Legenda Li Yuan

Legenda Li Yuan
Menjadi Pasangan Yang Seutuhnya


__ADS_3

Li Yuan sebenarnya ingin mengejar wanita yang mirip dengan Jia Hien tersebut, namun ia tidak leluasa karena ada Fang Yin yang telah salah faham sebelumnya.


Pada jarak yang cukup jauh dari rumah makan Hei Xian, dua bayangan hitam tampak bergerak dengan sangat cepat saling berdampingan.


"Sial.. Bagaimana bisa kita berbuat ceroboh seperti ini? Hampir saja aku mati jika tidak ada wanita tersebut" umpat Dewi Penguasa Malam dengan penuh kekesalan.


Wuya yang tentu saja menjadi targetnya hanya terdiam merenungi kesalahannya. Ia juga benar-benar tidak tahu tentang kemampuan Li Yuan yang ternyata memiliki karakteristik jiwa. Bahkan kemampuannya tersebut berada di atas Dewi Penguasa Malam.


"Mohon maafkan aku Tuan Putri, hal ini di luar pengetahuanku. Beberapa informasi yang aku terima adalah jika Li Yuan hanya memiliki tiga elemen seperti pedang tiga elemen yang selama ini menjadi identitasnya" ujar Wuya mencoba membela diri.


Mulanya Dewi Penguasa Malam penuh percaya diri untuk bisa menguasai dan memanfaatkan Pendekar Pedang Tiga Elemen. Namun setelah melihat dan mengetahui kekuatannya berada di atasnya, ia memilih untuk menyelamatkan diri.


Kini setelah melarikan diri dari Li Yuan mereka berencana akan bergabung dengan Aula Jiwa. Tidak ada jalan lain bagi mereka selain bekerjasama dengan kelompok yang dipimpin oleh Yaoguai tersebut.


Sementara itu, setelah kepergian Lu Bin ke kediaman Gubernur Yue Fei tampak Li Yuan dan Fang Yin semakin akrab. Mereka berdua melanjutkan makan sore hingga malam sambil menunggu Yue Hao.


Yue Hao dan keluarganya kini sedang bergembira atas penunjukan Yue Feng sebagai Jenderal besar Provinsi Rajawali Emas menggantikan Chen Sheng yang sebelumnya tewas di Kota Jincheng.


Sebenarnya Li Yuan ingin mengajak Yue Hao ikut pulang bersama Fang Yin ke Kota Qinghai. Li Yuan akan bertempur dengan orang-orang Aula Jiwa secara total. Oleh sebab itu mengungsikan Yue Hao ke Klan Li akan lebih aman.


Namun setelah menunggu cukup lama Yue Hao tidak kunjung datang maka Li Yuan memutuskan untuk menunggu di kediaman pribadinya yang ia dapatkan dari Tuan Luo Hei pemilik rumah makan Hei Xian sebelumnya.


"Yuan Gege, malam ini aku akan tidur bersama mu" ucap Fang Yin berterus terang.


"Apakah tidak akan masalah?" tanya Li Yuan dengan bingung.


"Yuan Gege tenang saja, sebelumnya aku juga sudah memberi tahu Yue Hao jika besok aku akan kembali ke Kota Qinghai, jadi malam ini aku ingin menghabiskan waktu bersamamu" ucap Fang Yin.


"Baiklah" ucap Li Yuan pelan sambil menggenggam tangan kekasihnya.


"Bagaimana perasaanmu kali ini?" tanya Li Yuan.

__ADS_1


"Jauh lebih baik" balas Fang Yin sambil tersenyum.


"Jika semua masalah Yuan Gege sudah teratasi, apa yang akan Yuan Gege rencanakan?" tanya Fang Yin.


"Tentu saja aku akan hidup damai bersama kedua istriku dan membesarkan anak yang lucu-lucu" jawab Li Yuan sambil tersenyum.


"Apakah sesederhana itu?" ucap Fang Yin penasaran.


"Iya, hanya itu. Apakah kamu keberatan menjadi istriku?" tanya Li Yuan sambil tersenyum menggoda.


"Tentu saja mau, sekarang Yuan Gege mandi dulu sana" ucap Fang Yin sambil mendorong tubuh Li Yuan.


Setelah beraktivitas seharian, Li Yuan belum cukup untuk memulihkan tenaga. Jadi ia berpikir tidak akan masalah jika membiarkan Fang Yin berada di dekatnya. Ia kemudian membersihkan diri dan berganti pakaian.


Setelah rapi Li Yuan menuju salah satu kamar yang kini akan digunakan oleh Fang Yin untuk beristirahat. Namun Li Yuan cukup kaget melihat Fang Yin yang sedang duduk termenung di atas ranjang membuat Li Yuan heran.


"Yin'er kenapa kamu melamun" tanya Li Yuan.


"Yuan Gege jangan pernah tinggalkan aku ya" ucap Fang Yin dengan serius.


"Aku tidak akan pernah meninggalkan mu" jawab Li Yuan sambil mengusap punggung Fang Yin dengan lembut.


"Terimakasih" ucap Fang Yin dengan lembut.


Li Yuan kemudian mencium wajah Fang Yin dengan penuh kasih sayang. Aroma tubuh Fang Yin telah membuat Li Yuan bersemangat untuk menciumnya secara berulang.


Fang Yin yang mendapatkan perlakuan seperti itu merasa hangat dan segera memejamkan kedua matanya. Seolah mencerminkan keinginan yang sama, Li Yuan melanjutkan aksinya dengan membaringkan tubuh kekasihnya tersebut.


Pada saat ini Li Yuan tidak dapat mengendalikan rasa yang terpendam, dengan penuh kasih sayang ia menyentuh tubuh Fang Yin. Ia juga akhirnya ingin melepaskan masa lajangnya pada wanita yang benar-benar ia cintai.


Setelah beberapa saat lalu mereka mulai terbawa suasana percintaan. Gairah muda di dalam tubuh Fang Yin dan Li Yuan bergejolak dengan cepat. Kebersamaan keduanya telah menghempaskan segalanya, mereka berdua sudah lupa dengan banyak hal yang telah terjadi.

__ADS_1


Entah siapa yang mendahului, keduanya sudah berada dalam selimut yang sama, Li Yuan memeluk erat tubuh Fang Yin. Ada rasa ingin memiliki Fang Yin seutuhnya, dalam beberapa tarikan napas akhirnya mereka berdua bersatu dalam perasaan terdalam percintaan.


Tanpa sehelai benangpun yang menghalangi tubuh mereka, wajah Fang Yin tampak memerah dan menahan malu. Malam ini ia benar-benar sudah menjadi wanita dewasa dan menjadi milik Li Yuan seutuhnya.


"Yuan Gege, aku mencintaimu" ucap Fang Yin yang masih berada dalam pelukan Li Yuan.


"Aku juga mencintaimu" balas Li Yuan sambil membenarkan posisi nyamannya.


Lalu keduanya melanjutkan aktivitasnya dengan penuh gairah, meskipun ini adalah pertama kalinya bagi mereka dalam memadu kasih, namun insting mereka bergerak secara alami.


"Pelan-pelan saja" ucap Fang Yin dengan lembut di telinga Li Yuan.


Menyadari aksinya terlalu bersemangat, Li Yuan segera mengendalikan dirinya menjadi lebih tenang agar pasangannya merasa nyaman.


Malam ini sangat indah bagi mereka berdua, rasa cinta yang baru saja tumbuh di dalam hati mereka langsung menjelma kepada perasaan terdalam. Baik Li Yuan maupun Fang Yin keduanya dengan semangat melewati malam yang panjang.


Keesokan paginya Fang Yin bangun lebih awal, sebagai wanita dewasa kini ia sudah paham dengan kewajibannya. Tanpa diminta dirinya segera menyiapkan teh hangat untuk pasangannya.


Li Yuan yang sudah terbangun juga memperhatikan aktivitas Fang Yin.


"Yin'er kemari lah" ucap Li Yuan dengan tampang serius.


"Ada apa Gege? Apakah aku sudah melakukan kesalahan?" tanya Fang Yin dengan gugup.


"Kamu baru saja membuat kesalahan fatal" jawab Li Yuan dengan ekspresi terlihat serius.


"Ada apa?" tanya Fang Yin yang semakin bingung.


"Kamu telah membuatku tidak bisa jauh darimu" ucap Li Yuan sambil menarik tubuh kekasihnya itu ke dalam selimutnya.


Merasa dikerjai, Fang Yin hanya tersenyum sebentar lalu larut dalam permainan mereka kembali.

__ADS_1


__ADS_2