
“Long Apa yang terjadi padamu!?” Li Annchi yang berada paling dekat dengan Hao Long, mencoba menghampirinya. Namun Ji Hua menahannya karena melihat sesuatu terjadi pada gumpalan awan hitam di atas mereka.
Gumpalan awan yang berpusar dengan cepat, sesaat kemudian memperlihatkn wujud seorang pria berusia sekitar lima puluhan tahun. Wajah Beiju, Fung Jie dan Annabi seketika memburuk.
Hal itu sempat membuat Ji Hua heran, namun perhatiannya segera teralihkan ke arah Hao Long yang tiba-tiba berteriak keras seraya memegang dada kirinya. Sesaat kemudian, tubuh pemuda itu terkulai lemas.
Li Annchi segera melesat dan meraih tubuh Hao Long yang sedang bergetar hebat dengan suhu tubuh yang sangat tinggi dan berwarna kebiruan.
“Long Apa yang terjadi denganmu?! Tolong Bangunlah ... Jangan buat Aku panik!” Li Annchi berteriak melihat kondisi Hao Long yang terlihat taksadarkan diri.
“Hahahaha ... Racun Roh yang kutanam di tubuh Roh Kristal Biru, telah merasuki tubuhnya. Dia akan tewas dalam waktu tiga hari ke depan.”
Tentu saja mendengar hal itu, Li Annchi dan Ji Hua terkejut. Namun tidak dengan Fung Jie, Beiju dan Annabi yang kini justru berlutut di hadapan Sosok pria yang tidak terasa aura kekuatannya itu.
“Apa yang kalian lakukan!? Beiju, Fung Jie, Annabi ... Mengapa Kalian bersikap aneh sejak kemunculan sosok itu?”” Ji hua bertanya lantang dengan raut wajah yang keheranan.
Sementara Li Annchi yang mendengar perkataan pria tersebut segera saja menjadi sangat marah. Suhu udara yang menurun drastis membuat Beiju, Fung Jie dan Annabi memandang ke arahnya dan bersiap untuk menyerangnya.
“Apa-apaan Kalian!” Ji Hua segera melesat ke tengah-tengah mereka. Sementara Li Annchi tiba-tiba menyerang Sosok Pria misterius itu dengan jurus Tapak Salju Abadinya.
Diluar dugaan, tubuh Sosok itu tertembus Tapak Salju Li Annchi, dan tidak terluka sedikitpun. Namun karena gumpalan awan yang menjadi tempat berpijaknya membeku, Sosok itu tiba-tiba menghilang begitu saja.
“Apa?! hanya Ilusi saja, tapi mengapa terlihat begitu nyata?” Ji Hua dibuat keheranan dengan apa yang baru saja Ia lihat.
Namun rasa herannya segera menjadi rasa terkejut saat melihat Annabi tiba-tiba saja melesat ke arah dimana Hao Long tergeletak jauh darinya.
Annabi mencengkeram leher Hao Long dan mengangkat tubuhnya. Tangannya terjulur ke arah Pinggang Hao Long, hendak mengambil Ikat Pinggang Lima Permata yang terikat dipinggang Hao Long di balik jubahnya.
“Apa yang Kau Lakukan!” Li Annchi tiba-tiba telah berada di dekat Annabi yang segera memukul tangan Ratu Siluman Ular Putih itu, hingga membuat tubuh Hao Long terlepas dari cengekramn tangannya dan Annabi pun gagal mengambil Ikat Pinggang Lima Permata itu.
__ADS_1
Ji Hua segera meraih tubuh Hao Long yang terpental. “Apa yang sebenarnya terjadi pada kalian bertiga? Mengapa menyerang rekan sendiri?!”
Ji Hua berteriak marah. Fung Jie terlihat menyunggingkan senyum kecut. Sementara Beiju terdiam sambil tersenyum namun yang terlihat adalah sebuah seringai. “Kau ingin tahu yang sebenarnya?”
Annabi yang telah bersiap bertarung dengan Li Annchi menurunkan energinya, Ia lalu berbalik menatap Ji Hua. “Semua yang kami lakukan demi nyawa orang yang kami sayangi.”
Annabi menghela Nafas, lalu menjelaskan jika Sosok Siluman yang Ia sayangi, telah ditawan dan diracuni oleh Pria yang mereka lihat tadi. Demikian juga halnya yang terjadi dengan Fung Jie dan Beiju.
Sosok itu sangat kuat bagai dewa, jauh lebih kuat dari Hao Long sekalipun. Itulah sebabnya mereka tak berani melawannya saat pria bernama Thian Bei itu, memberi tugas pada mereka untuk membantu Hao Long mengumpulkan ketujuh Kristal Inti Kehidupan.
Dan mereka bertiga juga sudah mengetahui bahwa saat mengumpulkan Kristal ke lima yaitu Kristal Biru yang telah diberi racun roh, itulah saat bagi mereka bertiga untuk menunjukkan jati diri yang sebenarnya.
“Jujur saja, selama berpetualang dengan kalian Aku merasakan punya rekan dan sahabat yang baik. Namun Aku tidak bisa kehilangan suamiku. Begitu pun mereka berdua.”
“Lalu kenapa Kalian tidak jujur saja pada Tuan Hao long, mungkin Ia dapat membantu membebaskan orang-orang yang kalian sayangi itu.” Annabi pun menggeleng pelan mendengar perkataan Ji Hua.
“Kekuatan Tuan Thian Bei sangatlah tinggi, Aku sangat yakin pemuda tuan mu ini, tidak akan bertahan lebih dari sepuluh kali pertukaran serangan jika bertarung dengannya. Untuk apa aku meminta bantuan kepada bocah ingusan ini?.”
“Tuan Hao Long telah memberi kalian sumber daya yang sangat langka untuk membantu kultivasi kalian agar lebih kuat lagi. Inikah balasan kalian!”
Ji Hua terlihat sangat marah, Ia begitu kecewa pada kedua temannya dan bersiap untuk menyerang Beiju maupun Fung Jie yang kekuatanya berada di level yang sama dengan dirinya.
“Hentikan Ji Hua! Aku tak ingin membunuh mu. Jangan paksa Aku melakukannya!” Fung Jie membentak Ji Hua dengan suara yang lantang.
Udara tiba-tiba menurun drastis saat Li Annchi yang sudah sangat murka, mengerahkan seluruh kekuatannya. Namun Annabi hanya tersenyum merasakan Aura kekuatan tersebut.
Semua orang yang berada di tempat itu, memandang ke arah kekasih Hao Long itu dengan tatapan iba.
“Gadis muda dan cantik, cepatlah pergi dari sini!. Kau pikir dirimu bisa mengalahkan Aku? Ketahuilah, Kami bertiga memiliki sesuatu yang bisa mengalahkan mu, bahkan Kekasihmu itu tak akan mampu melawan kami.”
__ADS_1
Walau marah, Li Annchi yang sangat mengkhawatirkan kondisi Hao Long, memilih menurunkan kembali energi qi-nya saat mendengar ucapan serius dari Annabi.
“Begitukah? Aku benar-benar kecewa pada kalian bertiga.” Suara Hao Long mengejutkan semuanya. Li Annchi terpekik senang saat melihat Hao Long bangkit dan terlihat baik-baik saja.
Sementara Annabi tersedak ludahnya sendiri, saat melihat kondisi Hao Long yang telah pulih dari racun Roh tersebut. Demikian juga dengan Beiju dan Fung jie. Keduanya pun segera menjadi waspada.
Annabi melangkah mundur mendekati Fung Jie dan Annabi. “Bagaimana ini? Apakah Kalian berdua yakin bisa mengalahkannya.”
“Kau hadapi saja gadis itu, biar kami berdua yang mengurus pemuda ini dan mengambil Ikat Pinggang Lima Permata itu.” Beiju berkata dengan suara yang terdengar sangat meyakinkan.
“Boleh aku menyarankan sesuatu kepada kalian?!” Pertanyaan Hao Long membuat ketiga orang yang berkhianat itu, memandangi dirinya dengan wajah heran.
“Ku rasa saranmu tak lagi kami butuhkan.” Fung Jie bersiap melesat menyerang Hao Long. Namun Hao Long mengangkat tangannya, memberi tanda untuk berhenti.
“Apakah kalian tidak akan menelan Pil Mutiara Langit lebih dahulu?! Karena jika kita sudah bertarung, maka tak ada kesempatan bagi kalian untuk menelannya. Karena Nanti Aku tak akan mengurangi kekuatan ku sama sekali!”
Hao Long menatap dingin ketiganya dengan senyum yang terlihat menyeringai. Tentu saja Annabi, Beiju dan Fug Jie terkejut, mendapati Hao Long telah mengetahui tentang Pil Mutiara Langit itu.
“Kau! ... Darimana Kau tahu jika kami memiliki Pil Mutiara Langit!?” Tanya Annabi dengan raut wajah yang penasaran.
“Aku mengetahui semua rencana kalian, saat aku sedang berkultivasi menghisap energi Roh Delaba. Dan saat itu juga aku telah menelan Pil Penawar Racun Roh buatan si Thian Bei itu.”
Ketiganya terkejut mendengar penjelasan singkat Hao Long. “Lalu kenapa Anda Memberi mereka Sumber Daya yang sangat Langka sehingga mereka menjadi sekuat anda saat ini?”
Hao Long tersenyum mendengar pertanyaan dari Ji Hua. “Karena Aku ingin mereka berubah pikiran, namun jika mereka tidak mau tunduk padaku, maka energi roh mereka setelah aku bunuh adalah sumber dayaku yang lain untuk menembus Ranah Surgawi yang hanya bisa dicapai jika bisa menyerap energi roh dari Tiga Orang Di Ranah Langit.”
“APA!!!”
Tentu saja Annabi, Beiju dan Fung jie terkejut mendengar hal tersebut. Namun mereka menyadari tak ada jalan lain yang bisa mereka pilih selain bertarung melawan Hao Long yang sedang tersenyum dingin pada mereka.
__ADS_1
\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=-O-\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=