
Di sebuah bangunan sederhana, Li Yuan sedang memimpin pertemuan yang dihadiri tidak lebih dari sepuluh orang. Mereka semua adalah pengurus inti dari Kelompok Naga Emas yang kini digawangi oleh Li Yuan.
"Saat ini aku ingin mengabarkan kepada kalian, jika Kelompok Naga Emas akan terus berkembang. Mulai esok aku meminta Nona Zheng Shuang dan Tuan Luo Zhank untuk berangkat ke Kota Nanguan. Mereka berdua akan bertanggungjawab atas Penginapan dan rumah makan Hei Xian" ucap Li Yuan dengan santai.
"Ketua, kenapa harus aku?" tanya Luo Zhank sedikit keberatan.
"Aku tahu apa yang kau pikirkan, namun percayalah Tuan Luo Hei selalu memikirkan dirimu" jawab Li Yuan dengan langsung menerka kekhawatiran yang dialami oleh Luo Zhank.
Mendengar ucapan dari Li Yuan, kepala Luo Zhank tertunduk. Ia tidak menduga jika Li Yuan mengetahui permasalahan yang mendera kakak beradik itu.
"Untuk mendukung rencana ke depan, aku ingin kalian semua meningkatkan basis kultivasi. Aku yakin ke depannya perjalanan kita akan menghadapi beberapa halangan" ujar Li Yuan menyampaikan arahannya.
"Apakah kalian semua memiliki karakteristik angin?" tanya Li Yuan kemudian.
"Betul Ketua" ucap mereka bersamaan.
"Hmm.." Li Yuan tampak mengangguk ringan.
"Lalu apakah kalian belajar dari Sekte ataukah sebagai kultivator bebas? tanya Li Yuan lagi.
Beberapa orang tampak saling pandang, mereka bingung hendak berkata apa.
"Katakan saja, aku takkan keberatan dengan masa lalu kalian. Namun jika itu terjadi setelah aku berdiri di depan kalian maka semua akan ada perhitungannya" ucap Li Yuan yang menyadari adanya keganjilan.
Pada saat ini seorang pria bernama Jiu Xin mencoba memberanikan diri untuk berbicara.
"Kami adalah kultivator bebas, untuk meningkatkan kekuatan semua sumberdaya hasil rampasan akan dibagikan bersama" ucap Jiu Xin sambil tertunduk.
Li Yuan sudah menduga sebelumnya, sebagai kelompok penjahat kecil hal itu tentu saja lumrah. Tetapi kini dirinya adalah penanggung jawab mereka, segala sesuatu akan menjadi urusannya.
"Baiklah ke depannya aku akan mengatur yang terbaik untuk kalian. Selain itu ada hal yang ingin ku sampaikan, aku berencana merekrut beberapa orang. Hanya saja mereka adalah orang-orang dari Provinsi Naga Biru, kuharap kalian tidak keberatan" ucap Li Yuan dengan tenang.
__ADS_1
"Kami tidak keberatan Ketua" ucap Luo Zhank yang diikuti anggukan dari beberapa orang lainnya.
"Terimakasih atas pengertian dari kalian" ucap Li Yuan sambil menangkupkan kedua tangannya.
Li Yuan kemudian bercerita tentang Tetua Li Tianshu dan beberapa kerabat Klan Li lainnya. Menurutnya Tetua Li Tianshu adalah orang yang ahli dalam strategi, sehingga keberadaannya sangat dibutuhkan dalam proses perkembangan kelompok Naga Emas di masa depan.
Tidak lama kemudian Li Yuan hendak pamit dan menyampaikan beberapa hal. Setelah mengakhiri pertemuan dengan membuat beberapa pengaturan, Li Yuan segera kembali ke Kota Nanguan. Ia memutuskan untuk tinggal di penginapan Hei Xian sampai dengan beberapa waktu.
Untuk urusan selanjutnya ia menyerahkannya kepada Zheng Shuang, wanita ini ternyata dapat diandalkan dalam beberapa hal terutama terkait masalah aset dan perbendaharaan.
Keesokan paginya di kediaman Keluarga Yue, terlihat Yue Hao sedang sibuk membantu ayahnya membuat laporan.
"Hao'er tampaknya setelah kepergian Yuanli kamu sering termenung" tanya ayahnya yang menyadari perubahan dari putrinya.
"Aku hanya kepikiran tentang perkataannya" jawab Yue Hao singkat.
"Tentang apa?" tanya ayahnya sambil mengangkat kedua alisnya.
"Aku sudah memikirkan hal tersebut, beberapa hari ke depan juga akan datang beberapa pendekar ahli untuk memperkuat pertahanan" ucap Yue Fei menanggapi kekhawatiran putrinya.
"Sebelum pergi, ia juga mengatakan jika ia akan menyusun kekuatan yang berada di Kota Dong Hai. Apakah kita perlu mengirimkan orang untuk menyelidikinya?" tanya Yue Hao dengan ekspresi serius.
"Tidak usah, biarkan ia berkembang dan aku percaya jika ia akan membawa perubahan" jawab Yue Fei dengan tenang.
"Apakah kamu tidak memikirkan Yuanli?" tanya Yue Fei mencoba mengubah topik pembicaraan.
"Siapapun wanita pasti akan tertarik dengan pria seperti itu" jawab Yue Hao sambil tersenyum.
"Lalu bagaimana dengannya?" tanya Yue Fei lagi.
"Setelah satu tahun mengenalnya, sepertinya ia hanya menganggap diriku teman saja" jawab Yue Hao sedikit kecewa.
__ADS_1
Bagi masyarakat di Alam Langit, seseorang yang memiliki kekuatan dan bakat seperti Li Yuan akan diburu oleh para wanita dan keluarga kaya. Seperti halnya Yue Hao yang memiliki perasaan suka kepada Li Yuan, hanya saja sikap Li Yuan yang tidak berpihak kepadanya.
Satu bulan pun berlalu dengan cepat, perkembangan sosok wanita yang menyerap Kristal Kelahiran mulai menunjukkan peningkatan yang menakutkan. Pada saat ini, aura kegelapan yang pekat menyelimuti gadis itu, sebuah kekuatan mengerikan terus meletup dalam inti energinya.
"Selamat Tuan Putri, kini anda sudah berhasil menyerap kekuatan dari Kristal tersebut" ucap Wuya yang berbentuk burung gagak.
Mendengar perkataan Wuya, gadis tersebut hanya menatap Wuya dengan penuh kepuasan. Saat berikutnya ia bangkit, lalu tertawa dengan nada menakutkan.
"Hahaha.. Akhirnya aku terlahir kembali" ucap gadis tersebut dengan senyum lebar.
"Wuya, bagaimana kabar dunia ini?" tanya gadis tersebut.
"Semua tidak berjalan rencana, setelah tuan putri tewas maka beberapa kekuatan terpecah menjadi beberapa bagian" jawab Wuya dengan tenang.
"Apakah Sang Penguasa masih ada?" tanya gadis yang wajahnya mirip Jia Hien tersebut.
"Sepertinya sudah lama ia juga tewas, untuk kerajaan Langit diteruskan dari generasi ke generasi berdasarkan kekuatan dari salah satu empat wilayah" jawab Wuya sambil memberi penjelasan.
"Terimakasih karena kau telah membawakan ku tubuh yang sangat tepat" ucap gadis tersebut.
Detik berikutnya, gadis tersebut mengangkat telunjuk tangan kanannya. Seberkas sinar berwarna merah darah keluar dari dalam jari telunjuk tersebut, sinarnya merambat dengan sangat cepat mengenai tubuh Wuya.
Tubuh Wuya menggeliat, tidak lama kemudian sebuah cahaya kemerahan semakin pekat menyelimuti tubuhnya. Beberapa saat kemudian, tubuh Wuya yang semula berbentuk burung gagak kini sudah berubah menjadi seorang pria muda.
"Hormat pada Putri Penguasa Malam" jawab pemuda yang baru saja muncul.
"Bagus.. Sekarang kau sudah kembali bertransformasi" jawab Gadis tersebut dengan penuh senyuman.
Dengan kekuatan dirinya yang sudah memasuki tahap Dewa Langit, maka ia cukup percaya diri untuk bangkit kembali dan melancarkan aksi dendamnya.
Di masa lalu, Dewi Penguasa Malam adalah salah seorang istri dari sang Penguasa Alam Langit. Hanya saja kecemburuannya kepada salah seorang istri yang lain Sang Penguasa, membuat dirinya terjebak dengan rencana jahatnya.
__ADS_1
Atas perbuatannya, ia di hukum di Kuil Penyucian Jiwa hingga ia meninggal dengan tidak tenang menahan kebencian tak berujung.