Legenda Li Yuan

Legenda Li Yuan
Siapa Yang Ditekan?


__ADS_3

Melihat kekuatan Li Yuan, membuat Li Tong menelan ludah. Meskipun ia sudah berada di ranah Pendekar Langit, tetap saja ia tidak dapat mengimbangi kekuatan sahabatnya itu.


"Hebat sekali" di sebelah Li Tong terdengar suara Fan Lau sambil mengerutkan kening. Sementara Fan Rou dan Fan Chi masih memandang dengan heran, wajahnya menandakan tidak faham.


Kekuatan Li Yuan bagi mereka sangat misterius. Meskipun dari luar ia selalu menampilkan ranah Pendekar Raja, tetap saja kekuatan Li Yuan seperti tak terbatas. Sebagai sahabat terdekatnya, mereka yakin bahwa Li Yuan memiliki rahasia besar yang tidak mau diungkapkan.


Meskipun usia Li Yuan baru 20 tahun, namun ia sudah mengalami banyak hal. Tiga tahun terakhir dia berada pada kondisi hidup dan mati, bahkan selanjutnya ia terus mengembangkan bakatnya dalam kondisi ekstrim.


Tiba-tiba Li Tong teringat akan Jia Hien, "Gadis itu terlalu bodoh membiarkan seorang lelaki yang menjadikan dunia di bawah kakinya" batin Li Tong pelan.


Tetapi kini ia bersyukur jika saudaranya tidak meneruskan perjodohan dengan wanita seperti itu. Dengan bakat Li Yuan, ia pasti mendapatkan gadis yang jauh lebih baik.


Tetua Bao Zi sangat puas dengan kemampuan Li Yuan, barusan yang ditampilkan elemen angin namun jika itu elemen petir maka sudah tidak bisa diprediksi hasilnya.


Selama seharian mereka terus berlatih, Li Yuan juga semakin dapat mengontrol kekuatannya. Kini variasi gerakannya lebih banyak dan lebih halus, sabetan bilah angin terus ia latih dengan sempurna. Li Tong dan yang lainnya juga bertambah semangat, dengan adanya Li Yuan mereka berlatih dengan saling serang dan bertahan.


Selain memanfaatkan kekuatan elemen, Li Yuan juga beradu kekuatan fisik dengan Li Tong. Sejak Li Yuan menghilang, Li Tong sudah belajar teknik penguatan tubuh yaitu Teknik Tubuh Batu. Jurus tersebut ia pelajari setelah menukar poin kontribusi sepulang dari Kota Yushu.


Kekuatan teknik Tubuh Batu semakin menguat seiring meningkatnya kekuatan Li Tong. Ini adalah jurus bertahan yang menjadi andalannya, namun dengan serangan Li Yuan tubuh Li Tong beberapa kali terhempas. Li Tong merasakan tubuhnya seperti ditabrak gunung yang sangat besar, meskipun Li Yuan tidak mengeluarkan tenaga penuhnya.


Keesokan harinya, ada rombongan pasukan Istana Langit menuju ke arah Sekte Laohu. Mereka adalah Jenderal Langit yang baru pengganti Xie Taizong. Kedatangan Jenderal Wan Sui ke Sekte Laohu, bertujuan untuk memperkenalkan dirinya. Tentu sehari sebelumnya sudah ada utusan yang menyampaikan rencana kedatangan Jenderal Langit Wan Sui.

__ADS_1


Pada saat ini di dalam aula utama 8 orang Tetua dan juga Patriark Bao Xiong sudah hadir berkumpul, hanya Tetua Jia Fu yang tidak hadir. Selain itu terdapat juga seorang pria dengan memakai baju militer, di lengan kanannya terdapat simbol khusus, dia adalah Jenderal Wan Sui. Usianya yang belum empat puluh tahun membuatnya merupakan Jenderal Langit termuda. Wan Sui juga termasuk orang terdekat Tang Shiji, jadi sikapnya menjadi lebih arogan.


Pada pertemuan pertama ini setelah menjelaskan tentang dirinya, Jenderal Wan Sui sedikit membahas masalah kematian Jenderal Langit sebelumnya.


Melihat respon pemimpin Sekte Laohu yang biasa saja, Jenderal Wan Sui sedikit menaikkan kedua alisnya. Namun ia berusaha menahan kecurigaan dan mengalihkan ke topik lain.


Wan Sui menyentuh dagunya sambil tersenyum, lalu berkata.


"Mengenai rencana pernikahan antara Kaisar dengan salah satu murid Sekte Laohu, sepertinya akan penundaan. Saat ini Kaisar tengah serius mengungkap kematian Xie Taizong. Sebelum menemukan Pendekar Pedang Tiga Elemen, Kaisar Tang Shiji merasa tidak tenang dan juga sebagai Kaisar Langit hal tersebut menjadi aib yang harus segera dituntaskan".


Mendengar ucapan Wan Sui, seisi Aula pertemuan menjadi hening. Jika ada Tetua Jia Fu tentu akan menimbulkan gejolak.


"Lalu sampai kapan akan ditunda pernikahan tersebut?" tanya Patriark Bao Xiong.


"Kenapa bisa seperti itu? Apakah ini tidak seperti mempermainkan kami?" ujar salah seorang Tetua yang sedikit tidak puas dengan keputusan Kaisar Langit tersebut.


"Seharusnya kau tidak bisa berbicara dengan santai seperti itu, kau tidak memenuhi syarat" ucap Jenderal Wan Sui dengan angkuh.


"Oh, benarkah?" ucap Tetua tersebut sambil tersenyum.


"Jenderal Wan Sui, sepertinya anda melewatkan sesuatu" ucap Tetua Jiu Riu sambil menoleh ke arah para Tetua yang lain.

__ADS_1


Tiba-tiba suhu udara di Aula Sekte berubah menjadi panas, ada tekanan energi yang merembes keluar dari tubuh para Tetua. Dalam sekejap aura besar mengurung Jenderal Wan Sui.


Mata Wan Sui bergetar, ada rasa ketakutan di dalam dirinya, tetapi ia mencoba tenang dan mulai menggerakkan bibirnya.


"Kita ini masih bekerja sama, kuharap kalian bisa lebih kooperatif, jika tidak maka aku akan melaporkannya kepada Kaisar Tang Shiji" ucap Jenderal Wan Sui dengan tatapan yang tenang. Sejauh mungkin ia berusaha menekan ketakutan dalam hatinya, namun nadanya penuh penekanan.


Semua pimpinan Sekte Laohu terlihat kesal mendengar ucapan Jenderal Wan Sui.


"Sialan! berani-beraninya kau mengancam kami. Kau kira kau pantas mengatakan itu!Jika Kaisar Langit mengetahui hal ini, maka aku akan mencarimu" ucap Tetua Bao Zi meraung keras.


Jenderal Wan Sui tersentak kaget mendengar ucapan seorang laki-laki tua di depannya. Dari ciri-ciri serta aura kekuatannya bisa dipastikan bahwa lelaki tua itu adalah salah satu Tetua yang paling senior yang bernama Tetua Bao Zi.


Salah satu tujuan utamanya datang ke Sekte Laohu adalah untuk menekan seluruh pimpinan Sekte. Namun siapa sangka jika mereka malah memberi tekanan balik pada dirinya. Jenderal Wan Sui menjadi termenung, kepalanya kosong kehabisan kata-kata.


Jenderal Wan Sui terdiam dan menahan diri. Perlahan aura mencekam mulai menghilang.


"Baiklah, kuharap kalian tidak mempersulitku di masa depan" ucap Jenderal Wan Sui sambil menggertakkan giginya.


Patriark Bao Xiong melihat situasi mulai tenang lalu ia pun berkata, "Tolong dimaafkan, dan sebaiknya kita semua bisa menahan diri."


Meskipun sudah ada Li Yuan dan Li Jieru di Sekte Laohu, Patriark Bao Xiong tidak mau gegabah. Secara teori ia dengan sangat mudah mebunuh Wan Sui. Namun di sisi lain ia juga tidak mau jika seratus ribu prajurit istana langit bergerak dan berperang melawan Sekte Laohu. Sekte Laohu hanya butuh waktu saja untuk menunjukkan kekuatannya. Tetua Bao Zi dan dirinya belum melakukan kultivasi tertutup, rencananya sore ini keduanya akan melakukan kultivasi tertutup.

__ADS_1


Jenderal Wan Sui terlihat marah lalu menghela napas. Ia jelas tidak bisa menang jika harus bertarung pada saat ini. Dalam hatinya ia akan melaporkan perkembangan kekuatan Sekte Laohu kepada Kaisar.


"Hari ini aku tidak berhasil menekan Sekte Laohu, maka kemudian hari aku akan berhitung" gumamnya dalam hati.


__ADS_2