
Setelah tujuh hari bermeditasi di atas batu yang melayang itu, Hao Long dan Li Annchi merasakan tubuh mereka menjadi lebih ringan karena tingkat ketenangan jiwa mereka yang juga semakin tinggi.
Saat akan kembali menuruni sembilan puluh sembilan tangga, keduanya dikejutkan dengan sosok pria tampan dan seorang perempuan yang selevel dengan Li Annchi dalam hal kecantikannya.
Keduanya yang melayan turun dari udara membuat alis Hao Long hampir bersatu karena dahinya yang berkerut. ”Siapa kedua orang ini? Bagaimana mereka bisa melayang?”
“Selamat untuk kalian berdua. Karena telah berhasil mencapai Tingkat Ketenangan Jiwa di level delapan, level yang tinggi di usia kalian yang terbilang sangat muda.”
Suara pria itu membuat Hao Long terkesiap dan segera berlutut. “Hormat Kepada Leluhur Thian Hu.” Li Annchi pun segera berlutut ketika Hao Long menyebut nama yang sangat mereka hormati itu.
Thian Hu lalu terkekeh seraya mengenalkan sosok perempuan cantik di sampingnya yang ternyata itu adalah Lipani.
Tentu saja Hao Long dan Li Annchi terkejut, karena mereka mengenal Lipani adalah kelabang raksasa yang telah membantu mereka sebelumnya.
“Mengapa Aku menyuruh kalian memasuki Dunia Jiwa buatanku ini? Dengar baik-baik penjelasanku ini.” Setelah terdiam sejenak, Thian Hu lalu menjelaskan tujuannya.
Hao Lon dan Li Annchi saling berpandangan setelah Thian Hu selesai menjelaskan apa yang membuatnya memaksa keduanya berlatih di Dunia Jiwa.
“Tapi semua ini, baru sebatas perkiraan Dewa Langit. Namun benar atau tidaknya, kita akan bersiap pada kemungkinan terburuknya. Apakah kalian telah siap?”
Thian Hu memandang keduanya yang sedang tertegun mendengar pertanyaan Sosok yang melegenda itu. “Sepertinya Kami tidak ada pilihan selain harus siap menerimanya.”
Thian Hu dan Lipani terkekeh, karena memang ucapan Hao Long benar adanya. “Pakailah ini, Cincin berbatu merah di jari tangan Kananmu Long’er. Sedang yang putih di Tangan jari tangan kirimu, Li’er.”
Dua cincin yang tidak memancarkan uara apaun itu, melayang ke Hao Long dan Li Annchi yang masih berlutut.
“Sekarang berdirilah, kami akan memberi kalian sebuah jurus dahsyat yang hanya bisa dilakukan oleh dua orang.”
Setelah keduanya berdiri, Thian Hu meletakan telapak tangan kanannya di kening Hao Long, sementara meletakan telapak tangannya di Kening Li Annchi.
Setelah itu, Thian Hu dan Lipani mencabut pedang mereka yang membuat Hao Long dan Li Annchi tertegun. Pedang di tangan Lipani adalah Pedang Inti Es sedang di tangan Thian Hu adalah Pedang Naga Api.
Keduanya memperagakan teknik Pedang Dua Jiwa yang segera dipahami oleh Hao Long dan Li Annchi setelah menerima pengetahuan tentang teknik itu dalam ingatan mereka.
__ADS_1
“Sekarang, cobalah kalian berlatih sendiri hingga serangan kalian bisa mengahncurkan batu itu.” Thian Hu menunjuk ke sebuah batu yang berwarna bening seperti kristal dan sebesar tubuh seekor emak gajah.
Hao Long dan Li Annchi dengan penuh semangat memulai latihan mereka setelah melihat betapa kuatnya jurus Pedang Dua jiwa.
Walau telah memiliki ketengan jiwa, namun jurus yang sangat kuat itu, tidak serta merta bisa mereka kuasai seperti teori yang ditransfer ke dalam ingatan mereka sebelumnya.
“Sepertinya, pikiran kalian belum bersatu. Apakah kalian belum menguasai Teknik telepati?” Hao Long dan Li Annchi menggelengkan kepala sebagai jawaban pertanyaan Lipani.
Thian Hu dan Lipani tersenyum kecut mengetahui hal tersebut. “Kita tunda dulu latihan jurus Dua Pedang Jiwa. Karena Jurus ini hanya bisa dilakukan oleh dua orang yang bisa memadukan pikiran menjadi satu.”
***
WUSHHH
BLAAAMM
Suara menggelegar, mengguncang Dunia Elemen . Tepatnya di sebuah tempat yang memiliki tujuh air terjun. Tempat di mana Thian Li dan Suaminya Chao Cheng berlatih.
Sudah sejak dua minggu lalu mereka berlatih di Dunia Jiwa yang dibuat oleh Thian Hu saat berada di Dunia Siluman.
Sehingga saat Thian Li dan suaminya memasuki Dunia Jiwa itu dan berlatih di sana, Thian Hu tidak menyadarinya sama sekali.
Keduanya berhasil melatih jurus Pedang Bulan Merah dan Pedang Bulan Hitam serta jurus perpaduan keduanya yang snagat dahsyat dan pernah menjadi jurus yang ditakuti di masa lalu.
Walau belum pada kekuatan penuhnya, namun jurus itu sudah begitu dahsyat yang membuat tebing di depan tujuh air terjun itu, runtuh dan membuat Dunia Elemen dilanda gempa yang hebat.
“Li’er ... Kurasa dengan jurus Pedang Bulan Merah Hitam ini, kita tak terkalahkan lagi di Lima Dunia.” Chao Cheng berkata setelah mera takjub dengan kekuatan jurus mereka.
“Cheng Gege ... Aku juga merasa yakin, bahwa jurus ini bisa mengalahkan mereka berdua nanti. Aku ingin segera memberitahu Ayah. Kita kembali Ke dimensi Dunia Payau sekarang juga.”
Chao Cheng pun menganggukkan kepalanya dan menyetujui keinginan sang isteri. Keduanya segera melesat ke tempat di mana mereka akan memasuki Gerbang Dimensi Dunia Payau yang berada di atas samudera di Timur wilayah Dunia Elemen.
“Apa yang terjadi dengan Dunia Dimensi Kita?” Thian Li kebingungan saat menyadari Gerbang Dimensi Dunia Payau, tidak ada lagi di tempatnya semula.
__ADS_1
Saat sedang keheranan, sebuah cahaya melesat dan melebar sehingga Thian Li dan Chao Cheng terkesiap setelah membaca tulisan dari energi yang dibuat oleh Ayah mereka.
***
Setelah meninggalkan Dunia Logam, Ge Riong tidak segera kembali ke Dunia Kristal, tetapi Ia mendatangi Sang Paman di Dunia Payau.
Setelah bertemu dengan Thian Bei, Ge Riong mengatakan jika Ia gagal mendapatkan Cincin Ruang Hao Long yang telah berhasil Ia habisi.
Namun Thian Bei mengatakan jika Hao Long dan Li Annch masih hidup, namun Ia tidak bisa lagi mendeteksi dimana mereka berada saat ini. Hal itu membuat Ge Riong menjadi gusar mendengarnya.
“Paman ... Apakah Paman benar-benar tidak bisa keluar dari Dunia Payau ini? Apakah tidak ada cara lain yang membuat Paman bisa keluar dari sini dan membunuh mereka berdua untuk mendapatkan Lemari Semesta itu?”
Walau sudah mengetahui hal tersebut sebelumnya, Ge Riong masih bertanya pada Thian Bei. Berharap Sang Paman telah menemukan cara untuk bisa keluar dari Dunia Payau dan tidak hancur saat ditinggalkan oleh pamannya itu.
“Tidak ada, Hanya kekuatan Panas dan dingin dari Zamrud Khatulis dan Tiwa yang bisa membuat Dunia Payau ini tetap ada ketika Aku meninggalkannya.”
Ge Riong terlihat kecewa, namun ucapan Thian Bei berikutnya, membuat Ge Riong terkesiap. “Pergi ke masa Depan? Benarkah hal itu bisa dilakukan?”
“Dengan meledaknya Dunia Bangsa Siluman, Artefak Peyimpan Energi telah dipenuhi oleh energi yang berasal ledakan Dunia tersebut. Kini Aku bisa menuju ke masa di saat Iblis Waktu bisa dibebaskan.”
Thian Bei lalu menjelaskan jika Iblis Waktu bisa dibangkitkan ke masa seribu sembilan ratus tahun dari masa sekarang. Itu berdasar hasil perhitungannya secara mendalam.
Untuk itu Ia akan segera pergi ke masa depan itu, membantu seseorang yang akan membebaskan Sang iblis Waktu. Karena Ia meyakini jika Kebebasan Iblis Waktu pasti ada manusia yang berperan di dalamnya.
“Paman ... Di Dunia manakah Iblis Waktu akan terbebas?” Ge Riong tertarik untuk mengikuti Sang Paman ke Masa depan. “Jika Aku tak salah perhitungan, tempat itu ada di Dunia Manusia bernama Bumi.”
Ge Riong terlihat senang, karena selama ini, Ia gagal untuk selalu memasuki Dunia Manusia Bumi dengan Artefak Pemindah. Mendengar Thian Bei akan pergi ke sana dan di masa depan, Ge Riong akhirnya memutuskan untuk ikut.
Ge Riong lalu mengirim pesan tentang keikutsertaannya itu kepada Ge Luo dengan mengirim pesan melalu seorang Kultivator Ranah Bumi untuk menyampaikannya.
“Cheng’er ... Jaga Li’er baik-baik. Ayah akan ke masa depan untuk membebaskan Iblis Waktu. Ayah akan kembali menjemput kalian, dengan kkuatan dari Iblis Waktu. Kalian pergilah ke Dunia Kristal dan bangtu keponakan kaian Ge Luo menghabisi dua manusia dari masa depan itu. Ayah akan pergi ke masa Depan bersama Dunia Payau ini.”
Setelah selesai membuat pessan tersebut, Thian Bei pun bersiap-siap untuk membawa Dunia Payau Ke masa Seribu Sembilan Ratus tahun ke masa depan.
__ADS_1
Masa itu adalah masa yang sama dengan masa Hao Long berada sebelumnya. Masa Dimana Gao Baidi sedang bersiap menyambut Iblis Waktu dan membantu makhluk keji untuk menghancurkan segel yang mengurungnya selama ini.
\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=-O-\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=