
WHUUTTSSS
BLAAAMMM
Tanpa sepatah kata peringatan, Lan Yue mengibaskan kipasnya ke arah Hao Long yang masih mencoba menjelaskan kesalahpahaman diantara mereka.
Tujuh larik cahaya berbeda warna, melesat ke arah Hao Long yang dalam sepersekian detik sempat terkejut, akan serangan yang begitu cepat dan kuat itu.
Kini Lan Yue yang terkesima saat mendapati serangannya menghantam tiga bangunan dan meruntuhkannya, sementara Hao Long tidak terlihat olehnya.
Sekejap kemudian, tubuh Lan Yue menghilang, setelah mengetahui keberadaan Hao Long yang telah berada dua puluh meter di atasnya.
Suara pertarungan keduanya, terdengar keras membahana diselingi kilatan cahaya tujuh warna dari Kipas Pelangi Dewa Langit yang membuat beberapa bangunan rusak akibat diterpa energinya.
Mendapati negosiasi tidak berjalan baik, Hao Long akhirnya memutuskan untuk mengakhiri pertarungan melawan Lan Yue yang kultivasinya di Tingkat Dewa tahap Awal.
Lan Yue tersentak kaget saat Hao Long tiba-tiba bergerak dengan kecepatan yang sulit Ia ikuti. Dan saat Ia tersadar, tubuhnya tidak bisa digerakkan lagi karena telah ditotok oleh Hao Long.
“Maafkan Aku Bibi Lan … Semua ini salah paham.” Dengan energi qi nya, Hao Long membawa Lan Yue turun dari udara dan mendarat tepat di hadapan Mao Li dan Mao Yi yang pucat melihat Kakak seperguruan mereka telah berhasil dikalahkan dengan mudah.
“Aku tidak mengerti apa alasan Bibi begitu benci kepada Klan Hao. Tetapi Aku bukan dari Klan Hao yang seperti mereka, walau bermarga sama.”
Setelah menjelaskan bahwa totokan itu akan lepas sendiri dalam waktu sepuluh menit lagi, Hao Long dan Huang Bao akan melesat ke udara, ke arah dimana Jin Shin sedang menunggu di sebuah puncak bukit.
Namun langkah mereka terhenti saat tiga serangan dari belakang menderu cepat ke arah mereka. Huang Bao dengan sigap mengibaskan tangannya, menahan tiga pisau dan membuatnya hancur berkeping-keping.
“Tidak Buruk … Pantas saja Kalian berani mengacau di wilayah kekuasaan Sekte Pisau Terbang.” Seorang Pria berusia sekitar lima puluhan tahun, melayang di udara bersama empat orang lainnya.
Huang Bao hanya tersenyum tipis melihat kearoganan pria yang menunjukkan kultivasi di Tingkat Langit Tahap Puncak itu. Sementara Hao Long melepaskan totokan pada Lan Yue, menyadari situasi tersebut.
__ADS_1
“Dimana Patriark Lu Jian? Aku ke sini karena ingin mengunjunginya. Sudah lama sekali Kami tidak bertemu.” Huang Bao mengerutkan dahinya, melihat kelima orang itu tertawa mendengar pertanyaannya.
“Si Tua Lu itu sudah lama pergi entah kemana, Ia bukan lagi Patriark Sekte Pisau Terbang. Ketua Kami yang sekarang adalah Patriark Ming Hu yang jauh lebih kuat darinya.”
Huang Bao pun menyadari apa yang telah terjadi pada Sekte Pisau Terbang. Penjelasan itu menjawab sikap mereka yang begitu arogan dan sewenang-wenang.
Sekte Pisau terbang, dahulu adalah salah satu sekte Aliran Netral yang disegani karena Kepemimpinan Lu Jian. Namun di luar sepengetahuan Huang Bao, saat ini Sekte itu adalah salah satu anggota dari Tiga Belas Aliansi Sekte Aliran Hitam.
“Begitu rupanya … Lalu mengapa kalian menyerang kami dengan serangan mematikan seperti itu?” Pria itu tertawa mendengar pertanyaan Huang Bao. “Siapa yang berani berbuat kekacauan di wilayah kami, harus mati!”
Pria itu segera mengeluarkan dua pisau sepanjang satu jengkal lebih dan membuatnya melayang di udara. Ia menganggap remeh kekuatan Huang Bao yang menunjukkan kultivasinya di tingkat Langit tahap awal.
Kenyataan pahit segera diterima pria tersebut, senyumnya menghilang saat melihat kedua pisau yang Ia lesatkan dengan kekuatan penuh ke arah Huang Bao, berhasil dipentalkan oleh kakek itu.
Empat orang lainnya, segera mengeluarkan empat pisau mereka dan membuatnya melayang di udara. Dua puluh pisau melayang di udara dan bergerak dengan formasi yang segera dikenali oleh Huang Bao.
“Formasi Pisau Langit. Ternyata kalian Lima Tetua Perak Sekte Pisau terbang. Baguslah jika begitu.” Huang Bao tersenyum, sebelum mengerahkan kekuatan yang sebenarnya.
“Tenang saja, kerahkan kekuatan penuh kalian. Formasi ini bisa mengalahkan kultivator di Tingkat Dewa sekalipun.” Kelima orang itu, segera bergerak setelah pemimpin mereka memberi aba-aba untuk mengepung Huang Bao.
“Long’er … santailah sejenak, Aku ingin melemaskan otot-otot tubuhku.” Melihat Hao Long akan membantunya, Huang Bao segera mencegah.
“Sesepuh, kurasa mereka memiliki informasi tentang Tiga Belas Sekte, sisakan satu untuk kita tanyai.” Hao Long berkata yang membuat ke lima orang itu menjadi murka mendengarnya.
Dua puluh pisau melesat bersamaan ke arah Tubuh Huang Bao yang kini mengeluarkan Aura kebiruan. Satu persatu serangan itu berhasil Ia hindari atau Ia tepis. Namun semakin lama, dirinya semakin terdesak.
Cambuk Ekor Naga Biru pun segera Ia keluarkan dari cincin ruangnya yang membuat keadaan segera berbalik drastis.
CTAR CTAR!!
__ADS_1
Satu persatu pisau itu Ia hancurkan dengan Lecutan cambuk pusakanya yang bergerak begitu cepat. Setiap satu pisau hancur, kelima Tetua Perak Sekte Pisau Terbang itu, segera mengeluarkan pisau yang baru.
Tubuh Huang Bao bergerak dengan gesit, menghancurkan puluhan pisau perak yang gagangnya telah berserakan di sekitar tempat pertarungan mereka.
Sementara Lan Yue dan kedua adik seperguruannya, terlihat kagum dengan kemampuan yang ditunjukkan oleh Huang Bao. Namun tidak dengan Hao Long.
“Sesepuh Huang terlihat sangat menikmati pertarungan ini. Sepertinya Aku tak perlu turun tangan.”
Sepuluh menit kemudian, pisau ke lima tetua Perak Sekte Pisau terbang telah habis menyisakan wajah pucat mereka.
“Sebenarnya Aku tidak ingin membunuh kalian, tapi karena kalian ingin membunuhku, maka Aku jangan salahkan Aku menghabisi kalian.”
Tubuh Huang Bao menghilang dari pandangan setelah Ia berkata demikian.
AARRGGHH!!!
Jerit salah satu dari kelima orang itu, terdengar saat lehernya telah berada di cengkeraman tangan Huang Bao yang segera melemparkan tubuhnya, sesaat setelah memastikan leher tersebut telah patah.
Empat orang lainnya terkesiap, mendapati rekan mereka dibunuh dengan mudah. Namun karena hal itu, mereka menjadi lengah dan satu persatu-tewas dengan cepat di tangan Huang Bao kecuali pria yang tadi berbicara banyak kepada mereka.
Pria itu kini berada di udara dengan leher yang berada dalam cengkeraman Huang Bao. “Long’er carilah informasi darinya!” Lalu Huang Bao melemparkan tubuh pria itu ke arah Hao Long.
Tubuh Pria yang telah musnah kultivasinya itu, melayang dan segera ditahan oleh Hao Long dengan qi-nya. “Jika ingin hidup, jawab pertanyaanku dengan jujur.”
Wajah pria itu terlihat pucat, saat Hao Long bertanya tentang Aliansi Tiga Belas Sekte kepadanya.
Belum sempat Ia menjawab, Tubuh Pria itu tersentak dengan mata melotot lebar saat sebuah pisau berwarna kuning keemasan, melesak menembus dada kirinya.
Pisau yang menembus itu terus menderu ke arah Hao Long yang segera mengibaskan tangannya dan membuat pisau berwarna keemasan itu meledak hancur.
__ADS_1
---------------------------O---------------------------