku, kau akan bisa bersikap lebih segan."


Li Yuan hanya tersenyum, ia merasa lucu mendengarkan kata-kata wanita yang tengah mabuk. Jika diperhatikan lebih lanjut, wanita ini berada di sudut tersendiri bahkan pelayan bersikap sopan kepadanya.


Li Yuan lalu bergeser ke samping, Ia tidak menghiraukan lagi wanita yang Ia sapa sebelumnya. Menurutnya wanita seperti itu hanya sedang dalam masalah, jadi Li Yuan tidak akan mencampuri kehidupan seseorang.


Saat ini datang seorang pria dengan tampilan putra bangsawan, tampangnya menunjukkan bahwa Ia adalah orang yang berpengaruh. Di sampingnya ada beberapa tenaga ahli Pendekar Langit, menguatkan statusnya sebagai orang yang berlatar belakang kuat.


Lelaki tersebut tampaknya memaksa wanita yang sedang sendiri, gestur wanita itu tampak menolak lelaki yang berusaha mendekatinya. Karena merasa tertekan, wanita tersebut mendekati Li Yuan dan merangkul lengannya.


Li Yuan merasa sedikit aneh, ini adalah pertama kalinya Ia dihampiri oleh seorang wanita dengan jarak yang begitu dekat. Di sampingnya lelaki yang tadi mendekati wanita tersebut berekspresi muram.


"Siapa kamu, berani-beraninya menyentuh wanitaku" ucap pria tersebut yang bernama Xie Haocun.


"Dia adalah kekasihku" ucap wanita yang bernama Fang Yin.

__ADS_1


Li Yuan mengernyitkan dahinya dengan dalam, Ia tidak menyangka wanita di depannya berubah dengan cepat. Tadi galak sekarang baik, malah aroma tubuhnya begitu wangi saat Ia mencondongkan tubuhnya ke Li Yuan.


Dasar kurang ajar! ucap Xie Haocun mulai terpancing emosi.


Orang-orang tidak berani menyinggung para pihak yang tengah berdebat, salah satu dari lelaki tersebut adalah putra salah seorang Jenderal di Istana Langit. Sementara sang wanitanya merupakan putri dari tuan Kota Qinghai sekaligus tokoh dari Asosiasi Keluarga Fang.


"Berhenti! Jangan buat keributan"


teriak salah seorang lelaki tua dengan aura Pendekar suci tahap awal. Ia merupakan pengawal pribadi nona Fang Yin.


Melihat kedatangan Pendekar ahli keluarga Fang, membuat Xie Haocun terdiam. Saat ini ia berada di atas perahu milik Asosiasi Keluarga Fang.


"Aku hanya tidak suka jika ada orang lain yang mendekati Nona Fang Yin, apalagi lelaki rendahan seperti dia" ucap Xie Haocun sambil menghardik Li Yuan.


"Di mataku, seberapa besar kekuatan yang kau miliki maka semakin baik aku memperlakukanmu" lanjut Xie Haocun sambil memandang rendah Li Yuan.


Dengan perasaan kesal akhirnya Ia meninggalkan Fang Yin, membiarkannya bersama dengan Li Yuan. Namun dalam hati Ia akan membuat perhitungan dengan Li Yuan.


Saat ini ia tidak dapat menyinggung Pendekar ahli keluarga Fang. Sambil menggertakkan gigi ia melihat Li Yuan. Dari dia kecil hingga dewasa baru kali ini dipermalukan. Dalam hatinya ia akan berurusan dengan Li Yuan setelah tiba di Kota Qinghai.


Mendapatkan perlakuan seperti itu tidak membuat Li Yuan marah, Ia hanya tersenyum ringan seolah tidak menganggap orang yang berada di hadapannya. Dengan kekuatannya saat ini ia tidak ingin dikenali oleh siapapun,


namun Li Yuan tidak menyangka bahwa gadis yang mengikutinya adalah putri penguasa Kota Qinghai.


Fang Yin yang saat ini sudah terpengaruh oleh arak yang Ia minum sebelumnya tidak menyadari hal yang terjadi. Ia sedang dalam masalah, perjodohannya dengan lelaki yang bernama Xie Haocun sangat menekannya. Bahkan ayahnya sedikit tidak berdaya menghadapi keluarga Xie yang merupakan anggota Kerajaan Langit.


Bersama seorang pelayan wanita, Fang Yin dibawa kembali ke kamar kediamannya di atas perahu terbang. Sebagai nona besar dari Asosiasi Keluarga Fang, tentu ia memiliki pelayanan terbaik di atas perahu terbang ini.

__ADS_1


__ADS_2