Legenda Li Yuan

Legenda Li Yuan
Li Yuan Vs Yaoguai (1)


__ADS_3

"Cih! Kau kira dengan kekuatanmu bisa dengan mudah membunuh kami" ucap Feng Mian dengan arogan.


Li Yuan berdiri acuh tak acuh, dimatanya kelima orang tersebut hanyalah calon mayat yang akan berubah menjadi butiran debu.


Li Yuan menggunakan langkah petir, gerakannya sangat cepat dan terarah menuju para pimpinan lima pilar. Dalam sekejap, hawa dingin menyeruak dari tubuh Li Yuan dan menyelimuti tubuh kelima pimpinan lima pilar tersebut.


"Mau melawanku? Cari mati" cibir Li Yuan menanggapi perkataan Feng Mian.


Tanpa diduga, Li Yuan bergerak membalikkan badannya dan menatap ke arah Feng Mian. Ia melepaskan tekanannya pada Feng Mian dengan maksud tertentu.


Feng Mian menarik napas, ia mengumpulkan energi Qi yang lebih padat di salah satu tangannya. Sambil berupaya keras, ada ekspresi ketakutan yang nampak di wajahnya, ia kabur dari efek karekteristik es milik Li Yuan.


Keempat pimpinan pilar Aula Jiwa yang tersisa tidak dapat bergerak di bawah tekanan yang diberikan oleh Li Yuan. Hawa dingin mulai merayap dari kedua kaki mereka, perlahan menjalar dan membekukan seluruh tubuh mereka.


 Feng Mian yang baru saja terbebas dari belenggu hawa dingin, menyaksikan keempat rekannya berubah menjadi patung es yang tidak bergerak sama sekali. Ia tidak menyangka jika kekuatan pemuda di depannya sangat mengerikan, tidak bisa dibayangkan jika dirinya menjadi salah satu dari mereka.


Patriark Cai dan para Tetua Sekte Angin Puyuh terdiam dalam keterkejutan melihat fenomena ini, hanya Yue Fei yang dapat mengetahui kondisi yang menakutkan seperti ini.


Kraak!


"Dhuaar"


Sebuah pukulan telak mengenai tubuh keempat pimpinan Pilar Aula Jiwa, tanpa persiapan bertahan membuat mereka lengah dan berakhir menjadi butiran kabut darah.


Tubuh keempatnya meledak cukup keras, pukulan yang baru saja mereka terima adalah pukulan yang mengandung karekteristik magma.


Dengan kekuatan sebagai Dewa Penguasa, di mata Li Yuan mereka bukan lagi sebuah ancaman. Perbedaan kekuatan yang sangat jauh, membuat Li Yuan tidak ingin membuang waktu dengan mereka. Sebab jika dibiarkan maka akan lebih banyak korban yang akan jatuh.


Li Yuan dengan mudah menghancurkan tubuh keempat ahli dari Aula Jiwa menjadi berkeping-keping.

__ADS_1


Sementara itu Li Jieru juga tidak tinggal diam, ia bergerak sendiri ke jantung pertahanan pasukan Kegelapan. Benturan kekuatan dari kedua belah pihak tidak dapat dihindarkan membuat orang-orang yang memiliki kekuatan Pendekar Tingkat Langit ke bawah berguguran.


Dua kekuatan besar dengan aura yang sangat mengintimidasi, menyeruak dengan ganas di sekitar pasukan gabungan dan pasukan kegelapan. Kekuatan Li Jieru yang terbesar di antara hewan mitologi lainnya, namun ia juga sedikit memiliki kesulitan saat berhadapan dengan pasukan Kegelapan yang berasal dari dunia siluman.


Di balik kubah hitam, bayangan Yaoguai berdiri dengan tegak. Ia baru saja kehilangan empat orang kepercayaannya namun ekspresi di wajahnya masih terlihat tenang.


"Aku tidak mengira kau akan berkembang sejauh ini" ucap Yaoguai.


Li Yuan tidak menanggapi ucapan Yaoguai, namun ia juga dapat merasakan peningkatan kekuatan dari pimpinan Aula Jiwa tersebut.


Tubuh Li Yuan melayang dengan tenang mendekati Yaoguai, sebuah pukulan pembuka ia layangkan ke arah Yaoguai untuk mengetahui kekuatannya.


Menghadapi pukulan dari Li Yuan, Yaoguai pun tidak tinggal diam. Dengan cepat ia mengeluarkan sebuah tinju untuk menghalau serangan Li Yuan yang baru saja datang.


"Boom"


Saat kekuatan Li Yuan dan Yaoguai beradu, tidak ada yang berani mendekati medan pertempuran utama.


Di udara tubuh Yaoguai melayang, kekuatan kegelapan yang baru saja ia dapatkan meledak mengeluarkan warna gelap yang menyelimuti seluruh langit.


"Boooommm"


Momentum yang saat ini dikeluarkan oleh Yaoguai sangat mengerikan. Aura yang menindas begitu terasa, kabut hitam yang keluar dari dalam tubuhnya telah membuat pepohonan langsung mati seketika, sepertinya kabut pekat itu menyerap esensi makhluk hidup.


Li Yuan yang berada tidak jauh darinya dapat merasakan tekanan yang datang terus menerus. Tanah yang berada di bawah bergetar dengan keras, membuat bangunan yang berada di sekitarnya hancur luluh lantah.


Li Yuan mengeluarkan Qi nya untuk melapisi dirinya dalam menghadapi serangan kabut pekat yang baru saja dikeluarkan oleh Yaoguai. Jika hal ini terjadi beberapa waktu lalu, Li Yuan tidak akan bisa bertahan. Namun dengan kekuatan barunya, Li Yuan dapat menahan serangan dari Yaoguai dengan mudah.


Ekspresi Yaoguai terlihat jelek saat melihat Li Yuan yang masih teguh berdiri, pupil matanya menyusut

__ADS_1


"Tebasan Jiwa" ucap Li Yuan pelan.


Pedang Tiga Elemen yang berada di genggamannya seperti mengeluarkan suara erangan sebelum melesat ke arah Yaoguai.


Detik berikutnya kilatan cahaya pedang muncul dalam sekejap, tidak ada Qi besar yang terpancar namun dibalik gerakan tersebut sebuah gunung pun akan terbelah dengan mudah.


Yaoguai menatap mata Li Yuan yang terlihat sangat dingin, pada saat yang bersamaan tubuhnya gemetar ketakutan. Ia ingin melarikan diri, namun pedang di tangan Li Yuan seolah menjeratnya dengan begitu kuat.


"Zlash"


Sosok Li Yuan kini berada di belakang Yaoguai, setelah menebaskan jurus Pedang Jiwa tubuh Yaoguai terbelah menjadi dua dan terjatuh ke samping. Gerakan Li Yuan sangat halus, ia mampu mengendalikan dan mengontrol Qi dengan sangat baik. Gerakannya barusan terlihat santai seperti tidak ada fluktuasi Qi yang terjadi namun mampu membunuh Yaoguai dalam sekali tebasan.


Sesudah mengeluarkan serangannya barusan, tubuh Li Yuan masih berdiri dengan kokoh. Ekspresinya tampak tenang seolah tidak terjadi apa-apa.


Namun tanpa sepengetahuan orang lain, Li Yuan sudah mengerahkan setengah dari energi Qi yang ia miliki pada serangannya barusan. Ia ingin memulihkan stamina namun peperangan belum berakhir, mau tidak mau ia hanya bisa mengandalkan tubuh fisiknya pada saat ini.


Tatapan Li Yuan jatuh pada pasukan kegelapan yang berjumlah ratusan orang. Dalam sekejap ia masuk ke dalam kerumunan pasukan kegelapan yang memiliki kekuatan tahap pendekar tingkat suci, bahkan beberapa pemimpin kelompoknya yang memiliki kekuatan tingkat Dewa sedang mengepung Li Jieru.


Li Yuan mengayunkan pedangnya menebas mereka satu demi satu seolah sedang menikmati pembantaian.


Detik berikutnya puluhan orang Pendekar Tingkat Suci berjatuhan ke tanah, genangan darah dan bau amis yang menyengat tidak dapat dihindarkan. Li Yuan seperti seekor harimau Yanga sedang berada di tengah kawanan domba, Pedang Tiga Elemen di tangannya membunuh setiap anggota pasukan kegelapan yang ia hadapi.


Tanpa Li Yuan sadari, seberkas kabut gelap tiba-tiba muncul dari tempat di mana Yaoguai tewas. Kabut hitam itu bergerak membentuk sekelebat bayangan hitam.


Yaoguai menatap Li Yuan dengan sorot mata yang terbakar oleh api yang penuh amarah, kemudian ia meraung dengan keras.


"Aku belum mati, tidak semudah itu kau bisa membunuhku" ucap Yaoguai yang kini hidup kembali.


Tubuhnya kemudian melayang ke udara, aura membunuh dari tubuhnya kembali meningkat.

__ADS_1


"Tidak kusangka setelah kebangkitanku, akan ada orang yang mampu menyakitiku hingga seperti ini" Raung Yaoguai dengan marah.


__ADS_2