Legenda Li Yuan

Legenda Li Yuan
Memberi Pelajaran


__ADS_3

Menyaksikan apa yang baru saja terjadi, para prajurit yang berjumlah ribuan terlihat ketakutan dan cemas. Mereka hanyalah pendekar rendahan dengan Tingkat Bumi dan yang paling tinggi pun paling berada di ranah Pendekar Raja.


Ini bukan masalah takut atau tidak takut, namun menghadapi pendekar ahli seperti Li Yuan mereka hanya mengantarkan nyawa.


"Kurang ajar! Berani-beraninya kamu membunuh Tuan Xue Rengui "


ucap salah seorang pendekar Tingkat Suci yang mulai kembali percaya diri.


"Kamu hanya sendiri, sehebat apapun kamu tidak akan bisa melawan jumlah kami yang ribuan" ujar salah seorang pendekar suci lainnya.


Mendengar ucapan dari orang-orang tersebut, Li Yuan hanya tersenyum dan berkata.


"Apa yang kalian pikirkan? Apa kalian pikir aku tidak berani membantai kalian di sini?"


Ucapan Li Yuan membuat para prajurit menjadi ragu kembali, awalnya mereka mulai membangun kepercayaan diri.


Bunuh!


Bunuh!


Bunuh!


Entah siapa yang memulai, tiba-tiba mulai terdengar suara teriakan menggema dan kemudian orang-orang yang memiliki tingkatan ahli ikut berteriak menambah kekompakan.


Di dalam manor Keluarga Yue, tampak wajah Yue Hao memucat. Seumur hidupnya baru kali ini ia menyaksikan ribuan orang berteriak dengan nada yang mengancam. Dari arah kejauhan, Yue Hao dapat melihat orang-orang yang hadir ikut menyaksikan, para penduduk yang menonton kian bertambah seiring berjalannya waktu.


Sementara itu para ahli dan prajurit Keluarga Yue sudah bersiap, meskipun mereka tidak akan bisa membantu banyak namun tidak ada pilihan lainnya jika pertempuran pada akhirnya akan pecah.


Li Yuan hanya tersenyum kecut, ia tidak menduga jika mental prajurit masih ada setelah kehilangan pemimpinnya. Dengan tenang tubuh Li Yuan melayang ke udara, kemudian ia meraung keras.


Semuanya diam!


Suara Li Yuan terdengar sangat jelas, menggema di telinga semua orang, auranya yang kuat membuat orang-orang merasa tertindas dalam seketika.

__ADS_1


"Aku katakan jika membantai kalian semua bukanlah perkara sulit bagiku. Kalian kuberi pilihan, jika ingin selamat maka berbarislah di sebelah kananku. Tetapi jika kalian sudah bosan hidup maka kalian bisa memilih untuk berdiri di sebelah kiriku"


"Hari ini aku akan membersihkan sampah-sampah seperti Xue Rengui. Aku tidak peduli kalian memiliki latar belakang apa, tetapi jika kalian menentang keadilan dan hati nurani maka aku dengan tegas akan menghabisi kalian"


Saat Li Yuan mengatakan hal tersebut, hati Yue Fei tergerak. Ia tidak menduga jika seorang pemuda seperti Li Yuan memiliki pemikiran seperti itu. Sebagai Gubernur Ibukota Nanguan ia sudah berusaha selama bertahun-tahun, namun ia selalu gagal dan ditekan oleh pihak militer.


"Kami tidak akan terpengaruh dengan ucapanmu, sekuat apapun kamu tetap saja pada akhirnya kamu akan kehabisan Qi"


ucap seorang pendekar ahli pasukan keamanan kota.


"Benarkah?"


"Kamu bisa mencobanya terlebih dahulu.


ucap Li Yuan dengan dingin. Ucapannya tidak keras namun dapat didengar oleh semua orang. Tubuhnya kembali turun dan menginjak tanah. Batu dan pasir mulai beterbangan saat tubuh Li Yuan mendarat di tanah, kekuatan elemen angin memang memiliki ciri seperti itu.


Para prajurit pasukan keamanan Ibukota Nanguan kembali terdiam, mereka memiliki gaji yang tidak besar dan mereka juga memiliki keluarga yang harus dilindungi.


Puluhan pendekar ahli mulai maju perlahan, mereka mengeluarkan Qi secara bersamaan. Pada saat yang sama mereka juga ingin membakar semangat prajurit di belakang mereka.


Dalam waktu seketika, aura Qi gabungan dari puluhan pendekar langit dan pendekar suci itu berkumpul menjadi satu. Tekanan yang dahsyat mengarah ke arah Li Yuan dan orang-orang Keluarga Yue.


Para prajurit pasukan keamanan kota mulai bersemangat lagi, energi Qi mereka juga mulai membara dalam diri mereka dan perlahan mereka mulai maju ke depan.


"Ayah, bagaimana ini?"


"Jumlah mereka sangat banyak, jika mereka menyerang maka keluarga kita akan hancur"


tanya Yue Feng kepada ayahnya.


"Kamu benar, jumlah mereka ada ribuan bahkan puluhan ribu. Kekuatan keluarga kita mustahil untuk mengalahkan mereka, saat ini kita hanya bisa mengandalkan pemuda tersebut" ucap Yue Fei dengan wajah muram.


Di depan mereka, Li Yuan mengerutkan dahi.

__ADS_1


Apa yang ia sampaikan sebelumnya tidak diindahkan.


"Sepertinya kalian harus melihat contoh nyata baru bisa mengerti" gumam Li Yuan pelan.


Setelah mengungkapkan hal tersebut, energi Qi dalam tubuh Li Yuan melonjak. Pada saat ini ia akan mengeluarkan karakteristik esnya, setelah pengalaman di laut Kota Yingjian membuatnya semakin tertarik dengan kekuatan elemen esnya.


Li Yuan perlahan menghentakkan kakinya, ia melangkah maju ke depan. Bersamaan dengan hentakan kakinya, seketika lapisan es putih yang sangat dingin muncul di tanah. Setiap langkahnya, Qi dingin menyebar dengan cepat.


Orang-orang yang berada pada barisan depan paling cepat merasakan efek kekuatan Li Yuan. Tubuh mereka seketika diliputi hawa dingin hingga merasuki tulang mereka.


Energi Qi yang sebelumnya mereka keluarkan, langsung teredam kembali dengan cepat. Hawa dingin yang menyerang tubuh mereka semakin bertambah dingin dari waktu ke waktu.


Mereka yang terkena efek langsung serangan energi Qi Li Yuan, mengalami kesulitan bernapas. Energi internal tubuh mereka sudah tidak dapat memblokir energi dingin yang terus menjalar dengan cepat. Beberapa diantaranya sudah terjatuh lemas, wajah mereka pucat dan akhirnya tewas dalam keputusasaan.


"Apa kalian pikir aku bercanda dengan ucapanku sebelumnya?" ucap Li Yuan dengan senyum seringai.


"I.. ini sangat mengerikan. Bagaimana ia bisa melakukan hal seperti itu?"


ucap Yue Fei dengan tatapan tidak percaya.


"Jika aku mengatakan dia pernah membekukan laut Kota Yingjian apakah ayah akan percaya?" suara Yue Hao terdengar dari samping.


"Jadi berita itu benar?" ucap Yue Fei dengan pandangan kosong.


Sebagai Gubernur Ibukota, hari ini ia baru saja menerima laporan terkait bencana serangan badai angin topan yang diikuti naiknya air permukaan laut. Namun pada kejadian tersebut ada sosok misterius yang berhasil mengendalikan situasi dengan sangat baik. Bahkan banyak yang menduga sebelumnya jika sosok misterius itu berasal dari Sekte Angin Puyuh.


Setelah mendengar ucapan putrinya, kini ia baru yakin jika berita itu benar. Kini sosok misterius itu berada di degannya, berdiri menghadapi ribuan prajurit.


Di depan Li Yuan, satu persatu tubuh para pendekar ahli berjatuhan. Jumlah mereka puluhan, kini tidak menyisakan satu orangpun. Bahkan pendekar suci yang sebelumnya sesumbar, kini tubuhnya sudah kaku berubah menjadi patung es. Saat kematiannya, ia sempat berteriak putus asa, namun suaranya tidak dapat didengar oleh siapapun.


Melihat keadaan ini, suasana yang semula penuh teriakan dan pekikan berubah menjadi hening. Sebagian besar prajurit yang menyadarinya segera bergerak ke arah kanan Li Yuan.


Perubahan keadaan ini berlangsung dengan cepat, tewasnya para pendekar ahli sudah tidak dapat mereka Terima dengan akal sehat lagi. Walau bagaimana pun, keberadaan mereka adalah seperti pilar dalam pertempuran. Jika mereka tewas, bahkan tanpa perlawanan itu tentu saja hal yang sangat menakutkan.

__ADS_1


__ADS_2