
Tidak lama setelah kepergian Li Yuan, berita tentang terlukanya Xue Wang menyebar dengan cepat. Di kediaman Keluarga Xue terdengar suara raungan kemarahan.
"Siapa yang telah berani mencelakai putraku?"
ucap Xue Rengui saat menatap Xue Wang.
Pria paruh baya itu menatap tubuh putranya dengan lirih, ada kesedihan yang mendalam. Xue Wang adalah putra satu-satunya dan kini telah terluka sangat parah.
Di samping Xue Wang, seorang wanita tengah menangis. Wanita tersebut terlihat sedih melihat putranya dalam kondisi mengenaskan. Berdasarkan hasil pemeriksaan dari tabib, selain Dantiannya hancur Xue Wang juga mengalami cacat permanen.
"Orang itu berasal dari Keluarga Yue, kami melihat ia bersama dengan Nona Yue Hao" ucap salah seorang pengawal yang ikut terluka.
"Sepertinya Yue Fei sudah berani sombong sekarang" ucap Xue Rengui.
"Segera kumpulkan prajurit terbaik, aku Xue Rengui bersumpah akan membunuh Yue Fei hari ini" ucap Xue Rengui dengan lantang.
Dalam hitungan jam Kota Nanguan menjadi gempar kembali, berita tentang bergeraknya ribuan pasukan ke kediaman Gubernur Kota dengan cepat menyebar. Banyak warga Kota yang berpendapat jika hari ini akan menjadi puncak ketegangan hubungan Gubernur Yue Fei dengan pihak militer yang dipegang oleh Jenderal Chen Sheng.
Xue Rengui memiliki dukungan penuh dari Jenderal Chen Sheng, oleh karena itu ia berani bertindak lebih. Sementara warga Kota melihat jika masalah Xue Wang hanyalah bumbu untuk memusnahkan Keluarga Yue.
Di dalam manor Keluarga Yue, tampak kepanikan melanda. Seluruh ahli bela diri telah berkumpul, akan tetapi pasukan yang loyal terhadap Yue Fei tidak banyak.
"Dimana Yue Hao, cepat panggil ia kemari" ucap Yue Fei dengan tatapan penuh kecemasan.
"Baik Tuan" sahut seorang kepala pengawal.
Dalam waktu singkat Yue Hao sudah hadir di tengah-tengah kerumunan orang banyak.
"Ada apa ayahanda, kenapa banyak orang berkumpul?" tanya Yue Hao dengan nada bingung.
"Apa yang baru saja kau lakukan di salah satu rumah makan di pusat kota?" ucap Yue Fei dengan nada serius.
"Baru saja terjadi keributan antara Yuanli dengan Xue Wang" jawab Yue Hao.
Kemudian Yue Hao menceritakan alasan keributan tersebut dan menyampaikan kronologisnya dengan lengkap.
Yue Fei mengangguk dan mengerti. Namun kondisi sudah berkembang seperti ini. Walau bagaimanapun cepat atau lambat kejadian seperti ini akan terjadi. Ia menyadari jika hubungan dengan pihak kepala pasukan seperti menyimpan api dalam sekam.
Bahkan menurut hasil penelusuran Yue Fei, peristiwa penyergapan putrinya juga merupakan rencana licik dari Wang Rengui agar dirinya mau berada dibawah pengaruh militer.
__ADS_1
Tepat saat Yue Fei sedang berpikir, dari luar terdengar suara seorang prajurit hendak melapor.
"Tuan, di luar ada pria yang bernama Yuanlin ingin bertemu dengan Tuan" ucap prajurit tersebut.
"Segera bawa ia masuk" perintah Yue Fei.
Beberapa saat kemudian, seorang pria muda dengan gagah memasuki ruang pertemuan Keluarga Yue. Tatapan orang-orang terlihat kagum penuh takjub, tampilan Li Yuan telah menyihir banyak orang. Bahkan Yue Hao sedikit menggerakkan pupil matanya ke arah Li Yuan bergerak.
"Salam Tuan" ucap Li Yuan memberi salam dengan tenang.
"Salam, apakah kau sudah tahu apa yang terjadi saat ini?" ucap Yue Fei sambil bertanya kepada Li Yuan.
"Sudah Tuan" jawab Li Yuan singkat.
"Apakah benar kamu yang telah melukai Xue Wang?" tanya Yue Fei dengan serius.
"Betul, itu saya yang melakukannya" jawab Li Yuan dengan tegas.
Mendengar kejujuran Li Yuan, perasaan Yue Fei merasa lega. Namun bagi sebagian besar orang yang hadir, memiliki pendapat yang lain. Perbuatan Li Yuan tentu saja sudah menggiring malaikat kematian ke gerbang Keluarga Yue.
"Menarik.. Sungguh menarik. Apakah kamu tahu konsekuensi dari perbuatanmu" tanya Yue Fei dengan ekspresi tenang.
"Tentu saja saya tahu. Dalam hal ini saya akan membantu Anda membersihkan sampah Kota Nanguan" jawab Li Yuan dengan ringan.
"Hahaha.. Aku suka dengan kepercayaan dirimu. Namun sebentar lagi ribuan pasukan akan datang menuju kediamanku. Bagaimana kamu akan menyikapinya?" ucap Yue Fei dengan mata berbinar.
"Berikan saya waktu sebentar, saya akan menyelesaikan mereka" jawab Li Yuan.
Seisi ruangan kembali hening. Banyak orang yang mencibir omongan Li Yuan.
"Benarkah?" Yue Fei menatap Li Yuan dengan ekspresi tidak percaya.
Pada saat ini, kepala pengawal Keluarga Yue datang mendekat dan berkata.
"Lapor Tuan, Xue Rengui sudah tiba dengan membawa sepuluh ribu pasukan lebih"
"Apa? sepuluh ribu orang??"
ucap Yue Fei dengan sangat terkejut.
__ADS_1
Orang-orang yang berada di aula pertemuan pun menjadi syok, jumlah ini sudah bisa meratakan sebagian Kota Nanguan.
Tetapi tidak dengan Li Yuan, ia masih berdiri dengan tenang. Wajahnya masih menampilkan senyum percaya diri.
Untuk mencegah terjadinya peperangan, Li Yuan segera bergerak ke depan gerbang Manor Keluarga Yue. Di belakangnya seluruh anggota Keluarga Yue mengikuti, belasan pendekar ahli keluarga Yue juga dikerahkan.
Dengan cepat Li Yuan sudah berada di depan pasukan yang dipimpin oleh seseorang menggunakan baju perang. Melihat sosok yang berbeda, Li Yuan segera mengunci targetnya.
"Jadi kau yang telah mencelakai putraku?" ucap Xue Rengui sesaat setelah melihat tubuh Li Yuan.
Li Yuan tidak menjawabnya. Kemudian menatap ke arah Xue Rengui dengan tatapan dingin. Tatapannya benar-benar mengunci raut wajahnya, di matanya Xue Rengui adalah orang mati.
Li Yuan bergerak melewati para pendekar ahli yang dibawa oleh Xue Rengui. Mereka semua adalah para Pendekar Tingkat langit, ada dua diantaranya pendekar tingkat suci.
Dalam sekejap aura Tingkat Dewa menyeruak dari tubuh Li Yuan dengan sangat mengerikan. Semua orang menjadi tercengang, ada perasaan takut yang menyelimuti tubuh para pendekar ahli yang dibawa oleh Xue Rengui.
Xue Rengui belum bereaksi namun tubuh Li Yuan sudah berdiri tepat di depannya.
"Aku sudah berbaik hati untuk tidak membunuh putramu yang kurang ajar. Hari ini apakah kamu sudah menentukan cara bagaimana untuk mati?"
Suara Li Yuan begitu dingin, terdengar hingga sepanjang jalan di depan manor keluarga Yue.
Xue Rengui menatap Li Yuan dengan ngeri, ekspresi kaget di wajahnya membuatnya panik, "Ba.. Bagaimana kau bisa melakukannya?"
Li Yuan tidak merespon ucapan Xue Rengui, ia mengangkat tangannya lalu mencengkram leher Xue Rengui dengan sangat kuat dan mengangkatnya ke udara. Wajah Xue Rengui terlihat sangat buruk dengan menahan sakit ditubuhnya.
"Membiarkan orang sepertimu hidup setelah hari ini adalah kesalahan besar. Namun aku tidak akan melakukan hal yang bodoh seperti itu" ucap Li Yuan dengan nyaring.
Tiba-tiba Qi dalam tubuhnya melonjak, tubuh Xue Rengui terlepas dan melayang ke udara.
"To.. Tolong.... " Sebelum Xue Rengui menyelesaikan katanya tiba terdengar suara.
'Booomm"
Tubuh Xue Rengui meledak, berubah menjadi kabut darah.
Melihat kondisi ini, seluruh pasukan yang ia bawa tidak ada yang berani bergerak, mereka semua tercengang melihatnya. Bahkan para pendekar ahli yang berjumlah puluhan orang itu pun tidak berkutik.
Yu Fei berdecak penuh kekaguman. Jika sebelumnya ia meragukan kemampuan Li Yuan, namun kini ia sudah mempercayai sepenuhnya. Apa yang baru saja dilakukan oleh Li Yuan sudah melebihi ekspektasinya.
__ADS_1
"Hao'er, kamu benar-benar sudah membawa pulang monster ke rumah kita" ujar Yue Fei melirik ke arah putrinya dengan mata berbinar.
Sudah tidak dapat diragukan lagi, dengan keberadaan Li Yuan di Keluarga Yue maka pengaruh dan kekuasaannya atas militer akan terbangun kembali.