Legenda Li Yuan

Legenda Li Yuan
Kelebihan Tubuh Kaisar Langit


__ADS_3

Li Yuan mulai bergerak ke kiri dan ke kanan secara zig zag, dari tanah lalu melompat ke udara. Secara berulang ia melakukan gerakan tersebut tanpa bosan, hari demi hari kecepatannya semakin meningkat.


Pergerakan Li Yuan yang semula kasar, kini semakin halus seiring bertambahnya kekuatannya. Secara kasat mata, kecepatan Li Yuan dalam bergerak sudah tidak dapat diperhatikan oleh kultivator biasa. Pemahamannya tentang elemen angin terus bertambah, selain petunjuk dari Kitab Dewa Badai ia juga secara otodidak dapat memahami situasi alam sekitar yang berada pada pandangannya.


Waktu sudah berjalan tiga bulan, ia berhasil memahami cara membuat perisai angin dan menggunakan angin sebagai sabetan-sabetan ringan yang dapat menggoreskan bebatuan.


Dari kultivasinya selama ini, ia juga berhasil kembali membuat terobosan. Kini ia sudah berada pada ranah Pendekar Langit Tahap Menengah, energi alam yang sangat dahsyat di kawah Gunung Hua telah berhasil meningkatkan basis kultivasinya secara ekstrim juga.


Jika di Sekte Laohu, kekuatannya sudah sejajar dengan para Tetua. Bahkan dengan tiga elemen yang dikuasai oleh Li Yuan rasanya tingkat Tetua saja tidak akan sanggup menghadapi Li Yuan yang memiliki elemen langka tersebut. Seperti diketahui, jika Sekte Laohu umumnya memiliki basis kekuatan sebagai pembudidaya Elemen Tanah.


Li Yuan saat ini tengah berkonsentrasi mengalirkan Qi nya ke telapak tangan, dari dalam tubuhnya mengeluarkan enegi yang sangat besar dan terkondensasi menjadi gumpalan gelombang yang sangat mengerikan. Seluruh tubuhnya di selimuti oleh gelombang tornado yang sangat menakutkan, berpusat di telapak tangan kanannya.


"Booom"



Sebuah ledakan yang sangat dahsyat menyapu bibir kawah, akibat ledakan tersebut sebuah lubang dalam tercipta dan menimbulkan semburan lava yang sangat panas.


"Bamm"


Suara semburan lava menggema di seisi kawah.


"Huh" sangat mengerikan" ucap Li Yuan setelah melihat dampak pukulan dari Teknik Badai Kematian.


Jika saja itu di tempat biasa, maka sudah dipastikan akan memiliki efek yang sangat luar biasa. Tetapi Li Yuan bukanlah orang yang cepat berpuas diri, dengan kekuatan elemen petir yang berada di dalam tubuhnya terlalu mubazir jika di sisa-siakan.


Sementara dari balik awan, Yuan Zang kembali berdecak kagum atas pencapaian muridnya tersebut, kekuatan Badai Kematian berhasil ia kuasai dengan cepat.

__ADS_1


Sementara saat ini, Li Yuan tengah mundur beberapa langkah. Teknik Aura Naga dalam tubuhnya terus menyedot energi alam dengan sangat ganas. Sebenarnya udara di sekitar kawah mengandung belerang dalam jumlah melebihi ambang batas kultivator. Namun salah satu kelebihan Tubuh Kaisar Langit adalah dapat menyerap segala jenis racun, dalam hal ini Li Yuan dilatih pada titik paling ekstrim untuk menguatkan pondasi fisiknya.


Li Yuan melakukan kuda-kuda, ia mengalirkan dua energi sekaligus ke telapak tangannya. Sama seperti sebelumnya, pusaran gelombang menyelimuti tubuhnya. Kini ia melayang di udara dengan diiringi cahaya ungu berderak mengeluarkan petir. Berpusat pada tangannya, pusaran tornado dibungkus petir semakin membuat mengerikan. Dengan cepat Li Yuan melemparkan gelombang tornado tersebut.


"Badai Kematian" teriak Li Yuan.


Seketika badai tornado yang dibungkus oleh petir melesat dengan cepat ke arah titik ledakan sebelumnya,


"Booom"



Suara ledakan yang sangat dahsyat menggema  melebihi dua ledakan sebelumnya, seisi kawah bergetar sangat dahsyat menyebabkan pergeseran lempeng Gunung Hua, getaran yang sangat dahsyat tersebut menimbulkan muntahan lava yang sangat besar.


Seperti bencana alam, kekuatan Li Yuan telah menyebabkan pergeseran tanah sehingga gempa Vulkanik dari Gunung Hua tidak dapat terhindarkan.



Untuk mengurangi efek kerusakan yang ditimbulkan, Yuan Zang segera turun dari atas awan dan melakukan sebuah gerakan, dari dalam tubuhnya tercipta sebuah badai tornado yang bergerak menggulung dan pecah saat menghantam kumpulan lava yang keluar menyembur ke udara.


Dalam sekejap semburan lava yang ganas berubah menjadi kepingan-kepingan kecil dan menyebar ke seluruh puncak gunung. Namun lubang yang menganga di dasar kawah, kini semakin terbuka lebar.


Fenomena ini disaksikan oleh seluruh penduduk yang berada jauh dari Gunung Hua, seperti warga yang berada di sekitar Gunung Juewu di Kota Yushu, dapat melihat jelas percikan-percikan bunga api yang terbang di udara. Kejadian tersebut jelas membuat warga biasa panik dan mengungsi ke tempat yang lebih aman.



Meskipun tidak ada kerugian yang di timbulkan secara langsung, namun untuk menjauhi area pegunungan adalah yang terbaik.

__ADS_1


Beast penghuni Gunung Hua dan Gunung Juewu menyaksikan fenomena alam yang tidak biasa ini  dengan tatapan penuh kewaspadaan, meskipun mereka belum berlari meninggalkan sarangnya tetapi tampak ketakutan menghantui diri mereka.


Di dasar kawah, Li Yuan sendiri tidak terlalu kaget dengan dampak yang baru saja ia ciptakan. Ia hanya tersenyum ringan melihat daya ledak yang baru saja terjadi. Tiba-tiba tanpa ia sadari dari bawah, kekuatan dahsyat menyemburkan ledakan lava ke arahnya. Li Yuan yang tersentak, membuat perlindungan dengan membentuk perisai angin yang sangat besar. Dua kekuatan beradu diatas udara,


"Baamm"


Perisai angin yang diciptakan oleh Li Yuan, hancur berkeping-keping menjadi pecahan energi tak kasat mata. Li Yuan terhempas ke udara sebelum ia kehilangan kesadarannya dan jatuh dengan keras ke bawah. Tubuhnya terluka cukup parah, energi di dalam tubuhnya sangat kacau saling bertabrakan.


Gelombang kejut yang baru saja ia terima dari lava yang menyembur, membuat tubuhnya bergetar hebat, Ia tidak mengontrol aliran energi panas yang ia terima barusan.


"Puufftt" Li Yuan menyemburkan seteguk darah.


Ia mulai merasakan suhu tubuhnya meningkat dengan cepat, keningnya berkeringat, jantungnya berdetak dengan sangat cepat. Bahkan pembuluh darahnya membengkak dan sepertinya akan meledak. Melihat kondisi seperti ini.


Huan Zang menjadi panik. Kecelakaan yang baru saja terjadi luput dari perhatiannya, karena ia baru saja mengeluarkan kekuatan untuk menghentikan ledakan lava demi mencegah erupsi yang berlebihan.


"Aagh" teriak Li Yuan lemah.


"Sehebat apapun diriku, aku hanyalah makhluk lemah dibandingkan dengan kekuatan alam yang absolut" gumamnya dalam hati.


Dengan segenap tenaga tersisa, ia bangkit dan duduk bersila untuk menstabilkan tenaganya. Dari belakang, Luan Zang tiba dan segera mengalirkan energi vitalitas kepada muridnya tersebut. Setelah beberapa tarikan napas tubuh Li Yuan dapat dipastikan baik-baik saja, Li Yuan sudah melewati masa kritisnya.


"Huh" Luan Zang menarik napas pelan, ia bersyukur Li Yuan baik-baik saja. Kemudian ia kembali menghilang dan membiarkan Li Yuan dalam kondisi duduk sila tersebut.


"Anak ini benar-benar nekat, hampir saja ia tewas" ujar Yuan Zang.


Di dalam tubuh Li Yuan terdapat energi panas bumi yang terus berputar seolah terjebak dalam tubuh Li Yuan. Secara perlahan Li Yuan berusaha untuk menaklukan energi panas tersebut untuk ia serap menjadi inti energi.

__ADS_1


Tidak terasa beberapa hari berlalu, suhu kawah Gunung Hua kembali normal. Hanya saja lubang retakan yang sebelumnya terbuka masih mengeluarkan hawa panas yang cukup besar membuat.  Secara tidak langsung energi panas tersebut juga terserap ke dalam tubuh Li Yuan melalui Teknik Aura Naga yang sedang ia praktekkan.


__ADS_2