Legenda Li Yuan

Legenda Li Yuan
Sebuah Kepedulian


__ADS_3

"Maaf Nona, saat ini kami sedang bertugas, kuharap Nona juga bisa mengerti" ucap pengawal pribadi tersebut dengan tegas.


Setelah mengatakan hal tersebut, pengawal pribadi Jenderal Chen Sheng segera bergerak mengunci pergelangan tangan Yue Hao dan hendak membawanya ke kediaman Jenderal Chen Sheng.


Sementara pengawal pribadi Yue Hao kini sedang dihajar oleh kelompok pengawal pasukan Jenderal Chen Sheng. Menghadapi tujuh orang pendekar ahli yang berada di ranah Pendekar Suci jelas bukan tandingan pengawal Yue Hao yang hanya seorang diri. Sementara beberapa pengawal lainnya berada pada tingkat rendah, jelas kekuatan yang sangat tidak seimbang.


Tunggu!


Suara Fang Yin keras terdengar, detik berikutnya seorang pengawal Keluarga Fang segera melesat mengeluarkan pukulan ke arah pengawal pribadi Jenderal Chen Sheng.


Menyadari adanya gerakan yang mengarah kepadanya, pengawal pribadi Jenderal Chen Sheng pun tidak tinggal diam. Dalam sekejap ia juga melepaskan sebuah pukulan untuk menghalau serangan yang datang tiba-tiba tersebut.


"Boom"


Terdengar benturan energi tenaga dalam yang cukup besar. Dua tinju yang beradu cukup besar mendistorsi gelombang udara sekitar, mengejutkan orang-orang yang berada di sekitar.


Detik berikutnya tujuh orang pendekar ahli datang mengelilingi Fang Yin, sementara pendekar ahli yang menjaganya tampak sedang mengatur tenaga dalam akibat benturan kekuatan yang baru saja terjadi.


"Nona Fang tidak usah pedulikan aku, cepatlah kamu menuju ke restoran Hei Xian. Di sana aku bertemu dengan kekasihmu. Ayahku pasti akan mencari ku di kediaman Jenderal Chen Sheng" ucap Yue Hao mencoba mengalihkan perhatian orang-orang dari pihak Jenderal Chen Sheng.


Di sisi lain, ia tidak mau mencelakai Fang Yin. Jika hal itu terjadi maka ia akan merasa bersalah kepada Li Yuan.


Fang Yin mengerti maksud dari Yue Hao, ia ingin dirinya menyampaikan pesan kepada Li Yuan jika Yue Hao sedang dalam bahaya.


Para pengawal Jenderal Chen Sheng pun tidak terlalu memperhatikan keberadaan Fang Yin, mereka hanya fokus pada Yue Hao. Mereka akan bertaruh nyawa jika sampai misi ini gagal, Jenderal Chen Sheng sudah memperingatkan dengan keras.


Beberapa saat kemudian tubuh Yue Hao sudah ditarik dengan paksa oleh orang-orang dari pengawal Jenderal Chen Sheng. Mereka tidak bisa berlama-lama di tengah keramaian seperti ini, untuk urusan selanjutnya akan menjadi tanggungan Jenderal Chen Sheng.


"Nona, apakah anda tidak apa-apa?" tanya pengawal pribadi Fang Yin sesaat setelah Yue Hao dibawa pergi.


"Aku baik-baik saja, kita harus segera mencari Li Yuan. Cepat cari kereta kuda untuk menuju rumah makan Hei Xian" ucap Fang Yin dengan panik.


"Baik Nona" jawab pengawal tersebut sambil bergegas.

__ADS_1


Setelah mendapatkan kereta kuda, mereka segera menuju rumah makan Hei Xian dengan cepat. Karena jaraknya yang dekat dengan alun-alun Kota, maka dengan cepat mereka tiba.


Sementara para penjaga Yue Hao tampak panik luar biasa, mereka segera berhamburan dengan keadaan terluka. Mereka dengan cepat menuju kediaman Tuan Yue Fei untuk melaporkan peristiwa yang baru saja terjadi.


Sementara Fang Yin yang baru saja tiba di rumah makan Hei Xian segera disambut dengan baik oleh seorang pelayan wanita.


"Selamat datang Nona" sapa pelayan tersebut dengan sopan.


"Apakah anda tahu tentang Li Yuan atau Yuanli?" tanya Fang Yin dengan tergesa-gesa.


"Mohon maaf Nona, apakah saya boleh tahu nama Nona serta tujuannya mencari Tuan Li Yuan" tanya pelayan tersebut dengan hati-hati.


Di Kota Nanguan kini Li Yuan sudah membuka identitas aslinya sebagai Li Yuan, hanya saja tidak banyak yang tahu jika ia adalah putra Patriark Klan Li.


"Saya adalah Fang Yin tunangannya dari Kota Qinghai. Saat ini Nona Yue Hao sedang dalam keadaan bahaya, aku harus memberitahu Li Yuan secepatnya" jawab Fang Yin dengan lugas.


Mendengar pengakuan dari gadis cantik di depannya, pelayan wanita tersebut segera menunjukkan tempat tinggal Li Yuan yang berada di belakang rumah makan Hei Xian.


"Baiklah" jawab Fang Yin sambil mengikutinya dari belakang.


Tidak lama kemudian mereka tiba di sebuah rumah yang cukup bagus. Kebetulan Li Yuan juga belum lama kembali setelah dari kediaman Tetua Li Tianshu yang baru.


Namun baru saja mereka tiba, Li Yuan tampak sedang berbincang dengan seorang wanita muda yang terlihat cukup cantik. Melihat pemandangan di depan matanya, pikiran Fang Yin berimajinasi liar.


"Baru saja aku mengetahui satu nama kini sudah muncul lagi wanita lain. Untung saja aku menyusulnya hingga ke tempat ini" gumam Fang Yin di dalam hatinya.


"Mohon maaf Tuan, ada yang mencari anda" ucap pelayan wanita tersebut saat tiba di rumah Li Yuan.


Li Yuan lalu menolehkan kepalanya kepada sosok wanita yang berdiri di belakang pelayan tersebut sambil berkata dengan kaget.


"Fang Yin"


Reaksi Fang Yin datar saja saat namanya dipanggil, bahkan ia melupakan tujuan awalnya mencari Li Yuan.

__ADS_1


Zheng Shuang yang sedang duduk pun segera berdiri, lalu pamit undur diri bersama pelayan wanita yang baru saja datang.


"Kamu masih memanggil namaku seperti itu?" ucap Fang Yin dengan nada menggerutu.


"Kenapa kau kemari?" tanya Li Yuan dengan ekspresi yang masih terkejut melihat kemunculan Fang Yin yang tiba-tiba.


"Apakah aku mengganggumu di sini? Jadi kau tidak leluasa bersama dengan gadis-gadis" jawab Fang Yin dengan ekspresi cemberut.


Melihat sikap Fang Yin yang seperti itu membuat Li Yuan bingung, ia benar-benar tidak mengerti dengan sikap Fang Yin yang tiba-tiba kesal tidak jelas.


"Sudahlah lupakan. Aku ke sini dengan Nona Yue Hao. Namun sesuatu telah terjadi padanya" ujar Fang Yin dengan serius.


"Apa yang terjadi dengannya?" tanya Li Yuan dengan cemas.


"Tampaknya kau sangat mengkhawatirkannya, pantas saja kau betah di sini" ucap Fang Yin dengan sikap cemberutnya.


"Ayolah, ini bukan saatnya untuk bercanda. Ada apa memangnya dengan Yue Hao?" tanya Li Yuan lagi.


"Beberapa orang membawanya, namun dari percakapannya mereka menyebut nama Jenderal Chen Sheng" ucap Fang Yin dengan jujur.


Setelah mendengar penjelasan dari Fang Yin, emosi Li Yuan segera bergolak. Apa yang dilakukan oleh orang-orang Istana Langit, selalu saja membuat Li Yuan sangat kesal.


"Sepertinya aku harus mewujudkan harapan kalian untuk mengunjungi Kota Jincheng" gumam Li Yuan pelan.


"Yin'er, kamu sebaiknya tunggu di sini saja. Ada beberapa hal yang perlu aku lakukan di Ibukota Kekaisaran" ucap Li Yuan kepada Fang Yin.


Kini ia bersikap lebih lembut dan memanggilnya dengan sebutan mesra. Ia tidak mau ada perdebatan hanya gara-gara hal sepele.


"Yuan Gege harus hati-hati. Cepat kembali pulang, aku akan menunggumu di sini" ucap Fang Yin yang sudah bersikap lunak.


"Kamu tenang saja" ujar Li Yuan sambil mengusap kepala Fang Yin dengan lembut.


Pada saat ini Li Yuan merasakan hal yang jauh berbeda, perasaannya lebih mendalam terhadap Fang Yin. Apalagi dengan kedatangan dirinya ke Kota ini, membuat Li Yuan merasa ia dipedulikan.

__ADS_1


__ADS_2