Legenda Li Yuan

Legenda Li Yuan
Kekacauan Di Alam Lain


__ADS_3

Sementara itu tanpa diketahui oleh Li Yuan di suatu tempat, alam kehidupan yang berbeda suara seorang pria dengan menggunakan jubah


Li Yuan tidak menyadari jika tindakannya sebelumnya telah mengguncang Alam Surgawi, suatu kehidupan yang lebih tinggi dan terpisah dari Alam Langit.


Kekuatan yang dilepaskan oleh Li Yuan pada saat menghancurkan portal dimensi dunia siluman telah mengejutkan beberapa pihak di Alam Surgawi.


"Siapa yang telah mengguncang Alam Surgawi dengan mengacaukan hukum ruang?"


"Dari mana munculnya gelombang kekuatan seperti ini"?


"Seharusnya kekuatan seperti ini setingkat dengan para penjaga Alam Surgawi"


Berbagai komentar dan pertanyaan muncul dari mulut beberapa orang yang terlihat tidak biasa. Dari pakaian yang mereka pakai seharusnya mereka berasal dari sebuah Sekte terkenal.


"Sepertinya portal dimensi telah diaktifkan lalu dihancurkan kembali. Hal ini tentunya dapat merusak keseimbangan Alam Surgawi yang sudah lama hidup tenang" ujar seorang lelaki tua berjubah putih sambil mengusap dagunya.


"Apa yang harus kami lakukan Patriark?" tanya salah seorang dari mereka.


"Kalian periksa dan cari tahu, jika itu berasal dari Alam lain maka kita perlu mempertimbangkan melakukan sesuatu yang lebih serius" ucap Patriark tersebut.


"Baik Patriark kami akan segera mencari penyebabnya" jawab pria itu lagi dengan hormat.


*****


Pada saat ini Kaisar Ying Kai akhirnya mengerti mengapa Li Yuan tidak tertarik dengan Istana Langit, di sisi lain ia juga menyadari jika kekuatan Li Yuan sudah berada di batas jangkauan orang-orang yang berada di Alam Langit.


Di tengah kekaguman Kaisar Ying Kai, seorang pria tua menggunakan jubah berwarna biru tua bergerak dengan cepat di atas udara, sebelum akhirnya tiba di depan Kaisar Ying Kai, dia adalah Pemimpin Sekte Api Abadi.


"Hormat pada Patriark" ucap Kaisar Langit tersebut.


"Salam pada Kaisar" sapa balik Patriark Sekte Api Abadi tersebut.


Setelah saling bertutur sapa, Patriark Sekte Api Abadi tersebut segera menatap lurus ke arah Li Yuan.


"Masih muda sekali" gumam Patriark Sekte Api Abadi.w

__ADS_1


Li Yuan jelas saja mengetahui kedatangan Sekte Api Abadi tersebut yang sudah berada di ranah Pendekar Dewa Langit.


Di atas langit burung Phoenix yang sebelumnya melayang kini perlahan turun, di bawah pengawasan seluruh orang burung Phoenix itu menjelma menjadi seorang pria muda berbadan kekar.


"Terimakasih Tuan penguasa muda" ucap jelmaan burung Phoenix tersebut memanggil Li Yuan.


"Apa yang terjadi sebelumnya hingga kau seperti ini?" tanya Li Yuan sedikit penasaran.


"Kejadiannya begitu singkat, saya tidak bisa mengendalikan diri dan seperti kehilangan jiwa saya sendiri. Sebelumnya hanya terlihat beberapa orang yang sedang menggunakan kekuatan aneh mendekati tempat persembunyian saya" ucap lelaki muda tersebut.


"Aku akan melakukan kontrak jiwa, agar jiwamu dapat terlindungi, apakah kamu tidak keberatan?" tanya Li Yuan.


"Tentu saja tidak, sebagai pelindung Alam Langit tentu saya tidak akan mengingkari di balik penciptaan saya" ucap lelaki tersebut dengan patuh.


Li Yuan segera menembakkan sebuah sinar yang tentunya adalah segel jiwa untuk mengikat kesetiaan pria tersebut.


"Siapa namamu?" tanya Li Yuan.


"Nama saya adalah Feng Huang, saya merupakan hewan mitologi yang diciptakan oleh sang penguasa sebelumnya" ucap jelmaan burung Phoenix tersebut.


"Feng Huang, aku minta agar kau tetap menjadi penjaga wilayah seperti sebelumnya dan segera pulihkan kondisimu" ujar Li Yuan dengan santai.


Setelah dibangkitkan kembali ia merasa dirinya kini seperti bertemu dengan penguasa yang baru. Setelah selama ribuan tahun ia kehilangan penguasa alam langit, kini seseorang yang memiliki kekuatan Sang Penguasa telah hadir kembali.


Feng Huang kemudian terbang dalam bentuk Phoenix Api kembali, suaranya memekik kencang di atas langit. Ia terbang mengangkasa dengan gagah sebelum menghilang dalam gumpalan awan.


Orang-orang hanya bisa memerhatikan penuh kekaguman, walau bagaimanapun Phoenix Api memiliki sejarah panjang di Alam Langit. Bisa menyaksikan secara langsung saja sudah mereka anggap berkah tersendiri.


"Salam pada Tuan Penguasa" sapa Patriark Sekte Api Abadi yang kini mendekati Li Yuan.


"Salam Tuan" jawab Li Yuan singkat.


"Perkenalkan saya adalah Shu Tianli Patriark Sekte Api Abadi, terimakasih atas kemurahan hati Tuan membangkitkan kembali Phoenix Api" ucap Shu Tianli dengan hormat.


"Itu sudah seharusnya aku lakukan, kalian jagalah wilayah kalian jangan sampai kejadian seperti sebelumnya terulang" ucap Li Yuan dengan tenang.

__ADS_1


"Lain waktu kita akan berbincang, dalam waktu dekat berkunjunglah ke Kota Qinghai" ujar Li Yuan sambil pamit undur diri.


"Baik Tuan Penguasa" ucap Patriark Sekte Api Abadi sambil tersenyum cerah.


Seekor Naga raksasa yang melayang di udara tengah menunggu Li Yuan, setelah membangkitkan Phoenix Api kini Li Yuan harus memikirkan dua hewan pelindung untuk menjaga Provinsi Rajawali Emas dan juga Provinsi Beruang Kutub.


Li Yuan kembali mengudara bersama Li Jieru untuk ke Kota Nanguan, kekacauan yang ditinggalkan oleh orang-orang Aula Jiwa sebelumnya perlu mendapatkan perhatian khusus.


Tidak membutuhkan waktu yang lama bagi dirinya untuk tiba di Kota Nanguan, Kota yang sebelumnya menjadi identitas Rajawali Emas kini mengalami kerusakan yang sangat parah.


Untung saja kedatangan Li Yuan sudah lebih baik dari sebelumnya, jenazah korban pertempuran sebelumnya telah dipisahkan. Sementara pasukan kegelapan juga sudah dipisahkan untuk dimusnahkan.


Dengan menjentikkan jari sebuah sinar berwarna keemasan keluar dari telunjuk Li Yuan dengan cahaya yang menyilaukan. Detik berikutnya mayat pasukan kegelapan musnah menjadi debu dan lenyap tak tersisa.


"Bagaimana keadaan kalian?" tanya Li Yuan kepada beberapa orang dari kelompok Yue Fei.


"Kami baik-baik saja Tuan" ucap salah satu dari mereka.


"Akhirnya kau sudah datang kembali" ucap Yue Fei yang baru saja muncul dari kerumunan pasukan keamanan Kota.


"Betul Tuan Gubernur" ucap Li Yuan sambil menjaga kesopanan.


"Sudahlah jangan terlalu formal, panggil saja ayah mertua" ujar Yue Fei di depan banyak orang.


"Ba.. Baik ayah mertua" jawab Li Yuan dengan malu-malu.


Meskipun ia kini memiliki kekuatan yang terkuat namun tetap saja ia tidak bisa menahan rasa malunya di bawah tekanan rasa canggungnya.


"Kapan kamu akan meresmikan hubungan kalian? Aku ingin segera menimang cucu" ujar Yue Fei dengan santainya.


Sementara Li Yuan semakin merah wajahnya.


"Hahaha... Kamu tenang saja, aku tidak terlalu serius. Aku hanya senang melihat ekspresi wajahmu" ujar Yue Fei sambil menahan tertawa.


"Ayah mertua, sebaiknya kita harus segera melakukan pemulihan Kota Nanguan" ujar Li Yuan mengubah topik pembicaraan.

__ADS_1


Ia juga sedikit bingung jika harus dihadapi obrolan tentang hubungan dirinya dengan Yue Hao. Ia jelas sangat menyayangi putri Tuan Yue Fei hanya saja untuk melangsungkan pernikahan ia harus menunggu waktu yang tepat.


Awalnya setelah pertempuran ini ia akan menikahi Yue Hao dan juga Fang Yin, hanya saja Paman Jia Fu sedang berduka jadi ia harus menjaga perasaan ayah dari Jia Hien tersebut.


__ADS_2