
“Aku harus menyimpan dulu kekuatan penuhku, sepertinya Makhluk ini masih menyimpan kekuatan sesungguhnya yang Ia miliki.” Hao Long menyadari sesuatu dari perkataan Sosok Raja Singa Hitam yang terlihat meremehkannya.
Hao Long melesat cepat, Ia melepaskan serangan kuat dengan Tinju Tangan Petir yang telah memiliki tiga cincin energi itu.
Tangan Petir berbenturan dengan Telapak tangan Raja Singa Hitam yang seketika tersentak merasakan nyeri saat energi mereka saling beradu.
Keduanya sama-sama terpental dengan ledakan energi yang hampir menyambar Ji Hua dan lawannya. Mereka menghentikan pertarungan untuk sesaat dan menyadari betapa berbahayanya jika energi nyasar tadi mengenai mereka.
Karena sebuah bukit seketika terburai dan rata dengan tanah akibat terhantam energi nyasar itu. Ji Hua dan lawannya bergegas menjauhi Hao Long dan Raja Singa Hitam yang telah kembali melesat untuk beradu serangan lagi.
“Apa!” Raja Singa Hitam terkesiap melihat tubuh yang Ia hantam, hanya bayangan tubuh Hao Long. Tubuh asli lawan telah berada di belakangnya dan sebuah tendangan Kaki Awan Hao Long, dengan telak mengenai punggung Raja Singa Hitam.
Singa Hitam meraung marah setelah berhasil menguasai diri karena tubuhnya terpental hingga lebih dari dua puluh meter jauhnya.
“Kurang Ajar ... Ternyata Tangan Petir bocah ini sangat kuat. Kalau begitu Aku tak akan menahan kekuatanku lagi!”
Seketika tekanan udara berubah menjadi sangat berat, saat Tubuh Raja Singa Hitam itu bercahaya kuning keemasan yang menyilaukan mata.
Aura Ranah Langit yang sangat kuat kembali mengisi udara, membuat Fung Jie dan lawannya seketika menghentikan pertarungan mereka.
Keduanya telah sama-sama mengalami luka yang tidak ringan. Namun belum ada salah satu yang benar-benar mengalami luka serius. Keduanya saling menjauh dan menatap ke tempat di mana Singa Emas sedang mengaum keras.
“Aura Ranah Langit ini sangat berat, nafasku pun mulai terasa sesak. Sungguh kekuatan yang mengerikan.”
Fung Jie segera mengalirkan energi ke dadanya, menahan tekanan energi yang tiba-tiba semakin kuat dnegan munculnya Aura kekuatan Hao Long di Ranah Langit.
Enam orang yang tadi bertarung, kini telah menghentikan pertarungan mereka dan saling menjauhi satu sama lain. Selain untuk beristirahat mengobati luka-luka di tubuh mereka, juga karena ingin melihat Hao Long bertarung melawan Raja Singa Hitam.
“Sepertinya pemuda itu jauh lebih kuat dari Tuan Muda Ge Luo, entah bagaimana bisa pemuda ini memiliki Tangan Petir yang sama persis dengan Tangan Petir milik Tuan Muda, benar benar aneh.”
Salah satu rekan Buhao yang baru bertarung dengan Beiju, terlihat sedikit gentar saat melihat Hao Long telah kembali bersiap bertarung dengan menggunakan Pedang Api Emas.
Sementara Raja Singa Hitam, kembali mengeluarkan Pedang Hitam yang telah membuat Annabi terluka sebelumnya.
__ADS_1
Kedua pedang sama sama telah dipenuhi energi yang kuat dengan cahaya yang snagat terang pada bilahnya. Keduanya pun secara bersamaan melesat mendekati lawannya.
TRANG
TRANG
Suara benturan kedua senjata terdengar sangat keras hingga memekakkan telinga Ji Hua dan yan lainnya. Sementara kilatan energi dari kedua pedang melesat ke berbagai arah dan menghancurkan apa yang dikenainya.
Hutan di lembah itu, kni mulai terbakar dlam radius yang cukup luas, akibat benturan energi kedua pedang yang telah puluhan kali terjadi.
Hao Long melesat mundur begitupun dengan raja Singa Hitam yang tidak menduga jika pedang lawan begitu kuat. “Pedang Apa yang dimiliki bocah itu? hingga Pedang Hitamku mengalami kerusakan seperti ini.”
Raja Singa Hitam baru menyadari jika mata pedangnya menjadi tumpul di beberapa bagian. Ia pun mulai merasa sedikit khawatir akan kekuatan lawan.
Hao Long yang baru saja memasuki Ranah Langit, belum begitu mahir mengontrol energi besar yang Ia gunakan, hingga membuatnya harus kehilangan energi dalam jumlah besar dalam pertarungan yang berlangsung beberapa menit itu.
“Tak Ada cara lain, Aku harus menyerap energi dari Zamrud Khatulis, semoga mereka bisa bertahan dari hawa panas ini, karena Li Annchi sepertinya masih belum sadarkan diri.”
Hao Long segera mengeluarkan Zamrud Khatulis yang membuat Api yang membakar pepohonan semakin membesar dan udara seketika berubah menjadi sangat panas.
Sementara Beiju dan yang lainnya, segera beranjak menjauhi Hao Long hingga seratus meter lebih. Demikian juga dengan Tiga manusia dunia Kristal.
Disisi yang berbeda, Annabi yang telah menjauh sebelumnya, terpaksa harus menjauh lagi karena hawa itu masih terasa sangat panas baginya.
Setelah energinya kembali pulih, Hao Long memasukan kembali Zamrud Khatulis ke dalam cincin ruangnya. Kini Pedang Api Emas telah membara walau Ia tidak mengalirkan energi ke dalam bilah pedang itu.
Hal ini sedikit membuat Hao Long heran, namun serangan cepat telah datang dari Raja Singa Hitam, yang merasa akan sangat berbahaya baginya jika tidak segera membunuh Hao Long.
TRANG
KLAAKKK
Mata Raja Singa Hitam melotot lebar, bahkan Hao Long sendiri tak menduga Pedang Lawan akan patah saat Ia menangkisnya. Hal ini segera dimanfaatkan dengan baik oleh Hao Long.
__ADS_1
SREEET
Raja Singa Hitam yang sedang terkejut, sama sekali tidak menduga akan apa yang terjadi , membuatnya terpana dan harus merasakan sakit saat bahunya terkena tebasan pedang Hao Long yang mengarah ke lehernya.
Rasa panas akibta dari luka itu, membuat Raja Singa Hitam terdesak hebat oleh serangan gencar Hao Long. Dengan patahnya Pedang Hitam, serangan Raja Singa Hitam, tidak membuat Hao Long kerepotan sama sekali.
AAAUUUUUMM
Raja Singa Hitam melesat menjauh dan mengaum seraya mengeluarkan bola energi sangat besar dari mulutnya.
Bola energi berwarna merah mengeluarkan Aura mencekam yang membuat Hao Long segera mengeluarkan kekuatan Tangan Petir dan mengalirkannya pada bilah Pedang Api Emas.
Bilah Pedang Api Emas pun memercikan petir dengan tiga warna berbeda, yaitu merah, jingga dan Hijau yang semakin lama semakin memanjang seiring dengan mengalirnya energi dari tubuh Hao Long.
Raja Singa Hitam segera melepaskan Bola Energi setinggi dirinya itu dengan sangat cepat dan kuat ke arah Hao Long yang menyambutnya dengan mengangkat Pedang Api Emas ke atas kepalanya.
“Murka Pedang Petir!”
Hao Long berteriak seraya menebaskan Pedang ke arah depan dimana Bola Energi berwarna merah telah sepuluh meter lagi di depannya.
WHUSSS
BLAAMMM
AARGGGHHH
Semua terpana dengan apa yang terjadi seratus meter di depan mereka. Bahkan tubuh Fung Jie sampai bergetar hebat karena efek energi petir yang entah kenapa, bisa terserap oleh tubuhnya.
Sementara Annabie ternganga setelah dentuman yang amat keras, menggelegar memenuhi udara di sekitar lembah itu dan melihat kondisi lembah menjadi lebih buruk dari sebelumnya.
“Kekuatan macam apa ini? Mengerikan sekali Tuan Hao Long ini.” Annabi berkata dengan suara bergetar.
Sementara ketiga manusia dari Dunia Kristal, tercengang dengan mulut terbuka. Setelah menguasai diri, mereka pun sepakat untuk kembali ke Dunia Kristal dengan Artefak Pemidah Dimensi yang segera diaktifkan oleh salah satu dari ketiga orang itu.
__ADS_1
\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=-O-\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=