
“Sesepuh Hua!.....” Hao Long berteriak panik saat energi pedang melesat dari bilah Pedang Ji Hua yang telah berjarak tiga meter di depan Li Annchi yang terdiam tak bisa berbuat apa-apa lagi.
WHUSS
CRAAASSS
“Mengapa .... “ Hao Long tak bisa melanjutkan perkataannya lagi, Ia justru menggaruk kepalanya sambil tersenyum kecut.
Terlihat ekor Annabi yang telah mendekati lehernya, terputus dan segera dibuat berkeping-keping oleh Ji Hua yang melesat melewati tubuh Li Annchi yang sedang terbengong kaget.
“Kenapa kalian berdua terlihat panik?” Ji Hua mengerutkan dahi melihat sikap kedua anak muda itu, setelah Ia memastikan kematian Annabi.
Hao Long dan li Annchi saling berpandangan sambil tersenyum. Ji Hua pun tertawa kecil setelah Hao Long selesai menjelaskan keterkejutan mereka.
“Kelemahan Ratu Siluman Ular itu ada pada ekornya. Walau tubuh dan kepalanya hancur, selama ekornya masih menyatu dengan bagian itu, maka Ia bisa hidup kembali.”
Hao Long dan Li Annchi mengangguk, di saat bersamaan guncangan besar kembali terjadi bahkan membuat ketiganya terlempar ke udara. Saat itulah mereka menjadi panik.
“Sesepuh Hua ... Sepertinya kita harus segera meninggalkan Dunia Siluman ini secepatnya. Tapi bagaimana caranya?”
Ji Hua mengiyakan perkataan Hao Long, suara petir yang terus menggelegar tanpa henti dari dalam tanah, membuat keduanya berbicara sambil mengerahkan energi qi mereka.
Ketiganya sama-sama terdiam karena menyadari Tongkat Penguasa Milik Beiju yang bisa membawa mereka ke Dunia Logam, telah hancur berkeping-keping.
Tiba-tiba Ji Hua tersenyum, Ia memandnag Li Annchi lekat-lekat dan menghampirinya. Lil Annchi segera waspada. Namun Ji Hua yang memeluknya, membuat Li Annchi menjadi malu sendiri.
“Izinkan Aku memanggilmu Chi’er untuk terakhir kalinya Nona Annchi. Chi’er ... Aku senang bisa mengenalmu dan bersama dalam beberapa hari sebelum kematianku.”
Tentu saja ucapan Ji Hua membuat Ha Long dan Li Annchi terkesiap. “Sesepuh ... Apa maksud anda berkata begitu?” Tanya Hao Long dengan raut wajah khawatir.
Ji Hua melepaskan pelukannya pada Li Annchi yang entah mengapa sudah Ia anggap seperti puterinya sendiri. Li Annchi pun merasakan hal yang sama, air matanya menetes setelah mendengar penjelasan Ji Hua.
“Hanya dengan cara ini kalian berdua bisa selamat. Semoga kita bisa bertemu lagi di kehidupan lain.” Li Annchi kembali memeluk Ji Hua setelah perempuan itu menyelesaikan kalimatnya.
“Tidak !... Ku mohon jangan lakukan. Long carilah cara lain agar kita bisa pergi dari Dunia Siluman ini!” Li Annchi berkata dengan terisak-isak.
__ADS_1
Hao Long hanya menghela nafas panjang, Ia menyesalkan dirinya yang tidak meminta sebuah Artefak Dewa untuk berpindah antar dimensi Dunia yang berbeda seperti yang disarankan oleh Roh Kristal Biru, saat Hao Long bertanya pada mereka berlima tentang teknik untuk berpindah Antar Dunia.
“Kemarilah ... Aku juga ingin memeluk kalian berdua yang sudah ku anggap seperti putera dan Puteriku sendiri.” Ha Long mendekat dan membiarkan tubuhnya di peluk oleh Ji Hua.
Cukup lama keduanya berpelukan di antara suara petir yang semakin kuat menggelegar menandakan Dunia Siluman berada di ambang kehancuran.
“Selamat Tinggal, senang sekali bisa mengenal kalian berdua.”
Hao Long maupun Li Annchi tak sempat menjawab, karena Ji Hua telah membuat keduanya pingsan dengan memukul tengkuk mereka.
Hal itu dilakukan karena Hao Long dan Li Annchi menolak diantar ke Dunia Logam oleh Ji Hua yang akan mengorbankan dirinya untuk mengirim mereka ke sana.
“Maafkan Aku, terpaksa membuat kalian tak sadarkan diri. Karena Kalian tidak boleh mati di sini.” Ji Hua menahan tubuh mereka berdua agar tetap melayang di udara setinggi dua ratus meter dari tanah.
Lalu Ia mengeluarkan sebuah Artefak yang segera Ia arahkan ke tubuh keduanya. Cahaya hijau itu membungkus tubuh mereka dan mulai bergulung membesar, setelah Ji Hua mengerahkan seluruh energi di dalam tubuhnya hingga Ia sendiri terkulai lemas dan jatuh meluncur ke tanah.
Cahaya hijau itu sirna bersamaan dengan meledaknya Dunia Siluman yang juga menghancurkan tubuh Ji Hua yang sempat menaruh Cincin Ruangnya ke balik Gaun Putih Li Annchi.
BLAAAMMMM
Suara ledakan yang sangat kuat mengguncang di heningnya alam semesta, hingga terasa ke Dunia Payau, sebuah Dimensi dimana Thian Bei sedang bermeditasi di ruang khusus miliknya.
Thian Bei membuka matanya dan melotot lebar saat merasakan besarnya energi roh yang tersebar di alam semesta itu. Ia tersenyum sebelum membuat tubuhnya menghilang dari ruangan tersebut.
“Aku hanya punya waktu sebentar untuk mengisi Artefak Penyimpan Energi ini” Thian Bei yang telah berada di alam keheningan yang Maha Luas itu, segera membuka tutup Artefak di tangannya.
Artefak itu menyerap Energi Roh yang berlimpah dengan sangat cepat, energi roh Ji Hua pun terserap ke dalam Artefak tersebut.
Sesaat kemudian senyum Thian Bei merekah, karena menyadari dirinya bisa meninggalkan Tingkat Dewa Abadi Ranah Surgawi dan akan segera memasuki Tingkat Dewa Surgawi.
Tingkat Dewa Surgawi adalah tingkat yang hanya dimiliki oleh Tujuh Dewa terkuat di Alam Semesta yang salah satunya adalah Dewa Langit.
Thian Bei pun kembali menghilang dan telah berada dalam ruangan khususnya. Ia yang telah menguasai Teknik Ruang Waktu milik para Dewa, bisa dengan mudah pergi ke Dunia lain.
Hanya saja untuk berpindah ke masa depan atau masa lalu, Ia masih belum cukup kuat. Untuk Itulah Ia membutuhkan bantuan dari Iblis Waktu untuk membawanya kembali ke masa saat Ia akan berpisah dengan Dewi Bunga Es yang sebenarnya sangat Ia cintai.
__ADS_1
Sayangnya Sang Iblis Waktu, telah tersegel oleh Dewa Langit. Untuk itulah Ia akan membangkitkan kembali Iblis Waktu demi memenuhi ambisinya yang lain, selain menikahi Dewi Bunga Es.
***
Sementara di dunia para Dewa, terlihat Dewa Langit, Dewi Kristal Es, Dewa Naga Api dan Dewi Naga Es tersenyum puas melihat rencana mereka berhasil.
Namun begitu, mereka belum bisa bernafas lega karena menyadari Peperangan Para Dewa dengan Thian Bei, belum ada tanda akan segera dimulai.
“Kuharap manusia bernama Ji Hua itu, bisa menyelesaikan tugasnya dengan baik.” Ucap Dewi Kristal Es yang selama masa hukuman keluarga mereka, telah bersemayam dalam tubuh Ji Hua.
Karena adanya Ikatan bathin yang sangat kuat itulah, Dewi Kristal Salju menyadari jika Roh Ji Hua masih utuh dan kini berada di dalam Artefak Penyimpan Energi milik Thian Bei yang telah memulai Kultivasinya.
Dengan Teknik Dewa yang Ia ajarkan, keberadaan Roh Ji Hua tidak bisa diketahui oleh Thian Bei. Namun mereka menjadi khawatir, saat melihat situasi yang dihadapi oleh Hao Long dan Li Annchi yang tiba di Dunia Logam dalam kondisi tak sadarkan diri.
Karena hal tersebut, keduanya tak menyadari bahwa mereka kini telah berada di sebuah ruangan tahanan khusus Kekaisaran Dunia Logam.
Tubuh mereka dililit oleh Rantai Pengikat Energi yang dibuat oleh Master Formasi Nomor Satu di Dunia Logam yang dipimpin oleh Kaisar Mantium.
Sesaat kemudian, Hao Long dan Li Annchi tersadar hampir bersamaan. Keduanya terkejut saat mendapati mereka, telah berada di ruangan dengan kondisi yang membuat keduanya menjadi was-was.
“Long ... Kenapa Aku tidak bisa menghancurkan rantai ini?” Tanya Li Annchi dengan suara yang terdengar panik. Hao Long pun yang merasakan hal yang sama hanya menggeleng lemah.
“Entahlah .... kurasa rantai ini terbuat dari logam khusus yang bisa meredam kekuatan kita.” Hao Long kembali terdiam. Li Annchi akan bertanya kembali, namun suara derap kaki mendatangi mereka.
Sesaat kemudian, muncul sosok Ketua Baja Putih bersama seseroang yang membuat dia berlaku hormat kepadanya.
“Apakah mereka berdua yang kau Lihat di Dunia Siluman Ketua Baja Putih?” Sosok yang ditanya segera menganggukkan kepala, sesaat setelah menatap wajah Hao Long dan Li Annci.
“Tetapi Aku melihat mereka berenam, apakah empat orang lainnya belum ditemukan, Tuan Jenderal Kaki Besi?”
Sosok yang bernama Jenderal kaki Besi menggeleng dan menjelaskan bahwa yang dilihat oleh para prajurit hanyalah mereka berdua saja.
“Apa tujuan kalian mendatangi Hutan Kayu Besi dan mengapa kalian memasuki Dunia Logam?!” Tanya jenderal kaki Besi yang menatap lekat Li Annchi yang begitu cantik di matanya.
Sosok jenderal yang kultivasinya berada di Ranah Langit itu, segera mendekati Li Annchi yang terlihat panik menyadari tatapan liar Sang Jenderal.
__ADS_1
Namun Hao Long terlihat diam saja sambil memejamkan matanya, Ia sedang berkomunikasi dengan Lima Roh Penjaga Kristal yang berada di Tangan Petirnya.
\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=-O-\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=