
Percikan petir kecil, terlihat menyelimuti seluruh permukaan tubuh belut, besar tubuhnya melebihi dua batang pohon kelapa yang dijadikan satu.
“Belut Listrik?! Jadi dia mengubah wujudnya menjadi seperti itu, berharap Jurus Es ku tidak berefek padanya. Menarik … Akan ku gunakan jurus Tapak Salju Abadi untuk pertama kalinya pada mereka.”
Li Annchi yang menyadari lawan jauh lebih kuat dari sebelumnya, segera memejamkan mata untuk bermeditasi sejenak.
WHUSS
Tubuhnya meledakkan aura dingin yang membuat udara dalam radius seratus meter, seketika berubah menjadi bermendung putih.
Selang beberapa saat kemudian, butiran salju sebesar kepalan tangan, mulai berjatuhan ke arah mereka.
Sha Du nyaris saja mati dengan tubuh yang membeku, seandainya Bo Feng tidak membuatkan pelindung berupa energi berbentuk balon yang kini mengurung tubuhnya.
Hal yang membuat ketiga manusia air itu tertegun adalah suhu udara yang semakin turun seiring dengan terjadinya perubahan pada rambut dan mata Li Annchi yang kini telah memutih semua.
Shui Lin yang awalnya begitu percaya diri, menjadi jerih ketika merasakan tubuhnya dalam wujud belut listrik, beberapa kali berkedut seolah ribuan jarum dingin menusuki tubuhnya.
Menyadari bahaya mengancam mereka, Bo Feng dan Hua Ling segera melakukan perubahan wujud. Dua makhluk air yang terlihat berikutnya, membuat Sha Du seketika terkencing tanpa sadar.
“Naga Air dan Hiu Raksasa? Bagaimana bisa mereka melakukan teknik seperti itu.” Hao Long terlihat takjub dengan ukuran Wujud Perubahan ketiga manusia elemen air yang berukuran beberapa kali lipat dari ukuran normalnya.
“Long menjauhlah!” Ucapan Li Annchi membuat dahi Hao Long berkerut. “Tidak Annchi, Aku akan membantu mu untuk melawan mereka.”
“Percayalah padaku, Aku bisa mengatasi mereka sendirian.” Li Annchi kesal melihat Hao Long masih tetap berada di tempatnya.
Li Annchi lalu melesat sangat cepat dan segera disusul tiga manusia air. Keempatnya berhenti saat berada di atas hutan berjarak satu kilometer dari tembok kota Kaiping.
Hao Long menyusulnya, dan Ia berhenti seratus meter lagi dari keempat orang yang telah siap bertarung itu.
Shui Lin yang kepercayaan dirinya pulih ketika melihat dua kakak seperguruannya ikut membantu, melesatkan serangan menggunakan ekor tubuh belutnya.
__ADS_1
Entah bagaimana, tiba-tiba tapak tangan raksasa yang berwarna putih, muncul di depan Li Annchi, lalu menangkap ekor belut itu.
Shui Lin berteriak keras karena terkejut. Sedetik kemudian, teriakan-nya berubah menjadi panik dan berubah lagi dengan cepat menjadi teriak kesakitan.
Melihat hal itu, Hua Ling yang berwujud Ikan Hiu sepanjang lima puluh meter, menerjang Li Annchi dengan membuka lebar mulutnya, memperlihatkan gigi panjang dan sangat tajam.
Namun gerakan ikan Hiu itu terhenti, karena sebuah telapak tangan raksasa, mencengkeram kuat tubuhnya. Apa yang terjadi berikutnya, membuat tubuh Bo Feng menggigil ketakutan.
Wajahnya terlihat sangat sedih, saat melihat tubuh Shui Lin membeku setelah teriakan terakhirnya berhenti mendadak. Selang beberapa detik, disusul jerit kematian Hua Ling yang mengalami nasib yang sama dengan Shui Lin.
BRAAAK PRAAAK
Dua suara terdengar keras seiring dengan hancur dua tubuh mahkluk air yang kini hancur berkeping-keping. Antara marah dan takut, Bo Feng menatap jasad kedua adik seperguruannya.
Sementara Hao Long memandang pertarungan singkat itu dengan mata melotot dan mulut yang menganga lebar. “Itukah Juru Tapak Salju Abadi? Mengerikan sekali.”
Sedetik setelah Hao Long selesai berkata pada dirinya sendiri, terjadi perubahan wujud Bo Feng ke wujud manusia-nya.
“Mustika Raja Air, beri Aku kekuatanmu.”Di ujung rasa putus asanya, Bo Feng berkata seraya mengalirkan energi qi ke arah Mustika pemberian dari Sang Guru.
“Mustika Raja Iblis Air ini, Jangan kau gunakan saat kau berada di luar dunia kita. Karena itu akan membuat Segel Raja Iblis Air Hancur. Dunia tempat mu berada saat itu akan musnah ketika Ia terlepas dari segelnya.”
Bo Feng sempat menghentikan aliran qi-nya ketika teringat pesan Sang Guru. Namun sat melihat serpihan jasad kedua adik seperguruannya, Bo Feng memilih mati dan hancur bersama dengan dunia ini.
Ia lalu kembali mengalirkan energi qi-nya ke Mustika Raja Iblis Air yang berada di genggaman tangannya. Mustika berbentuk Trisula itu, bergetar hebat sesaat kemudian.
Roh Iblis Es yang bersatu dengan tubuh Li Annchi, tersentak kaget saat merasakan aura dari raja Iblis Air berada di depannya.
“Gawat, cepat putuskan tangannya dan rebut senjata itu!” Tubuh Li Annchi segera bereaksi dengan melesatkan serangan pisau energi, untuk memotong lengan Bo Feng yang memegang Trisula Raja Air.
Namun yang terjadi sungguh membuat Li Annchi dan Hao Long terkejut. Pisau energi berbentuk salju itu, tak berhasil mencapai tubuh Bo Feng dan meledak saat berjarak lima meter darinya.
__ADS_1
Li Annchi segera menggerakkan kedua tangannya. Dari kedua sisi tubuh Bo Feng, muncul dua buah telapak tangan raksasa yang bergerak hendak mencengkeram tubuhnya.
Lagi-lagi kedua energi berbentuk tapak itu, harus berhenti dan tertahan. Raut wajah Li Annchi menjadi berubah tegang, terlihat Ia berusaha menggerakkan kedua energi berbentuk tapak itu agar semakin mendekat.
HOAKKK
Hao Long terkesiap, melihat Li Annchi memuntahkan darah segar. Ia segera melesat dan telah berada di belakang punggung kekasihnya, lalu mengalirkan energi Penyembuh Persik Dewa.
AARGGH
Saat telapak tangannya menyentuh punggung Li Annchi, tidak Hao Long duga, tubuhnya terpental akibat adanya energi besar yang melawan energi yang Ia salurkan tadi.
Dada Hao Long terasa sesak untuk beberapa detik, Energi Penyembuh Persik Dewa, menyembuhkan luka dalamnya dengan cepat.
“Apa yang terjadi dengan Annchi?” Hao Long kembali melesat mendekati kekasihnya. Tepat di saat itu, sesuatu terjadi pada Li Annchi.
Tubuh Li Annchi berguncang hebat, Kedua energi telapak tangan yang Ia buat tadi, kini meledak hebat. Membuat bumi dalam radius puluhan kilometer, mengalami gempa bumi.
Tapi bukan ledakan itu yang membuat mata Hao Long kembali melebar. Ia menatap tubuh Li Annchi yang terkulai lemas, tepat saat sebuah aura berbentuk perempuan, tertarik dengan paksa dari tubuhnya.
Hao Long melesat dan akan meraih tubuh Li Annchi yang melayang jatuh. Namun gerakannya telah didahului oleh seseorang dengan kecepatan sangat tinggi dan membuatnya tertegun karena seolah pernah melihat sosok perempuan yang kini sedang memunggunginya.
“Beruntunglah Kami Tiba tepat waktu. Jika tidak, Aku tidak bisa membayangkan bagaimana Dunia mu setelah hari ini.” Suara yang sangat akrab di telinganya, membuat Hao Long terkesima.
“Guru Tan Long?! … Bagaimana bisa?!” Hao Long berkata dengan suara bergetar dan benak dipenuhi berbagai pertanyaan.
“Nanti Akan Aku jelaskan, Sekarang bawalah kekasihmu menjauh dari sini, Biar Aku dan Li Daiyu yang mengurus Raja Iblis Air itu?”
“Raja Iblis Air?” Hao Long bingung, namun bentakan dari Li Daiyu, membuatnya segera memeluk tubuh LI Annchi yang telah tak sadarkan diri.
--------------------------------O-----------------------------------
__ADS_1