
Melihat banyak anak panah mengarah pada mereka Elena pun memberikan perintah, “Aya, bentuk perisai menggunakan skill Black Catcher-mu!”
“(Baik, baik.)”
*Swoosh!*
Lembaran hitam naik dan membentuk lingkaran dengan mereka di dalamnya. Ukuran diameter dari bola hitam ini tidak terlalu luas dengan fungsi utamanya adalah untuk memuat keduanya untuk berada di dalamnya dan melindungi serangan dari luar. Tentu saja karena kemampuan tambahan dari skill Black catcher—penyerapan—memiliki radius teratas, merentangkan lembaran hitam dan membuat bola dengan diameter terlalu jauh akan mengurangi efektifitasnya.
*Syut!* *Syut!* *Syut!*
Anak panah yang menabrak bola hitam tersebut segera terurai dan menghilang tanpa jejak. Centher energy yang membentuk mereka terserap oleh bola hitam tersebut. Mereka hanya menyumbangkan energi di dalam mereka ke pada skill Aya, yang kemudian masih dapat dikendalikan Elena untuk membentuk serangan yang lebih kuat dari sebelumnya.
Bukan berarti ini merupakan keuntungan besar untuk Elena, karena pasalnya energi yang terserap dari anak panah ini tidak terlalu banyak dan tidak memberikan peningkatan signifikan. Ini hanya seperti menambahkan setetes air ke dalam ember. Peningkatan yang ada hampir tidak dapat dilihat atau dirasakan meski penambahan tersebut ada dan memberikan pengaruh.
Akan tetapi menghitung dari fungsi utama Aya menciptakan lapisan bola hitam itu, bola hitam yang menyelimuti mereka dapat dikatakan sebagai berhasil dengan tujuan awal untuk menanggulangi serangan anak panah yang tidak dapat Elena tebas satu per satu. Tapi mengeluarkan skill dengan jumlah konsumsi centher energy lebih banyak dari centher energy yang digunakan lawan merupakan kerugian.
“(Woah… aku mendapatkan inspirasi baru dalam menggunakan skill ini. Aku yakin ini akan memberikan lebih banyak kontribusi pada pertumbuhanku di masa mendatang!)” Aya memiliki mata berbinar memperhatikan dinding hitam yang mengelilingi mereka.
__ADS_1
“Aku tidak menyarankan ini kecuali kamu berada di saat terkepung serangan dari berbagai arah. Membentuk bola sebesar ini memberikan jumlah konsumsi lebih banyak dari peruntungan energi yang kamu dapatkan. Aku tidak menyarankan kamu untuk menggunakanya dalam pertarungan satu lawan satu. Tetapi ketika terkepung dan memiliki perolehan energi banyak, maka kamu bisa spam skill tanpa takut kehabisan energi. Juga, kamu tidak bisa melihat apa yang ada di luar dari ini.”
“(Iya, iya. Aku sendiri sangat tahu tentang itu karena ini adalah skill milikku. Tentu saja aku akan mempelajari bagaimana cara menggunakannya, memikirkan kelemahan dan kelebihan, serta kapan saat yang paling cocok untuk mengaktifkannya. Kamu tidak perlu terlalu banyak bicara tentang memberikan saran untuk pertumbuhanku ke depannya. Aku juga bisa berpikir!)”
“Terserah kau saja.” Elena memutar matanya dengan dingin.
*Tap!*
Elena melesat cepat ke arah penther yang memanggil kedua sosok sebelumnya. Bola hitam yang menyelimuti mereka berdua mengikuti posisi Elena, juga itu menyerap semua anak panah yang mengarah pada mereka. Lagi pula, Aya yang merupakan perapal dari serangan ini menjadi pusatnya dan mengikuti gerakan Elena. Tentu saja itu akan bergerak sesuai dengan posisi Elena.
Untuk keborosan itu sendiri, Elena telah mengumpulkan lumayan banyak energi di dalam katananya. Itu yang aslinya tercipta menggunakan skill Black Catcher Aya juga dapat mengalokasikan tenaga yang di dalamnya menuju Aya, kemudian digunakan untuk mempertahankan bola hitam. Asalkan pertarungan ini tidak menjadi panjang dan berlarut-larut, maka mereka berdua memiliki keuntungan.
*Klontang!* *Klontang!* *Sss!*
Penther itu melihat bola hitam dengan dingin sebelum dia mengayunkan lenteranya dan membuat sebuah suara yang lumayan keras. Detik berikutnya kabut tebal muncul dan menyelimuti tubuhnya dalam radius yang sangat sempit—hanya mengitari beberapa sentimeter dari tubuhnya—. Kabut ini memiliki warna abu-abu gelap dengan cahaya pijar berwarna kebiruan dari tubuh penther ini.
*Wush!*
__ADS_1
Berikutnya, penther yang satu ini melayang di udara dan menjauh dari Elena dan Aya. Selimut kabut di tubuhnya membuat dirinya memiliki kecepatan lebih tinggi dan lebih tinggi lagi. Bahkan saking cepatnya, dia berhasil lolos dari terjangan Elena yang berada di bawah pengaruh skill Accel dan gerakan menerobos dalam satu garis lurus.
‘Dia kabur, ya! Kemampuan untuk memanggil pasukan… ditambah kemampuan untuk kabur, menurutku dia adalah tipe mage atau summoner yang seharusnya bertarung di garis belakang. Tetapi dengan kemampuannya yang membuat dirinya menjadi bergerak cepat, statistiknya ini membuat dirinya juga cocok untuk bertarung di garis depan. Bukankah itu sedikit tidak adil?’
Elena sendiri sebenarnya tidak berhak berkata demikian. Dia sendiri memiliki banyak kemampuan cenayang yang juga membuat dirinya cocok menjadi segala tipe dalam pertarungan, meskipun dia lebih condong pada pertarungan jarak dekat yang telah ia lama latih dan kuasai. Tempat ini mungkin membuat dirinya tidak bisa mengerahkan seluruh kekuatannya, tetapi dia tetap merupakan individu kuat di sini.
Maka dari itu, sebelum memberikan penilaian ke pada orang lain, alangkah baiknya jika kita merefleksikan penampilan dan tindakan diri sendiri. Kebanyakan orang akan selalu merasa benar dan apa yang dilakukannya adalah sesuatu yang tepat. Tetapi ingatlah, itu hanya pandangan diri sendiri terhadap diri sendiri, sedangkan harga diri dan penilaian berdasarkan pandangan orang lain, karena orang lainlah yang menilai diri kita dihadapan untung-rugi mereka.
Bukan berarti kita hanya akan menyerukan kebaikan yang telah kita lakukan, tetapi ingatlah untuk tidak menilai buruk orang lain sebelum menilai diri sendiri. Manusia sendiri tentunya pernah salah satu atau dua kali dalam hidupnya. Jika menunggu untuk melakukan kebaikan terlebih dahulu sebelum menyebarkannya, kapan kita akan menyebarkan perintah kebaikan itu? Membuat kebiasaan baru tentunya tidak akan semudah membalik telapak tangan.
Kemudian, hanya menyebarkan kalimat kebajikan saja juga tidak cukup. Jika menyebarkan kalimat kebaikan, tentu kita pasti tahu tentang kebajikan yang telah kita sebarkan. Maka bukankah akan sangat lebih baik jika kita juga melakukan kebaikan itu? Setiap hari mengatakan untuk tidak membuang sampah sembarangan, tetapi dirinya sendiri melakukan itu. Bagaimana masyarakat yang diharapkan akan terwujud jika hanya seperti itu?
*Tap!*
Elena melompat mengikuti penther tersebut menghindar. Sebagai tambahan, selain mengandalkan skill Accel yang meningkatkan kecepatan, Elena juga menambahkan daya tolakan pada kakinya ketika melompat. Ini membuat pergerakannya menjadi beberapa kali lebih cepat berkat gaya tolakan yang dihasilkan dan kecepatan yang terjadi.
Faktor yang mempengaruhi kekuatan pukulan atau gaya tolakan itu sendiri adalah massa dan kecepatan. Jadi dari sini karena kekuatan Elena telah ditingkat dari energi tolakan katana yang telah dialirkan ke kakinya dan kecepatan yang ditingkatkan menggunakan skill Accel, dampak dari gaya tolakan Elena menjadi lebih kuat dari pada hanya menggunakan peningkatan gaya.
__ADS_1