Legenda Li Yuan

Legenda Li Yuan
Kepergian Jia Hien


__ADS_3

Li Yuan hendak pergi meninggalkan lokasi perkelahian, ia tidak menghiraukan tubuh Xie Haocun dan mayat pengikui. Dalam benaknya, ia hanya ingin segera tiba di Sekte Laohu secepat mungkin.


"Tunggu sebentar" ucap seseorang dari belakang Li Yuan.


Li Yuan menolehkan kepalanya dan tampak mengernyitkan alisnya dengan dalam, sekali pandang ia bisa mengetahui jika orang yang berbicara. Itu adalah pendekar ahli dari keluarga Fang sebelumnya.


"Ada apa?" tanya Li Yuan dengan santai.


"Tuan pendekar, kuharap tidak terburu-buru" ucap pendekar ahli keluarga Fang sambil mengeluarkan tekanan aura Pendekar Sucinya.


Ia bermaksud ingin menahan Li Yuan lebih lama agar bisa memberikan penjelasan atas terlukanya Xie Haocun. Keluarga Fang tentu tidak akan sanggup memberikan penjelasan di depan Jenderal Istana Langit Xie Taizong. Saat ini yang diperlukannya hanya mengulur waktu, ia yakin berita terlukanya Xie Haocun akan segera sampai ke telinga Jenderal tersebut.


Li Yuan hanya tersenyum datar menyikapi tekanan dari pendekar ahli pelindung keluarga Fang. Ia dapat merasakan jika kekuatan pendekar tersebut berada di tingkat Pendekar Suci tahap awal, jelas masih berada di bawah tingkatan Li Yuan yang kini baru saja menerobos ke Pendekar Suci tingkat menengah.


Li Yuan menatap dingin, tatapannya jauh menembus ke dalam netra pendekar ahli tersebut. Li Yuan tidak mengeluarkan auranya, dengan sedikit keahliannya ia menggunakan teknik pengekang jiwa.


Mendapatkan tatapan dari Li Yuan, pendekar ahli tersebut tampak tersentak, wajahnya berubah menjadi pucat pasi. Dalam hitungan detik, ia kehilangan kontrol atas tubuhnya, lalu tubuhnya terangkat ke udara. Melayang beberapa meter di atas tanah dan membuatnya sesak, tenggorokannya seperti terjepit sebuah kekuatan yang sangat besar.


Keringat dingin sudah membasahi tubuhnya, ia ingin berteriak meminta tolong tetapi mulutnya terasa enggan. Ia sudah tidak bisa mengontrol inderanya, hanya jiwanya yang terus meronta dan berteriak namun hal itu mustahil dapat dirasakan oleh orang lain, kecuali Li Yuan yang kini mengendalikannya.


Fang Yin yang berada tidak jauh darinya menyadari ada yang tidak beres, ia segera berteriak.


Hentikan!


Namun ia masih bingung dengan kondisi yang sedang terjadi saat ini. Pendekar ahli yang melindunginya adalah seseorang yang berada di tingkatan Suci, sangat mustahil jika ada seseorang yang bisa mencelakainya dengan begitu mudah.


Tiba-tiba udara yang semula terdistorsi di sekitar tubuh pendekar ahli tersebut kini menjadi normal.


"Buggh"

__ADS_1


Terdengar suara tubuh pendekar ahli tersebut terjatuh dari atas tanah, debu beterbangan membuat bayangan tubuhnya terhempas begitu memilukan. Pakaiannya kotor terkena debu dan kerikil yang berada di bawahnya, sementara itu ia sudah tidak sadarkan diri.


Dari jarak beberapa meter, Li Yuan masih tidak bergerak, bahkan untuk melipat bibirnya saja ia enggan.


Fang Yin, dalam tatapan kosong. Kejadian yang berlaku hanya beberapa detik membuatnya tidak habis berpikir, ia menoleh ke arah Li Yuan yang tampak normal, auranya yang begitu tenang tidak menandakan serangan tersebut datang darinya.


Fang Yin lalu berjalan ke arah Li Yuan, ia melihat sosok pemuda yang tinggi besar dengan tampang yang sangat rupawan. Meskipun menggunakan topi caping, pesona Li Yuan masih terlihat begitu sempurna menggetarkan hati Fang Yin.


"Tuan pendekar, aku berterimakasih atas pertolonganmu. Xie Haocun selalu membuatku tidak nyaman akhir-akhir ini" ucap Fang Yin dengan tulus.


"Itu hanya masalah sepele" ucap Li Yuan santai, ia lalu hendak melangkah pergi meninggalkan keramaian Kota Qinghai.


"Aku Fang Yin, bukanlah orang yang tidak pandai berterima kasih. Untuk itu secara khusus aku ingin mengundangmu untuk mampir ke rumah makan sederhanaku dan mencicipi masakanku" sambung Fang Yin dengan cepat. Ia tidak mau kehilangan kesempatan untuk lebih mengenal lelaki yang telah membuat pikirannya lebih baik.


Li Yuan tampak berpikir sejenak, lalu ia mengangguk ringan tanda persetujuannya.


Kemudian Li Yuan berjalan mengikutinya dengan perlahan. Dalam hatinya, ia mau menerima ajakan Fang Yin karena ia berpikir jika Fang Yin memiliki koneksi yang luas, Asosiasi keluarga Fang sudah berdiri sejak lama di Alam Langit, pastinya mereka memiliki jaringan informasi antar keempat Provinsi besar.


Selain itu Li Yuan juga berpikiran untuk membereskan keluarga Xie. Ia juga tidak mau meninggalkan masalah di Ibukota Qinghai. Dalam waktu yang tidak lama lagi, ia yakin keluarganya akan menyusul ke Ibukota seperti janji sebelumnya. Li Yuan pernah mengatakan akan menunggu keluarganya di Ibukota Qinghai.


Oleh karena itu, momen ini isa dianggap sebagai kebetulan. Sambil terus menutupi rahasianya, Li Yuan berjalan mengekor di belakang Fang Yin.


Di belakangnya tampak beberapa orang pengawal Fang Yin yang lain tampak memapah tubuh pendekar ahli keluarga Fang, tubuhnya terlihat lemah tak berdaya sesekali dari mulutnya meracau kata-kata yang tidak jelas.


****


Sementara di Sekte Laohu..


Pagi ini, setelah sebelumnya menyatakan kesediaannya menjadi istri dari Kaisar Langit Jia Hien segera diboyong ke Istana bersama Kepala Kasim. Ia dilepas dengan begitu meriah, bahkan Ketua Sekte dan beberapa Tetua lainnya ikut mendukung keputusan Jia Hien.

__ADS_1


Hanya orang-orang dari Paviliun Tetua Bao Zi yang tidak ikut bergabung. Secara emosional mereka masih menganggap keberadaan Li Yuan, jika mereka ikut bergabung maka sama saja menyetujui pandangan Jia Hien dan orang-orang lainnya jika Li Yuan sudah tiada.


Adapun Tetua Bao Zi, Ia tidak sependapat dengan Ketua Sekte. Hanya saja sebagai kakak, Ia tidak mau menimbulkan kekisruhan di internal Sekte. Tetua Bao Zi menilai keberadaan Kaisar Tang Shiji banyak mendapatkan protes dari rakyat terkait tingginya pajak yang diambil, keputusan ini hanya berlaku sepihak.


Di sisi lain Bao Zi menyadari jika Sekte Laohu kini semakin merosot, apalagi semenjak beberapa waktu lalu beberapa Sekte besar lainnya sudah berhasil mendapatkan warisan dari masing-masing hewan mitologi yang selama ini terkubur. Seperti Sekte Api Abadi kini mereka berhasil meningkatkan kekuatannya berada pada ranah legenda, yakni tingkatan Dewa.


Tingkatan yang sangat didambakan oleh orang-orang yang berada di ranah Pendekar Suci. Faktor sumberdaya memang sangat menentukan setiap orang maupun kelompok, apalagi keterikatan Sekte Api Abadi dan Istana Langit sangat erat membuat keseimbangan memihak ke pihak tertentu.


Sementara Ketua Sekte Laohu, Bao Xiong cukup senang dengan hubungan baik antara Sekte dengan Istana Langit melalui hubungan pernikahan. Dari hal tersebut, Bao Xiong mendapat keuntungan beberapa sumberdaya yang sangat bernilai. Ia berencana menggunakan sumberdaya tersebut untuk menggali potensi ketiga orang murid pribadinya. Bao Xiong yakin jika diantara ketiga murid pribadinya yang ia adopsi dari Kota Huanxie merupakan salah satu jenius yang paling jenius sebagai legenda.


Kebangkitan hewan mitologi Naga Air dari Danau Biru hanya menunggu waktu yang tepat saja, apalagi beberapa waktu sebelumnya suara dari hewan mitologi tersebut sudah beberapa kali terdengar. Prediksinya di awal tentang peristiwa kebangkitan Legenda Naga Biru adalah tepat. Itu juga yang menyebabkan dirinya mendorong hubungan pernikahan Jia Hien dengan Tang Shiji, semuanya karena sumberdaya.


Dalam pemahaman Ketua Sekte Laohu, jika ia berhasil membangkitkan Naga Bumi maka ia akan menjadi penguasa seperti legenda Kaisar langit sebelumnya yang berasal dari Provinsi Naga Biru.


Setelah melepas rangkaian rombongan orang-orang dari Istana Langit, Ketua Sekte Laohu segera menuju pelatarannya, di sana sudah terdapat tiga orang murid pribadinya.


"Salam hormat guru" ucap ketiganya sambil menundukkan kepalanya.


Tanpa menjawab salam mereka, Bao Xiong segera mengeluarkan tiga buah Kristal berwarna kecoklatan.


"Kalian segera melakukan kultivasi tertutup, tingkatkan kekuatan kalian. Jangan sampai mengecewakanku!" ucap Bao Xiong dengan tatapan serius.


"Baik guru" ucap ketiganya dengan serius pula.


Ketiga murid yang berasal dari Klan Liu tersebut terlihat sangat senang, pandangan matanya tampak berbinar melihat tiga buah Kristal yang masih berada di tangan gurunya.


"Ini adalah Kristal Elemen tanah yang sangat langka, kekuatannya tentu sangat luar biasa" ujar Ketua Sekte sambil menyerahkan Kristal tersebut kepada masing-masing muridnya.


Mereka adalah Liu Shimin, Liu Xin dan Liu Bin. Saat ini kekuatan ketiganya berada di bawah Li Tong murid Tetua Bao Zi, namun dengan bantuan Kristal elemen ini pastinya kekuatan mereka akan meningkat sangat pesat. Hingga tiba gilirannya, salah satu dari mereka akan membawa kejayaan Sekte Laohu di kemudian hari.

__ADS_1


__ADS_2