Legenda Liontin Naga

Legenda Liontin Naga
062: Hao Long Vs Tong Tse


__ADS_3

“Baiklah Tuan Naga Bumi, Aku meminta bantuan Anda untuk mengurus Harimau Hitam itu.” Akhirnya Hao Long mengulangi lagi kalimatnya.


Naga Bumi menoleh karah harimau hitam yang tiba-tiba menjadi ciut nyalinya, saat menatap mata ular naga tersebut.


“Harimau Jelek kurapan, kembalilah ketempat asalmu atau Aku memakanmu.” Perkataan Naga Bumi membuat Harimau Iblis Hitam perlahan menunduk dan hendak berbalik arah.


“Harimau Hitam, kenapa kau takut padanya! Cepat serang ular itu!” Tong Tse membentak Harimau Iblis Hitam yang kemudian terlihat kebingungan.


Saat Tong Tse mengangkat Tombak Goloknya, Harimau Hitam tak punya pilihan selain melawan Ular Naga yang tadi sempat membuatnya merasa jerih.


Naga Bumi terlihat marah, seketika ekornya bergerak dengan sangat cepat. Serangan itu berhasil dihindari harimau hitam dengan melompat tinggi ke udara.


Naga Bumi segera mengejar dengan membuka mulutnya lebar-lebar. Serangkum cahaya berwarna biru, melesat keluar dari mulutnya.


Melihat serangan energi itu, Harimau Iblis Hitam membuka mulutnya dan mengeluarkan bola energi yang tak kalah besarnya.


BLAAAM


Bumi berguncang hebat seiring dengan udara yang berhembus sangat kuat membuat Ying Yu sekalipun terseret ke belakang akibat meledaknya kedua energi tersebut.


GOAARHHH


Harimau Iblis Hitam memekik keras karena tidak menduga akan mendapat sabetan dari ekor Naga Bumi dari arah bawah tubuhnya yang besar itu.


Naga Bumi segera melesat ke atas. Dalam sekejap berhasil melebihi tinggi dari Harimau Iblis Hitam yang wajahnya menjadi pucat saat melihat ekor sang Ular Naga, kembali datang ke arah dirinya.


BUUGGH


GOAARRRGGH


Harimau Iblis Hitam meraung keras. Tubuhnya meluncur sangat cepat menuju ke tanah. Namun sebuah energi berwarna hitam, menerpa dan segera menyelimuti tubuhnya.


Energi berwarna hitam itu, berhasil menghentikan laju jatuhnya tubuh hewan iblis itu. Sesaat setelah energi yang menyelimutinya terserap ke dalam tubuhnya, Harimau Iblils Hitam merasakan kekuatannya meningkat dua kali lipat dari sebelumnya.


Dengan congkaknya, Ia kembali melesat ke arah Sang Naga Bumi yang sudah kembali menyerang dengan wajah yang terlihat murka.

__ADS_1


Naga Bumi tercengang saat ekornya yang menghantam tubuh harimau hitam, terlihat tidak berefek apapun pada Harimau Iblis itu. “Sialan… Energi Hitam tadi sepertinya membuat Ia menjadai lebih kuat.”


Hao Long yang menyadari apa yang Tong Tse lakukan tadi telah membuat Harimau Iblis Hitam menjadi lebih kuat, segera berinisiatif untuk melakukan hal yang sama dengan apa yang dilakukan oleh Tong Tse.


Ia pun segera mengerahkan energi ke arah keris berlekuk tiga belas itu. Keris itu seketika bercahaya dan melesat menerpa tubuh Ular Naga Bumi.


GOAARRGGH


Tubuh Ular Naga Bumi terpental dan Ia meraung kesakitan. “Apa yang Kau lakukan bodoh! Mengapa menyerangku?!”


Hao Long tercekat melihat apa yang baru saja terjadi. Maksud hati ingin memberikan kekuatan tambahan kepada Naga Bumi, namun yang terjadi malah sebaliknya.


Tiba- tiba Hao Long menyadari serangan mendadak dari Tong Tse yang telah berkelebat dan berada di belakangnya.


TRANG!


Tebasan Tombak Golok Tong Tse berhasil Hao Long tangkis dengan keris dari Ki Jogowono itu. Namun tubuhnya terhempas beberapa meter ke bawah.


Demikian juga yang terjadi dengan Tong Tse yang terkejut mendapati tubuhnya terpental sangat tinggi akibat benturan senjata dengan lawannya.


Sementara Hao Long yang kesal karena diserang secara curang, segera melesat dengan kecepatan yang melebihi kecepatan Tong Tse sebelumnya.


“HAH … Secepat itu!!” Xi Hai setengah terpekik saat tiba-tiba melihat Hao Long telah berada di belakang Tong Tse yang sepertinya belum mengetahui keberadaan lawannya.


BUGH


AARGGH


Tusukan Keris Naga Bumi berhasil Panglima Iblis tahan dengan bilah Tombak Goloknya yang lebar. Namun tendangan keras dari Hao Long gagal Ia hindari.


Tubuhnya meluncur deras ke bawah. Hao Long segera melesat dan telah berada di bawah tubuh Tong Tse dan tendangan telak pun mendarat di tubuh Tong Tse yang kembali terlempar ke atas.


Melihat rekannya terdesak hebat, Xi Hai yang sedari awal memang sudah jerih dengan Hao Long dan Li Annchi, tiba-tiba melesat pergi meninggalkan tempat tersebut.


Hal itu tentu mengejutkan Hao Bai dan keempat adiknya. Mereka pun segera melesat pergi diikuti oleh anggota Klan Hao lainnya.

__ADS_1


Namun langkah kelompok Klan Hao itu terhenti, karena melihat Li Annchi tiba-tiba telah berada di depan Xi Hai dan segera memberikan serangan dengan jurus Tapak Dewi Esnya.


Xi Hai yang sempat tercekat sedikit terlambat menghindari serangajn Li Annchi yang datang dengan tiba-tiba itu. Lengan kirinya terserempet energi berbentuk tapak tangan yang berhawa sangat dingin.


Xi Hai sempat panik, sebelum akhirnya mengambil pedang di cincin ruangnya dan menebas lengan kirinya sendiri yang mulai membeku dan terus merayap ke bagian atas.


Xi Hai memasukan kembali Pedang Angin ke dalam cincin ruang dan dan mengeluarkan Cambuk Iblis. Ia memiliki siasat untuk bisa pergi dari tempat tersebut demi menyelamatkan nyawanya.


Ia lalu memutar Cambuk Iblis, bertepatan dengan Li Annchi yang telah selesai berbicara kepada Hao Bai agar tidak meninggalkan tempat tersebut jika masih ingin tetap hidup.


Li Annchi mengalihkan perhatiannya ke arah Xi Hai, matanya menatap Cambuk Iblis yang telah mengeluarkan aura mencekam dan membuat angin tornado yang berhawa sangat dingin.


Sesaat kemudian, tubuh Xi Hai tertutup oleh udara yang membeku karena angin tornado es yangsemakin kencang pusaranya. LI Annchi tidak terpengaruh oleh dinginnya udara dari cambuk es yang telah membekukan udara di sekitarnya.


Sebuah energi berbentuk telapak tangan yang berukuran besar segera terlihat di ataskepala Li Annchi yang mengangkat tangan kanannya ke udara.


BLAAMM


Suara ledakan menggelegar saat energi berbentuk tapak itu, menghantam pusaran angin tornado yang telah sangat besar dan menghancurkannya.


Ledakan yang mengakibatkan udara yang membeku itu berhamburan ke segala arah, merepotkan orang-orang dari Klan Hao yang berjibaku menghindari dan menahan butiran es yang melesat ke arah mereka.


Li Annchi menoleh ke sebuah arah dimana Xi Hai telah berada satu kilometer jauhnya dan terus semakin jauh dengan sangat cepat.


Demi menyelamatkan dirinya, Ia melakukan cara yang sama yang pernah Iblis Es lakukan saat melarikan diri melawan Tong Tse dengan meninggalkan Cambuk Iblis di tempat tersebut.


“Pintar … Dia sengaja meninggalkan Cambuk Iblis ini agar aku tidak mengejarnya.” Li Annchi pun segera melesat dan membuat Cambuk Iblis yang masih terus bergerak sendiri terdiam setalah terjerat oleh energinya.


Ia pun memasukan Cambuk Iblis Ke dalam Cincin Ruangnya. Dan menatap ke arah di mana Hao Long yang baru saja memenggal kepala Tong Tse dan menyimpan Tombak Goloknya ke dalam cincin ruang.


Di tempat lain, terlihat sosok Naga Bumi sedang terlihat terdesak hebat, sesaat setelah tubuhnya dirasuki oleh roh Panglima Iblis yang melesat keluar setelah kepala Tong Tse terpengal oleh Hao Long.


Sementara orang-orang dari Klan Hao terlihat diam dengan wajah yang memucat. Kini tidak terlihat lagi kesombongan di wajah Hao Bai sebagaimana terlihat saat pertama kali tiba di tempat ini.


---------------------------O----------------------------

__ADS_1


__ADS_2