
Pada saat ini, angin mulai bertiup dengan kencang. Hujan lebat yang diikuti gemuruh petir bersahutan terdengar di atas langit.
"Tuk"
"Tuk"
"Tuk"
Dari atas atap rumah makan terdengar suara jatuhan batu es dengan intonasi cukup sering.
Wajah Yue Hao memucat, dia sebagai orang yang lahir dan besar di Provinsi Rajawali Emas tentu tidak asing dengan kondisi langka seperti ini.
"Ini adalah... " ucap Yue Hao dengan lidah kelu. Ia merasakan badai angin ini tidak biasa.
"Badai Tornado"
Li Yuan masih tampak tenang, baginya ini adalah pemandangan yang baru. Ia juga ingin melihat kemampuan orang-orang dari Sekte Angin Puyuh tersebut.
Tepat di atas garis pantai, tampak enam orang murid Sekte Angin Puyuh sedang mengalirkan Qi. Mereka seperti hendak melakukan suatu gerakan secara bersamaan. Gerakan mereka tampak berirama seperti sudah terlatih melakukan hal tersebut.
Di atas langit, hujan turun dengan lebat dan diiringi petir yang terus bersahutan. Tidak lama kemudian tampak sebuah gumpalan angin yang berdiri tegak mengarah menuju tepi pantai.
Para murid Sekte Angin Puyuh yang sudah bersiap, segera melepaskan sebuah gelombang energi tandingan.
"Booommm"
Dua energi besar bertabrakan, membuat suara yang memekakkan telinga. Semua orang yang berada dekat bibir pantai jelas. merasakan getaran yang baru saja terjadi.
Angin topan yang baru saja terbentuk segera hancur oleh serangan dari para murid Sekte Angin puyuh. Orang-orang yang melihatnya berteriak penuh kegembiraan, mereka benar-benar merasa puas dengan pertolongan orang-orang dari Sekte Angin Puyuh tersebut.
Wajah keenam orang tersebut menjadi cerah. Sambil menghela napas, salah seorang dari mereka lalu berkata.
"Kekuatan angin tersebut cukup besar, hampir saja aku kehabisan tenaga".
Tunggu!
"Sepertinya ada yang tidak beres" ucap seorang murid yang paling senior.
"Sepertinya yang tadi hanyalah gelombang pembuka" ucapnya lagi sambil menunjuk ke arah bekas hancurnya badai topan sebelumnya.
__ADS_1
Pada saat ini ada lubang kecil berbentuk pusaran yang semakin lama semakin membesar. Keenam murid tersebut merasa terkejut karena hal tersebut akan menciptakan gelombang pasang yang lebih besar.
Pada saat yang bersamaan Li Yuan merasakan sesuatu yang janggal, persepsi spiritualnya menunjukkan gejala bahaya besar yang akan segera datang.
"Kamu tunggu disini, aku akan membantu mereka" ucap Li Yuan.
"Bukankah sudah berlalu?" tanya Yue Hao dengan bingung.
"Coba kamu perhatikan baik-baik" ucap Li Yuan sambil menunjuk ke arah dimana para murid Sekte Angin Puyuh berada.
Yue Hao menolehkan kepalanya dan melihat dengan tidak percaya. Dari jarak ia memandang, ada gelombang angin topan yang lebih besar dan sangat mengerikan. Bahkan sebuah garis bercahaya terang terlihat begitu menakutkan.
"Apa itu?" tanya seorang murid Sekte.
"Jangan banyak tanya, ayo segera kita padukan kekuatan" ucap seorang murid senior.
Dalam waktu yang sangat cepat, mereka kembali mengeluarkan jurus andalan mereka, lonjakan Qi yang begitu besar kembali keluar dari dalam tubuh mereka, bahkan kali ini lebih dahsyat dari sebelumnya.
Orang-orang yang melihatnya sedikit bingung, namun setelah muncul lagi gelombang topan yang lebih menyeramkan mereka baru paham. Situasi cukup mencekam, deru suara angin berputar di udara dengan kecepatan ekstrim.
"Booommm"
Sekali lagi terdengar suara ledakan yang keras di udara, membuat gelombang kejut yang sangat besar. Air laut seketika meninggi menjadi ombak yang menjadi sangat menakutkan.
Di atas air, para Kultivator merasa bingung untuk menyikapi kejadian ini, mereka semua adalah kultivator murni karakteristik angin.
Kalian mundurlah!
Suara Li Yuan cukup kencang terdengar dari bawah mereka. Li Yuan kini bersiap melakukan gerakan, dengan kakinya yang sudah menyentuh air laut. Keenam murid tersebut tercengang, namun saat ini mereka tidak ada pilihan lain kecuali mengikuti ucapan Li Yuan.
Dalam sekejap, Li Yuan sudah memusatkan perhatian. Aura dingin langsung merembes keluar dari tubuh Li Yuan, ia memaksimalkan energi air. Namun tanpa ia sadari kekuatannya berubah menjadi kristal es yang bergerak dengan cepat membekukan ombak laut tersebut.
Keenam murid Sekte Angin Puyuh mengangga tidak percaya, mulut mereka terbuka lebar melihat pemandangan tidak masuk akal di depan mereka.
__ADS_1
"Apakah ia berasal dari Sekte Beruang Es wilayah Utara?" ucap seorang dari murid Sekte Angin Puyuh.
"Sepertinya demikian" ucap seorang lainnya.
"Kekuatannya sangat mengerikan" ucap yang lainnya bersahutan.
Melihat air laut yang berubah menjadi es, sontak membuat orang-orang terkejut. Ini adalah pemandangan yang sangat luar biasa dan baru pertama kali mereka temui.
Adapun Yue Hao, dia sudah tidak dapat berkata-kata. Pandangannya tertuju pada sosok Li Yuan yang kini masih berada di pinggir laut.
Meskipun gelombang air sudah bisa diatasi, namun permasalahan pokok belum selesai.
Petir dan hujan semakin deras, suara pusaran angin juga mendesir lebih kencang.
Orang-orang dari Sekte Angin Puyuh sudah kelelahan setelah mengeluarkan energi yang sangat besar sebelumnya. Petir yang bersahutan kembali datang, membuat wajah mereka pucat pasi.
Di tengah keputusasaannya, tiba-tiba Li Yuan melayang ke udara. Tatapannya dingin menuju ke arah pusaran air yang kembali terbentuk. Menghiraukan keberadaan orang lain, Li Yuan segera mengerahkan kekuatannya. Udara yang mengembun di atas awan seolah tertarik oleh kekuatannya. Petir yang bersahutan beberapa kali menghujani tubuh Li Yuan.
Pemandangan luar biasa ini dapat disaksikan dengan jelas oleh para Pendekar Langit dari Sekte Angin Puyuh. Mereka tidak percaya seorang kultivator bisa dengan santainya menghadapi serangan petir ke tubuhnya.
Saat ini Li Yuan merasakan energi di dalam tubuhnya semakin besar. Petir yang menyambar dirinya, ia jadika katalisator untuk memacu elemen petir di dalam tubuhnya. Tubuh Li Yuan dengan cepat mengekstraksi petir tersebut menjadi energi yang sangat dahsyat. Energi Kristal Ungu yang pernah ia serap kini bertransformasi, membentuk inti energi yang lebih kuat dan stabil.
Dengan kekuatan barunya, Li Yuan segera membentuk tornado tandingan. Tekanan air yang sangat kuat ia bungkus dengan karakteristik angin dan petir.
Badai tornado yang dibentuk oleh Li Yuan lagi-lagi mengejutkan semua orang yang hadir.
Tingkat Dewa!
Tingkat Dewa!
Seorang murid senior Sekte Angin Puyuh meraung tidak percaya. Untungnya hanya mereka berenam yang berada terdekat dengan Li Yuan. Jadi ucapannya barusan tidak terdengar oleh orang lain lagi.
Udara di sekitar semakin bergerak kencang dan menimbulkan hawa dingin yang mencekam. Sementara Li Yuan tengah mengangkat tangan kanannya dengan santai, seirama dengan gerakan tangannya sebuah tornado bergerak melesat ke arah pusaran gelombang yang sebelumnya terjadi.
"Dhhuuuuaaarrr"
Dua buah gelombang tornado beradu di perairan, membuat salah satunya lenyap ke dalam tornado lainnya. Saat ini menyisakan gelombang tornado tunggal buatan Li Yuan yang sedang berputar.
Dengan satu gerakan dari Li Yuan berikutnya, tornado itu hancur berkeping-keping berubah menjadi serpihan air laut. Detik berikutnya, langit kembali cerah, gumpalan awan hitam berlalu dan menyisakan gelombang awan putih yang bergulung-gulung.
__ADS_1
Di bawah tatapan orang-orang, Li Yuan sudah tidak ada di posisinya. Secepat kilat ia bergerak dan sudah kembali di hadapan Yue Hao.