Legenda Li Yuan

Legenda Li Yuan
Malam Yang Panjang


__ADS_3

Di sebuah tempat, ada dua orang sedang berdiri. Mereka sepasang pria dan wanita yang terlihat masih muda, tidak ada yang aneh dengan keduanya. Di bawah sinar rembulan, angin malam bertiup dengan cukup kencang dan menyibakkan pakaian yang mereka kenakan. Setelah berpisah dengan para pimpinan Sekte Laohu, Li Yuan mengajak Li Jieru untuk mengobrol yang bersifat rahasia.


"Jieru, tadi kudengar kau memanggil guru dengan panggilan Kaisar Yuan Zang, apa maksudnya?" tanya Li Yuan kepada Naga Bumi yang kini sudah berubah bentuk menjadi Li Jieru.


"Benar Tuan Muda, Kaisar Yuan Zang adalah Kaisar Langit terpilih pada masa itu. Ia juga berasal dari Provinsi Naga Biru, tetapi Kaisar Yuan Zang memilih pergi meninggalkan Tahtanya sehari setelah ia ditunjuk menjadi Kaisar Langit" jawab Li Jieru dengan serius.


"Lalu apa yang terjadi?" tanya Li Yuan yang penasaran.


"Kaisar Yuan Zang sejak awal memang tidak tertarik dengan kekuasaan, ia lebih menyukai menjadi seorang kultivator murni dan mengabdikan dirinya kepada alam. Ia memiliki jika semua harus menyatu dan belajar dari alam, sederhana dan jauh dari konflik serta permusuhan. Setelah kepergiannya, posisi Kaisar Langit diisi oleh Bao Cheng Zu pendiri Sekte Laohu.


Li Yuan mengangguk dan mulai mengerti, sebagai orang yang berpengetahuan ia pernah membaca sejarah Provinsi Naga Biru saat di Kota Huanxie. Kakeknya yang bernama Li Chen memiliki banyak koleksi buku-buku sejarah yang lengkap, serta buku pengetahuan umum lainnya. Selain itu, Li Yuan juga pernah mendengar langsung perkataan gurunya tentang sekilas Alam Spiritual.


Secara detail Li Jieru bercerita kepada Li Yuan, sebagai hewan mitologi Naga Bumi sudah mengidentifikasi sosok Li Yuan. Ditambah bahwa ia adalah murid dari Yuan Zang membuat Naga Bumi semakin menghormati Li Yuan sebagai tuan mudanya. Memang benar apa yang dikatakan oleh Ketua Sekte Laohu, ketika Li Yuan sudah mendapatkan pengakuan dari Naga Bumi maka ia adalah penguasa Provinsi Naga Biru yang sesungguhnya.


"Jieru, kelak aku akan meninggalkan wilayah Naga Biru. Berdasarkan nasihat dari guruku, aku harus menjalankan bakti dan berkeliling untuk menciptakan keadilan dan kebenaran. Guruku juga ingin aku mendapatkan pengalaman, agar kelak aku tidak menjadi orang yang besar hati" ucap Li Yuan sambil menatap ke atas. Sinar rembulan yang bersinar menyinari danau biru membuat pantulan yang begitu indah, ada kedamaian yang tercipta di sana.


"Jika demikian, aku akan mengikuti tuan muda kemanapun pergi" kata Li Jieru tanpa keraguan. "Sudah menjadi takdirku juga untuk mengabdi kepada tuan muda" lanjut Li Jieru dengan nada yang cukup tenang,

__ADS_1


"Tidak, kamu tidak harus mengikutiku" kata Li Yuan.


"Apakah tuan muda tidak percaya padaku?" tanya Li Jieru dengan ekspresi sedih.


"Tidak, bukan itu juga maksudku. Kepergianku hanya menunggu waktu, namun aku ingin kamu membantuku untuk menjaga keluargaku. Kedua orang tuaku serta adikku adalah orang yang sangat berarti dalam hidupku, kasih sayang mereka adalah motivasiku dalam mengejar impianku. Hari ini aku telah menyinggung Istana Langit, meski pihak Istana Langit tidak mengetahui identitasku yang sebenarnya tidak ada salahnya juga aku berjaga-jaga" ungkap Li Yuan dengan pandangan mengarah ke arah Li Jieru.


Ditatap dengan cukup lekat, membuat Li Jieru wajahnya memerah. Walau bagaimanapun juga ia adalah wanita, wujud aslinya sebagai makhluk yang sangat menyeramkan sangat berbeda dengan tampilan wujudnya saat ini. Siapapun laki-laki normal pasti akan terpikat dengan fisik Li Jieru.


"Baik tuan muda, aku akan selalu berada di sisi keluarga tuan muda serta menjaga mereka dengan sungguh-sungguh" ucap Li Jieru sambil mengangkat telapak tangan kanannya ke udara.


"Terima kasih, aku takkan melupakan budi baikmu" ucap Li Yuan sambil tersenyum.


"Tuan muda, terimalah pemberianku. Ini seharusnya menjadi milik penguasa, orang itu tentu saja dirimu. Sudah ribuan tahun benda-benda tersebut berada di tanganku. Sudah waktunya bagi Tuan Muda untuk menerimanya" ucap Li Jieru sambil tersenyum.


Setelah melihat isi dari Cincin spiritual tersebut, Li Yuan tersentak kaget. Ada sekitar dua puluhan Kristal Perak serta sekitar seratusan Kristal berwarna Cokelat dan ada dua buah Kristal padat berwarna Biru. Jika dua kristal sebelumnya sudah familiar, tetapi untuk Kristal Biru membuat Li Yuan sedikit bingung.


"Apa fungsi dari Kristal berwarna biru ini?" tanya Li Yuan kepada Li Jieru.

__ADS_1


"Itu adalah Kristal yang mengandung elemen air, kedua benda tersebut merupakan benda pusaka yang terbentuk dari dasar Danau Biru selama ribuan tahun. Keduanya mengandung inti energi yang sangat besar dan sebaiknya hanya tuan muda yang menggunakannya" ucap Li Jieru dengan serius.


"Hmm.. Baiklah jika begitu" ucap Li Yuan dengan santai.


Dirinya tentu memahami maksud Li Jieru, ia dijuluki Naga Bumi karena memang menguasai elemen Tanah, air dan angin. Keadaan ini lebih beruntung dari hewan mitologi lainnya yang terkadang hanya memiliki satu atau dua jenis elemen saja sebagai inti energi mereka.


****


Di Kota Jincheng, dimana Istana Langit berada. Malam mulai larut, Jia Hien yang semula mengobrol dengan Nu Hume dan Nu Nian kini sudah berpisah. Nu Hume dan Nu Nian yang mulai mengantuk segera menempati bangunan seperti bungalow yang megah, mereka juga diperlakukan dengan baik oleh pelayan istana yang berada di sana.


Saat ini, Kaisar Tang Shiji baru saja selesai melakukan pertemuan dengan para bawahannya. Setelah menetapkan Pendekar Pedang Tiga Elemen sebagai buronan Alam Langit, Kaisar Tang Shiji juga menugaskan Kepala Keamanan Kota Jincheng menjadi Jenderal Besar pengganti Xie Taizong di Kota Qinghai. Seluruh petinggi dan penguasa wilayah yang hadir segera kembali pulang ke tempat asal masing-masing.


Kaisar Tang Shiji baru saja mendengar kabar dari orang kepercayaannya, yaitu Kepala Kasim Istana yang mengatakan bahwa ia sudah berhasil membawa calon pengantin. Orang yang dimaksud tentu saja Jia Hien yang berasal dari Sekte Laohu, Provinsi Naga Biru. Semuanya terjadi secara kebetulan, serta semua hal tersebut bersumber dari wilayah selatan, tempat dimana Jia Hien berasal.


Mendengar kabar gembira tersebut seperti menemukan oase di tengah padang pasir, Kaisar Tang Shiji memutuskan tidak beristirahat di kediaman pribadinya. Kondisinya yang tidak baik-baik saja membuat dirinya ingin melakukan hal yang menyenangkan bersama calon pengantinnya.


Bersama Kepala Kasim Istana, Tang Shiji diantarkan menuju kediaman dimana Jia Hien tinggal. Malam ini Tang Shiji ingin melewatkan malam bersama calon istrinya yang terkenal cantik dan masih muda tersebut. Adrenalin di dalam tubuh Kaisar Tang Shiji meningkat dengan sangat cepat, selama beberapa bulan ini ia memang belum sempat melakukan perbuatan yang memanjakan dirinya.

__ADS_1


Sebelumnya Kaisar Tang Shiji menuju Sekte Api Abadi guna melakukan kultivasi tertutup demi meningkatkan kekuatannya. Hari ini ia juga baru kembali ke Istana Langit, mendengar kabar tewasnya Jenderal Xie Taizong membuatnya resah dan kembali sibuk pada urusan kekaisaran.


__ADS_2