Legenda Li Yuan

Legenda Li Yuan
Kembali Menerobos


__ADS_3

Yue Fei yang memperhatikan tindakan Li Yuan barusan hanya bisa menelan ludahnya. Sulit membayangkan tanpa kehadiran Li Yuan, bahkan ia sendiri masih bingung kemana jumlah pasukan Jenderal Chen Sheng yang berjumlah ribuan orang.


Li Yuan lalu menstabilkan emosinya kemudian berjalan ke arah Yue Hao untuk membuka lapisan pelindung yang dari tadi melindungi tubuh Yue Hao.


Dalam sekejap, kubah es yang melindungi Yue Hao lenyap. Tatapan penuh kehangatan segera menyertai Yue Hao kepada Li Yuan.


"Terimakasih" ucap Yue Hao sambil memeluk tubuh Li Yuan.


"Sudahlah sekarang kamu sudah aman" ucap Li Yuan sambil mengusap kepala Yue Hao dengan lembut.


Pada saat ini amarah di dalam diri Li Yuan langsung mereda seketika. Hal ini juga sangat aneh baginya, ketika Yue Hao dalam bahaya entah mengapa Li Yuan merasa marah sekali. Bahkan baru kali ini ia merasakan kemarahan yang luar biasa, tetapi di bawah pengaruh pelukan Yue Hao kini tubuh Li Yuan menjadi lebih tenang.


Ada perasaan hangat di antara keduanya, hingga tidak sadar dalam lautan jiwa Li Yuan muncul sebuah titik yang menyerupai pohon kehidupan yang menyemburkan energi vitalitas.


Menyadari dirinya mengalami pencerahan, Li Yuan segera melepaskan diri dari dekapan tubuh Yue Hao.


"Keluargamu sudah datang. Aku akan menstabilkan diri terlebih dahulu" ucap Li Yuan sebelum ia duduk sila untuk berkultivasi di dekat Yue Hao berdiri.


"Hao'er bagaimana keadaanmu?" tanya Yue Fei saat menghampiri putrinya.


"Aku baik-baik saja ayah, untungnya Li Yuan datang tepat waktu" ucap Yue Hao sambil melirik ke arah Li Yuan yang sedang dalam posisi duduk sila.


"Li Yuan, maksudmu dia berasal dari keluarga besar Klan Li?" tanya Yue Fei yang cukup terkejut.


"Iya, aku juga mengetahui hal ini setelah berada di kediamannya di Kota Qinghai" ungkap Yue Hao pelan.

__ADS_1


Mendengar pengakuan dari putrinya, Yue Fei hanya berdecak kagum. Bagaimanapun sebagai seorang Gubernur Provinsi Rajawali Emas, ia mengetahui sejarah Klan Li dari Provinsi Naga Biru.


Klan Li merupakan Klan yang sudah ada sejak lama di Alam Langit, namun perkembangannya baru terkenal beberapa tahun terakhir yang digawangi oleh Patriark Li Dan.


"Jadi, Li Yuan adalah putra dari Patriark Li Dan?" tanya Yue Fei yang akhirnya tidak tahan karena penasaran.


"Benar, dia adalah Tuan Muda yang misterius itu" jawab Yue Hao sambil tersenyum.


Yue Fei kemudian mengangguk mengerti, namun di dalam hatinya ia semakin takjub dengan sikap anak muda yang kini tengah berkultivasi tersebut.


Khawatir mengganggu konsentrasi Li Yuan, Yue Fei dan yang lainnya segera bergeser ke tempat yang lebih jauh. Namun Yue Hao masih bertahan dengan alasan ingin berada di dekat Li Yuan. Melihat keengganan putrinya, Yue Fei hanya mengikuti kemauannya.


Yue Fei dan pasukannya segera menyisir tempat tinggal Jenderal Chen Sheng yang kini sudah rata dengan tanah, lapisan kristal es yang tipis perlahan mencair bersama senja yang mulai menyapa sinar matahari.


Orang-orang yang ingin mengetahui keadaan terkini, semakin berdatangan di sekitar kediaman Jenderal Chen Sheng. Mereka juga dapat melihat tubuh Jenderal Chen Sheng yang sudah tidak berdaya dalam kondisi terikat di bawah pengawasan Yue Feng.


Li Yuan tidak menghiraukan obrolan yang terjadi antara Yue Fei dan anak buahnya, saat ini ia tengah memaksimalkan tenaga dalamnya. Dari dalam cincin penyimpanannya ia mengeluarkan dua buah Kristal Perak yang tersisa, lalu menyerapnya dengan ganas.


Sebelumnya Li Yuan telah menghabiskan banyak energi Qi dalam menghancurkan ribuan prajurit Jenderal Chen Sheng, jadi energi yang keluar kini kembali lagi setelah dirinya menyerap Kristal Perak tersebut.


Dua buah Kristal Perak yang biasa disebut sebagai Kristal Dewa mengandung energi yang sangat dahsyat. Jika kristal perak ini digunakan oleh orang lain maka mereka akan menerobos secara gila-gilaan. Namun Li Yuan memiliki beberapa inti energi di dalam tubuhnya, jadi sebanyak apapun energi yang ia serap maka akan didistribusikan secara merata di seluruh Dantian tubuhnya.


Beberapa jam kemudian keanehan terjadi pada tubuh Li Yuan, meskipun ia sudah menyerap sepenuhnya Kristal Dewa namun ia belum berhasil menyempurnakan penerobosan yang hendak ia capai.


Hari sudah gelap, Fang Yin yang sedang berada di rumah makan Hei Xian menjadi cemas. Sudah beberapa jam berlalu namun Li Yuan belum kembali.

__ADS_1


Melihat kegelisahan Fang Yin, buru-buru Liu Haikuan menenangkannya.


"Nona tidak usah khawatir, Tuan Li Yuan baik-baik saja. Saat ini sepertinya Tuan Li Yuan sedang dalam proses pemulihan kekuatan" ucap Liu Haikuan.


"Benarkah?" tanya Fang Yin dengan ekspresi cemas.


"Tentu saja Nona, aku dan Tuan Li Yuan memiliki ikatan batin. Jika terjadi sesuatu diantara kami maka salah satunya akan mengetahuinya" ucap Liu Haikuan menjelaskan.


Setelah mendengar penjelasan dari Liu Haikuan, kondisi Fang Yin lumayan tenang. Rasa cemasnya perlahan berkurang, namun di dalam hatinya ia selalu berharap Li Yuan selalu baik-baik saja.


Sementara itu Li Yuan masih berkonsentrasi dalam kultivasinya, ketika ia hampir merasakan kebuntuan tiba-tiba ada reaksi aneh dari dalam cincin penyimpanannya. Sebuah benda yang terbungkus bahan kain sederhana, mengeluarkan getaran dan menarik perhatian Li Yuan.


Li Yuan membuka matanya dan segera mengeluarkan benda tersebut dari dalam cincin penyimpanannya. Perlahan Li Yuan mengingat benda yang ternyata adalah sebuah batu Kristal yang sangat keras, berukuran sekepal telapak tangannya.


Kristal tersebut adalah pemberian dari seorang pekerja tambang yang bernama Shoi Ming dari Kota Xiening. Li Yuan menyelamatkannya saat berada di Gunung Guntur ketika menyelidiki tambang batu energi yang dimobilisasi Jenderal Wan Sui.


Tanpa ragu Li Yuan segera menggenggam erat kristal tersebut di tangan kanannya. Secara bersamaan, Li Yuan memejamkan matanya kembali lalu secara perlahan ia dapat merasakan sebuah energi yang sangat luar biasa menyembur lautan jiwanya.


Titik yang menyerupai pohon kehidupan kini semakin terlihat jelas dan tumbuh menjadi semakin besar. Energi yang dahsyat terus mengalir di dalam tubuhnya, ia tidak menyangka jika benda yang hampir ia lupakan kini sangat berguna di saat kritis.


Sebagai pemilik tubuh Kaisar Langit kemampuan Li Yuan dalam menyerap kristal energi sangat menakutkan, hanya dalam beberapa tarikan napas energi di dalam tubuhnya terus meletup-letup.


"Boom"


"Boom"

__ADS_1


Energi yang sangat luar biasa tersebut telah membuatnya menerobos ke tingkatan baru. Pada tahap ini Li Yuan dapat merasakan kekuatan karekteristik dalam tubuhnya semakin stabil. Terutama karekteristik jiwa yang kini semakin kokoh, di lautan energinya kini ditumbuhi semacam pohon yang menyemburkan energi vitalitas terus menerus dan membuat jiwanya lebih stabil lagi.


__ADS_2