Legenda Li Yuan

Legenda Li Yuan
Markas Baru Kelompok Naga Emas


__ADS_3

"Tidak apa-apa, aku hanya mengkhawatirkan dirimu saja" ucap Fang Yin dengan lembut.


Mendengar perhatian dari Fang Yin, suasana hati Li Yuan menjadi hangat. Namun ada sedikit rasa bersalah di hatinya yang perlu ia sampaikan nanti kepada Fang Yin.


Pada saat yang bersamaan Li Yuan juga menghubungi Ying Cushan, rencana keberangkatan ke Kota Jincheng ia membutuhkan sosok yang mengetahui seluk beluk Kota tersebut. Apalagi Ying Cushan adalah mantan Ketua Pasukan Bayangan, tentunya ia adalah orang yang sangat tepat.


Saat ini Li Yuan dapat merasakan peningkatan kekuatan dari para bawahannya, setelah menyerap Kristal Energi dan melakukan kultivasi tertutup kini kekuatan mereka sudah meningkat. Dari lima orang yang paling senior, Luo Zhank yang paling terlihat peningkatan kekuatannya, kini ia sudah berada di ranah Pendekar suci Tahap Akhir. Sedangkan empat orang lainnya berada di tingkat Pendekar Suci Tahap Awal. Kendati demikian Li Yuan cukup puas dengan peningkatan yang signifikan dari Tetua Kelompok Naga Emas yang kini ia gawangi.


"Ku ucapkan selamat atas peningkatan kekuatan kalian" ucap Li Yuan kepada para Tetua yang hadir.


"Terimakasih Ketua, ini semua adalah berkat kebaikan Ketua" jawab mereka bersamaan.


"Ketua, meskipun kami sudah berada pada ranah Pendekar Tingkat Suci tetapi mengapa kami tidak dapat merasakan energi Qi dalam tubuhmu?" tanya Luo Zhank dengan ekspresi bingung.


"Hal itu karena tingkat kekuatanku jauh berada di atas kalian, jadi kalian tidak akan bisa merasakannya kecuali jika aku yang menunjukkannya" jawab Li Yuan santai.


"Besok aku akan pergi ke Kota Jincheng untuk memberi pelajaran kepada Istana Langit, untuk itu aku akan meminta kalian untuk mengurus tempat kediaman Jenderal Chen Sheng kepada Gubernur Provinsi. Selain itu aku juga meminta kepada kalian untuk merencanakan pembangunan yang baru, sebab tempat itu akan menjadi markas utama Kelompok Naga Emas di masa depan" ucap Li Yuan dengan percaya diri.


Mendengar perkataan dari Li Yuan semua orang yang menghadiri pertemuan merasa kagum. Terutama lima orang Tetua yang mendirikan kelompok tersebut, mereka benar-benar tidak salah menjadikan Li Yuan sebagai Ketua meskipun dengan cara yang sangat unik saat itu.


"Baiklah Ketua, dengan senang hati kami akan menjalaninya" jawab mereka serempak.


Setelah mengatur beberapa agenda rencana ke depan, Li Yuan kini bisa berkonsentrasi terhadap Fang Yin yang sedari tadi ikut hadir menyaksikan pertemuan tersebut.

__ADS_1


"Maaf telah membuatmu menunggu" ucap Li Yuan sesaat setelah membubarkan pertemuan.


"Tidak apa-apa, aku jadi tahu tentang kesibukanmu di tempat ini" jawab Fang Yin dengan rasa bersalah.


Pada mulanya Fang Yin memiliki rasa cemburu berlebih kepada Yue Hao, selain cantik Yue Hao juga memiliki latar belakang yang sama dengannya. Jadi Fang Yin memiliki kekhawatiran berlebih, kendati demikian setelah menyaksikan sendiri kesibukan Li Yuan ia benar-benar menyesal.


Li Yuan sendiri dapat memahami sikap Fang Yin kepadanya, apalagi dengan keadaan sekarang membuat hatinya juga diliputi perasaan bersalah. Setelah menenangkan perasaannya Li Yuan berkata.


"Malam ini kita akan beristirahat di tempat Klan Li, kebetulan besok pagi aku juga akan ke Kota Jincheng. Jadi aku akan merasa lebih tenang jika kau berada di bawah perlindungan Tetua Li Tianshu.


"Baiklah Yuan Gege, aku ikut pengaturan mu saja" jawab Fang Yin.


Tidak menunggu waktu yang lama, mereka berdua segera berangkat menuju kediaman Klan Li.


Fang Yin mengangguk senang melihat pencapaian yang diperoleh oleh Li Yuan, sebelumnya Zheng Shuang sudah banyak bercerita tentang sepak terjang Li Yuan selama ini di Kota Nanguan.


"Salam Nona Fang" sapa Tetua Li Tianshu saat melihat kedatangan Li Yuan dan Fang Yin.


"Tidak usah sungkan seperti itu Tetua, anggap saja aku bagian dari Keluarga" ucap Fang Yin.


"Baiklah jika seperti itu" jawab Tetua Li Tianshu sambil tersenyum memandang ke arah Li Yuan.


"Tetua, apakah ada kamar terpisah untuk kami? Rencananya kami akan menginap di tempat ini, kebetulan aku juga akan ada urusan esok hari" ucap Li Yuan dengan hormat.

__ADS_1


"Tentu ada, tempat ini juga adalah milik kalian. Aku akan meminta pelayan untuk menyiapkannya" jawab Tetua Li Tianshu.


Li Yuan dan Fang Yin tidak langsung istirahat,, mereka menghabiskan waktu di taman yang terdapat di tempat tinggal Klan Li tersebut. Mereka menghabiskan malam dengan mengobrol untuk lebih saling mengenal.


Malam ini seluruh Kota Nanguan menjadi heboh, kabar kehancuran Kediaman Jenderal Chen Sheng telah menyebar dengan cepat. Bahkan nasib Jenderal Chen Sheng sendiri kini sangat memprihatikan berada di alun-alun Kota.


Berita tersebut tentu saja membuat para pendukung Jenderal Chen Sheng menjadi ketakutan, dengan peristiwa itu juga tentu kekuatan Gubernur Yue Fei kian tak terbendung.


Orang-orang yang semula berlindung di bawah Jenderal Chen Sheng kini mulai mengatur strategi, mereka yang rata-rata merupakan bagian dari lingkaran keluarga besar Kota Nanguan berencana untuk menemui Gubernur Yue Fei demi kepentingan bisnis mereka.


Berita besar ini juga sudah terdengar oleh Wuya dan Dewi Penguasa Malam yang baru saja tiba di Provinsi Rajawali Emas. Mereka berdua kini berada di daerah cukup terpencil yakni Kota Hai Nan.


"Tuan putri, sepertinya orang-orang dari Aula Jiwa sudah menguasai Sekte Angin Puyuh. Apakah kita akan bergabung dengan mereka?" tanya Wuya dengan hormat.


"Tidak perlu, selama beberapa waktu ke depan aku akan meningkatkan kekuatan terlebih dahulu. Aku merasa jika orang yang menghancurkan kediaman Jenderal Chen Sheng bukan orang sembarangan. Sepertinya orang tersebut memiliki hubungan dengan wanita yang kini tubuhnya aku gunakan" jawab Dewi Penguasa Malam dengan penuh pertimbangan.


"Baiklah jika demikian, sambil menunggu Tuan putri aku akan merekrut beberapa orang untuk menjadi pengikut" ucap Wuya dengan sopan.


Di tempat berbeda, di Kota Dong Hai tampak enam orang pemuda dewasa menggunakan seragam Sekte Angin Puyuh tengah beristirahat di sebuah bekas perahu. Perahu tersebut merupakan tempat yang pernah Li Yuan datangi saat melukis kepala ular naga.


Mereka adalah enam murid senior yang melarikan diri dari Sekte demi menghindari pengaruh orang-orang dari Aula Jiwa. Sekte Angin Puyuh dapat mereka kuasai begitu saja tanpa ada perubahan darah berarti, hal ini juga tidak menimbulkan kecurigaan orang-orang yang berada di luar Sekte.


"Bagaimana kita harus menyelamatkan diri setelah ini? Aku khawatir jika masih berada di Kota ini cepat atau lambat kita akan ketahuan juga" tanya salah satu dari mereka yang bernama Hu Ge.

__ADS_1


__ADS_2