
Setelah tujuh hari masa berduka, maka Li Yuan baru berencana untuk menikahi kedua wanitanya tersebut. Hal ini juga pasti sepemikiran dengan ayahnya yang merupakan teman baik dari paman Jia Fu, sebagai seorang sahabat tentu ayahnya akan memperhatikan perasaan sahabatnya tersebut.
"Yuan'er apakah kau ada rencana untuk memulihkan tempat ini dengan cepat?" tanya Gubernur Provinsi Rajawali Emas sekaligus calon ayah mertua Li Yuan.
"Aku tidak ahli dalam rencana tata ruang kota, sebaiknya urusan tersebut diserahkan kepada ahlinya" ujar Li Yuan dengan tersenyum tenang.
Li Yuan tidak merencanakan sesuatu yang penting di Kota Nanguan, namun ia juga memikirkan adiknya yang bernama Li Peiyu yang ingin sekali berlibur ke Kota Nanguan.
"Begini saja, segera dibuat seperti semula saja dengan penambahan beberapa penginapan dan rumah makan" ucap Li Yuan kemudian.
"Baiklah jika begitu, awalnya juga aku berpikiran seperti itu" ucap Yue Fei dengan tenang.
"Ayah mertua silahkan gunakan uang ini untuk membangun kembali Kota Nanguan" ucap Li Yuan sambil menyerahkan beberapa kantong emas batangan yang ia dapatkan sebelumnya dari markas Aula Jiwa.
"Banyak sekali!?" ucap Yue Fei dengan kedua mata terbelalak.
"Ayah mertua juga bisa bekerja sama dengan Tetua Li Tianshu serta orang-orang dari Kelompok Naga Emas di bawah kendali Nona Zheng Shuang" ujar Li Yuan kemudian.
"Ayah mertua, aku akan memohon izin padamu untuk menikahi Yue Hao dalam beberapa hari ke depan. Pernikahan juga akan dilaksanakan di Kota Qinghai" ucap Li Yuan dengan sopan.
__ADS_1
"Aku sangat senang jika kalian berdua bisa menikah, aku juga tidak akan mencampuri urusan kalian setelahnya. Hanya saja aku meminta padamu agar bisa menjaga putriku dengan baik" ucap Yue Fei dengan serius.
Tentu saja, aku akan menjaga dan menyayangi Yue Hao dengan sepenuh hati" ucap Li Yuan dengan sungguh-sungguh.
"Terimakasih" ucap Yue Fei dengan senyum cerah.
"Aku mohon pamit, masih ada beberapa hal yang perlu aku kerjakan" ucap Li Yuan kepada Yue Fei yang sudah dianggap ayah mertuanya.
"Berhati-hatilah" ujar Yue Fei dengan penuh semangat.
Dari awal Yue Fei sudah yakin jIka Li Yuan adalah orang yang tidak biasa dan ternyata terbukti. Bahkan ekspektasinya sudah terlampaui, sebelumnya Yue Fei beranggapan jika Li Yuan akan menjadi Kaisar Langit menggantikan Tang Shiji.
Tidak membutuhkan waktu yang lama, Liu Haikuan sudah berada di dekat Li Yuan.
"Saya siap menerima perintah Tuan muda" ucap Liu Haikuan dengan patuh.
"Kumpulkan orang-orang untuk membantu Tuan Yue dalam membangun kembali Kota Nanguan" ucap Li Yuan dengan sedikit lebih formal.
"Baik Tuan muda" jawab Liu Haikuan.
__ADS_1
"Terimalah ini, manfaatkan kekuatannya dengan baik" ucap Li Yuan sambil menyerahkan sebuah kristal energi yang ia dapatkan dari markas Aula Jiwa sebelumnya.
"Terimakasih Tuan muda" ucap Liu Haikuan dengan tatapan mata berbinar.
Pada saat ini ada rasa haru di dalam hati Liu Haikuan, kristal energi yang baru saja diterimanya dari Li Yuan merupakan barang yang sangat berharga. Benda yang sangat dicari dan diidamkan oleh kultivator untuk menembus ranah ke Tingkat Dewa.
Setelah bertemu dengan Liu Haikuan, Li Yuan segera melangkah dan melompat ke udara. Dalam sekejap tubuhnya ada di atas punggung Naga Bumi.
"Mari kita berangkat" ucap Li Yuan pelan.
Dalam detik berikutnya tubuh Li Jieru segera melesat dengan sangat cepat ke arah Kota Qinghai yang letaknya cukup jauh dari Kota Nanguan.
Sementara itu, orang-orang berjubah putih yang berada pada kehidupan lain kini sedang berkumpul.
"Sepertinya ada kekuatan yang baru saja tumbuh di Alam Langit" ucap seorang diantara mereka.
"Betul juga, kita harus melaporkan kepada Patriark. Selanjutnya biarkan samsara yang mengaturnya" jawab rekannya.
"Lalu bagaimana dengan Portal dimensi?" tanya yang lainnya.
__ADS_1
"Untuk hal itu kita tidak bisa mengaksesnya, sepertinya Dewa Kegelapan akan memulai pertarungan kembali di Alam Surgawi" jawab salah satu dari mereka yang paling senior.