
“Seandainya saja Naga Biru tidak muncul, Kami berdua pasti telah membuat Bukit Halilintar rata dengan tanah.” Ucapan Dao Chang hanya dijawab dengan dahi berkerut oleh sosok pria tua di depannya.
“Ketua Xiong … Apa rencana anda selanjutnya?” Tanya Ye Ma kepada pria tua itu yang ternyata adalah Ketua Aliansi Aliran Hitam, Xiong Hu yang juga adalah Patriark Sekte Api Hitam.
Xiong Hu berjalan bolak-balik tanpa berkata sepatah katapun. Ia terlihat sedang mempertimbangkan sesuatu hal yang besar dan berbahaya.
“Apakah Aku harus melakukannya? Jika saja Sekte Golok Halilintar sudah musnah, mungkin Aku tidak akan meragu seperti ini.”
Ia menatap sejenak ke arah Kedua kultivator Iblis yang Ia temui di dunia mereka dan membayarnya dengan harga tinggi untuk membantu ambisinya menjadi penguasa di dunia manusia ini.
Kekuatan kedua Kultivator Iblis itu, memang jauh di atasnya. Namun mereka tidak berani kepada dirinya, karena memiliki senjata di mana Raja Iblis tersegel di dalamnya.
Namun bukan dari kelompok mereka yang Ia khawatirkan, tetapi dari bangsa lainnya terutama bangsa Manusia berkepala bola kristal dan bangsa yang lainnya.
“Sepertinya, Aku tidak memiliki cara lain dan terpaksa menggunakan pusaka pemberian dari guru itu.” Xiong Hu menghela nafas panjang dan kembali mduduk di hadapan kedua kultivator Iblis itu.
***
Tidak seluruh anggota Sekte Golok Halilintar, bisa selamat dari racun Bunga Hitam Jing Li. Belasan orang terlihat jatuh dengan nyawa melayang dan tubuh yang menghitam.
Sementara di pihak Aliansi Aliran Hitam, tidak ada satupun yang lolos dari kematian. Hal yang membuat hati Patriark Hong Jun dan Ruan Bei sedikit terobati, walau kesedihan masih terlihat jelas di wajah mereka, karena kehilangan anak dan isteri serta anggotanya.
Malam harinya mereka menginap di Sekte Golok Halilintar. Setelah jamuan makan malam, Huang Bao lalu mengajak mereka berdiskusi tentang rencana untuk menyerang markas utama Aliansi Aliran Hitam.
Selama ini, selalu mereka yang diserang terlebih dahulu. Kini sudah saatnya mereka melakukan serangan balik. Setidaknya itulah yang dipikirkan oleh Huang Bao dan Qiu Heng.
“Apakah itu tidak terlalu cepat Ketua Huang?” Ou Yang menghela nafas sebelum melanjutkan kalimatnya.
__ADS_1
“Menurutku, sebaiknya kita terlebih dahulu mengumpulkan informasi sebanyak mungkin. Agar bisa mengetahui kekuatan mereka yang sebenarnya. Agar kejadian seperti tadi, tidak terulang kembali.”
Semua terdiam, membenarkan ucapan Ketua Sekte Golok Halillintar. Suasana pun menjadi hening. Ou Feng yang sedari tadi diam, kini mulai berbicara.
“Kemunculan dua orang Kultivator Iblis, menurut yang pernah aku dengar dulu, adalah sebuah pertanda akan terjadi malapetaka besar di dunia kita manusia.”
“Mengapa Bisa begitu Sesepuh?” Hao Long tak dapat menahan rasa penasarannya. Ou Feng tersenyum. Kakek berusia lebih dari seratus lima puluh tahun itu, lalu menjelaskan kepada mereka, tentang apa yang Ia ketahui tentang Kultivator Iblis.
Munculnya kedua orang itu, menandakan bahwa telah terjadi sesuatu terhadap Dinding Dimensi Kehidupan. Sebuah dinding yang memisahkan alam kehidupan manusia dengan makhluk alam semesta lainnya.
Menurut Ou Feng, semasa dirinya masih kecil dulu, Ia pernah diajak sang ayah, melihat mayat manusia dari Bangsa Manusia Kristal. Dinamakan demikian karena kepala mereka diselubungi oleh kristal bening.
“Annchi telah membunuh satu dari tiga bangsa Manusia Kristal itu Sesepuh.” Ucap Hao Long santai. “APA!!!” Ou Feng berdiri dengan raut wajah yang sangat terkejut.
“Benarkah itu Long’er ….” Dengan Suara bergetar, Ou Feng bertanya seraya kembali duduk di kursinya dan menatap Li Annchi, seolah tak percaya akan kekuatan gadis belia itu.
Selain Manusia Kristal, ada beberapa bangsa lain yang pernah memasuki dimensi manusia di alam ini. Mereka adalah Manusia Iblis, Bangsa Org dan Manusia Elemen.
Disebut manusia elemen, karena tubuh mereka bisa berubah sesuai dengan elemen kelahirannya. Ada manusia Elemen Api, Manusia Elemen Air, Manusia Elemen Tanah, Manusia Elemen Angin dan manusia Elemen Kayu.
Dari ke empat bangsa tersebut, masing-masing memiliki Tingkat kemampuan yang jauh melebihi kemampuan manusia di alam ini.
Bangsa Manusia Kristal yan dibunuh oleh Li Annchi, mungkin adalah Manusia Kristal terlemah dari bangsa mereka. Mungkin Begitu juga dengan Bangsa Manusia lainnya.
Menurut informasi yang Ia dengar dari Ayahnya, Bangsa Manusia Kristal yang memiliki tingkat kekuatan menengah ke atas adalah mereka yang kepala kristalnya sudah menyatu dengan wajah dan tidak berbentuk bola seperti yang pernah Ou Feng dan Ayahnya lihat.
Kepala mereka berbentuk sedikit lonjong ke belakang dan seluruh kulit mereka terlihat seperti kristal. Kekuatan mereka sangat luar biasa.
__ADS_1
Bangsa Manusia Iblis adalah manusia yang hidup di sebuah dunia dimana mereka hidup berdampingan dengan Bangsa Iblis yang tidak memiliki tubuh kasat mata dan bisa bersemayam di dalam tubuh manusia serta menjadikan manusia itu sangat kuat.
Demikian juga dengan bangsa-bangsa yang lain. Mereka memiliki keistimewaan masing-masing dan kabarnya para pemimpin Bangsa ini, memiliki kemampuan yang hanya dua tingkat di bawah kekuatan para Dewa Penguasa.
“Lalu Apa yang membuat mereka mendatangi dunia Kita Sesepuh?” Tanya Hao Long. ”Pertanyaan pintar.” Ou Feng terkekeh sesaat sebelum menjawabnya.
“Mereka mencari Lima buah Artefak langit yang konon memiliki kekuatan maha dahsyat yang bila mereka bisa milikinya, maka mereka akan mendapat kekuatan yang bisa menandingi para dewa untuk menguasai seluruh alam semesta.”
Semua orang terdiam mendengarnya. Huang Bao bertanya apa saja Kelima Artefak Langit tersebut. Ou Feng menggelengkan kepalanya.
“Aku Tidak tahu pasti, yang ku tahu adalah dua buah kristal berbeda hawa, dua buah Liontin Naga berbeda warna dan sebuah Tombak bernama Tombak Petir Dewa.”
Hao Long sudah menduga, jika Zamrud Khatulis dan Zamrud Tiwa adalah dua kristal yang dimaksud oleh Ou Feng.
Namun Ia tidak menduga jika Liontin Naga Api dan Liontin Naga Es adalah dua artefak lain yang dicari oleh mereka.
“Mengapa mereka mencari Liontin Naga itu Sesepuh?” Tanya Hao Long lagi. “Aku tidak tahu pasti. Kedua Liontin itu sangat dicari oleh bangsa Manusia Air dan juga Manusia Api.”
Ou Feng menghentikanperkataan, entah mengapa Ia merasa ada sesuatu yang berbeda dengan suara Halilintar malam ini yang hanya akan berhenti jika matahari pagi bersinar esok hari.
Namun Ia kembali mengabaikannya, karena melihat wajah Hao Long dan Li Annchi terlihat jelas sangat penasaran. Sedangkan malam semakin mendekati puncaknya.
“Hal itu, mungkin karena kemampuannya yang bisa memutar waktu. Konon Liontin Naga itu, bisa membawa mereka kembali ratusan tahun ke masa lalu atau ke masa depan. Selebihnya Aku tidak tahu apa kelebihan lain Liontin Naga itu.”
Baru saja, Ou Feng menyelesaikan kata-katanya, terlihat salah satu tetua Sekte Golok Halilintar, memasuki ruang dengan terburu-buru dan wajah yang terlihat pucat.
---------------------------------O-----------------------
__ADS_1