Legenda Li Yuan

Legenda Li Yuan
Benua Biru


__ADS_3

Selain kitab Penyembunyian Aura Li Yuan juga menginginkan sebuah kitab pengetahuan umum lengkap yang memuat tentang informasi alam fana ini. Di dalam ingatannya informasi tersebut sangat terbatas, pemilik tubuh sebelumnya tidak tertarik dengan dunia luar. Memorinya hanya termuat Kota Qiang dan beberapa kota kecil lainnya.


"Berapa harga dua kitab ini?" tanya Li Yuan kepada petugas yang menjaga tempat tersebut.


"Dua ratus tael emas" jawab petugas tersebut dengan wajah senang.


Ia merasa senang ternyata buku yang ia anggap tidak berharga kini diminati oleh pembeli yang masih muda.


Li Yuan membutuhkan kitab tersebut untuk menyamarkan kultivasinya, sedangkan kitab pengetahuan umum yang ingin ia miliki adalah sebagai pengetahuan dasar hidup di alam fana. Sebelum melakukan banyak hal, Li Yuan ingin memastikan segala sesuatunya terlebih dahulu.


Li Yuan sedikit mengernyitkan dahi saat ia mendengar tentang harga yang ditawarkan, meskipun ia memiliki cukup uang namun mengeluarkan uang sejumlah tersebut membuat hatinya cukup berdarah.


'Bagaimana dengan seratus Tael emas" ucap Li Yuan menawarkan harga.


Penjaga terdiam sejenak, lalu tanpa sengaja ia melihat Nona Xiao Yie yang menganggukkan kepala dari kejauhan.


"Baiklah Tuan, kau kali ini sangat beruntung" ucap Penjaga tersebut.


Li Yuan segera menyelesaikan pembayaran, setelah itu ia segera bergegas pergi meninggalkan Paviliun Angsa Emas.


"Nona, apakah tidak masalah?" tanya penjaga toko tersebut saat Xiao Yie menghampirinya.


"Kitab apa yang ia pilih?" tanya Xiao Yie mengacuhkan sikap penjaga toko yang cemas.


"Kitab teknik penyembunyian kultivasi dan juga kitab pengetahuan umum" jawab pelayan tersebut.


"Hah? Kupikir ia memilih kitab beladiri tingkat tinggi" ucap Xiao Yie dengan terkejut.


"Aku tidak mengerti dengan jalan pikiran orang itu, bukankah ia selalu menonjolkan kultivasinya selama ini?" gumam Xiao Yie dengan heran.


Sementara itu berita tentang terlukanya tuan muda Liu telah menyebar luas di Kota Qiang, banyak yang tidak menyangka dan tidak percaya dengan keadaan yang berubah dalam tempo singkat tersebut.


Bahkan Li Feng yang sebelumnya telah melukai Li Yuan dengan sangat parah bergeming, ia jelas tidak percaya atas berita yang baru saja ia dengar dari ketiga orang pemuda Klan Li yang bertemu dengan Li Yuan di paviliun Angsa Emas.

__ADS_1


"Apakah kalian yakin jika itu adalah Li Yuan?" tanya Li Feng dengan ekspresi rumit.


"Ya tentu saja kami yakin, bahkan ia sempat menyapa kami dengan begitu santainya" ucap salah seorang dari tiga pemuda Klan Li tersebut.


"Apa yang hendak ia cari di tempat itu?" tanya Li Feng dengan penasaran.


Menurutnya jika itu benar Li Yuan maka lantai yang seharusnya ia tuju adalah lantai tiga, tempat dimana berada obat-obatan dan ramuan herbal dijual.


"Ia menuju lantai tiga" jawab pemuda itu lagi.


"Owh, sesuai dugaan ku.. Sepertinya ia sedang mencari obat atau ramuan khusus untuk menyembuhkan luka-lukanya" ujar Li Feng penuh percaya diri.


"Sepertinya demikian" sahut beberapa orang lainnya.


Di dalam kediamannya kini Li Yuan tengah mempelajari teknik pengendalian energi Qi, meskipun tidak sulit bagi Li Yuan namun ia butuh waktu hampir seharian untuk membiasakan diri menggunakan teknik tersebut.


Li Fu sebagai ayah Li Yuan cukup kaget mendengar berita tentang terlukanya Liu Tsang, berita tersebut baru saja ia dapatkan dari seorang pengawal keluarga Li.


"Apakah kau yakin dengan berita tersebut?" tanya Li Fu.


"Ha ha ha ... Ternyata langit benar-benar mengabulkan doaku" ucap Li Fu dengan wajah gembira.


"Apakah ini tidak akan menjadi masalah Penatua?" tanya pengawal tersebut dengan sopan.


"Biarkan saja, masalah Klan Liu adalah hal yang sudah lumrah. Apapun sebabnya, bentrokan kedua keluarga takkan bisa dihindari" ucap Li Fu dengan santai.


"Bagaimana Li Yuan melakukannya?" gumam Li Fu yang tetap memiliki keterkejutan.


Ia menyembunyikan hal tersebut dari pengawalnya agar tidak terlihat bodoh. Li Fu jelas heran dengan kekuatan putranya yang sudah kembali seperti semula, jika ia bisa mengalahkan tuan muda keluarga Liu maka sama saja tubuh Li Yuan sudah kembali sehat seutuhnya.


Saat hari sudah gelap, Li Yuan sudah keluar dari kamarnya. Ia ingin menemui ayahnya dan berbicara banyak hal, selama beberapa minggu sejak dibangkitkan ia tidak memiliki kesempatan untuk berbincang-bincang dengan ayahnya di alam fana ini.


Setelah membaca kitab pengetahuan umum yang ia dapatkan dari Paviliun Angsa Emas, wawasan Li Yuan tentang alam fana jadi bertambah. Bahkan ia juga jadi paham tentang sejarah alam fana yang pernah berlaku di masa lalu.

__ADS_1


Alam fana yang didiami oleh Li Yuan saat ini berada pada satu Benua biru yang sangat luas. Ada lima wilayah pembagian, yakni Barat, Timur, Utara, Selatan dan Tengah. Sementara yang Li Yuan tinggali berada pada wilayah Timur, seringkali disebut juga sebagai Benua Timur.


Setelah membaca banyak hal, Li Yuan menyimpan kitab pengetahuan tersebut di atas meja kecil yang terdapat di samping ranjangnya.


"Hai putraku, bagaimana bisa kekuatanmu hilang begitu saja? Ayah tidak merasakan fluktuasi Qi di dalam tubuhmu" ucap Li Fu dengan panik.


Hal ini berbeda dengan cerita pengawal Keluarga Li tadi siang, karena Li Fu jelas merasakan jika putranya jelas nampak seperti orang biasa.


"Salam ayah, maaf mengejutkan dirimu" ucap Li Yuan sambil melepaskan aura Pendekar Raja Tahap Akhir.


"Apa? Ternyata tidak hanya pulih tetapi kekuatan mu juga naik satu tingkat" ucap ayahnya dengan senang.


"Terimakasih ayah" ucap Li Yuan dengan hormat.


"Bagaimana keadaan mu sekarang? Ayah dengar kau baru saja menghajar putra Patriark Liu?" tanya ayahnya dengan nada penasaran.


"Benar ayah" jawab Li Yuan dengan jujur.


"Ha ha ha... Bagus. Itu baru putraku, tidak sia-sia ayah menaruh harapan padamu" kata ayahnya sambil menepuk pundak Li Yuan.


"Biar tahu rasa keluarga Xiu itu, betapa bodohnya ia memutuskan tali pertunangan dengan mu" ucap Li Fu dengan nada menahan jengkel.


"Sudahlah ayah, aku juga sudah tidak mempedulikan wanita seperti itu. Seperti yang aku bilang sebelumnya bahwa ia tidak layak mendampingi diriku di masa depan" ucap Li Yuan dengan mantap.


Li Yuan yang sebelumnya pernah memiliki dua orang istri seperti Yue Hao dan Fang Yin saat di alam langit, tentu ia memiliki standar yang tinggi. Wajar saja jika Li Yuan tidak tertarik dan mudah membatalkan pertunangannya dengan Xiu Juan.


"Sekarang apa yang kau ingin lakukan?" tanya ayahnya kepada Li Yuan.


"Aku hanya ingin melatih diri agar menjadi lebih kuat" jawab Li Yuan.


"Jika demikian kau harus masuk Sekte" ucap Li Fu dengan enteng.


"Tidak perlu seperti itu, aku hanya membutuhkan tempat yang tenang untuk berkultivasi dan tentunya aku harus mencari pengalaman di luar" jawab Li Yuan dengan lugas.

__ADS_1


"Owh .. Menarik. Tidak kusangka putraku bisa berpikir sejauh itu" ucap Li Fu sambil merenungkan sesuatu.


__ADS_2