Legenda Li Yuan

Legenda Li Yuan
Sejarah Provinsi Naga Biru


__ADS_3

Tubuh Naga Bumi terhempas, gelombang tornado yang begitu besar melilit tubuh raksasanya. Pusaran air di Danau Biru tercipta bagai tsunami yang bergerak dari pinggir menuju tengah danau. Lengkingan suara sang Naga Bumi bergema terdengar keras di seantero Danau Biru.


Kekuatannya yang berada pada ranah Dewa Langit membuat serangan dari Li Yuan tidak berefek banyak. Pada saat ini, Naga Bumi merasa penasaran dengan sosok pemuda di depannya. Rasa penasaran itu telah membuat dirinya bangkit dari tidur panjang selama ribuan tahun.Sejak kekecewaanya pada Kaisar Langit terdahulu, ia memilih mengasingkan diri di dalam danau biru.


Belum hilang pengaruh serangan pertama, kini Li Yuan tidak menahan diri lagi. Tubuhnya melayang, Pedang Tiga Elemen yang berada di dalam Cincin Spiritualnya berontak keluar, seolah terbang ke udara dan berhenti di samping Li Yuan. Untuk pertama kalinya Li Yuan mengeluarkan rahasianya, jika di Ibukota Qinghai ia masih menyembunyikan kekuatannya. Maka kini ia sudah tidak peduli lagi dengan rahasianya, ia percaya setelah ini gurunya akan menutupi masalah ini dengan rapi.


Semua orang yang melihat pemandangan ini tidak bisa berkata apa-apa. Kepala Bao Xiong rasanya mau pecah, apa yang ia pikirkan kini berpusat pada Li Yuan. Penilaiannya sudah salah selama ini, ia benar-benar keliru. Ternyata Li Yuan lah sosok yang ia cari selama ini di Kota Huanxie, bukan tiga orang murid yang kini ia asuh.



Di atas langit kini suara guntur bersahutan, angin yang bertiup kencang membuat senja yang indah menjadi kelam.


Di bawah tatapan para petinggi Sekte Laohu, Li Yuan begitu mendominasi. Tetua Bao Zi tengah memperhatikan Li Yuan secara seksama, walaupun berada di tekanan yang sangat kuat ia masih bisa menghitung jika kini Li Yuan memiliki tiga inti energi yang berarti menguasai tiga elemen. Ternyata Li Yuan sudah berkembang ke tingkat yang sangat mengerikan hanya tiga tahun saja, bahkan umurnya saja masih dua puluh tahun.


Tanpa ada yang mengetahuinya Pedang Tiga Elemen kini sudah lepas dari sarungnya, berada di genggaman Li Yuan dengan erat. Aura Pendekar Suci Tingkat Menengah terlepas dari tubuh Li Yuan, ia sendiri sudah larut dalam mode serangan Naga Bumi. Rambutnya mulai terurai dihempas gelombang angin yang tercipta, membuat wajah dinginnya terlihat lebih mengerikan.



Li Yuan memejamkan matanya sejenak, lalu membukanya dengan cepat. Ia memandang tubuh Naga Bumi dengan lekat, di sekitar Li Yuan badai guntur dan angin sudah bersatu, sangat mengerikan. Tubuh Li Yuan kembali menginjak bebatuan, ia bersiap mengambil kuda-kuda untuk menyerang.


Dari jarak yang cukup jauh Tetua Jia Fu, diam seribu bahasa. Saat ini dengan mata kepalanya sendiri ia menyaksikan putra sahabatnya sedang bertarung dengan hewan legenda. Anak itu terlalu dalam menyembunyikan jati dirinya, gumam Jia Fu dalam hati. Dalam hatinya ia juga tertawa, menertawakan kebodohan putrinya yang memilih pergi dari Sekte, ia seperti menjemput abu dan membuang berlian!.


__ADS_1


Badai tornado kembali tercipta, bahkan lebih besar dari yang sebelumnya. Naga Bumi yang melihat kekuatan tiga elemen dari Li Yuan segera bersimpuh. Bahkan Naga Bumi kini lebih yakin terhadap sosok pemuda yang memiliki tubuh Kaisar Langit di depannya memiliki kekuatan lain yang lebih dahsyat.


Keadaan Naga Bumi yang terlihat berlutut membuat orang-orang menjadi heran, terutama Ketua Sekte yang sedari tadi masih terpaku. Sebagai seorang kultivator pendekar Tingkat Suci saja ia tidak kuat menghadapi tekanan Aura Naga Bumi, lalu bagaimana Li Yuan? Apa kualifikasinya hingga membuat sang hewan legenda berlutut.


Li Yuan tidak diam, ia melayang mendekat ke arah Naga Bumi. Tangannya menyentuh dahi Naga Bumi yang kini sedang terdiam seolah menerima penghambaan terhadap tuannya. Li Yuan menembakkan seberkas sinar, teknik kontrak jiwa yang legendaris.


"Apakah kamu mengerti apa yang aku ucapkan" tanya Li Yuan kepada Naga Bumi.


Mendengar ucapan Li Yuan, Naga Bumi mengangguk dengan patuh.


"Apa?" Tetua Bao Zi mengeluarkan suara secara spontan. Mulutnya menganga melihat aksi Li Yuan dalam menaklukan Naga Bumi. Antara percaya dan tidak, tapi pemandangan ini sudah terpampang jelas di matanya.


"Ini berarti orang yang selama ini dicari adalah dirinya, sosok pewaris penguasa provinsi Naga Biru" ucap Bao Zi sambil tersenyum cerah. Sementara Bao Xiong yang mendengarnya hanya tersenyum pahit, wajahnya terlihat buruk.


Di Provinsi Naga Biru, terdapat hewan Naga Bumi yang telah ditugaskan untuk melindungi wilayah Naga Biru. Sebagai hewan mitologi terkuat, wilayah Naga Biru mendapatkan predikat sebagai wilayah yang paling disegani. Namun karena suatu hal, terjadi ketidakcocokan sifat dengan Kaisar langit generasi selanjutnya yang berasal dari Provinsi Naga Biru. Setelah itu Naga Bumi menghilang dan baru kali ini muncul di Sekte Laohu.


Fenomena munculnya hewan mitologi juga terjadi pada wilayah lainnya, tiga provinsi besar sudah terlebih dahulu membangkitkan hewan mitologi. Bahkan Sekte Api Abadi sudah membangkitkan hewan mitologi Phoenix Api melalui ritual khusus.


"Apakah kau bisa berubah wujud?" tanya Li Yuan kepada Naga Bumi.


Tiba-tiba cahaya keemasan muncul, kekuatan Naga Bumi juga menjadi bertambah setelah mengalami kontrak jiwa dengan Li Yuan. Dari balik cahaya tersebut muncul sosok wanita yang sangat cantik dan dapat mengambang di udara. Selain Li Yuan, jelmaan Naga Bumi juga menguasai elemen angin.


"Hmm.. Bagus" ucap Li Yuan sambil mengangguk pelan.

__ADS_1


Pemandangan dua orang sedang berbicara di atas udara membuat para petinggi Sekte Laohu hanya menelan ludah. Mereka adalah pembudidaya elemen tanah, jadi mustahil mengambang di atas udara.


"Tuan, maaf saya ingin bertanya. Apakah hubungan tuan dengan Kaisar Yuan Zhang"


Mendengar ucapan wanita cantik jelmaan Naga Bumi tersebut, alis mata Li Yuan sedikit terangkat.


"Beliau adalah guruku" jawab Li Yuan tanpa menyembunyikannya.


"Salam Tuan muda, maafkan atas kelancangan hamba" ucap wanita tersebut, kini sikapnya menjadi lebih sopan pada Li Yuan.


"Siapa namamu?" tanya Li Yuan


"Hamba adalah Dilong" jawab sosok wanita muda tersebut dengan sopan.


"Jangan panggil aku tuan muda, namaku adalah Li Yuan" ucap Li Yuan.


"Maaf tuan, anda adalah tuan saya. Saya sudah ditakdirkan untuk melayani dan mengawal sang penguasa" ucap Dilong dengan tenang.


"Baiklah jika itu membuatmu nyaman, namun mulai sekarang aku akan memanggilmu Li Jieru" ujar Li Yuan.


"Nama yang sangat bagus, saya menyukainya" jawab Li Jieru.


"Sekarang kita sebaiknya turun dan membereskan sedikit kekacauan yang baru saja terjadi" ucap Li Yuan sambil turun ke tanah menuju gurunya, Tetua Bao Zi.

__ADS_1


__ADS_2